NovelToon NovelToon
Jodoh Pilihan Mama (Single Mommy).

Jodoh Pilihan Mama (Single Mommy).

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:53.7k
Nilai: 5
Nama Author: selvi serman

Di usianya yang sudah genap dua puluh tujuh tahun Sandi Atmojo belum sedikitpun memikirkan tentang pernikahan sehingga kedua orang tuanya jadi khawatir putranya tersebut akan memilih hidup Single seumur hidup. Untuk mencegah hal itu sampai terjadi, sang mamah terus memaksanya untuk mencari calon istri, namun jawaban Sandi tetap sama, yaitu belum berniat menikah sebab belum memiliki calon. "Jika kamu tidak sanggup mencari calon istri, biar mama yang akan mencarikan calon istri untuk kamu." Pada akhirnya sandi tak dapat menolak lagi, dan membiarkan mamah mencarikan calon istri untuknya. Akan tetapi, Sandi tak menyangka jika pilihan mamahnya adalah seorang wanita yang berstatus single Mommy.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi serman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10.

"Siapa ibu tadi, Vania?." Tanya Cika setelah mereka berada di dalam pesawat. Ya, Saat berangkat ke bandara tadi, Vania diantar oleh Bu Dinda, Mbak Atun dan juga Sesil. Dari ketiga orang tersebut, wajah baru Bu Dinda berhasil menarik perhatian Cika, mengingat selama mengenal Vania tak pernah sekalipun ia bertemu dengan Bu Dinda.

"Oh itu, nama beliau Bu Dinda. Bu Dinda itu adalah korban kecelakaan yang tempo hari aku antar ke rumah sakit." Vania sedikit menceritakan tentang Bu Dinda pada Cika. Cukup pertemuannya dengan Bu Dinda, Vania belum berniat menceritakan semuanya, terutama tawaran Bu Dinda untuk menikah dengan putranya.

"Begitu rupanya." Cika mengangguk paham.

*

"Apa Ini rumah Oma?." Dari balik kaca mobil Sesil menatap kagum ke arah bangunan megah di hadapannya. Sama seperti Sesil, mbak Atun pun sangat kagum sekaligus terkejut ketika pertama kali menyaksikan betapa megahnya kediaman Bu Dinda. Rupanya wanita paruh baya tersebut berasal dari kalangan orang kaya. Buktinya, tempat tinggalnya saja bak istana. Jika ibunya adalah orang kaya secara otomatis putranya pun adalah orang kaya? Mbak Atun masih sibuk dengan pemikirannya sendiri. Bukannya materialistis, tapi menurut mbak Atun selama ini Vania sudah cukup bekerja keras untuk memenuhi semua kebutuhan hidup mereka. Jika pria yang akan menikah dengan Vania adalah orang kaya, tentu kedepannya nanti Vania tidak perlu lagi capek-capek bekerja, begitu pikir mbak Atun yang begitu peduli pada Vania.

"Benar sayang, ini rumah Oma. Selama mamah Sesil berada di luar kota, Sesil dan mbak Atun akan tinggal di sini bersama Oma." Kata Bu Dinda sambil mengulas senyum pada bocah perempuan tersebut.

Sesil hanya mengangguk.

"Ayo turun, sayang!." Bu Dinda turun dari mobil kemudian membukakan pintu untuk Sesil. Mbak Atun pun ikut turun dari mobil.

"Mbak, tolong bawakan tasnya Sesil ya!."

"Baik, nyonya."

"Selamat datang di rumah Oma, Sesil..... selamat datang di rumah saya, mbak Atun." Ujar Bu Dinda saat mereka memasuki pintu utama.

Setelah menginjakan kaki di dalam rumah tersebut, mbak Atun semakin dibuat terkagum-kagum dengan seisi rumah.

"Ini sih bukan rumah, tapi istana." Bukannya norak tapi kenyataannya memang demikian, kediaman keluarga Admodjo bak istana.

"Mbak Atun terlalu berlebihan, ini hanya titipan dari Tuhan." Seperti itulah sifat rendah hati yang dimiliki oleh ibu kandung dari Sandi tersebut sehingga mendapat pujian tak membuatnya melayang dan terbuai. Justru semakin banyak yang memuji nikmat Tuhan yang dititipkan kepada keluarga mereka, Bu Dinda semakin sadar bahwa sebagai hamba Tuhan mereka harus banyak-banyak bersyukur dan memperbaiki ibadah.

"Apa anak-anak nyonya juga tinggal bersama di rumah ini?." Tanya mbak Atun sekedarnya.

"Lebih tepatnya putra kami, karena kami hanya memiliki satu orang putra, mbak." Jawab Bu Dinda.

