11. Bawa aku !

...📝 Pengingat...

^^^📒 Omku Suamiku season 2^^^

^^^* Papa Adam dan Mama Regina, punya dua buah hati, Bang Reino dan Kania^^^

^^^* Papa Elang dan Mama Freya, punya sikembar Bara dan Neo^^^

^^^* Mama Gaia dan Papa Aditya, hanya memiliki Laura saja, karena bang Adit mau pacaran terus.^^^

^^^* Mama Quina dan Papa Wahyu, ada buah cinta mereka, Alan dan Alana.^^^

^^^* Bang Jagad dan Laila, hanya memiliki satu orang putra, Rasyd Abian ( Masih balita ya ) di 📒 Jagad ( dia bukan ayahku ) bisa dibaca di apk hijau dan Joy****^^^

^^^* Papa Benua dan Mama Rania, ada Jagoan mereka Pramudya dan si cantik Ayunda^^^

^^^* Papa Leon dan Mama Miulan.^^^

^^^punya dua kebanggaan, Haidar dan Rindu^^^

^^^* Alfian dan Dinda, Malika ( cem cemannya bang Reino ) 📒 Istri muda Alfian ( Di apk ijo atau Joy**** )^^^

^^^* Om Sam dan Aisyah ( 📒 Om Sam ) tau dong, Fatimah.^^^

^^^* Bang Zainal dan Juleha, ( 📒 Dijodohkan ? Siapa takut ! )^^^

^^^ada si imut Julie ( Bang Alan suka memanggilnya dengan Juliette ) dan adik laki-lakinya Pram^^^

^^^📒 Cinta separuh Masa^^^

^^^* Bang Jo dan Raisa ( Joi, Tasya dan Bima

^^^

^^^* Mas Ken dan Niken ( sikembar Nayra dan Nadya, putra kebanggaan Mas Ken, Arjuna )^^^

^^^📒 My mute husband^^^

^^^* Ginta dan Flora ( Gio, Saras )^^^

^^^* Dr, Lukas dan Dewi ( Viola, Dewo )^^^

^^^📒 Menikahi teman sendiri^^^

^^^* Ali dan Riella ( Alika, Jojo )^^^

^^^* Wisnu dan Fifi ( Kayla, Ayesha )^^^

^^^* Brian dan Amira ( Abimanyu, Ragapadmi )^^^

...Itu silsilah mereka ya, walaupun kedepannya apakah semua bisa dimasukkan ke dalam cerita ini atau tidak, Wait and see....

Jadi....Sabar ya Mak, akan ada cerita diantara mereka, tapi gak buru buru, biar alurnya gak terputus, dan tidak terkesan dipaksakan.

...****************...

" Mas, anak kamu tuh kelihatan sudah menentukan siapa pacarnya lho "

Ujar Mama Quina memberi laporan kepada Papa Wahyu sepulangnya dari praktek di rumah sakit yang sama dengan Mama Rania.

" Anak kita, sayang "

Ralat Papa Wahyu keluar dari kamar mandi setelah selesai membersihkan diri sepulang dari hotel sekalian menjemput Mama Quina.

" Enggak, nakal dan terlihat ganjen gitu, anakmu, kalau baik dan kalem seperti Alana, baru anakku "

Balas Mama Quina masuk ke dalam kamar mandi bergantian dengan Papa Wahyu.

Papa Wahyu terkekeh.

" Sayang, hanya ada tiga wanita yang ada di hati Mas, Ibuk, kamu dan Alana, dimana letak ganjen-nya Mas ? Sepertinya...."

Papa Wahyu sengaja menggoda Mama Quina ketika Mama Quina sudah keluar dari kamar mandi.

" Sepertinya mirip siapa gitu ? "

Mama Quina sedikit menyipitkan kedua matanya balik menatap Papa Wahyu.

" Dua puluh lima tahun yang lalu, ada seorang gadis, padahal dia sudah memiliki kekasih, tetapi masih bisa menyukai pria yang lain lagi, Auw.... Sakit sayang "

Papa Wahyu mengusap usap pinggangnya yang terasa pedih karena Mama Quina mencubitnya cukup kuat karena gemas.

