NovelToon NovelToon
Nafsu Semalam Pria Impoten

Nafsu Semalam Pria Impoten

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Disfungsi Ereksi / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rossy Dildara

Tampan, baik dan banyak uang saja itu tidak cukup menurut Rama. Buat apa mempunyai semua itu jika burungnya tidak bisa berdiri? Semua perempuan pasti tidak akan mau dengan pria impoten sepertinya.

Namun, suatu ketika, dia tak sengaja bertemu dengan gadis mabuk yang tengah berjalan sempoyongan seorang diri di sisi jalan raya.

Niat hati ingin menolongnya, sebab dia tengah diganggu oleh pria yang hendak melecehkannya. Akan tetapi, saat sudah berhasil dia bantu dan membawanya masuk ke dalam mobil, Rama justru merasa tergoda ketika melihat gadis itu mulai melucuti seluruh pakaian di tubuhnya.


Rama sendiri merasa bingung pada dirinya, mengapa dia memiliki nafsu yang tinggi hingga membuat miliknya tegak berdiri. Alhasil, tanpa disadari, akibat terbuai oleh kemolekan tubuh dan kecantikan gadis itu, Rama telah menggagahinya dalam semalam.

Siapakah gadis itu? Dan apakah dengan menggagahinya penyakit impoten Rama sudah sembuh?

Yuk, baca kisahnya sekarang juga~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rossy Dildara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Tentang Gisel

Tok ... Tok ... Tok.

Seorang satpam penjaga mengetuk pintu ruang kelas di mana Gisel mengajar. Dan tak berselang lama, pintu itu pun dibuka. Keluarlah seorang perempuan cantik berambut pendek sebahu. Dia guru termuda di sana yang memang terkenal cerewet dan tukang gosip.

"Pagi Bu Gisel," sapa Satpam itu dengan sopan. "Ada Pak Rama mencari Ibu diluar."

"Pak Rama?" Bola mata Gisel sontak berbinar. Jantungnya langsung berdebar kencang. "Pak Rama mantannya almarhumah Tari bukan, Pak?"

"Benar, Bu." Satpam itu mengangguk. "Beliau menunggu Ibu di depan gerbang."

'Ada angin apa nih, Mas Rama mencariku? Apa jangan-jangan dia sudah luluh dan membalas pernyataan cintaku?' batin Gisel dengan rona kemerahan di wajahnya.

Kilas balik tentang Gisel.

Meskipun Gisel suka mengosipi Rama kepada orang-orang, nyatanya dia memang benar-benar menyukai pria itu. Hanya saja bertepuk sebelah tangan.

Awal pertemuan mereka adalah awal dimana benih cinta itu tumbuh di hati Gisel.

Saat itu, mereka berada di dalam satu lift pada sebuah mall yang berada di pusat kota.

Rama ada di sana karena kebetulan ada toko toko perhiasannya pada mall tersebut. Kalau pekerjaannya di kantor tidak terlalu banyak, dia sebisa mungkin datang untuk mengontrol keadaan ketiga tokonya.

Sedangkan Gisel, dia ada di sana karena memang ingin berbelanja. Sepulang dari mengajar.

Keduanya masuk ke dalam lift lantai 5, berniat turun ke lantai dasar. Sayangnya saat di lantai 2, lift itu justru tiba-tiba mati dan alhasil mereka terjebak di dalam sana.

Rama menghubungi salah satu petugas di sana, supaya menyelamatkannya dari dalam lift. Tetapi dia mengatakan supaya Rama bersabar sebab lift tersebut mengalami kerusakan.

Hampir dua jam lamanya mereka menunggu di dalam sana. Gisel yang memang memiliki riwayat penyakit asma mendadak kumat. Dia mengalami sesak napas akibat lamanya terkurung di sana.

Rama yang bingung musti bagaimana, terpaksa melakukan pertolongan pertama yakni memberikan napas buatan.

Cup~

Rama mencium bibir Gisel yang menganga. Kemudian langsung memberikannya napas buatan lewat mulutnya. Dilihat mata gadis itu sudah mendelik. Dadanya benar-benar sesak dan sakit. Seperti ingin mati rasanya.

Mungkin kalau tidak ada Rama saat itu, Gisel pasti sudah kehilangan nyawa.

Dan disitulah benih-benih cinta di hatinya mulai tumbuh. Dia juga menganggap jika apa yang pria itu lakukan adalah hal yang disebut merebut ciuman pertama. Sebab memang, Gisel sendiri belum pernah berciuman.

Setelah Rama membawanya ke rumah sakit, mereka lantas berkenalan. Hingga akhirnya bertukar nomor kontak karena Gisel yang duluan meminta.

