Aku istrinya, tapi aku disembunyikan layaknya simpanan. Dinikahi secara siri, kemudian suamiku menikah lagi. Aku pikir itu adalah puncak neraka duniaku, aku salah. Berpisah dengan putriku yang baru lahir ke dunia, itu lebih sakit dari pada luka hatiku.
Akulah Padma, wanita yang kalian hina hanya karena starta sosial yang berbeda. Ini aku, ini kisahku, tentang istri siri yang bangkit dari lubang hina yang kalian gali untukku. Satu persatu, akan kubalas kalian! Ini janjiku, dari jiwa yang kalian benci selama ini.
Follow IG author Sept : Sept_September2020
Selamat datang di karyaku ke 22. Selamat membaca, semoga terhibur.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
HARTA
Istri Rasa Simpanan Bab 9
Oleh Sept
Malam ini, meskipun Padma sangat bahagia karena bisa menggendong Keny, buah hatinya. Ia tetap merasa cemas, Guntur pergi beberapa saat lalu. Dan entah mengapa perasaan tidak enak. Ia merasa risau, hingga berkali-kali melihat jam.
Pukul satu malam, Padma terbangun. Dilihatnya Keny tidur dengan lelap sambil memeluk boneka. Ia usap lembut kepala Keny, kemudian melihat jam kembali.
"Semoga tidak terjadi apa-apa," batin Padma yang dirundung gelisah.
Karena masih mengantuk, ia pun tidur. Hingga tidak terasa sudah pagi, Padma terbangun ketika tangan Keny memukuli wajahnya. Dan wajah Padma langsung berbinar, tatkala melihat buah hatinya saat membuka mata.
"Sudah bangun, Sayang?"
Cup cup cup
Bau asam kecut membuat Padma menjadi candu. Ini seperti mimpi, bangun tidur langsung mendapatkan anak yang sudah dipisahkan sejak kecil. Beruntung bagi Padma, ikatan batin mereka sangat kuat. Keny terlihat begitu nyaman dengannya. Mungkin Keny bisa merasakan, kerinduan yang selama ini Padma rasakan.
***
Kediaman keluarga Gumilang
Pagi-pagi sudah datang Tim pengacara yang dipanggil oleh nyonya Gumilang. Sepertinya nyonya Gumilang tidak main-main. Buktinya dia langsung bertindak.
"Jangan pakai fasilitas dari keluarga ini!" ujar nyonya Gumilang dengan wajah sangat serius.
Guntur duduk dengan tenang, seolah dimiskinkan oleh sang mama tidak jadi masalah.
"Serahkan semua kunci mobil mewah yang kamu miliki, kamu tidak berhak atas semua itu."
Bella yang ternyata ikut duduk di sana, seketika panik. Masa suaminya mau dimiskinkan?
"Ma ... jangan begitu Ma. Mas Guntur kan anak Mama satu-satunya," sela Bella yang panik. Mana mau di dimiskinkan. Dia juga engan berpisah, malu dengan teman-temannya.
"Biar Bella! Biar Guntur rasakan, Mama yakin dia tidak akan sanggup hidup dengan wanita miskin itu." Nyonya Gumilang sangat yakin sekali. Bahwa putranya sama seperti dia, tidak bisa hidup tanpa uang.
"Sudah, Ma? Hanya itu saja? Jangan khawatir! Semua kunci mobil ada di kamar. Mama ambil saja semuanya." Guntur kemudian berdiri, siap pergi dari rumah itu tanpa membawa apapun.
"Tabungan kamu!"
Guntur langsung menoleh ke arah mamanya.
"Jangan ngaco, Ma! Selama ini Guntur kerja untuk perusahaan! Mama boleh ambil rumah, apartment, semua mobil Guntur. Tapi tidak untuk uang pribadi Guntur."
"Cih!!! Berapa gaji kamu??? Mama pastikan akan bekukan semua asetmu. Kamu anak Mama, tanpa Mama kamu akan jadi gelandangan," ujar nyonya Gumilang sadis.
Bella makin panik, ia kemudian memegangi lengan Guntur.
"Udah, Mas. Minta maaf sama Mama. Jangan melawan, untuk apa kamu tukar semuanya demi gadis rendahan itu?"
"Bella!!!"
Seketika Bela langsung terdiam. Dan Guntur langsung meninggalkan rumah itu.
"Masss! Mas!" panggil Bella.
"Sudah, biarkan dia. Dia pasti kembali," kata nyonya Gumilang penuh keyakinan.
Wanita yang terlahir kaya raya itu yakin, Guntur pasti akan menyerah. Rasanya tidak akan mungkin Guntur kuat hidup melaratt karena selama ini anaknya itu hidup sangat kecukupan. Jadi lihat saja nanti, sampai kapan Guntur bertahan kemudian menyerah.
***
Siang hari di kediaman ibunda Padma yang sangat sederhana. Sebuah mobil taksi warna biru berhenti di depan rumah. Guntur turun dengan wajah yang menahan beban berat. Tadi dia dari ATM, semua kartu yang ia miliki benar-benar sudah di blokir. Dia pergi tanpa apapun. Hanya pakaian yang ia kenakan. Demi membela Padam, ia memilih kehilangan semuanya.
Tok tok tok
"Assalamu'alaikum!"
Padma langsung keluar, melihat ke jendela. Ingin tahu siapa yang datang.
"Mas Guntur!" gumam Padma dan langsung membuka pintu.
KLEK
"Mas!"
Padma langsung memeluk suaminya. Dan Guntur merasa kurang nyaman.
"Padma ... aku sekarang bukan pria kaya seperti kemarin. Aku laki-laki yang tidak punya apa-apa sekarang," ucap Guntur lirih.
Padma langsung mempererat lengannya sembari balas berbisik, "Padma tidak mencintai harta Mas Guntur, Padma tidak mengharap apa-apa. Padma tulus mencintai Mas Guntur."
"Aku bahkan tidak punya rumah untuk tempat tinggal, Pad."
Padma langsung melepaskan pelukannya, ia langsung menarik lengan suaminya.
"Ini rumah Padma, ini juga rumah Mas Guntur ... Mas belum makan? Padma ambilin ya?"
Tiba-tiba dari belakang, ada Keny yang mulai pandai berjalan. Anak itu keluar dari balik jendela dan berjalan menuju Guntur. Sembari matanya berbinar menatap Guntur yang terlihat kacau. Mungkin shock, semua kartu kredit, ATM, semua tidak bisa di access.
"Keny ..."
Guntur kemudian merentangkan kedua tangannya, kemudian meraih Keny dalam pelukannya.
'Ini adalah keluargaku, harta yang tidak ternilai harganya,' batin Guntur kemudian mengusap kepala Keny dengan sayang.
BERSAMBUNG
Fb Sept September
IG Sept_September2020
Klik profile Sept, ada 21 judul yang sudah tamat. Rekomendasi bagus, Rahim Bayaran, crazy Rich, dan dinikahi Milyader. SEMOGA suka yaa.
maaf ya,klo slh..jngn di bully/Pray/