"Rupanya calon suami Bu Vania anak tunggal." Batin Mbak Atun tanpa maksud apa-apa.

"Bi...."

"Iya, nyonya." Salah seorang Art menghampiri Bu Dinda.

"Tolong siapkan kamar buat tamu saya!."

"Baik, Nyonya." Art tersebut beranjak guna melaksanakan perintah dari majikannya tersebut, membersihkan kamar tamu serta menyiapkan segala keperluannya.

Saat waktu makan siang tiba, Bu Dinda mengajak Sesil dan juga mbak Atun untuk makan siang bersama. Dan, setelah makan siang mbak Atun pamit pada Bu Dinda untuk mengajak Sesil tidur siang. Karena itu sudah menjadi kebiasaan Sesil.

Hari ini Sesil tidur siang lebih lama dari biasanya. Bocah itu baru terbangun pada pukul lima sore. Mungkin karena faktor tempat tidur yang terasa begitu nyaman hingga Sesil tertidur begitu lama.

"Sebelum ketemu Oma, Non Sesil mandi sore dulu biar cantik dan wangi." Kata mbak Atun saat Sesil berkata ingin bertemu dengan Bu Dinda.

"Baik, mbak." ini yang paling disenangi mbak Atun dari Sesil, bocah itu termasuk anak yang patuh.

Tiga puluh menit kemudian, Sesil sudah selesai mandi dan mengenakan pakaian lengkap.

"Non Sesil cantik sekali." Puji mbak Atun.

"Makasih mbak." Seperti biasa, Sesil selalu menampilkan senyum manisnya saat mendapat pujian dari mbak Atun.

"Ayo....Sekarang kita ketemu Oma!." Mbak Atun menggandeng tangan Sesil lalu keduanya berlalu keluar dari kamar.

Kata salah seorang Art, Bu Dinda sedang bersantai di tepi kolam berenang yang letaknya di halaman samping. Mbak Atun lantas mengajak Sesil ke area yang diarahkan oleh Art tadi.

"Oma...." Mungkin terlalu gembira setelah berhasil menemukan keberadaan Bu Dinda, Sesil sontak melepas gandengan tangan mbak Atun, kemudian berlari ke arah Bu Dinda. Siapa sangka, Kaki Sesil tersandung saat melintas ditepian kolam hingga menyebabkan gadis kecil itu terjatuh ke kolam berenang.

"Non Sesil." Mbak Atun dan Bu Dinda kompak berteriak. Dengan wajah paniknya, mbak Atun berlari mendekat ke tepian kolam. Mbak Atun nekat, hendak melompat untuk menyelamatkan Sesil walaupun kenyataannya ia tidak pandai berenang. Namun, belum sempat Mbak Atun melompat, seseorang terlebih dulu melompat ke kolam.

"Sandi...." Gumam Bu Dinda melihat putranya melompat ke kolam.

Tak butuh waktu lama, kini tubuh bocah perempuan tersebut sudah berada di permukaan kolam dengan digendong oleh Sandi. Untungnya Sesil tidak sampai pingsan, hanya sedikit ngos-ngosan sambil memeluk tubuh Sandi dengan erat.

Beberapa saat lalu, Sandi baru saja turun dari mobilnya dan pria itu mendengar suara teriakan ibunya. Tanpa membuang waktu, Sandi gegas berlari ke sumber suara. Melihat seorang anak perempuan tenggelam, tanpa berpikir panjang Sandi langsung melompat untuk menyelamatkannya.

"Lain kali jangan membiarkan anak kecil berkeliaran di area kolam, bahaya!." Akibat khawatir, tanpa sadar suara Sandi naik beberapa oktaf.

"Maaf tuan, ini semua salah saya." Kata mbak Atun sambil terisak.

"Jangan nangis mbak, Sesil nggak papa kok. Lagian ini salah Sesil, bukannya salah mbak Atun."

Deg

Sandi tertegun, ia tidak menyangka seorang bocah bisa mengeluarkan kata-kata sedewasa itu. Jika hal serupa terjadi pada anak lain yang seusianya, mungkin anak tersebut akan menangis bahkan menjerit karena ketakutan, tetapi tidak dengan gadis kecil di gendongannya itu.

"Makasih Om, sudah menyelamatkan Sesil. Kalau nggak ada Om, mungkin Sesil sudah nggak bisa ketemu mamah lagi. Dan pastinya mamah akan sedih, karena hanya Sesil yang mamah punya di dunia ini."

Deg.

Untuk kedua kalinya Sandi dibuat tertegun oleh kata-kata bocah perempuan nan cantik tersebut.

