NovelToon NovelToon
Bukan Istri Pengganti

Bukan Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyelamat / Anak Genius
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Bagaimana jadinya jika kamu harus menikah dengan musuh kamu, itu yang di rasakan Haziqa Elvarreta Shanum atau kerap di sapa Hazi.

Seorang Dokter umum di salah satu rumah sakit di Jakarta ,anak kedua dari pasangan Kiyia Luqman dan Nyai Khodija.
Hazi harus menikah menggantikan sang kakak, apakah Kehidupan Hazi, akan baik- baik saja setelah menikah, tunggu updatenya hanya di novel ini yaa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Istri Pengganti 10

Acara pemakaman selesai hampir menjelang magrib, banyak sekali para ulama dan juga para alumni pesantren tersebut.

Arras dan Hanzzah menunggu hingga para pelayat sepi dan mereka baru pulang setelah para pelayat sepi, Arras merangkul adik iparnya dan memberikan kekuatan.

" Mas sekali lagi maaf ya... mas, kalau mas enggak cocok sama mbak Hazi,.tolong jangan sakiti mbak Hazi yaa... mas, karena mbak Hazi dan mbak Mila adalah dua orang yang berbeda, apalagi pas dulu awal ketemu sama sampean ( kamu) berantem terus sama mbak Hazi " ujar Hanzah kembali, sangking takutnya jika Haziqa di sakiti oleh Arras, karena Hanzzah begitu menjaga dan menyayangi Haziqa dari pada dengan Mila, karena ia lebih dekat dengan Haziqa dan tau perasaan Haziqa alami selama ini.

Arras tersenyum lalu mengeratkan rangkulan pada adik iparnya tersebut ," InsyaAllah mas akan menjaga mbak mu itu ,walau agak batu orangnya " jawab Arras dengan penuh keyakinan.

" Makasih mas " jawab Hanzzah.

" enggak usah sungkan,kalau ada apa- apa cerita sama Mas saja, mas akan bantu, sekarang kamu juga adik mas " sahut Arras.

Saat jalan menuju kembali ke pesantren mereka tidak sengaja papasan dengan Atthaya dan juga Lyora di depan gerbang pesantren.

" Kakak" teriak Atthaya dari arah berlawanan.

Arras dan Hanzza berhenti saat melihat Atthaya yang berlari ke arah mereka dan menunggu Atthaya tepat di depan gerbang pesantren.

" Kakak ayo pulang sekarang aja, ngapain di sini lama- lama " rengek Atthaya pada sang kakak.

" kenapa sih dek? malu di lihat banyak orang" ujar Arras melepaskan gandengan dari adiknya.

" Ck.... aku mau pulang, kenapa juga kakak masih mau bantu di sini, keluarga mereka udah nginjak - injak harga diri kakak, orang cewek itu aja udah niat mau cerain kakak, kenapa kakak masih mau bertahan sama cewek itu " sahut Attahya karena merasa tidak ada pembelaan dari sang kakak.

Arras membelalakan matanya, melihat sang adik yang sedikit berubah, ini bukan Atthaya yang Arras kenal, entah kenapa Atthaya menjadi seperti ini.

Arras menatap Lyora yang tidak lain adalah mantan pacarnya, seakan mencari jawaban kenapa adiknya bisa seperti itu.

" Dek, kamu beresin barang kamu dulu ya... kamu balik bareng kakak aja, tapi pamit dulu sama ayah mu nanti nyariin, kalau sama bunda udah kakak pamitin dan boleh " ujar Lyora yang seakan tau arti dari tatapan mantan kekasihnya itu.

" okey kak, emang cuman kakak yang ngerti perasaan aku, semuanya kenapa pada bodoh, mau aja di manfaatin keluarga sok suci ini, padahal jelas - jelas mereka lagi manfaatin kita " sahut Attahya yang kemudian pergi meninggalkan Arras, Hanzzah dan juga Lyora.

" Atthaya " tegur Arras pada sang adik dengan nada tinggi,namun sepertinya Attahya menghiraukan teguran sang kakak.

Sedangkan Hanzzah, hanya beristigfar sambil mengusap dadanya, mendengar ucapan Atthaya yang begitu menyakiti hatinya. " enggak usah di masukin hati dek" ujar Arras pada Hanzzah.

" ada apa sebenarnya?" tanya Arras pada Lyora.

" jadi gini................." Lyora mulai menceritakan apa yang terjadi pada Atthaya dan juga Hazi di dalam tadi.

" Astagfirullah Atthaya bener- bener ya...." geram Arras pada sang adik .

" Kalau gitu aku kedalam dulu yaa... mau pamit sama Hazi, soalnya suami ku harus balik ke jakarta,besok ada kerjaan " pamit Lyora.

" Iya... titip Atthaya ya.... maaf kalau ngerepotin " sahut Arras.

Lyora kemudian masuk kembali ke pesantren dan meninggalkan Arras dan juga Hanzzah yang masih syock dengan cerita dari Lyora, karena ia benar - benar tidak tau jika Mila kabur dengan membawa uang mahar yang di berikan oleh Arras, sebelumnya yang sudah di transfer ke rekening pribadi Mila secara bertahap sejak satu bulan lalu .

