NovelToon NovelToon
SHADOW OF DEATH

SHADOW OF DEATH

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Bad Boy
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Kenzo Huang, pria keturunan Jepang&Cina yang terjebak dalam kasus palsu perdagangan barang ilegal, memasuki penjara dengan hati hampa dan sering diintimidasi oleh geng dalam tahanan. Sampai suatu hari, dia diselamatkan oleh Lin Dong – seorang tahanan yang ditangkap karena membela adik perempuannya, Lin Xian Mei. Meski berbeda latar belakang, mereka menjalin persahabatan yang seperti saudara kandung, berbagi cerita tentang keluarga dan harapan masa depan.
Demi membalas kebaikan Lin Dong, Kenzo Huang berjanji untuk mencari jejak dan menjaga adik serta ibu nya.
Dalam perjalanan mencari jejak sang adik Lin Dong, Kenzo Terlibat organisasi dunia bawah Shehua dan menjadikannya pembunuh bayaran yg di kenal dengan sebutan Shadow Of Death

(update setiap hari)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.9 – BANGKITNYA MONSTER YANG TERTIDUR

Sebulan berlalu. Kenzo pun menikmati kehidupan barunya. Rutinitas yang menyenangkan. Pagi kerja di kedai, sore bermain dengan anak-anak panti, malam minum bir dengan nenek. Sederhana. Tapi ini surga bagi seseorang yang baru saja keluar dari neraka.

"Huang, tunggu..."

Paman kedai mengejarnya. Napasnya tersengal, perutnya bergoyang-goyang. Dia berlari dengan susah payah di trotoar yang tidak rata.

"Ada apa, Bos?"

"Kau lupa dengan gajimu..."

Lalu paman kedai pun memberikan amplop kepada Kenzo. Amplop coklat tebal, berbeda dari biasanya. Dia pun membukanya. Mata melebar.

"T-tiga ribu?!!!"

"Paman, apa ini tidak salah?"

"Sudahlah, ambil saja. Itu termasuk bonusmu."

"T-tetapi Bos, bukankah aku telah menerima bonus waktu itu?"

"Itu beda. Sudahlah, tak usah banyak tanya. Ambil, ambil."

"Baiklah, terima kasih Bos."

Kenzo pun berjalan pulang sambil tersenyum senang. Uang di tangannya terasa berat. Bukan berat fisik. Berat makna. Ini hasil kerja jujur. Ini hasil keringat, bukan darah.

Tiba-tiba, dari sisinya melaju sebuah mobil pemadam kebakaran melintas dengan kecepatan tinggi. Sirene yang berbunyi nyaring, memecah kesunyian sore. Lampu merah berkelip-kelip, menciptakan siluet yang menakutkan di dinding-dinding bangunan.

"(Ada kebakaran di mana?)"

Pikirnya sambil memperhatikan mobil pemadam tersebut melaju kencang. Dan melihat ke arah langit yang berubah merah jingga. Bukan merah matahari terbenam. Merah api. Merah darah. Merah kematian.

"(G-gawat. T-tidak-tidak!!!)"

Kenzo berlari. Mempercepat larinya. Kakinya bergerak otomatis, melebihi kecepatan yang pernah dia lakukan saat latihan. Jantungnya berdebar kencang, bukan karena lelah. Karena ketakutan. Ketakutan yang asli. Sesuatu yang sudah lama tidak dia rasakan.

Menuju ke arah langit yang berubah merah jingga tersebut.

Dan benar saja. Panti asuhan terbakar hebat. Api menjulang tinggi, melahap atap kayu. Asap hitam tebal naik ke langit, menciptakan awan kematian di atas. Beberapa mobil pemadam kebakaran pun berusaha memadamkan api. Air menyembur, tapi api terlalu besar. Terlalu rakus.

"Nenek.... Yue Yan...!!"

Kenzo berlari mendekatinya. Melewati kumpul orang-orang yang berkerumun. Wajah-wajah yang terkejut, yang sedih, yang hanya menonton. Saat ingin mendekat lebih jauh, petugas pemadam kebakaran mencegahnya. Tangan besar menahan dada.

"Jangan mendekat, berbahaya!!"

"Tidak... nenek... nenek masih di dalam...!!!"

"Tuan, tenang dulu..."

"Lepaskan aku!!!"

"Nenek.... Yue Yan....!!!"

"T-tidak-tidak... mengapa..."

