...🐉Happy reading ziyeng 🐉...
.
''Tuan Lee apa kita bisa berburu bersama.? tanya Putra Mahkota Wanghilin
''Maaf yang Mulia, sepertinya tidak bisa.! tolak Moza
Walau Moza sudah melarang, namun Putra Mahkota Wanghilin terus saja mengikutinya dari belakang..
''Tuan muda Lee..
Moza menoleh, ''Salam Pangeran. ''
''Terima kasih atas bantuannya..
''Itu tak seberapa Pangeran, jika berkenan hamba undur diri dan jangan mengikuti hamba.'' ketus Lee/Moza yang berlalu pergi meninggalkan Pangeran wanghilin..
''Aaaiisshh, pria itu lebih dingin di bandingkan dengan ayah handa Kaisar..'' Gumamnya lalu mengekori lagi Moza dari belakang karna ia masih penasaran dengan Moza..
Moza mengendap ngendap saat melihat buruan seekor beruang yang sedang meminum air di sungai, ketika panah nya akan ia lepaskan dari arah berlawanan sudah memanahnya terlebih dahulu..
Syuutt..
Thak..
Moza pun mengurungkan niatnya dan masih bersembunyi di semak semak..
Beruang itu mengaum kencang, dan menyerang para pemanah yang tak lain adalah nona Bangsawan dari keluarga Mu dan keluarga See..
''Bodoh. '' Gumam Moza menggelengkan kepalanya..
Beruang itu mengamuk menyerang para Nona bangsawan dengan cakarnya.. Moza yang melihatnya melangkah dan menarik pedangnya lalu menyerang beruang itu..
Sreeett..
sreeett..
Jleb..
Beruang besar itu mati terkena tusukan pedang, Sementara para Nona Bangsawan menatap kagum pada Moza yang sudah mengalahkan Beruang besar itu..
Dari kejauhan seseorang memperhatikan Lee/Moza dengan tatapan kagum dan cinta dimatanya.. ''Aku akan meminta Gege Kaisar untuk menjadikan dirinya suamiku. '' Gumam Putri Xianlu
Moza pergi membawa Beruang itu, meninggalkan Nona bangsawan yang tengah menatap nya dengan air liur menetes dari mulutnya..
Setelah kepergian Moza, para nona bangsawan berteriak histeris dan berbincang-bincang betapa gagahnya Tuan muda Lee saat bertarung dengan beruang besar dan ganas..
.
.
Malam pun tiba, Moza tengah sampai di perkemahan untuk memberikan buruan kepada kasim dan mencatatnya.
Sudah terbukti bahwa Moza lah yang paling banyak mendapatkan buruan..
Para prajurit istana sedari tadi sudah menyiapkan tenda untuk masing masing peserta, para lelaki dan perempuan di pisahkan sedangkan Moza masuk ke tenda para Pangeran dan tuan muda Bangsawan yang lainnya..
Moza di tatap sinis dan di meremeh kan oleh semua orang, namun tidak dengan Pangeran Mahkota Wanghilin ia tersenyum manis menyambut Moza..
'' Bergabung lah..'' ucapnya
''Terima kasih Pangeran, namun hamba akan beristirahat. '' Tolak Moza dengan halus membungkuk kan kepalanya sedikit.
''Lancang sekali anda pemuda, menolak ajakan seorang putra Mahkota dari kerajaan Mu..'' teriak salah satu pria.
Namun bukan Moza namanya jika ia mau meladeni omongan para pemuda bangsawan itu, Moza terus saja melangkah masuk ke dalam tenda dan merebahkan dirinya..
Ia menatap ke atas, dan berfikir hidup di jaman kuno lebih kejam di bandingkan hidup di dunia modern. Orang yang berkuasa dengan seenak jidatnya menghukum orang yang lemah..
Moza mengepalkan tangannya, ''Lihat saja jika aku menjadi penguasa istana nanti, aku tidak menindas orang seperti selir Chu. Hanya butuh satu hari lagi untuk memenangkan pertandingan, dan membawa hewan yang besar agar aku menang dan mendapatkan hadiahnya tunggulah hukuman bagimu selir Chu!! tak akan lama lagi hanya menunggu esok berikutnya."
Moza pun terlelap tidur, karna pagi pagi buta ia harus bangun dan membersihkan badannya yang lengket..
.
.
.
Sementara di istana.#
Dayang yang bertugas menjaga Putri Xianlu, sudah menyampaikan pesan dari sang Putri untuk di berikan kepada Kaisar..
Kaisar Xin sedang mengobrol dengan Kaisar Zhuwang dari kekaisaran Zhou tentang kerjaannya masing masing.. Prajurit kasim terlebih dahulu, setelah membisikan sesuatu kepada sang Kasim. Kasim punmenghampiri jungjungan nya..
''Ampun yang Mulia. '' ucap Kasim membungkuk..
'' Ada apa?!
''Ada titipan surat dari Putri Xianlu. '' ucap Kasim sambil memberikan gulungan kertas kecil..
Kaisar Xin mengambilnya dan membaca surat berisikan permintaan sang adik untuk menikahkan dia dengan seseorang..
Kaisar Xin pun tersenyum dan menoleh kepada sang Kasim, ''Bilang padanya jika aku akan mengabulkan dan mengumumkan permintaannya jika pertandingan berburu selesai..'' ucap Kaisar Xin..
Kasim itu mengguk dan memberitahu kepada pengawal untuk menyampaikannya..
.
.
.
...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG...
...JANGAN LUPA LIKE SETELAH MEMBACA YA...
...LIKE.KOMEN.VOTE...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Sandisalbiah
Hadeh.. ya kali jeruk makan jeruk.. BTW.. susah mengingat namanya... 🤦♀🤦♀
2024-05-16
0
🌸 Airyein 🌸
Wah gimana ini? 🤣🤣
2024-02-13
0
Fariss69
Wtf yuro coy
2023-02-08
0