NovelToon NovelToon
YOU'RE MINE ADIK NAKAL

YOU'RE MINE ADIK NAKAL

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Diam-Diam Cinta / Romansa / Tamat
Popularitas:940k
Nilai: 4.8
Nama Author: weni3

Sekuel dari cerita "one night with duda"
"Gue nggak akan biarin loe jadi milik siapapun!"
"Egois loe kak! loe pikir loe siapa?"
Mencintai sepupu sendiri adalah tantangan terbesar dalam hidup Rafkha. Penolakan jelas ia dapatkan, apa lagi pihak keluarga yang menentang keras. Hingga mereka berusaha untuk memisahkan keduanya.
Tapi bagaimana jika hanya dirinya lah yang di takuti oleh Tiara, gadis nakal yang banyak tingkah hingga membuat kedua orang tuanya kewalahan.

Ig : weni0192

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon weni3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kucing Kawin

Tiara tercengang melihat pria yang tiba-tiba datang dan melengos masuk ke dalam gerbang. Di tambah lagi sang mamah yang sudah rapi entah ingin kemana tetapi cukup membuat penasaran.

"Rafkha akhirnya kamu datang juga, maaf ya Tante mendadak ngabarinnya. Habisnya om Dika baru banget telpon. Ini aja Tante baru packing." Erna menggeret kopernya keluar rumah. Sudah di pastikan beliau akan keluar kota menemani Andika. Tetapi kenapa Tiara yang anaknya justru tidak tau.

Tiara merogoh ponselnya yang ada di dalam saku, mengintip notifikasi yang ada di sana tetapi tidak ia temukan panggilan tak terjawab ataupun pesan dari kedua orang tuanya.

"Eh Tiara sudah pulang, bareng Rafkha ya?"

Lagi-lagi saking hebohnya Erna tak melihat jika sejak tadi putrinya sudah berdiri memperhatikan.

"Berapa lama mah?"

"Eh, kok nanya nya berapa lama, emang tau mamah mau kemana? mamah lupa ngabarin kamu sama Gibran. Tapi mamah sudah ngabarin Rafkha jika mamah mau keluar kota nemenin Papah. Nanti kamu kabarin Gibran dan kalo ada apa-apa bilang Rafkha. Malam ini Rafkha tidur di sini!"

"Sebenarnya anak mamah tuh siapa sich!" Tiara menghentakkan kakinya dan masuk tanpa menoleh ke arah keduanya. Erna tercengang mendengar ucapan Tiara, tapi setelahnya ia segera menghampiri Tiara yang berlari menaiki tangga.

"Tiara...cantik.....anak mamah, tunggu dulu!" seru Erna dari bawah tangga.

Tiara menghela nafas panjang kemudian segera menoleh ke belakang. "Ada apa mah?"

"Maafkan mamah sayang, mamah harus ke Surabaya. Papah kamu mendapat tugas dari Om Rai untuk mengecek perusahaan yang ada di sana. Jangan ngambek ya sayang, maaf mamah nggak sempat ngabarin kamu. Tadi tuh buru-buru, yang terpenting anak-anak mamah aman karena ada Rafkha di rumah."

Tiara kembali menuruni tangga dan memeluk sang mamah. "Hati-hati ya Mah, salam buat Papah. Dan bilang Papah, harap di buang karena aku tak mau punya adik!" Tiara segera melepas pelukannya dan berlari menuju kamar sebelum mamahnya sadar akan apa yang ia ucapkan.

"TIARA!"

brak

Tiara segera menutup pintu kamarnya dan tertawa mendengar teriakan Erna dari bawah sana. "Bilang saja mau berduaan, dasar Papah!"

Tiara segera melemparkan tas dan sepatu. Kemudian melepas seragam sekolah dan masuk ke dalam kamar mandi. Ia membasuh wajahnya dan mengusap keningnya dengan sabun.

"Vero, jangan aja gara-gara di cium loe gue jadi jerawatan. Itu bibir sebelumnya kan buat rujakan. Mantannya pasti sesuka hati membiarkan bibirnya di cium-cium. Rabies aja!" gerutu Tiara kemudian segera melangkah ke dalam bathtub untuk berendam.

"Aaaakkkkhhhhhhh....."

"Kakak ngapain disini?" teriak Tiara, pasalnya ia keluar dengan menggunakan handuk sebatas paha dan rambut yang terbungkus memamerkan leher jenjangnya.

Tiara berbalik dan hendak masuk kembali ke dalam kamar mandi tetapi naas kakinya terpeleset dan terjungkal beruntung Rafkha yang ingin keluar kamar segera berlari dan menangkap tubuh Tiara.

deg

Rafkha yang berniat ingin bicara dengan Tiara seakan mendapat Jackpot, matanya menatap jelas dada Tiara yang begitu mulus dan menggoda hingga membuatnya menganga dengan mata melebar.

"Merem kak!" Tiara menutup mata Rafkha dengan kedua tangannya hingga membuat Rafkha tersadar dan gelagapan.

"Tiara ntar loe jatuh!" geram Rafkha.

"Mata loe minta gue sliding kak!"

"Iya gue merem tapi tangan loe awas!" kesal Rafkha, bukan hanya mata yang Tiara tutupi tetapi seluruh wajahnya hingga ia sulit bernapas.

Rafkha segera melepaskan tubuh Tiara setelah memastikan gadis itu berdiri dengan benar.

"Jangan buka mata dulu kalo gue belum selesai pakai baju!"

"Terus loe mau pake baju di depan gue?" tanya Rafkha dengan seringai di wajahnya.

"Gila loe kak! keluar!" sentak Tiara dan segera masuk ke dalam kamar mandi.

