NovelToon NovelToon
Cewek Absurd Dan CEO Ganteng

Cewek Absurd Dan CEO Ganteng

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Fira Lmj

cewek kere, apes, mulut pedas ketiban rejeki nomplok karena ketabrak CEO ganteng

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fira Lmj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam pertama di RS

Setelah prosesi makan malam kini Azizah tengah duduk dengan gelisa di atas brankar, sedangkan Arofik sudah tertidur di atas sofa mungkin karena kekenyangan sampai pules banget tidurnya.

Azizah yang mau ke kamar mandi untuk buang hajat merasa gelisah mau ke kamar mandi tapi kaki sakit buat jalan mau minta tolong Dimas tapi malu.

" Kamu kenapa kok kayak ulet Keket gitu" ucap Dimas dengan datar

Dimas yang dari tadi sedang mengecek kerjaannya di laptop merasa terganggu ketika tanpa sengaja melihat gelagat aneh dari Azizah.

" Emm saya mau ke kamar mandi mas Dimas tapi saya bingung ke sananya gimana " ucap Azizah sambil memilih ujung selimut

Dimas Anggara yang mendengar ucapan Azizah langsung beranjak dari duduknya dan bergegas menuju tempat Azizah.

" Ayo saya bantu" ucap Dimas menawarkan diri

" Tolong pegangin kantong infusnya ya" ucap Azizah sambil menunjuk kantong infus yang tergantung di sisi brankar.

" Hem" jawab Dimas Anggara seraya mengambil kantong infus

Saat mencoba berdiri dari brankar dan mencoba berjalan kaki Azizah yang sakit tidak bisa menopang tubuhnya hingga hampir saja dia terjengkang dan mendarat dengan estetik di lantai rumah sakit kalau Dimas Anggara tidak sigap menangkap tubuh Azizah.

Dimas Anggara sigap menahan tubuh Azizah dan untuk beberapa saat Meraka saling tatap-tatapan dan mengagumi satu sama lain.

" Waah mas Dimas kalau di lihat dari dekat ganteng banget ya... bau tubuhnya pun wangi heemmm jadi nyaman" gumam Azizah dalam hati sambil menatap wajah ganteng Dimas Anggara

" Ternyata Azizah cantik juga kalau di lihat-lihat mata bulatnya, hidung minimalisnya, bibir tipisnya hemm menggoda sekali" gumam Dimas dalam hati

Setelah beberapa menit kemudian keduanya sadar dengan posisi keduanya yang terbilang agak intim dengan Azizah yang berada di pelukan Dimas.

" Emmmm.... Makasih mas maaf " ucap Azizah sambil menundukkan kepalanya

" Egheemmmm iya maaf juga sudah peluk-peluk kamu" ucap Dimas sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Setelah mengatakan itu Dimas langsung menggendong tubuh Azizah dan segera melangkah ke kamar mandi.

" huwaaa.... mas turunin aku mas aku berat loh" ucap Azizah pura-pura menolak padahal dalam hati sedang jumpalitan kesenangan.

" Sudah diem biar cepet sampai, tubuhmu gak berat sama sekali " ucap Dimas Anggara yang tidak merasa keberatan

Setelah sampai di dalam kamar mandi Dimas mendudukan Azizah di atas kloset dan menggantung selang infusnya di gantungan dinding.

" Sudah tuntaskan hajatmu kalau sudah selesai panggil saya, saya tunggu di depan pintu kamar mandi" ucap Dimas Anggara dengan datar untuk menutupi detak jantungnya yang sudah tidak beraturan.

Jujur saja ini adalah kali pertama Dimas sedekat ini dengan perempuan, memang banyak yang suka dan mendekati tapi tak ada seorang pun yang mampu menggetarkan hatinya.

Setelah menutup pintu kamar mandi Dimas yang merasa deg-degan langsung menuju sofa dan meminum air mineral berharap rasa deg-degan bisa berkurang.

" Aku kenapa sih kok deg-degan banget gini apa aku sakit jantung?" Gumam Dimas Anggara sambil mengelus dadanya

" Azizah cantik juga ya, orangnya juga polos banget, wajahnya imut juga dan bibirnya..." gumam Dimas sambil tersenyum seraya menggelengkan kepalanya

Sedangkan Azizah yang berada di kamar mandi juga tak jauh berbeda dengan yang di rasakan Dimas.

" Wah bahaya ini kalau dekat-dekat dengan mas Dimas terus yang ada aku mati muda ini karena sering jantungan" gumam Azizah sambil mengusap dadanya.

