Diusia mudanya Vyanita harus berjuang sendiri dalam bertahan hidup, kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Dan dia harus rela kehilangan harta peninggalan kedua orang tuanya, untuk menutup hutang sang Ayah. Hingga akhirnya dia bertemu dengan sahabat sebaik Revi, dan keluarga Revi lah yang kini menajdi keluarga baru bagi Vya.
Kebahagiaan datang silih berganti, bertemu dengan keluarga baru yang baik dan menyayanginya, hingga kebahagian lain datang, dimana Vya menemukan cintanya.
Menikah dan membina keluarga, namun tidak berselang lama kebahagian itu berangsur sirna. Akankah Vya mampu melewati cobaan hidup yang datang padanya? Dan akankah dia menemukan kebahagiannya kembali?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CHINOV, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 8
VYANITA POV
"Tunggu siapa wanita ini Dit, apa dia datang bersamamu?" tanya Mama Mas Adit, setelah mereka menetralkan perasaan masing masing.
Mas Adit pun memperkenalkan ku pada ke dua orang tuanya. Ku salam dan ku cium dengan hormat tangan ke dua orang tua Mas Adit. Papa Mas Adit menerima ku dengan baik, tapi tidak dengan Mamanya. Entah mungkin hanya perasaanku saja, dan bisa jadi karena kami belum saling mengenal satu sama lain. Kami pun berpindah ke ruang keluarga berbincang menceritakan kegiatan Mas Adit selama jauh dari rumah dan juga bertanya tentang kehidupan ku tentunya. Kuceritakan semua apa adanya dan tidak ada satu pun yang aku sembunyikan dari orang tua Mas Adit. Mas Adit juga mengutarakan rencananya untuk mempersuntingku.
"Baiklah jika kalian sudah saling cocok Papa akan merestui kalian, dan Vya insyaallah secepatnya kami akan bertemu dengan orang tua angkatmu untuk membicarakan rencana baik ini," ucap Papa Mas Adit.
"Tunggu Pa, apa ini tidak terlalu cepat. Kita saja baru mengenal Vya dan belum tau tentang karakter dan sifat nya. Biarkan mereka berpacaran dulu jangan buru buru untuk melamarnya," sanggah Mama Mas Adit dan itu cukup membuat nyaliku menciut untuk bisa bersanding dengan orang yang aku cintai.
"Ma, Adit sayang sama Vya dan Adit ingin hanya Vya yang menjadi pendamping Adit, Vya gadis yang baik Ma," ucap Mas Adit dengan sedikit penekanan di setiap katanya. Ku raih tangannya dan ku genggam karena aku takut kalau kalau nanti dia terbawa emosi dan terjadi pertengkaran.
"Sudah sudah baru ketemu kok sudah mau berdebat. Lagian Papa yakin Vya gadis baik baik walaupun dia tidak seberuntung putra kita, tapi dia juga memiliki keluarga angkat yang baik. Vya kamu menginap di sini kan nak?" tanya Papa Mas Adit.
"Maaf Pak, saya tidak bisa menginap di sini. Karena Ayah dan Bunda hanya memberi saya izin untuk berkunjung bukan menginap," jawabku.
"Baiklah nanti biar kamu diantar Adit lagi, dan Adit kamu langsung pulang ya, Papa masih kangen sama kamu,"
"Enggak biar Vya diantar supir saja lagian Mama masih kangen sama Adit, Mama ini yang melahirkan Adit dan yang paling kehilangan saat Adit pergi dari rumah. Jadi Mama mau Adit tetap di sini," ucap Mama Mas Adit seraya bergelayut manja di lengan putranya. Hampir Mas Adit menyatakan keberatannya aku mendahuluinya, karena aku tidak mau karenaku Mas Adit membantah keinginan orang tuanya.
"Benar apa yang Ibu katakan Mas, Mas kan baru saja pulang setelah sekian lama, jadi wajarkan kalau Ibu ingin Mas Adit tetap di rumah. Lagian kan aku di antar supir kepercayaan keluarga Mas Adit," ucapku dan tak lupa ku keluarkan jurus andalanku yaitu senyumku yang menawan hehehe. Mas Adit pun menyetujuinya, dan dapat ku lihat senyum kemenangan di wajah Mama Mas Adit.
