NovelToon NovelToon
Pacarku Devil

Pacarku Devil

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:434.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: nadia

Klara Arga Dirgantara adalah seorang gadis yang pada akhirnya akan berpacaran dengan seorang manusia yang dingin, misterius dan gila. Pria itu menjadi malapetaka bagi Klara, sedangkan Klara bagi pria itu adalah malaikat, yang dapat perlahan-lahan mengubah hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah Kenyamanan

"Apaan sih Fi? Gitu aja marah, " timpa Aurel memecahkan keheningan.

Alfi kembali memalingkan tatapannya, "Pokoknya jangan ada yang nyentuh pacar gue selain gue, " balas Alfi.

"Posesif amat sih lu jadi orang, " sindir Adul.

"Biarin emang nya masalah buat lu? " tanya Alfi tanpa menatap Adul.

"Aku ke sana dulu yah, mau ambil minuman dulu, " izin Klara pada Alfi datar.

"HM, " balas Alfi.

Saat Klara sedang berjalan menuju penjaga kantin untuk mengambil minum tiba-tiba dia orang wanita yang sedang membawa makanan dan minuman menabraknya, membuat Klara terjatuh dan semua makanan juga minuman yang di bawa kedua wanita itu tumpah ke badannya.

Klara memegang lututnya yang kesakitan sambil menatap kedua wanita itu, ia tau kalau mereka sebenarnya sengaja melakukan itu.

"Maaf yah gak sengaja, " ucap salah satu dari dua orang yang menabrak Klara.

Klara kini menjadi pusat perhatian, Alfi yang tau itu Klara langsung berlari menghampiri Klara dan membantunya bangun. Sementara itu Aurel malah tersebut saat melihat kejadian itu.

"Ngapain lu senyum? Pasti ini semua ulah lu," tanya Agil sambil menyenggol tangan Aurel.

"Iyah mereka emang suruhan gue, kenapa lu? Mau bilang sama Alfi kalau mereka berdua suruhan gue? " tanya balik Aurel.

"Enggak salah lagi, " balas Agil sambil tertawa.

"Awas yah lu kalau sampai bilang sama Alfi, gue gak bakalan lagi ngasih kalian uang, " ancam Aurel.

"Iyah deh gak bakalan gue bilang, tapi lu beneran suka yah sama Alfi? " balas Agil.

"Kalau emang iyah kenapa? " tanya Aurel.

"Ya lu pepet aja terus, " balas Agil sambil tersenyum.

"Kalian lagi ngomongin apa sih? " tanya Adul.

"Gak usah mau tau, " balas Aurel sinis.

Sedangkan itu Klara kini sudah terbangun dengan Alfi yang memegangi tubuhnya, sepertinya Klara kini sedang kedinginan. Alfi membuka jaketnya lalu memakaikan jaketnya pada Klara.

"Kamu gak papa kan? " tanya Alfi sambil menatap Klara.

"Iyah gue gak papa kok, setelah semua yang terjadi akhir-akhir ini. Cuman masalah seperti ini tuh gak ada apa-apanya, " balas Klara sambil pergi dari sana, sebelum pergi ia pun mengembalikan jaket yang tadi Alfi berikan padanya.

Klara berlari sambil menangis menuju ke taman belakang sekolah, setelah berada di sana Klara langsung duduk di kursi taman. Sedangkan Alfi pun ikut berlari untuk mengejar Klara, Alfi duduk di samping Klara.

"Jangan nangis! " titah Alfi tajam.

"Tolong Fi, kali ini aja lu biarin gue sendiri, gue butuh ketenangan, " pinta Klara sambil menatap Alfi.

Tanpa banyak bicara Alfi memeluk Klara lalu Klara menangis di pelukan Alfi sejadi-jadinya, bukan tentang kejadian kali ini saja yang Klara tangisi tapi semua yang akhir-akhir ini terjadi padanya. Ia rindu pelukan seorang ayah dan ibu jikalau dia sedih.

Alfi mengelus rambut Klara dengan perlahan sambil menyimpan dagunya di kepala Klara, "Sudah jangan menangis, aku akan memberi mereka pelajaran, karena telah berani menyentuh apa yang sudah menjadi milikku, " Alfi melepaskan pelukan Klara lalu pergi dari sana.

Klara yang awalnya tak mau peduli tapi akhirnya ia mengejar Alfi, ia tak mau pria itu berbuat hal bodoh di sekolah. Ini terlalu bahaya menurut Klara. Sampailah Klara dan Alfi di kantin di depan meja kedua wanita tadi.

"Alfi, ngapain ke sini? " tanya salah satu wanita yang tadi menabrak Alfi.

Alfi menarik baju wanita itu supaya wanita itu berdiri, Alfi mendekatkan wajahnya ke hadapan wanita itu, "Kau sudah menyentuh milikku, maka kau harus menerima akibatnya, " tegas Alfi.

"Alfi udah yah kita ke kelas aja, aku gak papa kok, " Klara menarik tangan Alfi.

"A-aku t-tadi gak s-sengaja kok, " balas wanita itu terbata-bata karena takut.

"Jangan banyak alasan, " ucap Alfi tegas.

"Alfi udah, " Klara kembali menarik tangan Alfi.

"Alfi ini sekolah, aku tidak mau ada keributan lagi, " sambung Alfi.