" Enggak, Alan itu persis seperti Almarhum Opa Tyo "

Ujar Mama Quina keluar dari dalam kamar, Papa Wahyu tergelak sembari mengikuti langkah kaki Mama Quina ke ruang makan, karena semua keluarga besar sudah menunggu.

...*****...

Selepas makan malam, Papa Elang lebih memilih duduk di balkon kamarnya ketimbang ngobrol ngobrol dengan semua anggota keluarga, pikirannya sedang sedikit galau.

ckk, kaya' remaja saja.

" Mas, ada masalah di Toko atau di cafe ? "

Mama Freya berjalan mendekat, lalu duduk di kursi yang beralaskan busa.

Papa Elang menghembuskan napas kuat, ikut duduk di sebelah Mama Freya.

" Ingat Bang Ali ? "

" Iya kenapa ? "

" Dia meminta salah satu putra kita untuk menjadi menantunya "

" Hah ? Mas, ini sudah bukan zamannya lagi ? "

Mama Freya menggeleng gelengkan kepalanya.

Dia tidak yakin kedua putranya yang hampir sama persis dengan suami dan almarhum mertuanya mau dijodoh jodohkan.

" Itu dia lov, Mas gak enak mau menolak, bang Ali sangat ingin menjadi bagian dari keluarga ini, sama seperti ketika Om Damar meminta Leon untuk putrinya, Om Gun tidak bisa menolak kan ? Lagi pula mereka dari keluarga yang ya... "

Papa Elang mengangkat kedua bahunya.

" Terus, siapa yang Mas pilih untuk dijodohkan dengan anak bang Ali "

" Menurutmu siapa yang cocok ? "

" Alan "

Jawab Mama Freya sekenanya.

" Lov..."

Papa Elang berdecak.

Mama Freya terkekeh.

" Bicaralah pada mereka berdua ! Siapa yang bersedia "

" Ya, memang seperti itu jalannya "

" Mas mau kesana atau mereka yang disuruh pulang ? "

Mama Freya harus berjaga jaga, sepertinya ada yang di sembunyikan oleh anak anak, jadi lebih baik cari aman dengan menyelamatkan anak anak atau suaminya akan marah, Papa Elang kan tidak ada bedanya dengan Almarhum Opa Tyo yang sedikit pemarah.

" Suruh mereka pulang akhir pekan ini lov, biar Mas berbicara di sini saja "

Diam diam Mama Freya menghembuskan napas lega.

" Oke Mas, besok aku akan menghubungi mereka "

...*****...

Opa Gunawan belakangan ini lebih banyak termenung, tatapan mata tuanya jauh ke depan memandang kegelapan malam lewat jendela kaca yang gordennya di biarkan terbuka.

" Mas, apa yang ada di kepekatan malam, sehingga Mas begitu betah menatapnya berlama lama "

Oma Maya yang duduk di atas ranjang menatap sendu wajah suaminya.

Sejak kepergian Opa Tyo empat tahun yang lalu, Opa Gunawan lebih banyak diam dari sikapnya yang memang tenang.

" Mas ingin secepatnya berkumpul dengan Mama, Papa dan Tyo di kehidupan selanjutnya, May "

" Mas, jangan terus mengatakan tentang kematian, Mas tega membiarkan aku sendiri kesepian ? Tanpa Mas di sini, aku juga tidak mau Mas, aku sudah menemanimu hingga menua bersama, jangan pergi sendiri, bawa aku Mas ! "

Oma Maya bangun dengan perlahan dari atas ranjang, melangkah pelan mendekati Opa Gunawan.

Oma Maya memilih duduk di bawah beralaskan karpet berbulu tebal, merengkuh kaki Opa Gunawan.

" Mas, kami bertiga, menghabiskan masa remaja hingga saat ini selalu bersama, mendapatkan jodoh pria pria dewasa yang sangat baik, bertanggung jawab dan penuh cinta.

Memberikan kami anak dan menantu juga yang terbaik.

Aku membenci Clara karena dia pergi duluan tidak mengajak kami ikut bersamanya.