" Apa efek kecelakaan kemarin ya yang mengakibatkan aku jantungan gini kan aku syok nih pas lihat Arofik di ganggu preman dan secara bersamaan juga aku kecelakaan jadi syoknya dobel mangkanya sekarang aku jantungan ya mungkin efek kecelakaan" gumam Azizah meyakinkan diri sendiri

Setelah beberapa menit kemudian Azizah yang sudah selesai menuntaskan hajatnya dia lekas mencuci muka agar wajahnya terlihat sedikit fresh.

Ceklek...

Suara pintu kamar mandi di buka dengan berpegangan dinding Azizah mulai berjalan sedikit demi sedikit keluar dari kamar mandi.

Dimas yang melihat Azizah telah keluar dari kamar mandi bergegas menghampiri Azizah.

" kok kamu gak panggil saya kan tadi sudah saya bilang kalau sudah selesai panggil saya kok malah gak panggil dan jalan sendiri" ucap Dimas sambil membantu memapah Azizah berjalan ke arah brankar.

" Tidak apa-apa mas sekalian latihan berjalan biar kakiku tidak kaku" ucap Azizah

" Ya sudah kamu tidur saja saya mau lanjutin kerjaan" ucap Dimas dan segera melangkah menuju sofa tempat dia bekerja

" Sudah malam mas kenapa gak tidur saja kerjanya di lanjut besok" ucap Azizah sambil menatap Dimas yang tengah serius membaca laporan yang di kirimkan Hendra

" Dikit lagi kamu tidur saja jangan ganggu saya biar cepet selesai kerjaan saya" ucap Dimas dengan datar

" ya sudah selamat malam" ucap Azizah dengan kesal karena Dimas mengatakan kalau dia menganggu pekerjaannya.

Sedangkan Dimas yang mendengar ucapan Azizah yang terbilang ketus menghentikan pekerjaannya sebentar dan menoleh ke arah Azizah yang tidur membelakanginya.

" Apa dia marah? Kok ketus gitu, perasaan aku gak omong aneh-aneh" ucap Dimas sambil mengerutkan keningnya

Setelah menyelesaikan pekerjaannya Dimas memindahkan tubuh Arofik ke brankar di samping Azizah yang sengaja dia siapkan untuk tempat tidur Arofik agar merasa nyaman.

" tidur yang nyenyak jagoan kecil semoga mimpi indah" ucap Dimas sambil mengelus kepala Rofik

Setelah selesai menidurkan Arofik Dimas melangkah ke kamar mandi untuk bersih-bersih sebelum tidur.

" aku gak bisa tidur nih mungkin karena tadi aku sudah kelamaan tidurnya mangkanya sekarang aku tidak merasa ngantuk sama sekali" ucap Azizah sambil menatap langit-langit

" Arofik nyenyak sekali tidurnya mungkin karena tempat tidurnya yang empuk di rumahkan biasanya hanya tidur di atas tikar saja" ucap Azizah sambil menatap wajah adikknya

"Nanti kalau sudah pulang aku akan membeli kasur meski murah asalkan bisa buat tidur dengan nyaman" ucap Azizah dalam hati

Saat pintu kamar mandi terbuka Azizah seketika menoleh ke arah Dimas.

" wow gantengnya mas Dimas apa lagi dengan rambut yang agak basah gitu wow kegantengannya bertambah berkali-kali lipat heemmm calon suami idaman banget" gumam Azizah dalam hati dengan mata yang tak pernah lepas dari wajah ganteng Dimas

" begitu indah ciptaan Tuhan boleh gak sih pesen 1 saja yang spek kayak mas Dimas gini" gumam Azizah dalam hati sambil tersenyum

Dimas yang menyadari di tatap oleh Azizah pun jadi bingung.

" ini anak kesambet penunggu kamar ini apa gimana ya kok senyum-senyum gitu" gumam Dimas sambil bergidik ngeri

"Eghem zizah kamu gak kesambet kan kok kamu senyum-senyum gitu" ucap Dimas sambil memperhatikan wajah Azizah

" Iya mas kesambet setan ganteng masyaallah suami idaman banget" ucap Azizah yang belum tersadar dari kegaguman terhadap Dimas.

**** hai kakak-kakak tersayang makasih ya udah mau baca ceritaku jangan lupa tanda kasihnya dan rangkaian bunganya makasih***

1
Fira Lmj
Yuk guys baca ceritanya di jamin kamu akan baper dan ngakak dengan tingkah absurd si zizah dan bucinnya pak CEO
anggita
mungkin rejeki anak sholeh😊
Fira Lmj: makasih kakak Saranya
total 1 replies
anggita
Maaf saran saja Thor, klo awal paragraf/alinea pakai huruf besar🙏. moga novelnya lancar.
Fira Lmj: makasih kakak Saranya 🙏
total 1 replies
anggita
ikut ng👍like, kasih☝iklan saja.
Fira Lmj: makasih 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!