Kenzo berlutut. Lututnya menghantam aspal. Matanya mulai berkaca-kaca. Tangan kanannya mencengkram uang di amplop. Uang yang tadi dia banggakan. Uang yang tak ada artinya sekarang.

"Apa yang terjadi..."

"Kejam sekali mereka."

"Iya, benar sekali. Padahal nenek itu sudah lama tinggal di sini dan merawat anak-anak."

Kenzo yang mendengar hal tersebut menoleh ke arah orang yang sedang berbicara tersebut. Lalu mendekatinya. Gerakannya cepat, hampir serigala.

"Apa yang terjadi?!"

"Hah?? M-mau apa kau? Lepaskan..."

Kenzo mencengkram pundak wanita itu. Kekuatan yang terlalu kuat, membuat wanita itu meringis kesakitan.

"Hei anak muda, tenanglah."

"Nenek dan gadis itu selamat. Seseorang wanita kaya membawanya."

Kenzo terdiam sejenak. Napasnya terhenti. Jantungnya masih berdebar, tapi ada secercah harapan.

"Wanita kaya?"

"Iya, benar. Nenek dan gadis tersebut terluka karena dihajar beberapa preman."

"Lalu wanita kaya tersebut datang dan sempat adu mulut dengan para preman tersebut."

"Setelah preman dan wanita itu pergi, tiba-tiba panti asuhan terbakar."

Dalam pikirannya, Kenzo teringat Liu Xiang. Wajahnya, tawarannya, ancamannya. Semuanya terhubung sekarang.

Kenzo pun berlari. Menuju ke KTV Shehua. Tempat yang dia hindari selama sebulan. Tempat yang seharus nya di jauhi,dunia lama yang dia coba tinggalkan.

"Dimana Nona Liu?!!!"

Kenzo dengan napas yang tersengal-sengal menanyai pelayan Shehua. Matanya merah, wajahnya basah keringat dan abu. Dia terlihat seperti orang gila. Seperti monster yang baru saja bangun dari tidur panjang.

"T-tuan, apa yang kau lakukan...!!"

"Pengawal... pengawal...!!"

Para pria berbaju hitam berbadan kekar pun berdatangan. Lima orang, sepuluh orang. Mereka membentuk barikade, menutup jalan ke dalam.

"Jauhkan dia dari ku..."

Kedua tangan Kenzo pun ditarik paksa oleh kedua pengawal tersebut. Tangan besar, otot berurat, tapi Kenzo tak merasakannya. Dia hanya melihat ke dalam. Mencari Yue Yan. Mencari jawaban.

"Lepaskan aku...!!"

Kenzo pun berontak. Namun pengawal tersebut menahannya dengan sangat kuat. Mereka terlatih. Mereka profesional. Tapi mereka belum pernah melihat apa yang akan terjadi.

"LEPASKAN...!!!"

Teriak Kenzo dengan keras. Matanya berubah merah seperti saat di penjara. Bukan metafora. Bukan angin. Mata itu benar-benar merah, dipenuhi pembuluh darah yang pecah. Suasana di tempat tersebut mulai berubah. Suhu turun. Bau anyir menyebar.

"A-ada apa ini? Kenapa tiba-tiba aku merasa merinding..."

Semua orang merasa bulu kuduknya berdiri. Suasana berubah mencekam. Seperti ada maut yang berjalan di antara mereka. Seperti bayangan kematian telah tiba.

"AKU BILANG LEPASKAN...!!!"

Kenzo menarik kedua tangannya. Bukan dengan kekuatan otot. Dengan kekuatan yang lain. Sesuatu yang gelap. Sesuatu yang dia simpan sejak kematian Lin Dong. Sesuatu yang dia coba kubur dengan bebek panggang dan kerja keras.

Kedua orang yang menahannya terpental. Saling beradu di udara. Jatuh dengan bunyi brak yang keras. Tulang patah. Rahang hancur. Mereka tidak sadar sebelum menyentuh lantai.

"Mustahil?!!!"

Ucap pelayan tersebut terkejut. Dan para pengawal yang lain pun terkejut. Mereka melihat. Mereka menyaksikan. Tapi mereka tidak percaya.

Karena emosi Kenzo yang meluap-luap dan tak terbendung lagi, Kenzo melesat ke para pengawal yang berada di sana. Mematahkan kaki dan tangan mereka satu-persatu. Suara klek berulang. Seperti musik. Seperti symphony kematian. Lalu mencekik leher pelayan tersebut. Mengangkatnya tinggi-tinggi, kaki menjuntai.

