Tanggung jawab suami? Apa Arsen benar-benar menganggap pernikahan ini serius? Apa dia benar-benar akan bertanggung jawab denganku? Tidak, tidak, Arsen pasti hanya berdusta.
"Kenapa dengan wajahku?" tanyaku saat tangan Arsen terus mengusap lembut pipiku. Sorot matanya menjadi teduh, entah apa yang dipikirkan Arsen.
Arsen segera menyingkirkan tangannya dari wajahku. Bola mata yang indah itu mencoba berpaling ke segala arah yang dia mau.
"Tadi ada nasi di bibirmu." Arsen memperlihatkan sebutir nasi di jarinya.
Jadi, dia mengusap pipiku karena nasi. Aku pikir karena dia menyukaiku.
"Apaan sih kamu." Aku meletakkan sendok karena makananku telah habis. Satu hal yang aku rasakan, ternyata enak juga makan ditemani Arsen.
"Nggak papa, aku ke bawah dulu ya, mau siap-siap kerja." Arsen mengambil piring kotor bekas makananku.
Aku membiarkan saja Arsen melakukan itu. Aku pikir wajarlah, Arsen paham bahwa dia seorang anak sopir di rumah ini.
***
Malam menjelang, aku hanya ingin bersantai di kamar ini. Kamar yang telah aku tinggalkan semenjak dua bulan lalu. Oh, my sweet room, I miss you so much.
Dua bulan yang lalu, aku pergi dari rumah Papa. Waktu itu, aku baru pulang dari sebuah club. Aku memergoki pacarku selingkuh, dan seperti biasa, aku hanya minum sedikit untuk menghilangkan rasa kecewaku.
Namun sialnya, aku ketahuan Papa dalam keadaan mabuk berat, saat diantar Nana pulang ke rumah. Keesokan harinya, Papa menggedor pintu kamarku dengan keras ketika aku masih ingin menikmati tidurku. Papa tiba-tiba ingin mengusirku, menyuruhku agar masuk ke pesantren, tetapi aku menolak. Lalu, Papa memberiku pilihan, jika aku ingin kuliah, maka aku harus menikah, kalau tidak, aku harus ke pesantren. Papaku memang benar-benar manusia paling jahat di muka bumi ini.
Hari ini, aku tidak menyangka, jika Papa benar-benar menikahkanku. Setelah aku kabur dari rumah, aku mendaftar kuliah sesuai rencanaku. Namun sepertinya Papa benar-benar mengawasiku, hingga akhirnya aku diculik oleh papaku sendiri. Aku sangat berharap, kakakku segera pulang dan menyelamatkanku dari pernikahan ini.
Tok … tok … tok.
Kudengar suara pintu kamarku diketuk, jam sebelas malam begini siapa sih yang ketuk-ketuk pintu?
"Kimmy, udah tidur ya, aku bawa nasi goreng." Suara itu, suaranya Arsen, walaupun lirih tapi masih bisa kudengar dengan jelas.
Mendengar kata 'nasi goreng', mendadak perutku menjadi lapar. Apalagi aku belum makan sejak terakhir kali bersama Arsen.
"Iya bentar!" sahutku sebelum Arsen pergi.
Lalu, aku berjalan membuka pintu kamarku. Arsen membawa bungkusan kantong plastik yang ku tebak isinya nasi goreng.
"Aku bawa makanan, kata ibu kamu belum makan malam." Arsen menyerahkan piring dan sendok yang ia bawa, lalu meletakkan sebungkus nasi di atas piring itu. "Makanlah! Aku ke bawah dulu ya." Arsen memutar tubuhnya.
"Tunggu!" Aku memegang lengan kiri Arsen, membuat dia menoleh padaku. "Kita makan bareng yuk!" ajakku. Entah mengapa aku ingin makan bersama Arsen lagi.
Arsen tak bisa menolak, karena aku langsung menariknya masuk ke dalam kamarku. Dia pun pasrah dan mengikuti langkahku menuju sofa di kamarku.
Aku melihat hanya ada satu piring dan satu sendok, saat meletakkan semua yang kami pegang ke atas meja.
"Kamu bawa piring sendoknya cuma satu?" tanyaku tak percaya.
Arsen meletakkan nasi goreng beserta kertas bungkusnya di atas piring.
"Ya, awalnya aku cuma mau kasih kamu aja, aku bisa makan di dapur, 'kan," jawab Arsen.
Benar juga, aku yang tadi mengajaknya makan di sini.
"Aku akan ambil piring, sendok dulu ya, aku juga lupa nggak bawa garpu buat kamu tadi." Arsen berdiri dari sofa, tetapi dengan cepat aku meraih tangannya.
"Nggak usah, kelamaan. Kita gantian aja, aku udah lapar," kataku.
"Apa kita berbagi sendok makan?" tanya Arsen.
🌹🌹🌹
Suapin aja Bang, kelamaan. Yuk Gaskeunn…
sampai jumpa lagi ❤ Tinggalkan like dan komentar 🤗🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 242 Episodes
Comments
Uwie Yanti
siapin baaaaaaaang... biar romantis... 🤣🤣
2023-11-09
0
Desy Rs Azuz
Nada2nya bunga asrama
2023-09-10
0
Desy Rs Azuz
Kakak lu malah ngedukung 🤣🤣🤣🤣
2023-09-10
0