Elsa Maharani perempuan cantik bertubuh berisi berusia 17 tahun,Elsa tinggal di pinggiran kota dengan orang tua dan adik lelaki dan perempuan nya..
Elsa sering kali di bully oleh teman sebaya nya karena kehidupan keluarga nya yang serba kekurangan bahkan Elsa tak melanjutkan bangku SMU karena memikirkan nasib dua adik nya,Ayah nya yang bekerja sebagai pemulung tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup mereka...
Elsa yang sudah bertekad akan mengubah kehidupan keluarga nya memilih untuk menjadi istri kontak tanpa sepengetahuan orang tua nya...
bagaimana kehidupan selanjutnya dari Elsa apakah dia bisa menikah dengan lelaki kaya atau malah sebaliknya?
ikuti terus Kisan nya di Noveltoon 🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mulai nyaman
"Dia benar-benar perawan" batin Damar yang melihat bercak darah di sprei kamar Elsa,Elsa sendiri saat ini sudah tak berada di ranjang nya, terdengar bunyi air di kamar mandi berarti Elsa sedang Mandi pikir Damar yang langsung memasang pakaian nya dan keluar dari kamar Elsa pelan dia tak ingin Bik ida melihat nya karena bisa berbahaya,Bik ida bisa saja mengadukan pada mama nya..
Damar masuk kedalam kamar nya dan membersihkan diri,dia merasa sedikit berbeda saat menjamah Elsa terasa sekali sempit nya apa karena baru kali ini Damar merasa mendapat kan perawan..
sedangkan Elsa menangis sejadi-jadinya di kamar mandi,dia merasa saat ini sudah tak berguna lagi,apa ada lelaki yang mau menikah dengan nya nanti saat dia harus meninggalkan Damar..
***
tak terasa hari berganti hari hampir dua Minggu sudah Damar dan Elsa rutin melakukan hubungan intim...Damar sendiri sudah mulai menikmati tubuh Elsa, meskipun bu*h d*d* Elsa tak sebesar Marisa tapi sangat pas di telapak tangan Damar membuatnya ketagihan akan tubuh Elsa dan Damar sendiri sudah mulai nyaman bersama Elsa..
Marisa menunda kepulangan nya dari Luar negeri dan melarang juga pak Harjo untuk pulang,dia memang memberikan waktu untuk Damar dan Elsa berdua agar sewaktu dia pulang Damar sudah tak berhubungan lagi dengan Elsa ,dan dia bisa hamil bulan depan, dengan demikian dia bisa memindahkan Elsa segera,dan dia yanga akan memainkan peran nya sebagai istri yang sedang hamil .
Damar menuntun Elsa agar memimpin permainan mereka kali ini,tanpa Elsa sadari dia sudah bisa mengimbangi permainan Damar..
beberapa kali ******* lolos dari bibir tipis Elsa membuat Damar semakin menggila untuk menyelesaikan pemain mereka...
lagi-lagi Damar tergolek lemas di sebelah Elsa,hanya selimut yang menutupi sepasang suami istri ini
" Tuan....." ucap Elsa pelan sambil menggoyangkan lengan Damar
" sebentar sayang...." ucap Damar yang masih memejamkan matanya,tanpa dia sadari kata sayang keluar dari bibirnya..
" suara nyonya" ucap Elsa membuat Damar membuka mata nya cepat dan mengenakan kembali pakaiannya lalu keluar dari kamar Elsa
Damar melihat Marisa yang menenteng tas nya menuju kamar mereka di lantai atas
" Sayang...." panggil Damar membuat Marisa menghentikan langkahnya dan menoleh pada pemilik suara
Marisa langsung menghampiri Suami itu dan memeluk tubuh Damar..
" bagaimana sayang kamu sudah meniduri nya kan?" tanya Marisa tersenyum
" hmmmm...." jawab Damar cuek,hatinya sedikit tercubit bukannya Elsa memikirkan nya tapi justru hal lain yang dia tanyakan..
Marisa menarik tangan Damar untuk masuk kedalam kamar mereka saat Marisa ingin mencium bibir Damar lelaki ini menolak nya..
" aku gerah ingin mandi" ucap Damar berjalan melenggang ke kamar mandi
" apa yang terjadi, kenapa dia seakan menolak ku" batin Marisa
" tidak mungkin mas Damar mulai menyukai perempuan itu,dia sama sekali bukan selera mas Damar,malam ini aku akan memberikan servis terbaik ku" gumam Marisa tersenyum manis
Marisa berbaring di ranjang empuk yang sudah dia tinggal kan beberapa pekan ini,dia sangat lelah dengan pekerjaan nya tapi mau bagaimana lagi ini mimpi nya, Mimpi yang sejak kecil dia cita-cita kan menjadi model ternama..
Damar keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang sudah fress bukan dia tak tau maksud Marisa tadi tapi Damar terlalu lelah menghabiskan waktu bersama Elsa seharian ini..
mengingat Elsa Damar menarik sudut bibirnya kecil perempuan muda itu sudah mampu mengimbangi permainan nya bahkan milik Elsa jauh lebih nikmat di banding kan Marisa pikir Damar...
entahlh novel dah lama tp asyik aja bacnya.
paling suka sama judul yg ini kisah nya elsa.
akhirnya... mantap ceritanya👍🏻