NovelToon NovelToon
Cahaya Cinta

Cahaya Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Saidah_noor

Dihari ulang tahun pernikahannya yang ke 3 tahun, Cahaya harus terkejut melihat perselingkuhan Fery dengan wanita lain yang masih satu rekan kerja dengan suaminya.
Karena patah hatinya ia mengajak sahabatnya untuk minum dan menginap dihotel, namun sahabatnya tak bisa menemaninya karena adiknya tak ada yang menemani dirumah.
Kejadian tak terduga dihotel ia tak sengaja bertemu pria asing yang dalam keadaan sakit, karena berpikir itu adalah suaminya yang mengejarnya akhirnya ia mengajaknya bermalam dalam keadaan mabuk.
Namun saat pagi menjelang, Cahaya baru sadar bahwa yang tidur bersamanya itu bukanlah suaminya tapi pria yang terkenal berkuasa dan galak dikantornya.
apa yang harus cahaya lakukan?
kabur kah?? atau ...???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saidah_noor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

100 hari pengganti bunga.

Dua pasang kaki berjalan bersama, berdampingan sembari melihat taman indah dengan berbagai jenis bunga yang berwarna-warni. Pemandangan yang indah itu dan udara dipagi hari yang masih sejuk, membuat keduanya begitu akur.

Langkah demi langkah membuat mereka menjauh dari rumah, perlahan sang surya pun menampakkan dirinya. Benar-benar suasana yang sangat hangat, tak ada percakapan sama sekali yang ada hanya ketenangan.

"Indah banget," puji Cahaya menatap halaman rumah yang membentang bagaikan kebun bunga.

"Kenapa? Mulai betah?" tanya Rayyan tersenyum bangga.

"Ini tuh luasnya setengah kota, rumah terbesar yang menghabiskan hampir 300 miliar," ungkap Rayyan membanggakan diri.

"300 miliar," gumam Cahaya dengan wajah kaget sekaligus tak percaya.

Rayyan melirik wanita disamping, ia hanya tersenyum melihatnya. Butuh waktu untuk bisa membangun rumah megah bak kerajaan cinderella, tapi bagi tuan muda Rayyan itu hanya secuil.

"E busyet, ini rumah apa kebun binatang?" pikir Cahya menelan ludahnya.

"Kamu lihat! Disana ada berbagai macam bunga, disebelahnya ada danau buatan. Terus disananya ada —" Rayyan menghentikan ceritanya, kala Cahaya menarik lengan bajunya.

Rayyan melirik kembali, "Ada apa?"

"Kita kembali ke rumah, aku bisa telat masuk kantor. Kalau bapak mau pamer ke kayaan, mending sama pacar bapak aja. Dijamin dikuasai," ujar Cahaya tersenyum paksa.

"Ayo!" ajak Cahaya menarik bosnya untuk mengajaknya masuk ke dalam rumah.

"Cahaya, aku gak pamer kekayaan. Aku cuma mau—" lagi lagi Cahaya memotong perkataan bosnya.

"Iya, pak. Iya, saya tahu bapak orang kaya," ucap Cahaya membungkamnya.

^^^

Cahaya berjalan keluar dari kamarnya, ia sudah rapi dengan pakaian formal dan rambut yang terurai panjang. Tak lupa sling bag yang ia pakai dan jas yang berwarna senada dengan sepatunya.

Sampai dilorong kaki Cahaya berhenti, ada saja pekerja yang bergosip tentang majikannya. Padahal ada kamera 24 jam bekerja mengawasi mereka, rasanya mereka tak peduli soal itu.

"Iya, bunga Blue Eyes itu kesayangan tuan. Tapi dia gak dilarang, malah disuruh tinggal disini selama 100 hari. Enak banget, ya!" suara dari pegawai dirumah megah itu.

"Dulu aku pernah tak sengaja memetik bunga itu, aku dapat peringatan keras dan mereka memotong gajiku demi mengganti bunga itu. Kok wanita ini beruntung banget," sahut yang lainnya.

Cahaya melangkah menghampiri tiga pekerja wanita tersebut. Ia merasa penasaran dengan bunga kecil berwarna biru yang mereka maksud itu.

"Memangnya, bunga itu sepenting apa?" tanya Cahaya mengejutkan mereka.

Ketiga wanita muda itu terkejut, mereka langsung menundukkan kepalanya. Seakan merasa bersalah mereka menundukkan kepalanya dan ketakutan.

"Ceritakan padaku, bunga blu eyes itu, apa begitu penting bagi tuan Rayyan?" tanya Cahaya lagi.

"Sangat penting, nona. Tuan tak membolehkan para pekerja memetiknya, kami juga harus menjaga bunga itu agar selalu mekar," jawab salah satu dari mereka dengan gagap.

"Katanya cinta pertama tuan itu sangat menyukai bunga tersebut, makanya tak sembarang orang memetiknya," timpal lainnya.

Sedangkan satunya hanya mengangguk meyakinkan apa yang mereka katakan.

Cahaya terdiam sejenak, "Begitu, ya. Pantas saja dia menghukumku."

