Part 2. Kehidupan kedua

...🐉Happy reading ziyeng 🐉...

.

Sudah satu bulan ini Moza tinggal di jaman kuno, ia membangun sebuah gubuk di tengah hutan untuk ia singgah dan tidur. Satu bulan ini juga ia berlatih beladiri mengintai kerajaan Xin yang sedang memburu dirinya. Semenjak kejadian satu bulan yang lalu, Kaisar Xin mencoba mencari Moza ke beberapa kota namun hasilnya nihil..

Feng yang waktu itu membuntutinya kehilangan jejak dan di marah habis habisan oleh Kaisar Xin..

Tentu saja Moza tidak bisa di temukan. Karna Moza selalu berpakaian sepeti lelaki, agar tidak di ketahui oleh utusan dari kekaisaran yang sedang memburunya..

Hari ini ia sedang berjalan jalan di pasar untuk keperluan dirinya, namun ia mendengar keributan di depan sana membuat jiwa kepo Moza meronta-ronta..

Moza pun menghampiri dan melihat papan pengumuman, bahwa besok kekaisaran akan mengadakan perayaan pesta ulang tahun Kaisar Xin Yuhuan yang di adakan terbuka untuk masyarakatnya..

Para rakyat yang melihatnya begitu antusiasi dan bertepuk riang. Sementara Moza malas mengikuti perayaan itu, hanya menggidikan bahunya lalu pergi membawa barang barangnya..

Di tengah perjalanan ia berpapasan dengan rombongan dari Kekaisaran HAN..

Moza hanya berjalan lurus tanpa peduli rombongan itu, namun para Pangeran dari Keraisan HAN menyengitkan dahinya karna baru kali ini mereka melihat rakyat biasa tidak menghormati mereka dan bersujud..

''Hai kau pemuda.'' ucap Pangeran kedua yang bernama Hanxi menoleh kebelakang dan memutarkan kudanya, lalu ia turun menghampiri Moza..

''Apa kau tidak tau siapa kami.? tanya Pangeran Hanxi..

Moza memutar matanya dengan malas, ''Aku tidak tau.?! jawab Moza dengan nada malas dan membuang muka.

''Kami ini dari kekaisaran HAN dan aku adalah Pangeran Hanxi, apa kau tidak mau menghormatiku sebagai Pangeran.?! ucapnya dengan nada sinis.

Moza mengerutkan keningnya dan melengos pergi, namun tangan Moza di cekal oleh Pangeran Hanxi.. ''Kau benar- benar harus di hukum karna tidak menghormati seorang Pangeran.!! bentaknya yang mana membuat Moza langsung menepis cengkraman Pangeran Hanxi dengan kasar..

Moza menatap Pangeran Hanxi dengan tatapan tajam, Moza begitu malas meladeni Pangeran yang gila hormat atau lain semacamnya. Ia pun ingin menjawab namun Pangeran yang lainnya datang..

''Adik ayo kita sudah terlambat, biarkan pemuda ini pergi. '' ucap Pangeran Mahkota yang bernama Hanzu mencoba melerai perdebatan sang Adik yang tidak berguna..

Pangeran Mahkota Hanzu sangat tahu sifat sang adik yang benar benar gila hormat. Lalu Pangeran Mahkota Hanzu melirik Moza, ''Kau pergilah. '' perintahnya.

Tanpa menjawab Moza pergi begitu saja tanpa memberikan salam kepada para Pangeran..

''Lancang.!! bentak Pangeran Hanxi..

''Sudahlah Adik ayo..'' Putra Mahkota Hanzu menarik tangan adiknya.

Para rombongan pun melanjutkan perjalanannya, namun Pangeran Hanxi masih saja merasa kesal dengan Moza yang ia anggap pemuda yang tak tau sopan santun..

''Awas jika aku bertemu pemuda itu lagi, maka jangan salahkan aku jika aku membunuh nya.!!! gumamnya dalam hati tertawa devil..

.

...........

.

Di lain sisi, Kaisar Xin Yuhuan sedang mondar mandir menunggu sang bawahan membawa kabar tentang gadis satu bulan lalu yang ia temui..

Sang Jenderal berjalan dengan gagahnya menuju ruang kerja Kaisar dan berdiri di depan pintu, ''Kasim Yu tolong sampaikan bahwa aku ingin menghadap yang mulia. '' ucapnya

Kasim Yu mengangguk..

Thak..

Thak..

''Mohon ampun yang Mulia, Jenderal Xyuyong ingin menghadap yang Mulia. ''

Kaisar Xin menoleh dan mengangguk.''Suruh dia menghapku. '' Jawab Kaisar..

Kasim pun mengangguk dan memberitahu Jenderal...

Tak lama Jenderal Xyuyong pun sudah berada di hadapan Kaisar.''Salam yang Mulia. '' sapa Jenderal Xyuyong sambil membungkuk dan menaruh satu tangan menyilang di dadanya.

''Bagaimana Jenderal, apakah sudah kau temukan gadis itu.? tanya Kaisar Xin dengan antusiasi..