"Mas , maaf aku baru tau soal uang itu, aku janji akan bantu mbak Hazi buat ngembaliin uang yang di bawa mbak Mila " ucap Hanzzah yang semakin merasa bersalah dan merasa punya tanggung jawab lebih, karena ia adalah anak satu- satunya abu luqman.

" Udah, enggak usah di pikir lagi " ujar Arras kemudian merangkul Hanzzah.

Saat menuju ndalem, Arras melihat bundanya di ikuti oleh satu santriwati membawa tas milik dirinya, Arras segera menggadeng Hanzzah dan menghampiri bunda sofia.

" loh bun, itu kan tas Arras mau di bawa kemana?" tanya Arras melihat bundanya.

" ini semua gara- gara Atthaya, Bunda enggak habis fikir,kenapa dia bisa seenggak sopan itu " jawab Bunda Sofia.

" Arras sudah denger dari Lyora bun dan Arras sudah ambil keputusan, Arras akan tetap di sini menemani istri Arras dan juga mertua Arras bun, masa bodo sama Hazi yang usir Arras, Arras bisa tidur di kamar santri atau lainnya" ujar Arras.

Arras adalah orang yang teguh dengan pendirian, ia sudah berjanji akan menjaga dan merawat Hazi yang tidak lain adalah istri penggantinya,namun bagi Arras Hazi bukanlah sosok Istri Pengganti, namun ini cara Allah menyatukan mereka dengan suatu ikatan pernikahan.

Walaupun sebelumnya dirinya dan Hazi adalah dua orang yang tidak pernah akur dan sering sekali berdebat karena masalah sepele.

Bunda Sofia menatap ke arah anak sulungnya, ia seperti melihat jiwa suaminya yang bertanggung jawab di diri putranya.

" bagus, Bunda dukung kamu... bunda juga akan di sini sampai acara tujuh harian abi luqman selesai, untuk adik mu biarin kalau dia mau pulang, udah bisa jaga diri juga dia " ujar Bunda Sofia menepuk bahu putranya .

" Makasih bun" jawab Arras.

" tante maafin mbak Hazi ya.... tante, nanti biar mas arras tidur di kamar saya dan saya tidur di kamar mbak mila saja tante" ujar Hanzzah yang seketika harus di paksa dewasa dalam sehari atas keadaanya yang menimpa keluarganya.

" Hanzzah, panggil bunda saja, Bunda tau ini berat, tapi kita sudah jadi satu keluarga dan kamu juga anak bunda, jadi kita lalui bersama ya.... saling topang menopang, pasti akan ada jalan keluar untuk masalah ini, tetap percaya dengan kekuasaan Allah yaa.." Nasihat Bunda Sofia pada Hanzzah.

" terima kasih tante sekali lagi, saya tidak tau harus membalas kebaikan tante dengan cara apalagi, tapi yang saya bisa lakukan setiap hari adalah mendoakan tante sekeluarga di setiap sujud saya" sahut Hanzzah yang begitu terima kasih dengan keluarga Arras yang banyak membantu dari jaman dulu.

Malam harinya, Arras dan kedua orang tuanya benar - benar membantu keluarga Hazi, Hazi sedari tadi tidak banyak bicara dengan siapapun.

Ia hanya diam dan masih mencerna apa yang terjadi hari ini, yang tiba- tiba dia harus menikah dengan calon kakak iparnya yang tidak pernah akur dengan dirinya dan kepergian abinya di hari yang sama dan juga kakaknya yang kabur.

Kepala Haziqa cukup berisik, ia harus memikirkan caranya cepat membayar utang dan kerugian yang di keluarkan oleh Arras dan keluarganya.

Dan mahar satu miliar sang kakak dan di bawa kabur bukanlah uang yang kecil dan ia juga tidak bisa mengorbankan salah satu tanah untuk di jual karena ia yang berjanji untuk melunasinya dan tanah itu bukan hanya milik dirinya.

" makan dulu, kata umi kamu belom makan dari semalam " ujar Arras menyodorkan piring ke arah istrinya.

Hazi hanya menatap sekilas dan memilih untuk pergi ke kamarnya dan meninggalkan suaminya di meja makan .

" Nyebelin tapi kasian "

1
pilay
Hazi namanya sama dgn tetangga aku
Rahmi
Double up Thor
Aning Melindasari
aaa aku selalu nunggu up an nyaa thor😍😍
Aning Melindasari
aku nunggu bab berikutt nyaa thorr, ceritanya seruuu paraaahhh😍
Nana Ningrum: terima kasih kak🙏 di tunggu yaa kak bab berikutnya 😄👍
total 1 replies
Elly Maryani
lanjut Thor .
Nana Ningrum
bagus
Elly Maryani
yg kamu bilang nyebelin itu jodoh kamu arras
allana
thorr kalau ada waktu luang mampir dongg
Nana Ningrum: okey kak 😍 semangat terus💪
total 1 replies
allana
semangat thorr💪
Elly Maryani
sama2 nyebelin nanti JD bucin😅😅
allana: bener banget biasanya gitu🤭
total 1 replies
Rian Moontero
mampiiirr😍semangat up tiap hari ya thooorr🤣👍👍
Nana Ningrum: terima kasih sudah mampir kak 🙏 di tunggu update selanjutnya yaa kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!