"Cepat panggil gadis itu!!"

Perintah Liu Xiang yang mulai ketakutan. Dia berdiri di tangga, memandang dari atas. Wajahnya pucat. Tangan gemetar memegang gelas anggur yang tumpah.

"J-jadi inikah wujud asli bayangan kematian itu."

Pikirnya dengan tubuh gemetar. Dia mencari Kenzo. Dia ingin merekrut Kenzo. Tapi dia tidak tahu. Dia tidak tahu apa yang dia bangunkan.

"Kak Huang... hentikan..."

Teriak Yue Yan saat tiba di sana. Berlari memeluk tubuh Kenzo dari belakang. Wajahnya berair mata. Tangannya mencengkram perut Kenzo yang keras seperti batu.

Kenzo pun melepaskan pelayan tersebut. Tubuh pelayan itu jatuh ke lantai, meringkuk, batuk-batuk, napas tersengal.

"Uhuk... uhuk... uhuk..."

"M-monster..."

Pelayan tersebut merangkak menjauhi Kenzo. Matanya penuh teror. Seolah melihat setan.

"Y-yue..."

Kenzo mendekap tubuh Yue Yan. Tangannya bergetar. Dia mencium bau rambut gadis itu. Bau sampon murah. Bau rumah. Bau keluarga.

"K-kau selamat."

Yue Yan melepaskan pelukannya dan mengangguk. Matanya juga merah, juga basah. Tapi dia tersenyum. Senyum yang mencoba kuat.

"Dimana nenek?"

"Nona Liu membawa nenek ke rumah sakit."jawab Yue Yan sambil menyeka air matanya.

"Lalu bagaimana dengan yang lainnya?"

"Yue, apa yang terjadi sebenarnya?", pertanyaan demi pertanyaan keluar dari mulut Kenzo.

"Mereka semua selamat. Mereka ada di tempat Nona Liu."Yue Yan Berusaha untuk tenang

"Para preman itu memaksa nenek untuk pergi dari panti asuhan, tapi nenek menolaknya."Lanjut nya.

"Lalu mereka memukul nenek hingga tidak sadarkan diri."

"Tuan Kenzo..."Liu Xiang mendekati mereka setelah melihat Kenzo yang mulai tenang. Langkahnya hati-hati, seperti mendekati binatang buas yang baru saja diberi makan.

"Bisa kita bicara berdua."

...$ BERSAMBUNG $...

1
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
nah loh sapa tuh Kenz, kira-kira mau dibeli baik-baik Xiu nya atau diambil cara paksa?
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Kenzo partner Kamu diculik tuh
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
bergabung dengan visi dan misi masing masing, yg pasti gak ada ketulusan. tapi semoga aja Kenzo gak dapat cewek lagi.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
owalah saya kira Buu komandan berbeda ternyata sama kaya sapa itu namanya yg bos nya Kenzo? Liu klu gak salah.
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: sengaja biar nanti pada nebak sendiri di akhir bakal dengan siapa Kenzo 🤭
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Udah ada berapa perempuan diantara Kenzo nih? Empat ya
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
kasihan Lin, miris... gak rela Lin sama Kenzo.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
sama Liu kan cuma kebutuhan, bukan cinta.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
ini berbaju gak ceweknya?
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Jangan sampe gadis yg diselamatkan Kenzo naksir juga.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
cuma sama Lin Xian Mei Kenzo bisa grogi
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
kenapa cuma mata kiri? kenapa gak dua-duanya. apa ada kelebihan Dimata Kenzo lepas dari penjara.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
jadi sebenernya Kenzo ini jahat atau GK ya
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Liat saja nanti kalau YueYan sedikit lebih dewasa, Kenzo pasti tergoda juga.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
berapa banyak target yg harus dihabisi Kenzo.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Wow Kenzo sama Liu ternyata
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Jarak cuma sepuluh tahun, tunggu saja dewasanya Yueyan
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
bukan permainan Liu kan sabotase panti ini?
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
wuih Nenek minum bir? aman? gak apa" gitu?
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
oh Kenzo tinggal di panti dgn Yue ya saya kira cuma nginap. awas Yue nanti jatuh hati dgn Kenzo
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
akankah Kenzo dipertemukan kembali dgn Yue
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!