Part 6. Menolak permintaan

...🐉Happy reading ziyeng 🐉...

.

Pangeran Hanxi merasa tak suka dengan Moza yang hanya rakyat biasa saja bisa mengalahkan dirinya di perburuan..

Ya..

Saat ini mereka tengah di gemparkan oleh pemuda rakyat bisa yang bisa mengalahkan semua Pangeran di perburuan karna dia paling banyak mendapatkan buruan..

Pemuda yang bernama Lee yang tak lain adalah Moza, ia mendapatkan urutan pertama dalam berburu..

Urutan ke dua di menangkan oleh Pangeran mahkota Hanzu dari kekaisaran HAN..

Urutan ke tiga di mengakan oleh Nona bangsawan yang bernama Jia Ly putri perdana menteri..

Kaisar Xin merasa puas dan memberikan setengah dari hewan yang sudah di kumpulkan kepada rakyat untuk merasakan kegembiraan nya..

Kaisar juga menyuruh para peserta beristirahat di kamar yang sudah di sediakan untuk para tamu kekaisaran dan akan berkumpul kembali nanti malam di perjamuan makan malam..

.

_____

.

Malam pun tiba.##

Satu persatu para Pangeran Putri dan para bangsawan sudah hadir, termasuk Moza yang sedang duduk meminum teh di tangannya dengan santai tanpa perduli tatapan kagum dari semua bangsawan termasuk Putri Xian Lu yang menatap penuh cinta dan kekaguman.

Para selir Kaisar pun tak luput mencuri pandang kepada Moza yang mereka anggap lelaki tampan namun terlihat cantik dan berkharisma.

Tiba-tiba___

Pintu besar itu terbuka. Sang kasim berteriak mengumumkan kedatangan Kaisar Xin.

''Kaisar Xin Yuhuan telah tibaa.'' teriak sang kasim menggema di aula perjamuan..

Aura yang di keluarkan oleh Kaisar Xin membuat semua wanita mengaguminnya Kaisar duduk di kursi kebesarannya dengan tegap dan gagah..

''Zhèn mengucapkan banyak terima kasih, karna sudah hadir di perjamuan makan malam yang sederhana ini dan silahkan nikmati hidangan yang di sediakan..

Mereka pun menikmati makanan yang di sajikan oleh para pelayan dengan tenang tanpa gangguan, dan tarian para penari meliak liukkan badannya mencuri perhatian..

Kaisar Zhao Zhuwang di sela menikmati makanannya ia terus saja menatap Moza dengan tatapan sulit di artikan, dan tersenyum penuh arti saat menatap Moza. Entah apa yang sedang ada di pikirannya hanya dia dan tuhan yang tau..

Moza yang merasa di perhatikan, netra matanya mencari sosok yang sedang menatapnya ke setiap penjuru Aula dan mendapati pria bertopeng perak sedang mantapnya..

Pandangan mereka bertemu cukup lama, Moza pun membuang pandangannya karna merasa jengah.

.

.

Kasim pun memberitahukan semua bangsawan dan Pangeran yang hadir, bahwa sebentar lagi akan pemberian hadiah ke setiap pemenang..

Pangeran Mahkota, Nona Muda Jia Ly dan tuan muda Lee di persilahkan berdiri di tengah aula untuk meminta hadiahnya..

Jia Ly meminta satu peti emas dan satu peti perak kepada Kaisar dan dengan senang hati sang Kaisar mengabulkan permintaan Nona Jia Ly..

Sedangkan Putra Mahkota Hanzu tak meminta apapun, karna baginya ia sudah memiliki apa yang ia butuhkan..

Putra Mahkota Hanzu memang terkenal dermawan dan baik hati, itu sebabnya Hanzu di pilih oleh Kaisar HAN menjadi penerusnya kelak. Walau ia hanya anak dari seorang selir, namun sang Kaisar sangat menyayanginya dan itu membuat permaisuri HAN membenci dirinya..

Namun Kaisar menghadiahinya sebuah giok ratusan tahun dari leluhurnya..

''Silahkan, apa yang kau minta dari Zhèn.'' ucap Kaisar Xin bertanya kepada Moza.

Moza menatap Kaisar Xin tanpa takut sedikit pun, '' Yang Mulia, hamba sedari awal berdiri disini dan mengikuti perburuan hanya untuk meminta keadilan untuk sodari hamba..

''Hamba meminta keadilan kepada yang Mulia untuk menghukum selir Chu..

''Lancang!!! teriak selir Chu tak terima

"Sudah jelas jelas sodari mu yang bersalah telah menumpahkan makannya di gaunku..

"Tapi kenapa kau harus mencambuknya, bukankah adikku tidak sengaja.?? Ucap Moza yang sudah muak dengan wanita yang ada di hadapannya ini..

''Cukup..'' Sentak Kaisar Xin yang mana membuat semua orang diam..

''Baiklah, apa yang kau mau sebenarnya anak muda.?!

''Hamba ingin selir Chu mendapatkan cambukan yang sama seperti ia mencambuk adikku. '' ucap Moza dengan mantap.