Jenderal Xyuyong menunduk dan menggeleng, ''Hamba sudah mencarinya yang Mulia, namun gadis itu menghilang tanpa jejak. ''

Kaisar Xin pun menghela nafasnya, dan melambaikan tangan memberi perintah sang Jenderal untuk pergi..

Sang Kasim memberi tahu, bahwa rombongan dari Kekaisaran HAN sudah tiba di gerbang istana. Kaisar berdiri lalu pergi menyambut hangat tamu yang hadir di pestanya yang akan di adakan besok..

.

...........

.

Sementara Moza yang baru sampai di gubuknya merasa lelah berjalan kaki. Seorang gadis berusia 14thn menyambutnya dengan senyuman. ''Nona anda sudah kembali..? tanya Xiomei

Moza tersenyum dan menganguk.''Ya,, aku lelah sekali.'' Jawab Moza

Xiomei pergi ke belakang dan mengambilkan air, lalu memberikannya kepada Moza. ''Ini Nona, diminum dulu airnya..

Xiomei adalah dayang istana yang di lecehkan oleh pengawal dan di buang ke hutan, untung saja Moza menemukannya sedang sekarat di hutan ini. Moza dengan tetalen merawatnya hingga Xiomei sembuh total, untung saja di hutan ini begitu banyak tumbuhan herbal jadi Moza bisa menumbuk obat untuk menyembuhkan Xiomei..

Pada awalnya ketika hari dimana Xiomei sembuh, Moza mengusir Xiomei untuk pergi. Namun Xiomei memohon untuk menjadi pelayanannya dan ikut kemana pun Moza pergi..

Mau tak mau Moza pun mengiyakan, karna di jaman kuno ini dia hidup sendirian dan butuh pengetahuan tentang istana Kekaisaran ini seperti apa..

Moza melihat Xiomei dan teringat akan pesta di istana yang akan di adakan terbuka untuk rakyat. ''Xiomei apa kau ingin makan enak.? tanya Moza

Xiomei menoleh dan mengaguk.''Tentu Nona..

''Baiklah, besok kita berangkat untuk makan makanan yang lezat dan gratis.''Tutur Moza yang membuat Xiomei tersenyum bahagia..

...........

Pada malam hari disaat Xiomei sudah tertidur pulas, Moza pergi ke suatu tepat. Ia yang masih menggunakan pakaian seorang pria begitu tampan dan mempesona, Moza akan selalu menggunakan pakaian seorang pria agar tidak ada seorang pun yang mengetahuinya..

Entah mengapa ia begitu malas melihat Kaisar negri ini, dan Ia tidak mau berurusan dengan yang namanya istana.. karna dulu Moza pernah membaca salah satu novel favoritnya, jika istana tidak sedamai yang orang kebanyakan lihat. Banyak trik dan muslihat orang-orang istana pakai untuk mengelabui musuhnya..

Ketika pagi akan terbit, Moza baru sampai di gubuknya dengan membawa koin emas yang begitu banyak di kantongnya..

Criiikk..

Crikkk..

Moza menjatuhkan beberapa kantong koin emas dan perak ke mejanya

Hoaaammmm...

''It's time to sleep.'' gumam moza yang langsung membaringkan badannya dengan alas begitu tipis, Moza tidak pernah mengeluh dengan kehidupan keduanya yang berada di jaman kuno ini..

Belum lama Moza tertidur, Xiomei baru saja bangun.. Ia melihat jung-jungannya yang tidur dengan nyenyak, walau tanpa alas yang empuk...

Ketika Xiomei akan melangkah, ia tak sengaja melihat tumpukan kantung Koin emas maupun perak tergeletak di meja..

''Oh ya ampun, aku sedang tidak bermimpi bukan?! ucap Xiomei sambil mengucek ucekan matanya. ''Dari mana Nona mendapatkan Koin emas yang begitu banyak ini..

Xiomei pun tak memperdulikannya, ia melangkah keluar untuk menyiapkan air mandi..

.

.........

Kira kira ada yang tau, dari mana Moza mendapatkan koin emas dan perak.??

...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG...

...LIKE.KOMEN.VOTE JANGAN LUPA YAAA.....

Terpopuler

Comments

Ajusani Dei Yanti

Ajusani Dei Yanti

aku baca lagi novel mu ngulang2

2025-01-08

0

sihat dan kaya

sihat dan kaya

junjungan

2024-08-13

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

hem.. meu jawab tp kalau di bagi koin emasnya beberapa keping.. kalau gak.. ya..!! 🤔🤔🤔

