...🐉Happy reading ziyeng 🐉...
...........
Dua kuda berpacu dengan cepat, melewati perbatasan Kekaisaran Xin dengan selamat tanpa hambatan.. Kini mereka berdua tengah istirahat di sungai perbatasan Kekaisaran Xin dan Kekaisaran Wu, mereka tengah berteduh di bawah pohon karna trik matahari begitu menyilaukan mata dan membakar kulit..
Moza yang memakai tudung di kepalanya, dengan gaun warna hitam melekat di tubuhnya begitu cantik dan anggun. Ia sedang memberikan kuda kuda mereka minum karna lelah akibat perjalanan jauh menaiki kuda..
''Apa kau lelah hah.?! tanya Moza sambil mengelus kudanya..
Xiomei melepaskan jubahnya, dan turun ke sungai untuk mandi.
BRYUUURRRR..
Xiomei dengan riang menyeburkan diri ke sungai, ''Nona ini sangat menyegarkan, apa nona tidak mau ikut mandi bersama hamba.? tanya Xiomei..
''Tidak terimakasih, aku akan istirahat di sebelah sana. Jika kau sudah selesai bangunkan aku..
''Baiklah Nona..
...........
Sementara di sisilain, Kaisar Xin tengah mengamuk di gubuk tempat tinggal Moza. Ia menghancurkan semua yang ada di sana hingga luluh lanta.
Sementara Fang hanya diam mematung melihat jun-jungan nya yang sedang mengamuk, seperti orang gila..
''Ya dewa, begitu dahsyat kah rasa cinta.? hingga orang normal pun bisa gila karna cinta.'' gumam Fang dalam hati..
Sementara Kaisar Xin sudah mulai meredakan amarahnya, lalu menoleh ke arah Fang dengan tatapan tajam nya..
Gluk...
Fang menelan salivanya dengan susah payah, saat di tatap seperti itu oleh Tuannya..
''Cepat, cari permaisuri ku di mana pun dia berada.'' Bentak Kaisar Xin kepada Fang dengan nada dingin..
Fang mengguk dan pergi meninggalkan Kaisar Xin, yang sedang menenangkan dirinya..
Aaaaahhhhh____
''Kau hanya milikku, jangan pernah harap kau akan lepas dari genggamanku.'' Teriak Kaisar Xin yang pergi menghilang seperti bayangan..
...........
Sementara Moza dan Xiomei melanjutkan perjalanannya, yang sempat tertunda karna beristirahat. Kini mereka sudah ada di kota kekaisaran nya Wu..
Walau Kekaisaran Wu tak seluas Kekaisaran Xin, namun tempat ini begitu damai dan tertib.. Moza melihat para pedagang dan pembeli begitu ramah satu sama lain, Moza yang merasa perutnya begitu perih meminta di isi. Ia dan Xiomei masuk ke tempat makan yang ramai pengunjung..
''Nona kita duduk di sebelah sana..'' ajak Xiomei menggandeng tangan Moza dan langsung duduk di dekat jendela. Sedangkan Moza hanya ikut saja..
''Permisi Nona anda mau pesan apa.? tanya sang pelayan lelaki..
''Ambilkan aku makan terenak yang kalian punya.'' ucap Moza
''Baik Nona, mohon di tunggu sebentar..
Moza mengagukan kepalanya, ia melihat restoran ini dan mengamati setiap pengunjung yang hadir dari balik tudungnya..
''Restoran ini ternyata ada dua lantai, di lantai atas hanya untuk kalangan bangsawan dan sejenisnya.'' gumam Moza sambil menyeruput teh yang sudah di sediakan.
Tak berapa lama, makanan pun datang di meja..
''Selamat makan nona..''
''Hem..
Ketika sumpit akan di masukan ke dalam mulut, tiba tiba seorang wanita berteriak lantang di depan sana..
''Hei kau,, cepat cari meja yang lain. Karna aku akan makan di meja mu.'' ucap wanita itu bersama dua antek alias dayang di belakangnya..
Moza tak memperdulikannya, ia malah memasukan makanan ke dalam mulutnya yang sudah siap mengunyah..
Nona muda yang bernama Lie Ying anak kedua dari perdana menteri Li itu menghampiri Moza. ''Apa kau tuli hah!!
Teriakan yang nyaring terdengar sampai lantai atas, dimana para tuan muda bangsawan menoleh ke arah bawah.. Moza menaruh sumpitnya di sisi kanan sebelah piring, lalu mengelap mulutnya dengan kain. Moza berdiri menatap Lie Ying lalu menatap Xiomei.
''Xiomei mari kita beranjak pergi, sepertinya nona ini butuh makanan di bandingkan dengan kita.'' ucap Moza melangkah pergi namun langkah itu di cegah oleh dua dayang yang bersama Lie Ying..
''Lancang sekali anda nona, wanita murahan seperti anda berani beraninya mengacuhkan nona kami. Apa anda tidak tau siapa yang kau acuhkan..'' Teriak salah satu dayang yang sombong
Moza masih diam memandang dua dayang sombong, lalu memandang Lie Ying cukup lama..
''Apa masalah anda Nona.? bukankah anda menyuruhku untuk pergi.?!
Lie Ying menatap Moza dengan tatapan mencemooh, ''Kau berani berdebat denganku, dasar wanita buruk rupa.!! teriak Lie Ying..
Lagi dan lagi Moza tak memperdulikannya, ia dan Xiomei keluar dari tempat makan itu..
.
Sementara di lantai atas, beberapa pria tengah berkumpul dan melihat ke arah bawah..
''Kakak, apa kakak yakin akan bertunangan dengan wanita sombong itu? rumor memang benar kak, putri perdana menteri Li sangat sombong dan arrogant.
''Benar sekali kak..
''Ya benar..
''Kakak harus secepatnya membicarakan soal ini kak..
Pangeran Wu wanghilin diam seribu bahasa, lalu meminum arak di tangannya..
.
.
.
...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG...
...JANGAN LUPA LIKE SETELAH MEMBACA...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
🌸 Airyein 🌸
Ya mau bagaimana lagi. Memang cinta bisa membuat gila feng
2024-02-13
0
mama yuhu
mantap...
btw tumben moza gak melawan
2023-01-22
0
Kiss me💋
👍
2022-12-20
0