Part 14. Ibu suri menolak

Di aula makan, Kaisar Xin beserta Ibunda suri dan tiga selirnya tengah duduk Manis di meja makan menunggu tamu datang..

''Apakah harus selama ini menunggunya.? tanya Ibu suri dengan kesal..

''Tunggulah sebe_''

Kaisar tak melanjutkan perkataannya saat mendengar kasim berteriak. ''Nona Sin Moza Lie sudah datang.'' teriaknya yang mana membuat semua mata menoleh ke arah pintu besar..

Moza datang dengan berjalan anggun, mengenakan hanfu ungu muda berpadu putih dengan rambut tergerai separuh, membuat ia sangat cantik dan anggun..

''Salam Yang Mulia, salam ibu suri, salam selir.'' sapa Moza sedikit membungkuk..

Sebenarnya Moza malas berbicara manis di depan para nenek lampir ini, namun apa mau di kata6 jika Kaisar menyebalkan itu sudah mengancamnya terlebih dahulu menggunakan Xiomei..

''Duduklah.'' ucap Kaisar Xin tersenyum lembut.

''Cih lamaban.'' Gumam pelan Ibu suri, namun masih bisa terdengar oleh semua orang yang ada di meja tersebut.

''Pelayan, hidangkan makanan di atas meja.'' titah Kaisar kepada para pelayan.

Para pelayan pun menyajikan makanan di meja, dengan sangat hati-hati.

Sedangkan mata Moza membulat sempurna ketika melihat makanan yang banyak di depan matanya, seketika air liurnya menetes besersamaan dengan perutnya yang meng'gong-gong minta di isi..

Moza tak sungkan mengelap bibirnya dengan punggung tangannya, walau sebenarnya tak ada air liur di sudut bibirnya..

Para selir yang melihat kelakuan Moza yang tidak punya Etika menatap penuh cemooh dan meremehkan..

"Lihatlah dia, Apa dia pantas menjadi seorang Permaisuri? cih memalukan!! Ucap para selir dalam hati mereka masing-masing..

..........

Moza makan dengan lahap tanpa memerdulikan sekitarnya yang sedang menatap horor dirinya, Kaisar Xin yang baru melihat seorang gadis makan dengan lahap di depannya dengan mulut penuh, Seketika itu sudut bibinya terangkat melengkung menampilkan senyuman manis di bibirnya..

"Calon permaisuri ku yang sangat unik." gumam Kaisar Xin dalam hati.

''Apakah kau tidak mendapatkan pelajaran Etika?, ketika makan dengan para petinggi.'' tegur Ibu suri yang sudah tidak tahan melihat kelakuan gadis di depannya..

Moza langsung menghentikan kunyahan nya, lalu menelan makanan itu kedalam tenggorokan dan meneguk air seperti sapi..

Gluk..

Gluk..

Gluk..

Aaahhhhkkk..

Tuk..

Moza dengan keras menaruh gelas dan mengelap mulutnya dengan hanfu yang dia pakai, lalu Moza tersenyum melihat Ibu suri..

''Maafkan hamba yang Mulia Ibu suri, mohon di maklumi jika Hamba adalah gadis desa dari pedalaman yang tidak pernah memakan makanan selezat ini.'' ucap Moza acuh..

''Pantas saja, ''ketusnya..

''Purta ku, apakah gadis ini yang akan menjadi permaisuri dimasa depan.?

Sang Kaisar menoleh dan mengangguk..

''Jika dia yang akan kau jadikan Permaisurinya, maka ibunda mu ini orang pertama yang akan menolak dia menjadi pendampingmu.!! tegasnya sambil melangkah pergi..

''Ibunda tunggu.!! panggil Kaisar Xin mengejar ibundanya.

Kini di ruang makan hanya tinggal Moza dan ketiga selir yang sedang menatap Moza dengan tatapan benci..

''Kau lihat itu.!! jangan bermimpi untuk menjadi permaisuri di negri ini.'' sinis Selir Zhaojun

''****** sepertimu pasti menggunakan tubuhmu, untuk mendapatkan perhatian Kaisar. Dasar murahan!! ucap Selir Chu mencemooh..

"Sudahlah kakak jang___

''Diam kamu!! bentak Selir chu kepada selir Haoren

Selir Haoren yang di bentak hanya diam tak bisa melawan..

