NovelToon NovelToon
My Bastard Boss

My Bastard Boss

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / One Night Stand / Playboy / Hamil di luar nikah / Anak Yatim Piatu / Tamat
Popularitas:65.5k
Nilai: 5
Nama Author: ayu andita

Anaya Disha, seorang gadis berusia 24 tahun yang mandiri dan pantang menyerah. Dia hanya tinggal bersama ayahnya, setiap hari gadis itu selalu memdapat siksaan dan cacian.

Hingga suatu hari Anaya yang harus melunasi hutang sang ayah yang cukup besar karena kalah bermain judi terpaksa mencari pekerjaan. Setelah mendapat pekerjaan gadis itu justru harus kehilangan harta berharganya karena ulah bosnya itu.

Tak hanya itu hasil perbuatan satu malam itu menumbuhkan janin dalam perut Disha. Akankah Disha mampu menerima sosok Aldrich yang begitu suka bergonta ganti wanita, serta luka yang pria itu ciptakan untuknya?

Atau justru menerima pinangan dari seorang pria yang begitu tulus menerima dirinya serta janin dalam perutnya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 Rasa Kehilangan

Beberapa hari kemudian

Disha terkejut melihat pengumuman mngejutkan dari Aldrich yang ternyata telah menikahi Stella. Dia tersenyum sinis melihat tayangan konferensi pers Aldrich yang tengah berbicara di depan media.

"Ternyata kau hanyalah pria brengsek menjijikkan Al. " gumam Disha seraya mengumpati kelakuan Aldrich. Wanita itu jadi misuh misuh sendiri di depan televisi.

Wanita hamil itu tiba tiba memegangi perutnya, dia berteriak memanggil calon mertuanya. Mommy Diandra datang, wanita paruh baya itu menghampirinya.

"Disha kamu kenapa nak? " tanya Mommy Diandra panik.

"Perut aku sakit mom. " keluh Disha. Mommy Diandra memanggil sopir. Sopir langsung menggendong Disha lalu membawanya ke mobil, di susul nyonya Diandra.

Skip

Tiba di rumah sakit dokter dan suster langsung membawa Disha menuju ke ruangan UGD. Tak lama Arta datang setelah mendapat kabar tersebut,dia menghampiri sang ibu.

"Mom ada apa, apa yang terjadi? " tanya Arta khawatir.

"Perut Disha kesakitan Ar, sepertinya dia baru saja melihat kabar pernikahan Aldrich dengan Stella. " jelas Mommy Diandra. Arta mendesah kasar mendengar penjelasan dari sang mommy. Suster ke luar, meminta bantuan pada Arta. Arta segera masuk dan mengenakan pakaian dokternya.

Mommy Diandra begitu khawatir dengan keadaan Disha dan calon janin nya.

Beberapa jam berlalu

Arta ke luar, dia menghampiri sang mommy dengan pandangan sulit di artikan. Mommy memperhatikan putranya itu dengan lekat.

"Bagaimana keadaan Disha dan calon janin nya? "

"Janin dalam kandungannya tak berkembang mom, kami terpaksa menguretnya. " jelas Arta. Suster ke luar lalu memindahkan Disha ke ruangan lain. Mommy Diandra terkejut, dia langsung menangis mendengarnya.

Keduanya langsung pergi menemui Disha, Mommy Diandra masuk ke dalam dan menghampiri Disha. Wanita cantik itu menatap kearah luar dengan tatapan kosongnya.

"Sayang. " Mommy Diandra menyentuh tangannya membuat Disha menoleh kearahnya.

"Aku kehilangan dia mom. " gumam Disha dengan nada pelan.

"Mungkin ini yang terbaik nak, kamu sabar ya sayang. " tegur Mommy Diandra dengan nada lembutnya.

Disha sendiri mengangguk namun rasa kehilangan jauh besar. Dia telah menerima janin dalam perutnya dan mulai menyayanginya. Ternyata takdir berkata lain, janin itu tak berkembang dan terpaksa di kuret.