Cahaya melirik mereka satu persatu dengan mata berkaca, pikirnya ia merasa bosnya itu sangat kejam.

"Apa kalian tahu? Karena aku memetik bunga itu beberapa tangkai, dia menghukumku menjadi asisten dirumahnya selama 100 hari. Padahal aku juga punya rumah, aku juga harus bekerja. Huhuhu," ujar Cahaya bercerita.

"Bos kita memang kejam dan brengsek, kita seperti hidup dalam negara monarki." Cahaya pura-pura menangis, hingga membuat tiga wanita itu merasa iba.

"Sabar, nona. Sabar," ucap mereka memberikan usapan menenangkan pada Cahaya.

Cahaya menangis kencang, namun itu gak lama sama sekali. Ketiga asisten rumah tangga itu mendadak diam mematung, kepalanya tertunduk dengan muka ketakutan.

Sepertinya ada villain, si pemilik rumah tersebut. Siapa coba yang membuat seantero rumah ini ketakutan, selain penguasanya.

"Cahaya," panggil Rayyan dengan lemah lembut.

Mendengar suara bosnya, Cahaya segera memasang wajah manis. Ia membalikkan badannya untuk menghadap bosnya itu.

"Good morning, my bos!" sapa Cahaya menggigit bibir bawahnya dan tersenyum, berharap lelaki itu tak mendengarkan satu kalimat apapun soal ghibahan mereka.

"Ayo pergi!" ajak Rayyan melangkah lebih dulu.

Wanita itu menghela nafas berat, sangat berat seberat beban pikulnya.

Cahaya hanya bisa pasrah saja, bagaimana pun ia sudah berjanji akan melunasi bunga-bunga cantik itu dengan 100 hari mejadi asisten pribadinya.

***

Siang harinya ...

Dikantor Cahaya ditemani makan siang yang dibekali dari rumah Rayyan. Ia menikmati setiap suapan yang begitu nikmat. Makan siang itu rasanya masakan koki kelas master, membuat wanita itu lahap dan menghabiskannya.

Dalam ruangan luas itu, hanya dia sendirian yang duduk santai dimeja kerjanya. Sementara yang lain, mereka makan siang dikantin dan ada juga yang pergi keluar kantor mencari makanan enak.

Yumi datang lalu duduk dan mendekatinya, "Malam ini nonton yuk!" ajaknya.

"Nonton apa, aku gak bisa," tolak Cahaya tanpa menoleh.

"Ayolah!" bujuk Yumi sambil menyenggol lengan temannya itu.

"Hari ini ada film yang lagi rame, Perfect crown judulnya. Kisah pangeran I-an dan cewe gila si pebisnis ambisius. Aku ingin nobar sama kamu, udah lama kita gak nonton film," ujar Yumi tersenyum membayangkan drama baru itu sambil mengkhayal.

Wajar kan mereka itu pencinta drama, mau drama korea atau china mereka babat semua. Mau horor, romance atau komedi. Mereka tonton sampai tamat. Kadang nangis berdua, kadang tertawa bersama, kadang juga saling peluk sambil merem melek nonton hantu.

Ya, seperti itulah hobi mereka berdua.

"Gak bisa, Mimi. Aku lagi dihukum," tolak Cahaya dengan nada lemah dan malas.

"Dihukum, siapa yang menghukum kamu?" tanya Yumi melirik sahabatnya itu dengan penuh tanya.

Cahaya tak menjawabnya, ia diam seribu kata. Kalau ingin sih, ya jujur. Tapi punya sahabat seperti Yumi, ember aja bocor apalagi rahasia. Ia memilih untuk tak cerita untuk saat ini.

Ini tuh bukan masalah sepele, tapi ini berkaitan dengan harga diri seorang karyawan yang diperlakukan semena-mena oleh bosnya. Seribu kali jujur Cahaya tak mengerti jalan pikiran bosnya itu.

"Masih mending ganti rugi pake duit, malah nyusahin hidup pegawai. Orang lagi masa perceraian juga. Pak Rayyan, dasar bujang kesepian!" ucap Cahaya dalam hati.

"Hei, jawab dong!" gertak Yumi.

"Lain kali aja deh, aku cerita," elak Cahaya dengan males.

"Dikit aja, kasih bocorannya." rayu Yumi dengan menggerakkan alisnya naik turun.

Cahaya ragu, ia masih mencoba untuk menahan diri agar tak bercerita. Namun yang namanya sudah dekat dari TK, ya udah kayak saudara.

"Jadi ... Aku sama ... Cowok itu ... One night stand," ucap Cahaya yang langsung menutup mukanya karena malu.

"What?! One night stand," pekik Yumi, membulatkan matanya karena terkejut.

"Yaya, gue mau pingsan," lanjut Mimi berusaha menarik lengan sahabatnya.

1
falea sezi
🤣🤣 mertua toxic
🌀 SãñõõR 💞
yap ntar ceritanya jadi membingungkan.
partini
saling terhubung suami selingkuh dengan wanita yg pernah di sukai lelaki yg tidur dengan cahaya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!