Di aula makan, Kaisar Xin beserta Ibunda suri dan tiga selirnya tengah duduk Manis di meja makan menunggu tamu datang..
''Apakah harus selama ini menunggunya.? tanya Ibu suri dengan kesal..
''Tunggulah sebe_''
Kaisar tak melanjutkan perkataannya saat mendengar kasim berteriak. ''Nona Sin Moza Lie sudah datang.'' teriaknya yang mana membuat semua mata menoleh ke arah pintu besar..
Moza datang dengan berjalan anggun, mengenakan hanfu ungu muda berpadu putih dengan rambut tergerai separuh, membuat ia sangat cantik dan anggun..
''Salam Yang Mulia, salam ibu suri, salam selir.'' sapa Moza sedikit membungkuk..
Sebenarnya Moza malas berbicara manis di depan para nenek lampir ini, namun apa mau di kata6 jika Kaisar menyebalkan itu sudah mengancamnya terlebih dahulu menggunakan Xiomei..
''Duduklah.'' ucap Kaisar Xin tersenyum lembut.
''Cih lamaban.'' Gumam pelan Ibu suri, namun masih bisa terdengar oleh semua orang yang ada di meja tersebut.
''Pelayan, hidangkan makanan di atas meja.'' titah Kaisar kepada para pelayan.
Para pelayan pun menyajikan makanan di meja, dengan sangat hati-hati.
Sedangkan mata Moza membulat sempurna ketika melihat makanan yang banyak di depan matanya, seketika air liurnya menetes besersamaan dengan perutnya yang meng'gong-gong minta di isi..
Moza tak sungkan mengelap bibirnya dengan punggung tangannya, walau sebenarnya tak ada air liur di sudut bibirnya..
Para selir yang melihat kelakuan Moza yang tidak punya Etika menatap penuh cemooh dan meremehkan..
"Lihatlah dia, Apa dia pantas menjadi seorang Permaisuri? cih memalukan!! Ucap para selir dalam hati mereka masing-masing..
..........
Moza makan dengan lahap tanpa memerdulikan sekitarnya yang sedang menatap horor dirinya, Kaisar Xin yang baru melihat seorang gadis makan dengan lahap di depannya dengan mulut penuh, Seketika itu sudut bibinya terangkat melengkung menampilkan senyuman manis di bibirnya..
"Calon permaisuri ku yang sangat unik." gumam Kaisar Xin dalam hati.
''Apakah kau tidak mendapatkan pelajaran Etika?, ketika makan dengan para petinggi.'' tegur Ibu suri yang sudah tidak tahan melihat kelakuan gadis di depannya..
Moza langsung menghentikan kunyahan nya, lalu menelan makanan itu kedalam tenggorokan dan meneguk air seperti sapi..
Gluk..
Gluk..
Gluk..
Aaahhhhkkk..
Tuk..
Moza dengan keras menaruh gelas dan mengelap mulutnya dengan hanfu yang dia pakai, lalu Moza tersenyum melihat Ibu suri..
''Maafkan hamba yang Mulia Ibu suri, mohon di maklumi jika Hamba adalah gadis desa dari pedalaman yang tidak pernah memakan makanan selezat ini.'' ucap Moza acuh..
''Pantas saja, ''ketusnya..
''Purta ku, apakah gadis ini yang akan menjadi permaisuri dimasa depan.?
Sang Kaisar menoleh dan mengangguk..
''Jika dia yang akan kau jadikan Permaisurinya, maka ibunda mu ini orang pertama yang akan menolak dia menjadi pendampingmu.!! tegasnya sambil melangkah pergi..
''Ibunda tunggu.!! panggil Kaisar Xin mengejar ibundanya.
Kini di ruang makan hanya tinggal Moza dan ketiga selir yang sedang menatap Moza dengan tatapan benci..
''Kau lihat itu.!! jangan bermimpi untuk menjadi permaisuri di negri ini.'' sinis Selir Zhaojun
''****** sepertimu pasti menggunakan tubuhmu, untuk mendapatkan perhatian Kaisar. Dasar murahan!! ucap Selir Chu mencemooh..
"Sudahlah kakak jang___
''Diam kamu!! bentak Selir chu kepada selir Haoren
Selir Haoren yang di bentak hanya diam tak bisa melawan..
Sementara Moza tak perduli dengan ocehan para selir di depannya, ia melangkah pergi dari aula makan karna dirinya ingin merebahkan tubuhnya di kasur yang mpuk..
............
Sementara Kaisar Xin tengah meyakinkan sang ibu untuk menerima Moza sebagai permaisuri untuk dirinya..
''Tidak. Ibunda bilang tidak ya tidak, putraku!! ''Ibunda tetap pada pendirian! bahwa ibunda tidak akan menerima dia sebagai permaisuri kekaisaran ini, namun jika dia di jadikan selir ibunda tidak akan melarang mu.'' ucapnya dengan tegas.
''Kaisar Xin diam mematung setelah kepergian Ibundanya, ia tengah bimbang dan tak tega harus berkata apa pada Moza! sedangkan dia sudah menjanjikan Moza menjadi permaisuri di istananya..
Kaisar Xin pun melangkah pergi ke kediaman Mawar, ingin menemui Moza dan mencoba meyakinkan Moza..
............
Sementara Moza tengah duduk menyesap teh dengan santai dan tenang, namun ketenangannya terganggu ketika mendengar teriakan kasim di luar sana..
''Yang Mulia Kaisar berkunjung..'' teriak Kasim
Moza bisa melihat Kaisar yang menyebalkan datang melangkah menghampirinya, Moza tak berniat memberi salam atau membungkuk karna dirinya sedang berada di posisi nyaman..
"Kaisar ini mau ngapain lagi sih!! Apa dia tidak punya pekerjaan." gumam Moza dalam hati.
''Sin Moza, Ada yang perlu Zhèn sampaikan kepadamu.'' ucap Kaisar, sambil mendudukan bokongnya di samping Moza.
''Ada apa yang Mulia.?
''Maafkan aku, karna aku tidak bisa menjadikan dirimu permaisuri kekaisaran ini, namun aku akan menjadikan mu selir kehormatan satu level di bawah permaisuri. jangan berkecil hati, walau kau menjadi selir. Namun kau akan menjadi permaisuri dihatiku.'' tutur Kaisar
Sedangkan Moza yang mendengarnya tersenyum dan meletakkan cangkir di meja, lalu ia menatap Kaisar Xin..
''Tidak perlu repot repot menjadikan aku permaisuri yang mulia, karna sebenarnya aku tidak akan menjadi siapapun untukmu! Dan lagi ingat satu hal, aku tidak ingin mempunyai suami yang banyak wanita di sekitarnya.'' Ucap Moza memalingkan wajahnya..
Kaisar Xin menghela nafas sambil memejamkan matanya. ''Istirahatlah, karna dayang mu akan sampai disini.'' ucapnya yang langsung keluar dari kediaman Mawar..
.
.
...Jangan Lupa tinggalkan jejak ...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Sandisalbiah
mungkin emang jodoh si Moza bukanlah xin
2024-05-16
0
🌸 Airyein 🌸
Jiaaah 🤣
2024-02-13
0
Drina Natalia
sepertinya moza ingin bermain cantik😁
2022-11-24
0