Hari berganti hari. Minggu berganti Minggu hingga bulan berganti bulan. Hubungan mereka nyatanya tak ada kemajuan. Selalu saja, Gisel yang memberikan kabar duluan. Kalau tidak, mereka Lost Contact.

Gisel juga menilai, jika Rama terlalu cuek dan bahkan dingin kepadanya. Tidak seperti dirinya yang terus bersikap hangat dan ramah.

Sampai akhirnya, Gisel tahu sendiri jika teman seprofesinya ternyata adalah pacarnya Rama.

Tari mengatakan dia mengenal Rama karena sempat bertemu dengan tak sengaja di sebuah cafe, dan pria itu meminta nomor kontaknya sampai mereka berkenalan lalu jadian.

Apa yang Tari alami terlihat indah, tidak seperti Gisel yang diacuhkan.

Tak ingin menyerah, demi mendapatkan pria itu Gisel pada akhirnya terang-terangan mengungkapkan isi hatinya. Tetapi sayangnya, Rama langsung menolaknya.

"Maaf, Sel. Tapi kamu 'kan tahu aku ini pacarnya Tari." Kening Rama mengerenyit. Menatap heran gadis yang berdiri di depannya.

"Iya. Tapi aku sudah menyukai Mas Rama sejak dulu," ucap Gisel dengan wajah memohon. Lengannya terulur menyentuh telapak tangan Rama lantas menggenggamnya. Tetapi pria itu justru melepaskannya.

"Maaf, Sel. Aku nggak bisa. Aku hanya mencintai Tari seorang."

"Mas putusin saja Tari, lalu bersamaku. Dan mencoba mencintaiku," pintanya sekali lagi. Masih berharap, jika Rama dapat membalas perasaannya.

"Maaf, nggak bisa, Sel. Aku sama Tari ingin menjalin hubungan yang serius. Lebih baik kamu bersama pria lain saja, aku bukan pria yang sempurna."

"Aku nggak mau!" tegas Gisel sambil menggeleng. Kemudian tiba-tiba memeluk tubuh pria itu dengan erat.

Sontak Rama terkejut mendapatkan perlakuan seperti itu. Dia membulatkan matanya dengan lebar dan langsung melepaskan pelukannya. Kemudian berlalu pergi masuk ke dalam toko perhiasannya. Meninggalkan Gisel yang telah patah hati.

*

*

3 hari setelah menyebar undangan pernikahan, Rama tak sengaja bertemu dengan Gisel di rumah sakit.

Dia yang baru saja keluar dari ruangan sehabis berkonsultasi pada dokter ahli andrologi tak sengaja menabrak Gisel. Mereka saling berhadapan.

Bruk!!

"Eh, Mas Rama. Maaf! Maaf!" seru Gisel yang tampak salah tingkah. Sebuah kertas yang semula Rama pegang kini terjatuh di lantai. Gadis itu bergegas mengambilnya.

Namun, kedua matanya sontak melotot kala dia tak sengaja melihat tulisan 'impoten' yang berada di kertas. Rama segera merebut kertas itu kemudian memasukkannya ke dalam saku jas.

Dia merasa takut jika Gisel tak sengaja membaca kertas tersebut, kemudian membocorkannya kepada Tari. Tetapi nyatanya, Rama kalah cepat. Gisel memang sudah duluan tahu tadi.

"Aku duluan, Sel," pamit Rama.

"Tunggu dul ...." Ucapan Gisel menggantung kala Rama sudah melangkah jauh meninggalkannya. Dia pun mendengkus kesal, tatkala mendapatkan perlakuan Rama yang lagi-lagi cuek. 'Apa aku nggak salah lihat tadi? Impoten?' Terdiam sebentar sembari mengibaskan rambutnya. ''Apa jangan-jangan Mas Rama memang pria impoten, ya?'

"Ah tapi bukannya ini bagus," gumam Gisel yang seketika dia terkikik sendiri. "Aku akan memberitahukan Tari sebelum mereka menikah. Aku yakin ... Tari yang sebenarnya nggak tulus mencintai Mas Rama nggak bakal mau menerima dengan apa adanya." Tersenyum menyeringai dengan perasaan yakin.

Gisel juga berekspektasi, jika nanti Tari tak mau menikah dengan Rama—dia yang akan bersedia menggantikannya.

Namun sayangnya, realita tak seindah ekpektasi. Tari malah meninggal dunia karena serangan jantung dan posisinya Rama sudah berhasil menikah dengannya.