Cklek

Arta masuk ke ruangan, pria itu menghampiri Disha. Disha langsung memeluknya dengan erat,terdengar suara isakan tangis. Dokter tampan itu mengusap punggung calon istrinya dengan lembut.

Mommy Diandra lantas bangkit, memilih duduk di sofa. Arta duduk menyamping dengan Disha yang bersandar padanya.

"Apa kamu cemburu melihat pria brengsek itu menikahi teman ranjangnya? " tanya Arta penasaran.

"Enggak, hanya saja aku semakin membencinya mas. Kenapa aku harus bertemu dengan dia hingga hidupku hancur di tangannya. Hanya itu yang aku sesalkan hingga sekarang. " gumam Disha dengan lirih.

"Semuanya telah terjadi dan waktunya kamu menata hidupmu dengan baik. " ucap Arta dengan bijak.

Disha melepaskan pelukannya, dia mengangguk pelan. Wanita cantik itu kembali berbaring, suster mengantarkan makanan untuknya. Arta dengan sigap menyuapi Disha, mommy yang melihatnya tersenyum kecil. Dia sangat berharap keduanya bisa bersama nantinya dan hidup bahagia.

Disha merasa cukup kagum dengan kesabaran Arta padanya. Dia pun beruntung memiliki teman sebaik Arta.

"Wanita yang akan menjadi pendamping kamu kelak pasti akan bahagia mas. " cetus Disha sambil tersenyum.

"Bukankah kamu? "

Disha menggeleng, dia tak pantas untuk Arta. Dia sangat yakin ada wanita yang jauh lebih segalanya daripada dirinya. Arta sendiri hanya tersenyum tipis menanggapinya tanpa menjawab pertanyaan Disha. Selesai menyuapi Disha, pria itu melepaskan jas dokternya dan menaruhnya di sofa.

Disha sendiri masih bingung dengan masa depannya nanti. Dia tak mungkin terus terusan merepotkan Arta dan mommy Diandra. Dia memperhatikan Arta yang tengah mengobrol dengan mommy Diandra.

Disha POV

Maafin mommy sayang, mommy tak bisa menjagamu hingga kamu keguguran di dalam perut mommy. Dan sekarang tak ada alasan diriku untuk terus menangisi nasib malang yang aku alami kemarin. Berharap setelah ini aku bisa bahagia tanpa terbayang bayang akan kekejaman Aldrich padaku. Dan berkat mas Arta dan ibunya, aku bisa bangkit seperti sekarang.

Cklek

Hazel datang menjenguk sahabatnya. Keduanya saling berpelukan satu sama lain, Disha menjelaskan bagaimana keadaannya. Gadis itu turut bersedih mendengar janin Disha telah tiada.

"Terimakasih Zel, kau memang sahabatku yang paling baik. " ungkap Disha dengan tulus.

"Btw kenapa wajah kamu terlihat kesal? " tanya Disha penasaran.

Hazel menghembuskan nafas panjang, dia duduk di kursi di dekat ranjang Disha. Gadis itu langsung menjelaskan apa yang terjadi hingga membuatnya kesal. Disha tentu saja tertawa mendengar cerita konyol sahabatnya.

"Kira kira apa pria itu tampan Zel? " tanya Disha penasaran.

Arta menoleh,memperhatikan kearah Disha. Entah kenapa dia penasaran dengan pria yang ingin Disha ketahui. Hazel sendiri justru menjelekkan pria yang membuat harinya menjadi buruk.

Disha menyemburkan tawa, Hazel yang jengkel menabok lengan sahabatnya yang menyebalkan ini. Dia tersenyum geli melihat sahabatnya yang tampak merajuk saat ini.

"Jangan terlalu membencinya Zel, nanti kamu bisa bisa jatuh cinta lagi sama pria itu. Aku jadi penasaran dengan pria itu, apa dia tampan atau jelek seperti yang kamu bilang? "

Ehem

Kedua gadis itu menoleh kearah Arta, Disha mengerutkan kening melihat tingakh Arta yang aneh namun memilih acuh. Dia kembali mengobrol dengan Hazel, membicarakan hal hal yang random guna menghilangkan kesedihannya.