Rafkha menarik nafas dalam setelah melihat pintu kamar mandi kembali tertutup. Dan segera keluar dari kamar sebelum Tiara kembali berteriak.

"Kak Rafkha awas baju gue ketinggalan!"

.

.

.

Hingga malam Gibran tak kunjung pulang, dia malah mengirim pesan jika dirinya menginap di rumah Vero karena ingin mabar game dengan teman-temannya yang kebetulan besok libur sekolah dan orang tua tidak ada dirumah.

"Hhuuuuhhff.....terus gue harus berduaan aja gitu sama kak Rafkha, ntar kalo jadi bo_"

"Bo_"

Tiara segera mengatupkan bibirnya dengan memejamkan mata, ia lupa jika Rafkha ada di hadapannya. Mata dan tangannya sedang sibuk dengan layar ponsel tetapi telinganya mampu mendengar dengan jelas gumamannya sejak tadi.

"Bo_ apa Tiara?"

"Bobo, iya bobo. Tiara mau bobo dulu ya kak, udah malem ngantuk..." padahal jam baru menunjukkan pukul 8 malam dan mereka baru selesai makan. Jelas itu hanya alibi Tiara untuk menghindari Rafkha yang menatapnya dengan tatapan tak biasa.

"Duduk!"

"Hah?"

"Gue bilang duduk!" titah Rafkha meminta Tiara untuk duduk di sampingnya tetapi Tiara seakan tak perduli dan tak menghiraukan hingga dengan santainya ia melengos untuk segera melangkah ke kamar.

Bruk

Tiara terkejut saat tangannya di tarik dengan kencang hingga terjatuh di pangkuan Rafkha. Mata keduanya saling terkunci dengan posisi yang tak terduga. Hingga pandangan Rafkha jatuh pada bibir mungil Tiara yang menggemaskan.

Jantung keduanya saling berpacu, sungguh remaja jaman now wawasan lebih luas apa lagi masalah hasrat dalam keadaan sadar saja bisa khilaf apa lagi tidak. Rafkha tak bisa menahan dan mulai mengikis jarak.

Nafasnya terasa menyapu wajah Tiara hingga begitu hangat menyapa. Rafkha mengeratkan pelukannya semakin dekat menatap lekat tanpa perlawanan. Hingga di jarak tiga centi tangan Tiara mulai mencengkeram kaos Rafkha menambah ke gemasan di hati Rafkha.

BRAK

meong.....meong....aannggg.....

"Aaagghhh...." pekik Tiara.

Suara kucing kawin membuyarkan aksi keduanya hingga membuat Tiara terjingkat dan memeluk leher Rafkha. Sedangkan Rafkha memejamkan mata dan merutuki kedua kucing tersebut yang sangat mengganggu.

Apa lagi wajah Rafkha sudah memerah menahan rasa di bawah sana yang begitu menyiksa karena pergerakan Tiara mampu membuat si geraga menggeliat.

"Diem Tiara....." Rafkha mengerang membuat pergerakan Tiara seketika terhenti.

"Takut kak!"

"Tapi pergerakan loe buat si doi bangun! diem kalo nggak mau gue serang loe malam ini juga!"

deg

Tiara mencoba mencerna ucapan Rafkha dan merasa aneh ketika ada yang mengganjal di bagian tubuh Rafkha. Sadar akan sesuatu Tiara segera melompat dari pangkuan Rafkha dan beralih di sofa.

"Celamitan dah loe kak! denger kucing kawin terus loe mau ikutan! Jangan sampe tuh si geraga nyelonong, belum sampe pintu masuk udah gue depak duluan!" sewot Tiara dengan memerah merona, sejatinya ia malu tetapi tak ingin di buat canggung dengan keadaan. Hingga ia memalingkan wajah tetapi tiba-tiba tangan Rafkha meraih tubuhnya.

1
Diny Julianti (Dy)
tiara ngeselin
Grace Lee
bagus ceritanya. saya suka. semngat thor
Fina Nilna
mesun si om dika
Fina Nilna
jangann ydek ya.masih skolh
Fina Nilna
waduh ketahuan g yah
Fina Nilna
wow skarang udah brani terus trang
Nurwana
ini Tiara bego bin bodoh... pacaran itu yang sehat... mau maunya diajak bolos... mau dipake aja mau mau aja. dijebol baru kapok. kalau sudah kejadian baru nangis nangis. bego kok dipiara. maaf thor baper saya.
Juniarsih Hariany
Luar biasa
Ima Kristina
sebenarnya apa alasan dibalik perjodohan Rafka dan zea jadi penasaran
Ima Kristina
apapun alasannya tapi gak seharusnya urusan ortu dibebankan pada anaknya....iya gak
Ima Kristina
jaman modern masih aja ada acara menjodohkan anak ...ya kalau anaknya saling suka gak papa tapi malah suka yang lain gimana
Ima Kristina
kenapa sich orang tua suka sekali menjodohkan anak2 nya yang masih kecil nanti kalau sudah besar Yach kalau saling suka kalau malah suka sama yang lain gimana
Ima Kristina
untungnya Daddy Rai sudah tau perasaan Rafka jadi gak akan memaksakan perjodohan dengan Zee
Ima Kristina
next kakaaa
Ima Kristina
masa2 SMA memang masa yang paling menyenangkan apalagi datangnya rasa pada lain jenis makin mengesankan
Ima Kristina
waduh siapa itu Thor muga Tiara gak dijahatin orang
Ima Kristina
makin seru ceritanya Thorr lanjutttt kakaaa
Ima Kristina
Rafka gimana sich katanya cinta Tiara tapi bikin salah paham lagi
Ima Kristina
Tiara memang minta dihukum sama Rafka
Ima Kristina
astaga Nagasaki itu mulutnya mommy Andin masih aja sama kayak mulut Andika
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!