NovelToon NovelToon
Akulah Pewaris Sesungguhnya

Akulah Pewaris Sesungguhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / CEO
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Moena Elsa

Kesempatan hidup kedua yang kudapatkan, akan aku manfaatkan dengan baik.
Aku berpikir siuman dari pingsan, tapi pada kenyataannya aku kembali ke waktu satu tahun sebelumnya.
Akan aku balas mereka yang telah menyakiti ku selama ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Presentasi

Sean kembali fokus ke tumpukan berkas proposal yang tadi dibawa Kevin.

Lembar demi lembar Sean lihat dan teliti.

"Hhmmm banyak sekali titik lemah di proposal ini. Makanya perusahaan merugi tiga tahun yang lalu," gumam Sean dalam hati.

"Atau bisa jadi karena salah prediksi. Harga tanah di daerah barat turun tajam saat investasi digelontorkan perusahaan," pikir Sean.

Sore hari

"Proposal nya mana? Besok aku yang akan mempresentasikan. Malam ini harus aku pelajari," Kevin merebut map berkas yang dipegang oleh Sean.

Sean membiarkan, karena tak ingin debat dengan Drama King. Sean tak mau energi nya terbuang percuma.

Kebetulan di saat yang sama ponsel Sean berdering, ada nama Andrew di sana.

"Halo bro," sapa Sean.

"Ntar malam kita ketemu di tempat biasa," ajak Andrew.

"Asal jangan ada wanita aja," bahas Sean.

"Come on bro, sampai kapan kamu betah menjomblo?" balas Andrew.

"Kalau gitu aku nggak pergi," ancam Sean.

"Nggak seru," Andrew memutus panggilan.

Sean pergi meninggalkan meja meski panggilan Kevin terdengar dari belakang telinga.

"Enak aja, dia sendiri nggak kerja. Ngapain suruh aku lembur?" gumam Sean cuek.

.

"Sialan Sean," umpat Kevin sambil membolak balik lembar proposal yang diminta dari Sean barusan.

"Mana aku paham hal seperti ini?" Kevin menggaruk-garuk kepala nya yang tak gatal.

"Aku nanya mama aja deh," Kevin bergegas ke bagian keuangan, di mana mama Yola bertugas di sana.

Celline yang melihat tingkah Kevin tertawa kecil, 'Kalau bodoh ya tetap bodoh aja bro, pakai pura-pura sok kuasa segala,'

Celline kebetulan baru dari toilet, jadi bisa melihat interaksi dua pria yang bak Tom and Jerry itu.

"Mah," panggil Kevin perlahan.

"Apa lagi Kevin?" hari ini Yola ikut kesal karena ulah sang putra.

"Aku mau mempelajari proposal ini Mah. Kalau aku tak lancar presentasinya, mama juga yang bakalan malu," jelas Kevin.

"Papa kamu sudah menunggu di basement. Bawa aja pulang, kita pelajari di rumah," bilang mama Yola.

"Hhmmm baiklah, ntar aku minta bantuan papa juga," seru Kevin.

"Dan aku yakin, Sean tak akan bisa melakukan nya," ujar Kevin penuh keyakinan.

Mama dan putranya itu berjalan beriringan hingga beberapa rekan kantor yang belum pulang bisa melihat dengan jelas keakraban mereka. Yola tak berani go publik di kantor, kalau Kevin adalah putranya. Yola tak mau disebut memanfaatkan koneksi orang dalam untuk memuluskan jalan Kevin di perusahaan. Padahal kenyataannya memang seperti itu.

.

Keesokan pagi di meja makan keluarga Abimanyu.

"Sean, pagi ini ikut lah presentasi. Belajar lah pada Kevin cara presentasi untuk meyakinkan klien. Kali ini pemilik Dirgantara yang akan hadir," tuan Abimanyu memberi nasehat.

"Hhhmmmm," gumam Sean.

"Sopan lah sedikit. Gimana pun juga tuan Abimanyu itu papa kamu," seru Yola.

"Aku tahu dan anda tak perlu menjelaskan itu nyonya," balas Sean.

"Sean, hormati mama kamu!" tuan Abimanyu dengan nada naik satu oktaf.

