NovelToon NovelToon
Menjadi Pelayan Di Rumah Mantan

Menjadi Pelayan Di Rumah Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:Mantan
Popularitas:16k
Nilai: 5
Nama Author: lala_syalala

FOLLOW IG : @LALA_SYALALA13

Demi membiayai pengobatan adiknya yang sakit-sakitan dan melunasi hutang peninggalan orang tuanya, Raina Angela rela melupakan masa lalunya sebagai anak orang kaya dan pergi jauh dari ibu kota.

Lima tahun kemudian dia mendapatkan pekerjaan sebagai pembantu di sebuah rumah mewah ibu kota. Tanpa disadari, mansion tempatnya bekerja adalah milik keluarga Noah Raja Rajendra yaitu mantan kekasih yang terpaksa Raina tinggalkan secara kejam lima tahun lalu dengan alasan orang ketiga, demi menyelamatkan masa depan pria itu.

Pertemuan tak terhindarkan membenturkan kembali rasa bersalah Raina dengan kebencian serta luka mendalam Noah yang telah berubah menjadi manusia es.

Bagaimana kelanjutannya???
Yukkkk baca yaaaa!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Flashback Part 2_Kita Putus

"Hutang ratusan miliar? Tapi kenapa Papa nggak pernah cerita, Pak?" tanya Raina dengan putus asa.

"Tuan Ardiansyah tidak mau membuat Nona Raina dan Tuan Muda Lio cemas," jawab Pak Hendry lirih.

"Dan masalahnya... para penagih hutang itu sekarang melimpahkan seluruh beban hutang tersebut kepada Nona Raina sebagai ahli waris tunggal. Mereka tidak peduli kalian masih muda. Mereka mengancam akan mencari Nona dan Tuan Muda sampai ke mana pun." ujar Pak Hendry.

"Lalu... kuliah saya gimana, Pak? Biaya semesteran saya..." suara Raina tercekat di tenggorokan.

Pak Hendry menggeleng pelan dengan mata berkaca-kaca. "Tidak ada sisa uang sepeser pun di rekening, Nona. Bahkan aset rumah sudah disita penuh. Nona Raina... saya sarankan Nona segera mengurus surat pengunduran diri dari kampus. Nona tidak akan sanggup membayar biaya kuliah lagi." ucap Pak Hendry walau ada rasa iba tapi dia juga tidak bisa berbuat banyak.

Dunia Raina serasa runtuh sepenuhnya. Mimpinya menjadi seorang arsitek handal, kehidupannya yang bergelimang kenyamanan, semuanya musnah dalam sekejap mata, kelulusan yang tinggal beberapa langkah lagi harus terhenti karena keadaan.

Namun, di tengah puing-puing kehancurannya, ada satu nama yang terus terngiang di kepalanya yaitu Noah Raja Rajendra.

Kala itu, Noah adalah kekasihnya. Pria tampan, hangat, dan sangat mencintainya. Namun, takdir seolah sengaja mempermainkan mereka.

Di saat yang bersamaan dengan runtuhnya keluarga Raina, perusahaan rintisan milik Noah dan keluarga Rajendra juga sedang diguncang krisis finansial hebat akibat kegagalan akuisisi saham. Noah sedang berjuang mati-matian, bekerja siang dan malam untuk mempertahankan perusahaannya dari ancaman kebangkrutan.

Raina memegang ponselnya dengan tangan bergetar di taman kota yang sepi. Di layar ponsel, terpampang puluhan panggilan tak terjawab dan pesan dari Noah.

Noah: [Raina, kamu di mana? Kenapa rumahmu sepi? Aku dengar kabar buruk tentang saudaramu, tolong angkat teleponku!]

Noah: [Raina, jangan sembunyi dariku! Apapun yang terjadi, kita hadapi sama-sama. Aku akan cari uang buat bantu kamu!]

Rentetan pesan dikirim oleh Noah, air mata Raina menetes deras membasahi layar ponselnya.

"Nggak, Noah..." bisik Raina pilu pada layar ponsel tersebut.