Sementara Moza tak perduli dengan ocehan para selir di depannya, ia melangkah pergi dari aula makan karna dirinya ingin merebahkan tubuhnya di kasur yang mpuk..

............

Sementara Kaisar Xin tengah meyakinkan sang ibu untuk menerima Moza sebagai permaisuri untuk dirinya..

''Tidak. Ibunda bilang tidak ya tidak, putraku!! ''Ibunda tetap pada pendirian! bahwa ibunda tidak akan menerima dia sebagai permaisuri kekaisaran ini, namun jika dia di jadikan selir ibunda tidak akan melarang mu.'' ucapnya dengan tegas.

''Kaisar Xin diam mematung setelah kepergian Ibundanya, ia tengah bimbang dan tak tega harus berkata apa pada Moza! sedangkan dia sudah menjanjikan Moza menjadi permaisuri di istananya..

Kaisar Xin pun melangkah pergi ke kediaman Mawar, ingin menemui Moza dan mencoba meyakinkan Moza..

............

Sementara Moza tengah duduk menyesap teh dengan santai dan tenang, namun ketenangannya terganggu ketika mendengar teriakan kasim di luar sana..

''Yang Mulia Kaisar berkunjung..'' teriak Kasim

Moza bisa melihat Kaisar yang menyebalkan datang melangkah menghampirinya, Moza tak berniat memberi salam atau membungkuk karna dirinya sedang berada di posisi nyaman..

"Kaisar ini mau ngapain lagi sih!! Apa dia tidak punya pekerjaan." gumam Moza dalam hati.

''Sin Moza, Ada yang perlu Zhèn sampaikan kepadamu.'' ucap Kaisar, sambil mendudukan bokongnya di samping Moza.

''Ada apa yang Mulia.?

''Maafkan aku, karna aku tidak bisa menjadikan dirimu permaisuri kekaisaran ini, namun aku akan menjadikan mu selir kehormatan satu level di bawah permaisuri. jangan berkecil hati, walau kau menjadi selir. Namun kau akan menjadi permaisuri dihatiku.'' tutur Kaisar

Sedangkan Moza yang mendengarnya tersenyum dan meletakkan cangkir di meja, lalu ia menatap Kaisar Xin..

''Tidak perlu repot repot menjadikan aku permaisuri yang mulia, karna sebenarnya aku tidak akan menjadi siapapun untukmu! Dan lagi ingat satu hal, aku tidak ingin mempunyai suami yang banyak wanita di sekitarnya.'' Ucap Moza memalingkan wajahnya..

Kaisar Xin menghela nafas sambil memejamkan matanya. ''Istirahatlah, karna dayang mu akan sampai disini.'' ucapnya yang langsung keluar dari kediaman Mawar..

.

.

...Jangan Lupa tinggalkan jejak ...

...LIKE.KOMEN.VOTE ...