"Mama? Maksud papa? Mama tiri?" Sean beranjak, malas kali melanjutkan makan bersama.

"Sean, mau ku pecat kamu!" ancam tuan Abimanyu.

"Kalau papa berani, aku tak masalah," tukas Sean. Ada tuan Rahardjo di belakang nya.

Emosi tuan Abimanyu meledak, terlihat senyum Yola walau sedikit dan itu bisa Sean lihat.

"Mau ke mana kamu?" hardik tuan Abimanyu.

"Ke perusahaan," jawab singkat Sean.

"Kak, kita bareng. Aku nebeng mobil baru kamu," Kevin yang barusan turun ikutan nimbrung.

"Ogah," Sean berlalu pergi.

Kevin tak lagi mengejar Sean, karena keinginan yang sebenarnya ingin Sean segera pergi agar dia leluasa merayu tuan Abimanyu.

"Pah, proposal nya sudah aku pelajari dengan baik. Ini semua berkat mama. Mama telaten sekali mengajari aku semalam," Kevin bercerita sambil mengambil makanan yang ada di meja.

"Hhmmm bagus Kevin. Andai Sean seperti kamu, rajin berproses," tuan Abimanyu menghela nafas dalam.

"Oh ya Pah, jika nanti aku berhasil mendapatkan proyek ini. Jangan lupa bonus aku," rajuk Kevin.

"Oh, tentu saja," balas tuan Abimanyu.

"Karena proyeknya bernilai ratusan milyar, bonus sebuah mobil sport tentu terlalu kecil kan Pah? Tapi tenang aja Pah, Kevin cuman minta itu aja kok," pinta Kevin merasa senang duluan, membayangkan dirinya naik mobil sport yang tak kalah dengan milik Sean.

"Akan papa pikirkan Kevin. Kamu fokus saja mendapatkan proyek ini," ujar tuan Abimanyu.

"Siap Pah,"

.

Sean hadir paling awal di ruang rapat, menyusul di belakang nya ada Celline.

"Sean, kamu di ajak rapat?" bisik Celline.

"Tentu saja," Sean fokus pada notebook yang dibawanya di atas meja.

Kevin masuk ruangan, di belakang nya ada nyonya Yola dan tuan Abimanyu.

Kevin sibuk menyiapkan bahan presentasi. "Kevin, jangan gugup. Kamu bisa," Yola memberi semangat.

"Proposal nya sempurna. Aku yakin proyek ini akan jatuh ke perusahaan kita," tuan Abimanyu melanjutkan perkataan Yola dengan bangga.

Sean memperlihatkan senyum smirk yang tak disadari oleh semua orang di sana, karena mereka semua hanya fokus pada Kevin sang bintang utama.

"Tuan, ada kabar dari lobi kalau rombongan tuan Dirgantara sudah sampai," bawahan Abimanyu menyampaikan.

"Hhmm baiklah. Antar mereka ke sini," perintah Abimanyu.

'Kalau ada tamu harusnya anda sendiri yang menyambut nya. Apalagi ini tamu besar perusahaan. Citra perusahaan harus dibangun dari kesan awal seperti ini. Gimana aku bisa punya papa sebodoh ini?' batin Sean bermonolog.

Semua di ruangan itu berdiri menyambut kedatangan tuan Dirgantara beserta dengan anak buah nya. Seorang yang penuh wibawa dan berkharisma. Hanya dengan sekali pandang, dia bisa melihat karakter seseorang.

"Selamat pagi tuan Dirga, silahkan duduk," tuan Abimanyu mempersilahkan duduk tamu dan rombongan.

Pandangan tuan Dirga menyapu seluruh ruangan, dan berhenti di satu titik. Sean Rahardjo yang duduk di sudut ruangan. Senyum kecil menghiasi wajah Sean saat mata mereka bertemu, tuan Dirga mengangguk kecil.

"Silahkan dimulai tuan Abimanyu. Saya dan tim akan menyimak terlebih dahulu," kata tuan Dirga.

"Baik, terima kasih," jawab tuan Abimanyu.

"Kevin, bersiaplah!" suruh tuan Abimanyu.