"Bisnismu sendiri lagi di ujung tanduk. Keluarga Rajendra lagi berusaha bangkit. Kalau aku datang membawa beban hutang ratusan miliar dan adikku yang mulai sakit-sakitan... aku cuma akan menghancurkan masa depanmu. Kamu akan terseret ke dalam neraka yang aku jalani..." liriknya begitu pilu, ini pilihan yang begitu berat bagi Raina.

Raina tahu betul watak Noah. Noah adalah pria yang bertanggung jawab dan nekat. Jika Noah tahu kondisi sebenarnya, Noah pasti akan mengorbankan seluruh sisa modal perusahaannya demi membayar hutang keluarga Raina dan hal itu akan membuat Noah dan keluarga Rajendra ikut hancur.

Raina mengepalkan tangannya. Sebuah keputusan paling brutal, paling kejam, dan paling menyakitkan dalam hidupnya harus dia ambil. Dia harus membuat Noah membencinya. Dia harus membuat Noah membuangnya jauh-jauh agar pria itu bisa fokus menyelamatkan masa depannya sendiri.

Dua hari kemudian, Raina menyetujui pertemuan terakhir dengan Noah di sebuah kafe remang-remang di kawasan Selatan.

Noah berlari masuk ke dalam kafe, wajahnya tampak sangat lelah dengan lingkaran hitam di bawah mata, namun matanya memancarkan rasa cemas yang teramat sangat begitu melihat Raina duduk di sudut ruangan.

"Raina!" panggil Noah seraya merengkuh tubuh Raina ke dalam pelukannya.

"Kamu ke mana saja?! Aku cari kamu ke mana-mana! Kenapa rumahmu disegel? Apa yang sebenarnya terjadi sama Papa dan Mamamu?!" tanya Noah dengan khawatir.

Raina berdiri kaku dalam pelukan Noah. Dia menguatkan hatinya, melapisi hatinya dengan dinding es paling tebal. Dengan perlahan namun dingin, Raina mendorong dada Noah hingga pelukan itu terlepas.

"Jangan sentuh aku, Noah," ujar Raina. Suaranya datar, tajam, dan sama sekali tidak memperlihatkan emosi.

Noah mengerutkan dahi, tatapannya bingung dan terluka. "Raina? Kamu bicara apa? Ini aku... Noah. Ada apa denganmu?" tanya Noah dengan penuh tanda tanya.

Raina menatap tepat ke dalam mata Noah dengan pandangan menghina yang sengaja dia ciptakan.

"Kita putus, Noah," ucap Raina pendek.

Kata-kata itu menghantam Noah bagaikan petir di siang bolong. Pria itu tertawa hambar, mencoba menganggapnya sebagai lelucon.

"Putus? Raina, kamu pasti lagi stres berat karena masalah keluargamu, kan? Tolong jangan kekanak-kanakan. Aku di sini buat kamu..." ucap Noah terputus.

"Aku nggak kekanak-kanakan, Noah!" potong Raina dengan nada tinggi, dingin dan penuh penekanan.

"Aku sadar sesadar-sadarnya. Aku mau kita selesai. Aku nggak bisa lagi jalan sama kamu." terus Raina.

"Tapi kenapa?!" bentak Noah, matanya mulai berkaca-kaca oleh rasa tidak percaya. "Kasih aku alasan yang masuk akal!" serunya tidak terima dengan sikap Raina.

Raina bersedekap, menatap Noah dari atas ke bawah dengan lirikan meremehkan. "Alasannya sederhana, Noah. Perusahaanmu lagi krisis, kan? Kamu sekarang bukan lagi anak konglomerat yang bisa turuti semua kemauanku. Kamu cuma pria yang lagi berusaha bertahan hidup dari kebangkrutan." ucap Raina begitu menyakitkan.

Noah terpaku kaku. "Maksudmu... kamu tinggalkan aku cuma karena perusahaanku lagi ada masalah?"

"Iya!" bohong Raina mantap, meskipun hatinya sendiri terasa diiris-iris ratusan pisau tajam.