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

mungkin emang jodoh si Moza bukanlah xin

2024-05-16

0

🌸 Airyein 🌸

🌸 Airyein 🌸

Jiaaah 🤣

2024-02-13

0

Drina Natalia

Drina Natalia

sepertinya moza ingin bermain cantik😁

2022-11-24

0

lihat semua
Episodes
1 Part 1. Pindah dimensi
2 Part 2. Kehidupan kedua
3 Part 3. Bertemu namun tak kenal
4 Visualnya
5 Part 4. Berburu
6 Part 5. Berburu II
7 Part 6. Menolak permintaan
8 Part 7. Selir Chu
9 Part 8. Penolakan
10 Part 9. Kabur.
11 Part 10. Berjudi
12 Part 11. Pertengkaran kecil
13 Part 12. Pria misterius
14 Part 13. Kaisar pemaksa
15 Part 14. Ibu suri menolak
16 Part 15. berkunjung
17 Part 16. Kabur
18 Part 17. Pergi ke Kerajaan HAN
19 Part 18. Kerjaan HAN.
20 Part 19. Musibah
21 Part 20. Kehilangan
22 Part 21. Mengintainya
23 Part 22. Target selanjutnya
24 Part 23. Hangus terbakar
25 BAB 24
26 Pria di pemandian
27 BAB 26
28 FLASHBACK
29 28
30 Perjalanan
31 Sampai
32 Moza mengetahui
33 Berdebar
34 Kembali ke istana
35 Kembali ke istana II
36 Permaisuri yang sombong.
37 Pengakuan
38 Nasib Kaisar Wei
39 Dibantai
40 Kaku
41 Pernikahan
42 Malam Yang
43 Bergulat di pemandian
44 Angkuh
45 Tak ingin jauh
46 Kunjungan
47 Nasib Shuwan
48 Kabar duka & membosankan
49 Jalan Jalan
50 Terkejut
51 Bertanding
52 Bertemu
53 Tak bisa menolak
54 Nasib Kaisar Xin
55 Perjamuan teh
56 PK : Permaisuri selalu benar!
57 Kota Sun Ya
58 Para bandit
59 Eksekusi
60 Mencintainya
61 .......
62 Perjamuan makan malam
63 Membosankan
64 Belajar etika
65 Belajar Etika II
66 Gosip hangat
67 Kepergok
68 Berangkat.
69 Perjamuan.
70 Cemburu
71 Pertikaian
72 Pertikaian
73 Yuan..
74 Apakah....
75 Kabar bahagia
76 Menjahili.
77 Nasib para pelayan.
78 Kaisar Jing Hui
79 LORD sesungguhnya
80 Perang
81 The baby will come out
82 Dua pangeran kecil
83 Kehidupan
84 Keluarga bahagia
85 Bonus cap 1
86 Bonus cap 2
87 Bonus cap 3
88 Bonus cap 4 Sn 2
89 Bonus cap Sn 2
90 Bonus cap Sn 2. malam pengantin
91 Bonus cap Sn 2. Alicia dan Han Mo
92 Bonus cap Sn 2. Pernikahan
93 Kuy merapat
94 KARYA BARU
95 A Grandmother's Time Trevel.
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Part 1. Pindah dimensi
2
Part 2. Kehidupan kedua
3
Part 3. Bertemu namun tak kenal
4
Visualnya
5
Part 4. Berburu
6
Part 5. Berburu II
7
Part 6. Menolak permintaan
8
Part 7. Selir Chu
9
Part 8. Penolakan
10
Part 9. Kabur.
11
Part 10. Berjudi
12
Part 11. Pertengkaran kecil
13
Part 12. Pria misterius
14
Part 13. Kaisar pemaksa
15
Part 14. Ibu suri menolak
16
Part 15. berkunjung
17
Part 16. Kabur
18
Part 17. Pergi ke Kerajaan HAN
19
Part 18. Kerjaan HAN.
20
Part 19. Musibah
21
Part 20. Kehilangan
22
Part 21. Mengintainya
23
Part 22. Target selanjutnya
24
Part 23. Hangus terbakar
25
BAB 24
26
Pria di pemandian
27
BAB 26
28
FLASHBACK
29
28
30
Perjalanan
31
Sampai
32
Moza mengetahui
33
Berdebar
34
Kembali ke istana
35
Kembali ke istana II
36
Permaisuri yang sombong.
37
Pengakuan
38
Nasib Kaisar Wei
39
Dibantai
40
Kaku
41
Pernikahan
42
Malam Yang
43
Bergulat di pemandian
44
Angkuh
45
Tak ingin jauh
46
Kunjungan
47
Nasib Shuwan
48
Kabar duka & membosankan
49
Jalan Jalan
50
Terkejut
51
Bertanding
52
Bertemu
53
Tak bisa menolak
54
Nasib Kaisar Xin
55
Perjamuan teh
56
PK : Permaisuri selalu benar!
57
Kota Sun Ya
58
Para bandit
59
Eksekusi
60
Mencintainya
61
.......
62
Perjamuan makan malam
63
Membosankan
64
Belajar etika
65
Belajar Etika II
66
Gosip hangat
67
Kepergok
68
Berangkat.
69
Perjamuan.
70
Cemburu
71
Pertikaian
72
Pertikaian
73
Yuan..
74
Apakah....
75
Kabar bahagia
76
Menjahili.
77
Nasib para pelayan.
78
Kaisar Jing Hui
79
LORD sesungguhnya
80
Perang
81
The baby will come out
82
Dua pangeran kecil
83
Kehidupan
84
Keluarga bahagia
85
Bonus cap 1
86
Bonus cap 2
87
Bonus cap 3
88
Bonus cap 4 Sn 2
89
Bonus cap Sn 2
90
Bonus cap Sn 2. malam pengantin
91
Bonus cap Sn 2. Alicia dan Han Mo
92
Bonus cap Sn 2. Pernikahan
93
Kuy merapat
94
KARYA BARU
95
A Grandmother's Time Trevel.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!