Semua yang berada di aula sudah berbisik bisik, sedangkan Kaisar Zhao Zhuwang tersenyum penuh arti, '' Kau begitu berani menghukum selir Kaisar. '' gumam Zhuwang

''Kenapa anda diam yang Mulia.? apakah anda keberatan dengan permintaan hamba.? tanya Moza.

''Zhèn tidak bisa mengabulkan permintaan mu anak muda, tapi Zhèn akan menghadiahi mu sebuah dekrit pernikahan dengan adikku Putri Xian Lu bagaimana.?

Moza mengepalkan tangannya menahan amarah bergejolak di hatinya, sementara selir Chu tersenyum penuh kemenangan..

Moza menatap benci Kaisar yang ada di hadapannya ini, lalu ia terkekeh yang mana membuat semua orang heran melihatnya..

''Kaisar macam apa dirimu, yang tidak bisa menepati janjinya.'' ucap Moza lalu melihat Putri Xian Lu yang sedang menatapnya penuh kekaguman..

''Aku tidak akan menikahi adikmu!! ucapnya lagi dengan lantang yang membuat semua orang menegang atas penolakan pemuda yang ada di hadapan mereka..

"Lancang. Kau menolak perintah Kaisar ini.!! bentak Kaisar Xin yang sudah berdiri dengan aura dingin yang mencekam di seluruh ruangan..

''Heh,, sama sepertimu yang menolak permintaan ku, aku pun menolak permintaan mu. Aku tegaskan sekali lagi aku tidak sudi menikahi adikmu yang manja itu..''

''Lancang, pengawal penggal kepalanya dan bawa kehadapan Zhèn.!! teriak Kaisar Xin yang menggema di aula.

Para perajurit udah mengepung Moza, namun ia masih berdiri dengan tenang.. Saat salah satu perajurit mengacungkan pedangnya moza hanya perlu mengibaskan tangannya perajurit itu pun terpental ke dingding..

Semua orang tercengang termasuk Sang Kaisar, tenaga dalam yang Moza miliki sangat kuat. Semua perajurit menyerangnya secara bersamaan

Sreeekk..

Moza pun mengeluarkan pedangnya dan membalas serangan dari perajurit kerajaan.

Traang..

Traang..

Sreek..

Bugh..

Moza terpental kebelakang saat di serang mendadak oleh Kaisar dari arah samping, yang mana tali ikat rambutnya terlepas dan membuat rambutnya terurai indah..

Entah dari mana datangnya angin yang membuat rambut Moza berterbangan indah, Moza menatap tak suka saat pandangannya bertemu dengan mata Kaisar Kin..

Deg..

Jantung Kaisar Xin berdetak kencang saat melihat wanita yang ada di hadapannya ini, adalah wanita yang ia cari selama ini..

Semua orang berdiri saat melihat wanita cantik yang ada di hadapan mereka dan bukan seorang Pria ternyata..

Namun Kaisar Zhao Zhuwang yang sedari awal sudah mengetahui bahwa ia adalah seorang wanita hanya tersenyum manis, namun ia tak menyangka jika wanita ini begitu cantik dengan muka polos tanpa riasan tebal seperti wanita yang berada di aula..

''Sialan..

Moza berlari dengan cepat sepeti angin, meninggalkan semua orang yang masih tercengang dengan kejadian barusan..

''Pelajurit kejar dia, '' sentak Kaisar Xin..

Sementara Moza sudah berlari cukup jauh, dan melihat istana dari pandangannya..

''Lihat saja suka atau pun tidak, selir mu harus mati di tanganku. Tunggu nanti malam aku akan datang dan menggemparkan istana besok, aku tidak akan pernah membiarkan orang yang telah mengusik ketenanganku berkeliaran..'' ucap Moza lalu pergi menemui Xiomei yang masih terbaring lemah..

.

.

.

...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG...

...JANGAN LUPA TEKAN LOVE,...

...LIKE SETELAH MEMBACA KASIH SARAN UNTUK OTHOR. DAN BERIKAN HADIAH SEIKLASNYA.....

Terpopuler

Comments

Sri Mulyaningsih

Sri Mulyaningsih

keren, suka karakter wanita kuat

2024-10-18

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

kaisar Xin.. anda akan sangat menyesal krn membuat Moza jd semakin illfeel kepadamu