Dan, kamu, Mas, jika ingin berkumpul dengan kedua orang tua dan kakakmu tanpa mengajak aku turut serta, aku juga akan membencimu, Mas.

Aku bukan hanya ingin bersamamu di dunia yang tidak ada apa apanya ini, tetapi aku ingin menjadi istrimu kembali di akhirat kelak, bawah aku jika Mas akan pergi "

Oma Maya menangis seperti anak kecil.

Sementara Opa Gunawan, mata tuanya sudah basah dari tadi.

" Iya May, semoga Alloh mematikan kita bersama sama, seperti Tyo dan istrinya, Mas juga menginginkan kamu yang akan menjadi bidadari Mas, di surga-NYA Alloh kelak May "

" Aamiin "

Oma Maya masih menangis dengan meletakkan kepalanya di pangkuan Opa Gunawan, dengan jemari tangannya yang sudah keriput, Opa Gunawan mengusap rambut di kepala Oma Maya yang sudah memiliki dua warna.

...******...

...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...

Terpopuler

Comments

Safitri Agus

Safitri Agus

sedih lagi kalau jumpa part para tetua,😭😭😭

2024-09-04

0

Av-Av

Av-Av

Ya Tuhannnnnnnn udah lama nggak lihat nih lapak. Iseng2 coba lihat jd kangen Sama tokoh2 di OKSK dan seru nya di lapak ini lihat photo visual nyaaa....

2024-07-24

1

Magda Nuraini Nursyirwan

Magda Nuraini Nursyirwan

Gak tahan sedih dan haru,....😭

2024-04-03

0

lihat semua
Episodes
1 1.Prolog
2 2. Dia tidak termasuk
3 3. Malaikat penolong.
4 4. Rencana kejutan
5 5. Gara gara uang seratus ribu
6 6. Calon Pacar
7 7. Merindukan Tyo
8 8. Tidak peka
9 9. Ajakan Rujuk
10 10. Tragedi celana dalam
11 11. Bawa aku !
12 12. Aku tidak membutuhkan ibu
13 13. Pacaran dengan Abang
14 14. Kau carilah target lain
15 15. Butuh waktu
16 16. Takdir yang hampir sama
17 17. Hantu pohon mangga
18 18. Memberikan waktu Satu Minggu
19 19. Bukan pria yang pantas
20 20. Kalah telak
21 21. Cemburu
22 22. Ajakan bersaing
23 23. Ikut mengantri
24 24. Aku bisa hamil
25 25. Cinta tidak untuk diterjemahkan
26 26. Surat Perjanjian
27 27. Jangan terlalu kejam padaku
28 28. Selamat jalan kekasih
29 29. Patah hati
30 30. Gelas gelas kaca
31 31. Malu atau tidak mau
32 32. Dokter jagal
33 33. Cubit cubitan
34 34. Sepuluh bulan lagi
35 35. Awas air liur mu
36 36. Aku bukan lelaki pilihan.
37 37. Malu malu tapi berharap
38 38. Mencari jodoh untuk Laura
39 39. Sudah sangat kebelet
40 40. Kencan buta
41 41. Alan yang pemaksa
42 42. Mata mata.
43 43. Beda satu huruf
44 44. Seperti burung camar
45 45. Simpan tatapan itu
46 46. Opa rasa Papa
47 47. Cantik-cantik jorok.
48 48. Seperti minum obat
49 49. Mendapatkan hukuman
50 50. Semakin Gila
51 51. Ancaman
52 52. Memperbaiki sikap
53 53. Cuma dipandang pandang
54 54. Teman tapi menikah
55 55. Pernikahan ( 1 )
56 56. Pernikahan ( 2 )
57 57. Pernikahan ( 3 )
58 58. Pernikahan ( 4)
59 59. Terpedaya
60 60. Pak Guru banyak akalnya
61 61. Test drive
62 62. Lupa Rasa
63 63. Second honeymoon
64 64. Mulai Perburuan
65 65. Kau kejam, Quin.
66 66. Bermalam di rumah sakit
67 67. Pindah tidur
68 68. Tidak bisa fokus
69 69. Ketika Papa Wahyu ngambek
70 70. Resah
71 71. Rahasia Perusahaan
72 72. Lebih beruntung
73 73. Eksperimen
74 74. Rencana
75 75. Belajar mencintai
76 76. Pembullyan
77 77. Keinginan Alan
78 78. Para cicit sedang OTW
79 79. Rencana second honeymoon Kembali
80 80. Ambang Batas
81 81. Cara Arjuna
82 82. Galau
83 83. Permintaan
84 84. Hasil Perbuatan.
85 85. Pondasi yang tidak kuat
86 86. Pengutit
87 87. Melepaskan semua
88 88. Drakula betina
89 89. Jujur
90 90. Dua atau tiga tahun lagi ( end )
91 91. Bonchap
92 92. Bonchap
93 93. Bonchap
94 94. Bonchap
95 95. Bonchap
Episodes