Dan saat itu, Rama langsung mengalami keterpurukan yang begitu parah. Sampai akhirnya Gisel susah untuk menemuinya.

Dia sendiri tidak peduli, mau Rama Impoten atau tidak—yang pasti dia mencintainya. Tetapi salahnya di sini Gisel masih terus menyebar gosip itu.

Dia memang sengaja, supaya Rama jauh dengan jodohnya. Biar nanti dia saja yang menjadi jodohnya.

(Flashback Off)

"Dia yang bernama Gisel, Dad," ucap Rama ketika Gisel sudah berdiri di depannya. Gadis itu kini tengah membereskan rambut dan bertepatan sekali dengan Mbah Yahya yang memperlihatkan wajahnya.

Cantik, rambutnya sama-sama pendek dengan gadis yang Mbah Yahya temui. Tetapi wajahnya jelas berbeda. Dia juga memperhatikan Gisel dari atas sampai bawah.

Gisel memakai stelan jas berwarna pink, sepatu high heels berwarna hitam.

"Benar, kamu yang namanya Gisel?" tanya Mbah Yahya penasaran. Masih ada keraguan di dalam hatinya.

"Iya, namaku Gisel. Opa ini siapa?" Gisel menatap ngeri pria berjenggot di depannya.

Bukannya menjawab, Mbah Yahya justru membuka pintu mobil Rama lalu mengambil sebotol air mineral.

Dia membuka segel itu dan langsung menenggak airnya. Tetapi tidak dia telan. Justru Mbah Yahya berkumur-kumur sambil berkomat-kamit dalam hati. Setelah itu dia menyemburkannya ke wajah Gisel.

Byur!!

Bukan hanya Gisel saja yang terkejut, tetapi Rama dan dua satpam juga.

...Lha, ngapain disembur coba 🤣 tega amat. itu cewek cantik lho, Mbah 😂...

1
bhunshin
🤣🤣🤣🤣 emng special cucu Mbah dukun mah,bisa terbang😅
bhunshin
modus janda gatel si fuji
bhunshin
wah jangan jangan ada yg ngintip 😅🤣
Nami chan
lg tester elemen udara 🤣
Nami chan
mama nya ditinggalin??? 🤣🤣🤣
Nami chan
Marah oke wajar, bijak perlu. Masih untung gugun pny etika. nemuin ortunya dipulangin baik2. ga asal mutusin sepihak ke risma doank
Nami chan
utu gara2 semua disekitar gugun tuh tll maksain gugun yg ga enakan..
move on mah move on, tp bairkan dia berproses jg, lagian putus ama tuti blom lama
Nami chan
Apa kalo cowo yg hirup aromanya bau kambing ya? tp kalo cewe ga kecium
Nami chan
Karna td dia terbang mom 🤣🤣🤣
Nami chan
minta duit buat jajan 😂
Nami chan
masih kayanya, makanya kesakitan dia
Nami chan
wahh murce kali gisel
visi Sembiring
thor saya fokusnya bkn bayinya terbang tapi fokus ke mba yahya yg cari cucunya ke kolong tempat tidur emang bayi yg baru lahir sdh bergerak smpe jàtuh dr tempat tidurnyà 😁😁😁😁
IG: @rossy_dildara: namanya orang panik 🤣
total 1 replies
fee2
cus yuk liat... kak rossy ceritanya uinik2...
Bunda silvia
Walah sisil jangan sampe kena sindrom baby blouse
Bunda silvia
Cukup pak rama buat aq juga cukup banget 🤭🤭🤭
Bunda silvia
Sebenarnya dalam masalah ini tidak sepenuhnya salah gugun, risma juga salah sudah memaksa gugun menjalin hubungan di saat gugun patah hati karena tuti putusin secara sepihak. Salah gugun cuman kurang tegas menyikapi risma
Nur Adam
smgt untyk krya mu thoor
IG: @rossy_dildara: makasih kak. jgn lupa mampir yaa🙏
total 1 replies
Fri5
selamat ya Om Gugun & Tuti, akhirnya kalian bisa bersatu 😍.....

Terima kasih Author atas karyanya. Semoga tambah sukses selalu 🙏🥰😍🤗
IG: @rossy_dildara: Amin, kak. Jangan lupa mampir di novel baru yaa
total 1 replies
Pisces97
males deh akhirnya menikah ada kdrt gk tuh kedepannya hahahahha 🤣🤣🤣🤣
tapi seenggaknya Tuti gk lebih cantik dari citra 🤪🤪🤪
secara citra paling cantik dan om ganteng paling hot tak ada tandingannya 🙈😂😂😂😂
IG: @rossy_dildara: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!