"Cepat bawa Sesil untuk ganti baju mbak, dia pasti sudah kedinginan! jangan lupa balurkan minyak angin ke seluruh tubuhnya!." Kata Bu Dinda.

"Baik, nyonya."

"Sepertinya kamu sudah cocok menjadi seorang ayah." Kata Bu Dinda pada sang putra Sepeninggal mbak Atun dan juga Sesil.

"Apa maksud mamah?." Sandi tak sepenuhnya paham dengan maksud perkataan ibunya.

"Anak itu adalah anak dari calon istri kamu." Jawab Ibu.

1
Rita Susanti
kasihan banget Vania punya ibu yg jahat banet
Lia siti marlia
akhirnya kebenaran pun terungkap untuk vania 👍👍👍bagus sandi kamu harus ambil sikap tegas👍👍👍👍👍👍👍
secret
gilaakkk gilaakkk gilaakkk, tdk bisa berword2 dgn kelakuan nenek lampir.. para napi di penjara nnti titip ni anomali y
Ariany Sudjana
begitu dengar kata pengadilan, langsung panik, minta tolong Vania. kenapa kamu ga minta tolong sama pelacur murahan kesayangan kamu itu? dasar ibu durhaka kamu juga, sudahlah bunuh saja ibu yang tidak berguna itu
sri hastuti: ibu spt buang aja, biar tau rasa, jd miskin, vania gak usah berhubungan lg sm orang tua spt itu,waktunya km bahagia
total 1 replies
partini
moga kena stroke tuh mulut biar mencongggg ibu lacknat
sri hastuti
ibu spt itu buang aja thor, bikin jengkel aja, jd orang tua jahat banget, biar dpt balasan setimpal, biar kapok huuhhh😡😡😡😡
Yallend Mungil
bisa ngk thor updatetan nya banyakin jgn cuma 1 aja 3 bgtu perhari dong
Ayila Ella
kira kira siapa ya yg dulu bucin bara apa Cika,,,next thor
secret
nahh jd salah paham kan bpk securitynya😂 hayoloo bujuk bar yg lg cemburu tp ketutup gengsii🤭 hmm lg dan lg sandi hrs menghadapi si nnek lmpir
secret
syukur deh feeling readers salah, ga ktmu 2 nenek lampirr
alahaayyy mereka tu smsm mauu tp msih bingung ajaa mengungkapkannya🤭🤭
Felycia R. Fernandez
kan kemarin udah minta 2M agar Vania lepas dari ibunya...
Felycia R. Fernandez
Bara kk Thor
Ariany Sudjana
ga Natalie ga ibunya sama saja, sama-sama pelacur murahan 🤣🤣😂😂 heh waras kamu yah? menyebut diri sebagai ibu kandung Vania? ibu macam apa yang menjual putri kandungnya dan lebih percaya sama omongan pelacur murahan seperti Natalie?
Lia siti marlia
cie cie yang kw gep security cika bara 🤣🤣🤣🤣
lah lah bagus sandi kamu bilang gitu sama siapa sih mamahnya vania namanya pokonya dia we ...biar dia sadar kalu dia telah menukar vania dengsn uang 20 miliar 👍 amnesia kali tih orang masih menyebut dirinya ibu mertua 🤭🤭🤭
Lia siti marlia
cie cie cika cemburu 🤭🤭
cie cie bara ke gep jadi kelimpungan kan buat jelasin 🤭🤭
cie cie vania yang melongo karna tingkah kedua nya 🤣🤣🤣
partini
bara bere minheeeee ,, terlalu banyak wanita sih jadi susah sendiri
Ariany Sudjana
kapan sih kena batunya orang tua Vania? sudah jahat, menjual Vania, dan masih juga percaya sama omongan si pelacur murahan Natalie itu
Yallend Mungil: jgn cuma org tua nya tp natalie jg hrs kena batunya🤭
total 1 replies
Lia siti marlia
sahabat rasa saudara ini mah bahagia selalu yah kalian vania cika semoga kalian di ratukan suami kalian😍😍😍
secret
good bahagiaaa2 ajaa van, nikmati hidup😁 ehh tapii feeling bkl ketemu si 2 nenek lampir, bkl hilang deh mood bahagia
❥␠⃝ ͭ🍁ᴍɪᴍɪ💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳 : saatnya bahagia bersama suami anak dan mertua juga sahabat jangan pikirin orang-orang gila yang menyakiti mu Vania🥳semoga semua terungkap setelah paman Vania ditemukan dan tentang Ibunya Vania yang sesungguhnya
total 1 replies
secret
udah van air matamu terlalu berharga untuk org gatau diri gitu, mending bahagia2 ajaaa sm paksuu.. kehancuran otw untuk org2 gada otak ituu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!