Updated 95 Episodes

1
1.Prolog
2
2. Dia tidak termasuk
3
3. Malaikat penolong.
4
4. Rencana kejutan
5
5. Gara gara uang seratus ribu
6
6. Calon Pacar
7
7. Merindukan Tyo
8
8. Tidak peka
9
9. Ajakan Rujuk
10
10. Tragedi celana dalam
11
11. Bawa aku !
12
12. Aku tidak membutuhkan ibu
13
13. Pacaran dengan Abang
14
14. Kau carilah target lain
15
15. Butuh waktu
16
16. Takdir yang hampir sama
17
17. Hantu pohon mangga
18
18. Memberikan waktu Satu Minggu
19
19. Bukan pria yang pantas
20
20. Kalah telak
21
21. Cemburu
22
22. Ajakan bersaing
23
23. Ikut mengantri
24
24. Aku bisa hamil
25
25. Cinta tidak untuk diterjemahkan
26
26. Surat Perjanjian
27
27. Jangan terlalu kejam padaku
28
28. Selamat jalan kekasih
29
29. Patah hati
30
30. Gelas gelas kaca
31
31. Malu atau tidak mau
32
32. Dokter jagal
33
33. Cubit cubitan
34
34. Sepuluh bulan lagi
35
35. Awas air liur mu
36
36. Aku bukan lelaki pilihan.
37
37. Malu malu tapi berharap
38
38. Mencari jodoh untuk Laura
39
39. Sudah sangat kebelet
40
40. Kencan buta
41
41. Alan yang pemaksa
42
42. Mata mata.
43
43. Beda satu huruf
44
44. Seperti burung camar
45
45. Simpan tatapan itu
46
46. Opa rasa Papa
47
47. Cantik-cantik jorok.
48
48. Seperti minum obat
49
49. Mendapatkan hukuman
50
50. Semakin Gila
51
51. Ancaman
52
52. Memperbaiki sikap
53
53. Cuma dipandang pandang
54
54. Teman tapi menikah
55
55. Pernikahan ( 1 )
56
56. Pernikahan ( 2 )
57
57. Pernikahan ( 3 )
58
58. Pernikahan ( 4)
59
59. Terpedaya
60
60. Pak Guru banyak akalnya
61
61. Test drive
62
62. Lupa Rasa
63
63. Second honeymoon
64
64. Mulai Perburuan
65
65. Kau kejam, Quin.
66
66. Bermalam di rumah sakit
67
67. Pindah tidur
68
68. Tidak bisa fokus
69
69. Ketika Papa Wahyu ngambek
70
70. Resah
71
71. Rahasia Perusahaan
72
72. Lebih beruntung
73
73. Eksperimen
74
74. Rencana
75
75. Belajar mencintai
76
76. Pembullyan
77
77. Keinginan Alan
78
78. Para cicit sedang OTW
79
79. Rencana second honeymoon Kembali
80
80. Ambang Batas
81
81. Cara Arjuna
82
82. Galau
83
83. Permintaan
84
84. Hasil Perbuatan.
85
85. Pondasi yang tidak kuat
86
86. Pengutit
87
87. Melepaskan semua
88
88. Drakula betina
89
89. Jujur
90
90. Dua atau tiga tahun lagi ( end )
91
91. Bonchap
92
92. Bonchap
93
93. Bonchap
94
94. Bonchap
95
95. Bonchap

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!