Menjadankan istri demi janda. Itulah yang dialami oleh Erlita Bramantyo. Menemani hari hari suaminya, mulai dari titik nol tapi kesetiaan dan rasa cintanya yang amat dalam terhadap suaminya Jhon. Tapi disaat Keadaan ekonomi suaminya semakin berkembang suaminya malah menghianati Cintanya. Ketika hati dan kepercayaan sudah dihancurkan maka tidak akan mudah untuk membuatnya kembali seperti semula. seperti yang saat ini dirasakan oleh Erlita, harus merasakan kenyataan pahit dalam hidupnya. ketika pernikahannya sudah dia bina hampir 15 tahun ternyata penuh kebohongan dan sandiwara. Erlita tidak menyangka kalau ternyata suaminya mempunyai hubungan gelap dengan wanita lain Lalu apakah yang akan dilakukan Erlita ketika mengetahui suaminya berselingkuh? Apakah Erlita akan mampu mempertahankan keutuhan rumah tangganya. Yuk simak ceritanya di " MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"
original by Morata
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 10.VIDEO CALL_MIDJ
flesh off
Sekitar 2 bulan kemudian, John kembali ke aktivitasnya usaha baru koperasi yang ia jalankan. Hal itu yang membuat dirinya gelap mata. Selama ini tidak pernah memiliki uang banyak, sekarang jadi memiliki uang banyak hingga ia benar-benar tidak mampu mengendalikan diri.
"Ia kembali ke dunia hiburan Sama persis seperti saat dirinya bekerja menjadi tukang becak bermotor. Selalu pergi setiap malam ke cafe remang-remang hingga dirinya bertemu dengan seorang wanita yang bernama Yulianti seorang janda memiliki dua orang anak bekerja menjadi seorang waiters di cafe remang-remang.
Entahlah setan Apa yang membuat John tertarik kepadanya. Hingga Mereka pun menjalin hubungan haram itu, John sudah tidak memiliki waktu untuk keluarga kecilnya. Erlita sudah menaruh curiga. Tapi dia tidak memiliki bukti sama sekali. Hingga saatnya tiba Erlita memergoki suaminya melakukan video call dengan wanita itu.
Rasanya nyesek ketika suaminya mengucapkan kata-kata manis mengatakan sayang di dalam sambungan video call-nya. cepat pukul 02.00 dini hari, saat Erlita sedang tertidur pulas Begitu juga dengan putra putrinya.
Entah mengapa Erlita terbangun berniat untuk ke dapur mengambil air minum. Di situlah Erlita menelan pil pahit melihat suaminya sedang melakukan sambungan video call yang begitu romantis. Hati Erlita bagai tertusuk duri tajam. Ia pun tak bisa mengendalikan diri lagi amarahnya Pun mencuat membuat dirinya benar-benar hilang kendali.
Erlita meraih ponsel itu ketika sambungan video call itu tersambung. Tapi John berusaha meraih ponsel itu hingga Erlita tidak dapat melihat panggilan itu lagi. Bahkan Erlita dan John sempat bertikai akan hal itu hingga putra-putrinya pun terbangun mendengar pertengkaran antara mereka.
"Cukup Mas, Erlita menghentikan ucapannya saat John berusaha untuk menutupi kesalahannya. Apalagi sebelumnya Erlita sudah mendapatkan rekaman video dari salah satu temannya yang menunjukkan John bercumbu mesra di sebuah cafe remang-remang dengan seorang wanita.
"Jangan berbohong lagi. Jangan terus-terus menambah dosa dengan berbohong."Erlita menghardik dengan suara cukup keras tatapan Erlita tajam mengintimidasi.
"Apa maksud kamu sayang?" tanya John dengan suara terbata
"Sejak kapan Mas? tanya Erlita lemah dengan air mata yang kembali berderai.
"Apa maksud kamu? Mas benar-benar tidak paham dia masih berusaha mengelak.
"Sejak kapan kamu menghianati aku Mas? Sejak kapan kamu menghianati pernikahan kita. Dulu aku sudah mendapatkan rekaman video, tapi mas selalu memiliki alasan yang masuk akal membuat aku kembali berusaha memberikan kepercayaanku kepada mas.
Tapi untuk kali ini mas tidak ada alasan lagi. dengan mengatakan kalau itu salah satu penumpang mas, yang mas antar ke sebuah cafe karena dirinya bekerja menjadi seorang waitress di cafe.
"Sejak kapan kamu menghianati aku Mas? "Sejak kapan kamu menghianati pernikahan kita? lima belas tahun sudah usia pernikahan kita dan kita memiliki tiga orang anak tapi mas tega ngelakuin itu sama ku. Apa salahku mas?" tanya Erlita lagi dengan suara meninggi sambil tetap menatapnya tajam.
Mata John membulat tubuhnya sedikit terhempas ke belakang. Mungkin tak menyangka Erlita akan mengatakan hal demikian.
"Kenapa dia Mas? katakan Sejak kapan? Apa sudah semenjak saat mas bekerja jadi tukang becak mas sudah melakukan itu, dan alasan mas dulu hanya bohong belaka? suara Erlita kian meninggi seiring tubuhnya yang seolah kaku dan kelu.