2024-05-16

0

🌸 Airyein 🌸

🌸 Airyein 🌸

Saya suka karakter moza yg tidak mudah jatuh cinta pada pria tampan

2024-02-13

0

lihat semua
Episodes
1 Part 1. Pindah dimensi
2 Part 2. Kehidupan kedua
3 Part 3. Bertemu namun tak kenal
4 Visualnya
5 Part 4. Berburu
6 Part 5. Berburu II
7 Part 6. Menolak permintaan
8 Part 7. Selir Chu
9 Part 8. Penolakan
10 Part 9. Kabur.
11 Part 10. Berjudi
12 Part 11. Pertengkaran kecil
13 Part 12. Pria misterius
14 Part 13. Kaisar pemaksa
15 Part 14. Ibu suri menolak
16 Part 15. berkunjung
17 Part 16. Kabur
18 Part 17. Pergi ke Kerajaan HAN
19 Part 18. Kerjaan HAN.
20 Part 19. Musibah
21 Part 20. Kehilangan
22 Part 21. Mengintainya
23 Part 22. Target selanjutnya
24 Part 23. Hangus terbakar
25 BAB 24
26 Pria di pemandian
27 BAB 26
28 FLASHBACK
29 28
30 Perjalanan
31 Sampai
32 Moza mengetahui
33 Berdebar
34 Kembali ke istana
35 Kembali ke istana II
36 Permaisuri yang sombong.
37 Pengakuan
38 Nasib Kaisar Wei
39 Dibantai
40 Kaku
41 Pernikahan
42 Malam Yang
43 Bergulat di pemandian
44 Angkuh
45 Tak ingin jauh
46 Kunjungan
47 Nasib Shuwan
48 Kabar duka & membosankan
49 Jalan Jalan
50 Terkejut
51 Bertanding
52 Bertemu
53 Tak bisa menolak
54 Nasib Kaisar Xin
55 Perjamuan teh
56 PK : Permaisuri selalu benar!
57 Kota Sun Ya
58 Para bandit
59 Eksekusi
60 Mencintainya
61 .......
62 Perjamuan makan malam
63 Membosankan
64 Belajar etika
65 Belajar Etika II
66 Gosip hangat
67 Kepergok
68 Berangkat.
69 Perjamuan.
70 Cemburu
71 Pertikaian
72 Pertikaian
73 Yuan..
74 Apakah....
75 Kabar bahagia
76 Menjahili.
77 Nasib para pelayan.
78 Kaisar Jing Hui
79 LORD sesungguhnya
80 Perang
81 The baby will come out
82 Dua pangeran kecil
83 Kehidupan
84 Keluarga bahagia
85 Bonus cap 1
86 Bonus cap 2
87 Bonus cap 3
88 Bonus cap 4 Sn 2
89 Bonus cap Sn 2
90 Bonus cap Sn 2. malam pengantin
91 Bonus cap Sn 2. Alicia dan Han Mo
92 Bonus cap Sn 2. Pernikahan
93 Kuy merapat
94 KARYA BARU
95 A Grandmother's Time Trevel.
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Part 1. Pindah dimensi
2
Part 2. Kehidupan kedua
3
Part 3. Bertemu namun tak kenal
4
Visualnya
5
Part 4. Berburu
6
Part 5. Berburu II
7
Part 6. Menolak permintaan
8
Part 7. Selir Chu
9
Part 8. Penolakan
10
Part 9. Kabur.
11
Part 10. Berjudi
12
Part 11. Pertengkaran kecil
13
Part 12. Pria misterius
14
Part 13. Kaisar pemaksa
15
Part 14. Ibu suri menolak
16
Part 15. berkunjung
17
Part 16. Kabur
18
Part 17. Pergi ke Kerajaan HAN
19
Part 18. Kerjaan HAN.
20
Part 19. Musibah
21
Part 20. Kehilangan
22
Part 21. Mengintainya
23
Part 22. Target selanjutnya
24
Part 23. Hangus terbakar
25
BAB 24
26
Pria di pemandian
27
BAB 26
28
FLASHBACK
29
28
30
Perjalanan
31
Sampai
32
Moza mengetahui
33
Berdebar
34
Kembali ke istana
35
Kembali ke istana II
36
Permaisuri yang sombong.
37
Pengakuan
38
Nasib Kaisar Wei
39
Dibantai
40
Kaku
41
Pernikahan
42
Malam Yang
43
Bergulat di pemandian
44
Angkuh
45
Tak ingin jauh
46
Kunjungan
47
Nasib Shuwan
48
Kabar duka & membosankan
49
Jalan Jalan
50
Terkejut
51
Bertanding
52
Bertemu
53
Tak bisa menolak
54
Nasib Kaisar Xin
55
Perjamuan teh
56
PK : Permaisuri selalu benar!
57
Kota Sun Ya
58
Para bandit
59
Eksekusi
60
Mencintainya
61
.......
62
Perjamuan makan malam
63
Membosankan
64
Belajar etika
65
Belajar Etika II
66
Gosip hangat
67
Kepergok
68
Berangkat.
69
Perjamuan.
70
Cemburu
71
Pertikaian
72
Pertikaian
73
Yuan..
74
Apakah....
75
Kabar bahagia
76
Menjahili.
77
Nasib para pelayan.
78
Kaisar Jing Hui
79
LORD sesungguhnya
80
Perang
81
The baby will come out
82
Dua pangeran kecil
83
Kehidupan
84
Keluarga bahagia
85
Bonus cap 1
86
Bonus cap 2
87
Bonus cap 3
88
Bonus cap 4 Sn 2
89
Bonus cap Sn 2
90
Bonus cap Sn 2. malam pengantin
91
Bonus cap Sn 2. Alicia dan Han Mo
92
Bonus cap Sn 2. Pernikahan
93
Kuy merapat
94
KARYA BARU
95
A Grandmother's Time Trevel.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!