Arta berdecak pelan, Mommy Diandra yang menyadarinya mengulum senyumnya. Dia memperhatikan ekspresi yang di tunjukkan putranya yang terlihat sangat kesal.

"Tapi Sha, aku sudah meninju perutnya saat dia hendak menyentuh tanganku. " ucapnya dengan senyuman penuh kepuasan.

Disha terkejut mendengat pengakuan sahabatnya. Dia cukup kagum dengan keberanian yang di miliki oleh sahabatnya ini. Dan obrolan keduanya terus berlanjut hingga sore hari. Mommy Diandra pamit pulang begitu juga dengan Hazel.

Suasana kembali canggung di antara Arta dan Disha. Arta kembali memperhatikan Disha dalam diam. Disha menghela nafas panjang, memejamkan mata sejenak lalu membukanya perlahan.

"Mas, besok aku ingin tinggal bersama Hazel boleh 'kah? " tanya Disha meminta pendapatnya.

"Tidak Disha, lebih baik kamu tinggal bersama aku dan mommy, kami bisa menjaga kamu. " tegas Arta.

"Kau sangat cocok menjadi kakakku, mas Arta. " ungkap Disha dengan senyuman manis. Berbeda dengan Disha yang ceria, Arta justru tampak muram mendengar ucapan Disha barusan. Wanita cantik itu mengungkapkan isi hatinya, dia selama ini menginginkan kakak laki laki.

Arta hanya diam tak berkomentar apapun, raut wajahnya masih tampak datar sejak tadi. Disha berhenti bicara,dia menoleh dan mengerutkan kening melihatnya Arta yang diam saja.

"Kenapa mas kok diam aja? " tanya Disha dengan heran.

1
3sna
bnyk typoooi
hasna asthyna
whaaaaaa aldrich udh sadar beneran ya thor
hasna asthyna
aldrich nya semprot pake HIT aja Arta wkwk
hasna asthyna
Nia jadi babysitternya Keyla ? tukeran peran Ama hazel ?
hasna asthyna
smangat thor
hasna asthyna
kamarnya disha ma arta udh kaya 1 kavling aja itu luasnya ya 😁😁🤩🤩
hasna asthyna
yahhhh qo stellah ga ketemu ma Dean sih
hasna asthyna
wadidawwwwww..... Stella agak2 morron ya ngasih tempat tinggal ke Vanya 😂
hasna asthyna
wowwwww bisa tiba2 suddenly ujug2 nikah gitu Thor 😁
hasna asthyna
laaahhh .. katanya ga mau nikah sama Arta .. Tapi qo request pengen ke pantai ya ? trus langsung Deket gitu ma Arta nya ya ? smangat ya Thor ... smoga bisa lebih keren lagi cerita nya
hasna asthyna
yaaa sesuai judulnya ya.. bastard aldrich
hasna asthyna
o udh langsung begini ya Thor cerita nya dibikin cepet hehe
hasna asthyna
aldric langsung ngerasa jeles / sampe mau naklukin disha ya ?
★彡 Ϙυҽҽɳ_ѕєηʝα 彡★
lanjut
Partiah Yake
good 🫶
★彡 Ϙυҽҽɳ_ѕєηʝα 彡★
Lanjut
Juan Sastra
maaf thorr aku jadi mual bacanya,, jadi lelaki kok coblos sana coblos sini ggak pilih pilih ggak komintment kata sayang di hambur hamburkan kayak sampah kertas..
Juan Sastra
mengecewakan sikapnya aldrick,, bukannya toubat malah menggila..
biarkan hingga penyesalan itu datang dengan sangat terlambat dan akan ada kegilaan berkali lipat dengan tangis penyesalannya
Juan Sastra
disha bilang pelan pelan ya mas,,ketika klimaks malah bilang kau anggap diriku ,, kau nikmati sebelum pernikahan...hueekk munak tau ggak disha kau
Juan Sastra
terlalu jauh meloncatnya thorr..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!