"Ahh sepertinya aku harus berjuang keras untuk mendapatkan hati Mama Mas Adit," batinku. Dan kami pun makan siang bersama, tepat pukul 3 sore aku berpamitan pulang ke Kota M dengan di antar oleh supir tentunya, yang penting aku tidak sendiri kalau tidak pasti aku akan tersesat, karena jujur aku belum pernah datang ke Kota ini.
VYANITA POV END
Setelah Vya meninggalkan kediaman keluarga Adit terjadi perdebatan antara Adit dan orang tuanya, terutama sang Mama yang tidak setuju akan hubungan Adit dan Vya. Karena Vya anak yatim piatu dan hanya seorang pramuniaga di sebuah toko kosmetik.
"Adit sayang, masih banyak gadis di luaran sana yang sepadan dengan kita dan mau menjadi pendampingmu, bukannya si Vya itu Mama gak suka, apa nanti kata teman teman sosialita mama kalo mantu Mama hanya wanita rendahan," ucap Nesha dengan angkuhnya
"Tapi Ma, Adit sayang dan mencintai Vya Ma, dia gadis baik baik dan karena dia Adit bisa menjadi seperti ini, bisa membuktikan pada Mama dan Papa bahwa Adit bisa bertahan tanpa harta yang kalian miliki," ucap Adit yang mulai terpancing emosinya.
"Ma, kamu ini apa apa an anak baru pulang sudah di ajak berdebat, Vya itu gadis baik Papa sudah bisa menilai dari cara dia berbicara dan juga tingkah laku nya saat tadi dia bersama kita. Dan Papa yakin dia adalah wanita yang tepat untuk Adit. Makanya Ma, kurangi pergaulanmu dengan teman teman sosialitamu itu, mereka hanya mampu menilai seseorang dari penampilan dan hartanya, tapi mereka tidak dapat melihat ketulusan hati seseorang," Khalid angkat bicara dan menengahi perdebatan ibu dan anak itu.
"Tapi Pa...," belum selesai Nesha berbicara Khalid memotongnya,
"Sudah Ma, Papa tidak ingin ada perdebatan lagi. Papa sudah putuskan akan tetap meminang Vya sebagai pendamping Adit. Seharusnya Mama mengerti anak kita sudah banyak berubah karena mengenal gadis itu, dan kita sebagai orang tua harus mendukung dan mendoakan yang terbaik untuk anak anak kita,"
Perdebatan itu pun akhirnya berakhir dengan hasil yang tidak memuaskan bagi Nesha, dan sebaliknya bagi Adit. Dia merasa senang karena sang Papa merestui hubungannya dengan Vya, dan untuk sang Mama Adit akan berjuang meyakinkan Mamanya bahwa Vya lah yang terbaik untuknya.
🍀🍀🍀🍀
Di tempat lain,
Angga duduk termenung di meja kasir distronya, setelah mengetahui kabar baik dari Ayah dan Bundanya bahwa Adit adalah anak ke dua dari orang terkaya nomor 5 di Negri ini dan dia akan mempersunting Vya, hatinya kembali merasakan sesuatu yang mengganjal. Ada rasa ingin menggagalkan rencana Adit untuk meminang Vya, tapi dia juga tidak ingin Vya bersedih dan kecewa.
"Aarrgghh...," teriak Angga yang merasa frustasi karena dia tidak dapat memahami apa yang dia rasakan saat ini. Untung saja distro sudah tutup kalau masih buka pasti pengunjungnya kaget semua mendengar teriakan Angga.
"Vya adikku, ya dia hanya adikku hanya adik bagiku, aku hanya mencintai dan menyayangi Nara, dia lah kekasihku dan calon pendampingku. Ya, aku akan segera melamar Nara dan menikahinya, hidup berdua dengannya dan anak anak kami nantinya," Angga berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia tidak memiliki perasaan apapun terhadap Vya, karena biar bagaimanapun juga Vya adalah adiknya, sama seperti Revi.
Dia pun menelpon Ainara menanyakan keberadaan gadis itu, dan setelah mendapatkan informasi dia bergegas menemui Ainara. Dan dia akan mengutarakan niatnya untuk melamar gadis itu, gadis yang dia sukai sejak duduk di bangku kuliah.
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Assalamuallaikum teman" pembaca, terimakasih atas dukungannya.
Selalu ditunggu ya like dan komennya, vote juga boleh lho 😁😁😁
LOVE KALIAN GAIS 😘😘😘😘