2024-05-16

0

lihat semua
Episodes
1 Part 1. Pindah dimensi
2 Part 2. Kehidupan kedua
3 Part 3. Bertemu namun tak kenal
4 Visualnya
5 Part 4. Berburu
6 Part 5. Berburu II
7 Part 6. Menolak permintaan
8 Part 7. Selir Chu
9 Part 8. Penolakan
10 Part 9. Kabur.
11 Part 10. Berjudi
12 Part 11. Pertengkaran kecil
13 Part 12. Pria misterius
14 Part 13. Kaisar pemaksa
15 Part 14. Ibu suri menolak
16 Part 15. berkunjung
17 Part 16. Kabur
18 Part 17. Pergi ke Kerajaan HAN
19 Part 18. Kerjaan HAN.
20 Part 19. Musibah
21 Part 20. Kehilangan
22 Part 21. Mengintainya
23 Part 22. Target selanjutnya
24 Part 23. Hangus terbakar
25 BAB 24
26 Pria di pemandian
27 BAB 26
28 FLASHBACK
29 28
30 Perjalanan
31 Sampai
32 Moza mengetahui
33 Berdebar
34 Kembali ke istana
35 Kembali ke istana II
36 Permaisuri yang sombong.
37 Pengakuan
38 Nasib Kaisar Wei
39 Dibantai
40 Kaku
41 Pernikahan
42 Malam Yang
43 Bergulat di pemandian
44 Angkuh
45 Tak ingin jauh
46 Kunjungan
47 Nasib Shuwan
48 Kabar duka & membosankan
49 Jalan Jalan
50 Terkejut
51 Bertanding
52 Bertemu
53 Tak bisa menolak
54 Nasib Kaisar Xin
55 Perjamuan teh
56 PK : Permaisuri selalu benar!
57 Kota Sun Ya
58 Para bandit
59 Eksekusi
60 Mencintainya
61 .......
62 Perjamuan makan malam
63 Membosankan
64 Belajar etika
65 Belajar Etika II
66 Gosip hangat
67 Kepergok
68 Berangkat.
69 Perjamuan.
70 Cemburu
71 Pertikaian
72 Pertikaian
73 Yuan..
74 Apakah....
75 Kabar bahagia
76 Menjahili.
77 Nasib para pelayan.
78 Kaisar Jing Hui
79 LORD sesungguhnya
80 Perang
81 The baby will come out
82 Dua pangeran kecil
83 Kehidupan
84 Keluarga bahagia
85 Bonus cap 1
86 Bonus cap 2
87 Bonus cap 3
88 Bonus cap 4 Sn 2
89 Bonus cap Sn 2
90 Bonus cap Sn 2. malam pengantin
91 Bonus cap Sn 2. Alicia dan Han Mo
92 Bonus cap Sn 2. Pernikahan
93 Kuy merapat
94 KARYA BARU
95 A Grandmother's Time Trevel.
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Part 1. Pindah dimensi
2
Part 2. Kehidupan kedua
3
Part 3. Bertemu namun tak kenal
4
Visualnya
5
Part 4. Berburu
6
Part 5. Berburu II
7
Part 6. Menolak permintaan
8
Part 7. Selir Chu
9
Part 8. Penolakan
10
Part 9. Kabur.
11
Part 10. Berjudi
12
Part 11. Pertengkaran kecil
13
Part 12. Pria misterius
14
Part 13. Kaisar pemaksa
15
Part 14. Ibu suri menolak
16
Part 15. berkunjung
17
Part 16. Kabur
18
Part 17. Pergi ke Kerajaan HAN
19
Part 18. Kerjaan HAN.
20
Part 19. Musibah
21
Part 20. Kehilangan
22
Part 21. Mengintainya
23
Part 22. Target selanjutnya
24
Part 23. Hangus terbakar
25
BAB 24
26
Pria di pemandian
27
BAB 26
28
FLASHBACK
29
28
30
Perjalanan
31
Sampai
32
Moza mengetahui
33
Berdebar
34
Kembali ke istana
35
Kembali ke istana II
36
Permaisuri yang sombong.
37
Pengakuan
38
Nasib Kaisar Wei
39
Dibantai
40
Kaku
41
Pernikahan
42
Malam Yang
43
Bergulat di pemandian
44
Angkuh
45
Tak ingin jauh
46
Kunjungan
47
Nasib Shuwan
48
Kabar duka & membosankan
49
Jalan Jalan
50
Terkejut
51
Bertanding
52
Bertemu
53
Tak bisa menolak
54
Nasib Kaisar Xin
55
Perjamuan teh
56
PK : Permaisuri selalu benar!
57
Kota Sun Ya
58
Para bandit
59
Eksekusi
60
Mencintainya
61
.......
62
Perjamuan makan malam
63
Membosankan
64
Belajar etika
65
Belajar Etika II
66
Gosip hangat
67
Kepergok
68
Berangkat.
69
Perjamuan.
70
Cemburu
71
Pertikaian
72
Pertikaian
73
Yuan..
74
Apakah....
75
Kabar bahagia
76
Menjahili.
77
Nasib para pelayan.
78
Kaisar Jing Hui
79
LORD sesungguhnya
80
Perang
81
The baby will come out
82
Dua pangeran kecil
83
Kehidupan
84
Keluarga bahagia
85
Bonus cap 1
86
Bonus cap 2
87
Bonus cap 3
88
Bonus cap 4 Sn 2
89
Bonus cap Sn 2
90
Bonus cap Sn 2. malam pengantin
91
Bonus cap Sn 2. Alicia dan Han Mo
92
Bonus cap Sn 2. Pernikahan
93
Kuy merapat
94
KARYA BARU
95
A Grandmother's Time Trevel.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!