Meski sedikit ciut nyali karena mata penuh intimidasi tuan Dirga, Kevin tetap berdiri untuk melakukan presentasi.

"Selamat pagi semua, ijinkan saya Kevin untuk melakukan presentasi proposal mega proyek yang dilaksanakan oleh kedua perusahaan.... Bla.... Bla ...," Kevin menyampaikan prolog.

"Langsung intinya," pinta tuan Dirga yang terkenal tak suka membuang waktu. Keringat dingin bercucuran di dahi Kevin meski pendingin ruangan sudah diatur di suhu terendah.

"Ba... Baik tuan," ujar Kevin gugup.

"Apa kalian tak punya karyawan lain yang mumpuni? Buang buang waktu ku saja," nada kecewa terdengar dari ucapan tuan Dirga.

"Karena dia manager yang pegang proyek ini tuan," jelas Yola.

"Sekelas manager saja segini kemampuan nya, apalagi anak buah nya. Saya jadi ragu melanjutkan kerjasama ini," tuan Dirga berdiri hendak meninggalkan tempat.

"Tunggu!" Sean berdiri.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Kokok ayam tanda hari telah pagi, sang surya terlihat cerah di ufuk timur # up terbaru datang lagi, semoga bisa menghibur

Like komen vote nya guyysss 💖

1
lin sya
smgt mama sean nikmatin hdup, buat apa pnya hrta klo gk digunain buat kesenangan diri, klo prlu cari berondong atau hot daddy sm geng mak2😄
lin sya
aku harap mamanya sean bneran cerai, jgn smpai krn abimanyu menyesal krn kebongkar kejahatan yola, papanya sean kan doyan cwek, dan gk ada cinta kemama nya sean utk apa dipertahankan, kira2 kpn papanya sean sadar ya/Smile/
Titien Prawiro
Kevin Yola dipenjara yg lama thor, Yola keluar penjara rambut putih siapa yg mau sama pelakor tua.
Titien Prawiro
Cellin beli berlian kenapa Yola iri, dia gk tahu Celline orang kaya. kepanasan hatinya. dasar pelKor kamu Yola,
Titien Prawiro
Good job Sean, buang Kevin dan ibunya, jangan simpan sampah.
lin sya
kira2 trbongkar gk ya, krn golongan darah kevin dan abimanyu berbeda, klo abimanyu gk peka kevin bkn anaknya brrti otaknya oding🤭, smga aj kbngkar kejahatan marco dan yola biar satu jeruji, pngen liat wajah penyesalan abimanyu yg udh sia2kan sean dan mamanya
lin sya
trnyata kevin bkn darah daging abimanyu, klo swtu saat posisi sean trdesak tes dna aj. klo trbkti bkn saudara seayah jd kevin gk pnya kuasa atas hrta sean dan bikin abimanyu menyesal bntr lgi jd duda tp hobby selingkuh🤭
lin sya
tnpa hrta dan kekuasaan yola dan anaknya bagaikan semut, tp sombongnya minta ampun, hrsnya sean jgn trrlu ringan menghukum gundik papanya, sean kan udh jdi pewaris bikin aj papanya gk pnya materi biar ngerasain dri bwh🤭
Tania Luvia
lanjut 👍
Tania Luvia
lanjut Thor, biarkan Yola menyingkirkan saja 😄
Tania Luvia
keren thor
Tania Luvia
sukses selalu thor, semangat
Tania Luvia
sepi thor💪
Tania Luvia
ngopi sambil mencari inspirasi bagus juga Thor 🤭
Tania Luvia
lanjut👍
Tania Luvia
lanjut thor🤭
Lee Mba Young
Anak laki kl gk punya kuasa gk bisa ngapa ngapa in kl bpk nya selingkuh. lihat Sean gk bisa misahin yola dng bpk nya.
atau pling gk nendang bpk nya biar miskin kl miskin yola pasti gk mau kn. 🤣.
Lee Mba Young
Berarti Sean gk punya kuasa 😄. lihat papa nya bawa gundik saja dia gk bisa misahin kok.
pdhl Dr segi umur Sean sdh dewasa.
Tania Luvia
Celline ternyata putri CEO yang tersembunyi🤣
Tania Luvia
gundik gilaaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!