John melangkah ia mencoba kembali mendekati Erlita. Tangannya mengambil tangan Erlita. Namun Erlita langsung menipis kasar.
"Jangan pegang-pegang." cegah Erlita
"Sayang apa yang kamu katakan? mas tidak mungkin mengkhianatimu." elaknya membuat cerita semakin muak.
"Tidak mungkin kamu bilang? lalu ini apa aku menunjukkan layar ponsel yang sedari tadi digenggam Erlita dengan erat. Bahkan di depanku saja kau berani bisa melakukan sambungan video call bersama wanita lain, Yang kau tidak sadari kalau aku terbangun." ucap Erlita dengan nada suara yang meninggi.
Erlita pun memutar video yang dikirimkan seseorang sore tadi, tepat di hadapan wajah suaminya dengan tangan gemetar. Sebuah video yang menunjukkan kebusukan Jhon di belakang Erlita.
Mata John kian melebar. Menatap ponsel Erlita yang terus memutar video tersebut.
"Ini tidak seperti yang kamu pikirkan tugasnya dengan tangan terulur hendak mengambil ponsel milik Erlita. Namun Erlita buru-buru menariknya, jangan sampai John menghapus video bukti mengkhianatinya .
"Apa kamu masih ingin mengelak Mas?" tanya Erlita dengan suara bergetar seiring rasa sesak yang begitu nyesek di dada.
"Mas bisa jelaskan semuanya dia kembali mencoba meraih tangan Erlita. lagi-lagi Erlita menepisnya. Jijik rasanya membayangkan tangan itu baru saja menyentuh wanita lain meskipun itu hanya sebatas dugaan.
"Aku tidak butuh penjelasan apapun. Aku hanya ingin mendengar kejujuran." pinta Erlita tegas. Siapa wanita itu mas?" tanya Erlita dengan debaran hebat di dalam dada.
Dia.... dia Yulianti salah satu waitress di cafe itu dia juga penumpang ku dulu, saat aku datang dengan teman-temanku berniat untuk menghibur diri di sana. Aku bertemu dia kembali." jawab John sambil tertunduk
"Teman?
"Penumpang Mu dulu? Erlita tersenyum getir Kenapa bisa sedekat Itu, sampai kalian berciuman dan juga melakukan sambungan video call dini hari seperti ini? dengan wanita itu? tanya Erlita kasar tanpa memperdulikan lagi sopan santun.
John terdiam. Wajahnya semakin menunduk dalam seolah Ia memang sedang menyembunyikan sesuatu.
"Kamu selingkuh dengan dia Mas?
"Katakan Sejak kapan? Erlita terus mendesaknya dentuman di jantung pun sudah semakin tak karuan. Sungguh Erlita takut dengan kenyataan yang akan didengar, namun Erlita juga penasaran.
"Tidak sayang, mas tidak selingkuh. Kamu harus percaya sama mas."
"Lalu Mengapa kau melakukan video call malam-malam sambil mengucapkan kata sayang kepada wanita itu? lalu rekaman video ini bagaimana?" ucap Erlita sambil mengacungkan ponsel miliknya Ingin rasanya melempar benda pipih itu ke wajahnya yang masih bersikap seolah tidak terjadi apa-apa.
Erlita melangkah mendekat ke arahnya. lalu mengambil tangannya Dan meletakkan telapak tangan suaminya itu di atas kepalanya.
"Bersumpah lah demi aku, jika memang mas tidak pernah berkhianat." tantang Erlita dengan lantang
John refleks menarik tangannya dari kepala Erlita membuat Erlita kembali tersenyum getir.
"Apa-apaan ini, Kenapa Harus pakai sumpah segala." protes John sepasang matanya menatap ke sembarang arah seolah tak berani menatap Erlita
"Berarti benar dugaanku, Mas selingkuh kalau tidak mas pasti tidak akan keberatan melakukan sumpah itu." Erlita berucap sengit
"Ini tidak seperti yang kamu pikirkan sayang.
"Stop!! jangan memanggilku sayang." Erlita langsung menghentikan ucapannya. Aku hanya ingin kejujuran tinggal jawab iya atau tidak.
John terlihat menghela nafas panjang. berkali-kali hingga akhirnya Erlita melihat kepala lelaki yang masih mengenakan jaket itu mengangguk pelan.
"Tolong maafkan mas. Sayang maafkan mas jawabnya tanpa mengangkat kepalanya. Hati Erlita langsung luluh lantak seketika hancur berkeping-keping tak berbentuk lagi sepasang Mata. Erlita pun kembali mengeluarkan cairan bening yang tak dapat ditahan lagi. Sakit sungguh sakit.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." PERJUANGAN ABIMAYU."
Mungkin di novel berikutnya lebih diperhatikan lagi ya thor. Biar reader makin bisa menikmati membaca novelmu. Tetap semangat thor... Salam...
tetep semangat thor 💪❤️
Jantung degdegan, tangan gemetar, dada sesak, di tenggorokan kaya ada yg nyangkut sampe susah untuk sekedar nelen ludah, pikiran kalut, badan kaya ngambang. Bener² ga nyaman 😔