"Aku butuh pria yang punya masa depan jelas, bukan pria yang bisa bangkrut sewaktu-waktu. Lagipula... aku sudah ketemu pria lain. Pria yang jauh lebih kaya dan sanggup memenuhi semua kebutuhanku tanpa perlu pusing mikirin krisis bisnis." seru gadis itu dengan sekuat tenaga Raina tahan agar air mata nya tak jatuh.

Plak!

Bukan pukulan yang mendarat, melainkan rasa sakit tak berwujud yang menghantam wajah Noah. Wajah pria itu berubah pucat pasi. Tatapan matanya yang semula penuh cinta dan kecemasan, perlahan-lahan runtuh... menggumpal menjadi rasa kecewa, kehampaan, dan kebencian yang teramat sangat.

"Pria lain?" suara Noah bergetar, sangat pelan namun sarat akan rasa sakit yang mendalam.

"Selama ini aku berjuang siang malam buat masa depan kita... kamu malah sibuk cari pengganti yang lebih kaya?" Noah tak habis pikir dengan apa yang dia dengar, rasa sakit menyayat hatinya.

"Dunia ini realistis, Noah. Cinta nggak bisa dibeli pakai janji-janji manismu saat bisnis keluargamu lagi ambruk," balas Raina dingin, lalu meraih tas lusuhnya dari atas meja. "Jangan pernah cari aku lagi. Kita sudah tidak punya hubungan apa-apa." ucapnya lagi tanpa bekas kasih.

Raina berbalik membelakangi Noah, melangkah pergi menuju pintu keluar kafe. Setiap langkah kaki yang dia ambil terasa begitu berat, seolah-olah dia sedang menyeret beban beribu ton beratnya.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

1
Felycia Fernandez
Dan Lio jadi kambing conge liat kalian berdua berantem 🤣🤣🤣🤣
sunaryati jarum
Gengsi digedein Noah
Mei TResna Rahmatika
wkwk noah gengsi mengakui dia jemput emang pengin berdua sama raina🤣
mimief
perasaan baru buka mata baca,eh udah kelar🥹🥹🥹
mimief: mauu bangett,tag othor...ayooo gas Thor 😍🤣
total 4 replies
Siti Solihah
mulai mulai...🤭😂
Felycia Fernandez
Ternyata mama Noah bisa menerima Raina tanpa rasa dendam yang pernah membuat anaknya menderita
mimief
aakkkhhh..aku yg baper Thor 🫣😍😍
mimief
Wkwkwkw...cie yg mulai perhatian. mulut..tu tnggal lemesin. jangan judes judes. ga singkron sama perbuatan nya 🤣🤣🤣
sunaryati jarum
Bagaimana penyelidikan tentang Rania , sudah ada keterangan.Ternya Ny Leonora tidak menentukan gab antara pembantu dan majikan.Beliau memanusiakan orang tanpa memandang status sosialnya
Siti Solihah
cie cieee.....mencair juga akhirnya...🤭🤣
Yunita Azzahrah
baca 1 eps cuma 1 menit 🤣 harus nunggu 24 jam deh 🫠
semangat author yah
Lala_Syalala: maafkan ya kak hehe,,, aku lagi proses buat bab besok jadi jangan lupa buat terus pantengin ceritanya 🙏🙏😊😊🤗🤗🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Aysah Meta
Awas ketahuannn😅 si akang kembali gengsi,buat ngakui.
sunaryati jarum
Semoga Ny Eleanor menerima Rania
Siti Solihah
🤭🤭🤭 Noah kamu ketahuan perhatian sama wanita...😅
EmakKece
Moga2 emaknya Noah, gak jahat 😭
Mei TResna Rahmatika
ayoo nyonya Eleanor calon mantu mu di depan mata🤭
sunaryati jarum
Sekarang bilang yang sangat menyakitkan tapi setelah tahu kebenarannya hanya Penyesalan akan rasa bersalah yang kau rasakan
Ratna Dhera Juhana
bikin noah cari bukti doong ceritanya selama 5 lalu.. noah kan banyak uang nya🤭
Oma Gavin
sakarepmu noah ngeles aja terus jgn sampai kamu luluh teruskan balas dendam mu jgn berhenti sampai raina koma atau mati
ms. S
up lagi thor penasaran noah tahu gmn raina sebenarnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!