Kini Alfi sadar akhirnya ia melepaskan tangan nya lalu menarik tangan Klara untuk pergi dari sana, ia pergi ke kelas Klara untuk mengambil tasnya Klara. Setelah itu ia berjalan ke kelasnya untuk mengambil tasnya.

"Fi lepasin sakit, " ucap Klara.

Alfi melonggarkan genggamannya namun tetap menarik-narik Klara, setelah mengambil tasnya Alfi langsung membawa Klara ke parkiran untuk membawa nya pulang ke rumah.

"Alfi belum waktunya pulang, " ucap Klara, mereka saat ini sudah berada di dekat mobil Alfi.

"Bajumu basah nanti kamu masuk angin, cepat masuk! " titah Alfi.

"Tapi, " awalnya Kalra ingin membantah ucapan Alfi tapi Alfi langsung memotongnya.

"Baiklah kalau kamu tidak mau masuk aku akan membunuh kedua orang itu di sini, " ancam Alfi.

"Yah ancaman lu gak asik, " balas Klara sambil masuk ke dalam mobil.

Alfi tersenyum lalu ikut masuk ke dalam mobil, setelah mereka berAda di dalam mobil Alfi langsung menyalakan dan memajukan mobilnya keluar dari parkiran sekolah. Awalnya satpam sekolah melarang mereka berdua untuk keluar dari sekolah.

Namun berkat rayuan dan bujukan akhirnya satpamnya mengizinkan mereka pulang. Setelah berada di luar lingkungan sekolah mereka tertawa bersama mengingat kebohongan mereka yang tadi mereka lakukan pada satpam sekolah.

"Gue pikir lu gak jago ekting, " ucap Klara sambil tersenyum.

"Gue bisa apa aja, " balas Alfi sombong.

"Gak usah sombong, baru di puji gitu aja lu mah, " ucap Klara yang kembali cemberut.

"Kok ini bukan jalan pulang? " tanya Klara yang kebingungan.

"Kita ke mall dulu, beli baju buat lu, " balas Alfi.

"Gak usah di rumah lu kan masih ada baju buat gue, " tolak Klara yang merasa di rumahnya Alfi masih ada baju untuknya.

"Gak mau tau, pokoknya gue mau ke mall beli baju buat lu, " kekeh Alfi.

"Ya udah deh, lagian baju di rumah lu udah ketinggalan jaman, pasti itu bekas wanita yang dulu pernah lu sekap juga, " balas Klara santai.

"Itu lu tau, " ucap Alfi.

"Lu kemanain mereka? " tanya Klara penasaran sambil menatap Alfi.

"Mereka udah mati, gue kubur mereka di belakang rumah, " canda Alfi.

"Jangan bilang nanti nasib gue juga bakalan sama kayak mereka, " ucap Klara.

"Yah entahlah semoga aja enggak, " balas Alfi acuh.

"Ih jangan bercanda deh, serius tau. Jangan bunuh gue yah, gue masih mau hidup, " ucap Klara sambil menarik lengan baju Alfi.

"Lu bisa lepasin tangan lu gak? " tanya Alfi dingin.

"Iya-iya gue lepasin, " balas Klara sambil melepaskan tangannya, Klara langsung menatap ke depan sambil cemberut.

Semua orang yang pernah Alfi sekap sebenarnya selalu di kirim ke tempat ayahnya berada, namun kemarin Alfi mengirim seorang wanita yang ia bilang kalau itu adalah Klara. Yang pada kenyataannya itu bukan Klara yang ayahnya inginkan, entah kenapa Alfi malah tak mau di tinggal oleh gadis aneh ini.

Ia selalu merasa tenang dan nyaman ketika berada di dekat Klara, apapun keadaannya.

1
Devan elgan
.
Tatik 05
Clara itu GK bego EA tp gblek ooon bin sableng sok kpdean...bunuh aj lah ..
Tatik 05
knp cuman dikit yg komen...mungkin Krn alur ceritanya terlalu bgs dan GK plen...
Tatik 05
hanya d dunia haluu...hutang uang klubtdk bisa byr hrs d ganti dgn nyawa....
heaven
ga tau apa² tiba² punya crush kan pengen gue juga😭😭🗿
Putri Pink
topeng yg berkedok Ketua Osis..
Ertikaseptiwati Zalukhu
kak lanjutkan season 2 ceritanya soalnya seru
Bibi Faqih
msh nyimak thor,mudah mudahan cerita nya gampang di mengerti dan ga bertele tele
Ria
lanjut thor
Purna Dewi
aq mampir thor....
Elly Watty
suka2 author donk.....imajinasi dia kn prlu d salurkan dlm bntuk cerita
Dhia Syarafana
mo akhir cerita ni
Dhia Syarafana
cepat pulang Alfi cewek lho tu di gangguin terus ma sahabat sahabat loooo...
Dhia Syarafana
masih bingung thor dengan cerita mu.. misteri
Dhia Syarafana
wiiih di kirain anggota F4
mamsky
qluar biasa k
Mrs. Utomo
Ooo macam geng F4
Alvan Rafardhan
agak kesel juga sih sama Alfi karena terlalu baik-baik ini si sahabat perempuan nya itu😒
Alvan Rafardhan
pasti di pertemanan/persahabatan antara cewe dan cowo salah satunya pasti ada yang melibatkan perasaan, hadehh😒
こんにちは: iyh apalgi cinta bertepuk sebelah tangan hadeh sakit sekali everybody 😶
total 1 replies
Mhimi Rahalus Rahakbauw
aku mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!