NovelToon NovelToon
Boss Kecil, Didunia Kuno! [Boy Lovers]

Boss Kecil, Didunia Kuno! [Boy Lovers]

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mooi Xyujin

Hwang zin bukanlah orang dari era ini,dia lahir di tahun 2028 dan berusia 30 tahun,dia yatim piatu,Dia bekerja keras selama hidupnya.

Dia menjadi koki , petugas pengangkutan barang, bartender,pelayan restoran dan lainnya,dia hidup dengan menghemat banyak uang saat tabungannya mencapai 100 juta dalam 15 tahun hidupnya.

Hwang zin membeli bangunan toko kecil yang lengkap penuh dengan barang-barang grosir dari barang orang tua hingga anak-anak dan makan pokok dan sejenisnya.

dia akan mulai berbisnis tapi siapa kira saat dia dalam perjalan pulang justru mobilnya tertabrak truk dan bangun disini .....bukannya mati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluarga Luo

Hwang zin mengambil kotak yg ukurannya sama dengan Luo sisi,saat nyonya membukanya itu juga berisi tusuk rambut hanya saja berwarna sama dengan milik Luo xixi.

hanya saja bentuknya berbeda,jika milik putri nya kupu-kupu dengan hiasan bulan setengah.Milik Nyonya Luo bulan utuh, dengan bunga dan ukiran di batang tusuk rambut nya.

Semua wanita disana merasa iri melihat nya , itu sangat cantik dia juga mau.Hwang zin juga memberikan kotak hadiah pada Tuan Luo dan Luo Fei.

Luo Fei membuka hadiah dengan hati-hati takut merobek kertasnya terlalu banyak,dia mendapatkan kotak kayu berukuran sedang ,saat di buka itu terdapat set kuas.

" Ini sangat bagus, Zin.an terimakasih saya sangat menyukainya..." Ucap Luo Fei pada Hwang zin dengan tulis,pemuda itu tersenyum dan berkata bagus jika dia menyukai nya.

Dia ingat bahwa putra pertama Tuan Luo adalah seorang sarjana hebat dikota,jadi dia memilih set kuas sebagai hadiah untuk mendukungnya.

Tuan Luo mendapatkan kotak yg paling besar diantara keluarga nya,membuat Nyonya dan anak-anak merasa iri dan bersemangat ingin tau isinya.

Jadi Pria tua itu membukanya dengan hati-hati dan melihat kotak kayu penyimpanan Gu.

mata pria itu melebar, matanya memerah dia ingat Pelayan Hwang yg selalu menemani nya bermain Gu.

" Ayah...." Ke dua anaknya terkejut melihatnya,ini adalah pertama kalinya mereka melihat ayah mereka beraksi seperti ini.

Hwang zin menundukkan matanya.

Ingatan soal pria tua yg bercerita pada pemilik asli soal Tuan Luo yg sangat menyukai Gu.

"Tuan ..ayah saya masih mengingat kesukaan anda,dia sering bercerita kalian suka bermain Gu bersama....."ucapnya,dia melihat ke arah pria tua itu dan dapat melihat ketulusan pada Ayah Hwang.

"Pria tua itu benar-benar berkata dengan banyak padamu..."Tawa Tuan Luo sambil menarik kotak kayu diatas meja ,saat kotak dibuka papan catur Gu terlihat.

Ini lebih bagus dari papan catur miliknya,kayu yg dipilih juga berkualitas.

Tun Luo melihat anak temannya dengan rasa sukur." Nak terima kasih aku sangat menyukainya...."

Hwang zin mengangguk lega, tersenyum kecil lalu dia ingat bahwa dia memiliki hal lain,Dia menoleh untuk mengambil kotak kue.

" Saya juga membawa pai telur ' untuk dicoba semua orang...."

"Pelayan bawa ke dapur dan sajikan pada semua...."perintah Nyong untuk mengambil kotak kue.

"Baik Nyonya!"pelayan segera membawa bungkusan itu pergi ke dalam.

Hwang zin segera mengobrol dengan anggota keluarga dengan suasana bahagia, sesekali Nyonya akan mengambil kan makan untuk nya.

Hwang zin yg belum pernah merasakan kasih sayang seorang ibu merasa terharu.Melihat mata merah anak itu membuat Tuan Luo merasa tak tega.

Saat Hwang Lin pergi,dia berkata akan mengadopsi anak saudara yg telah meninggal, Ini adalah satu-satunya keturunan keluarga Hwang mereka.

Dia tak bisa membiarkan anak itu pergi.jadi dia mengundurkan diri,Tuan Luo tak tega melihatnya,mereka sudah berteman sejak usia remaja dan tumbuhan tua bersama.

Tak ada rasa seperti Tuan dan pelayan, bagiannya Hwang Lin adalah teman dan saudara nya.

dia sangat menghargainya. Jadi dia membiarkannya pergi,dan hidup dengan anaknya,Tuan Luo membelikan rumah,dan sesekali mereka berkirim surat.

Dia sering bercerita betapa patuh dan bijaksana anaknya,dia mulai pamer bahwa putranya sangat pintar.

dulu Tuan Luo selalu memamerkan Luo Fei pada Hwang Lin Dan setelah pria tua itu punya anaknya sendiri dia juga mulai pamer seperti nya.

Semua nya terasa bahagia untuk keluarga mereka berdua, Samapi dia mendengar bahwa pria tua itu sakit parah dan mengirim Dokter Wang.

Dan dia diberitahu kondisi temannya tak optimis.

"Ayah..."Tuan Luo tertegun.dia tersadar dari lamunannya, melihat putranya yg melihatnya dengan cemas.

Lalu menoleh pada istri dan putrinya yg juga memandang nya den kuatir.

"Maaf aku hanya ingat masa lalu..."Jelasnya pada mereka,dia lalu melihat Hwang zin dengan rasa lega."... syukurlah kamu tumbuh dengan baik..."

Hwang zin tersenyum. Tak lama pelayan datang dengan nampan berisi pei telur,mereka menyajikan disetiap meja.

pai telur sedikit berbeda,karena Hwang zin menambahkan buah-buah diatasnya agar terlihat lebih cantik Dan tak akan mengubah rasanya.

Semua Tamu melihat kue yg dibawa pelayan pada meja semua orang bahwa bentuk kue ini cantik.

Saat mereka dengan penasaran mencobanya,lalu tertegun. "Enak!"

Melihat semua orang nampak bahagia saat memakannya, Luo xixi segera mengambil satu dan memakannya.

"Ini sangat enak...kamu benar-benar pandai membuatnya...." Nyonya Luo melihat kue ditangan nya dengan terkejut.

"Saudara saya tak suka telur,tapi telur disini sama sekali tidak bau,ini juga lembut dan enak..." Luo xixi juga mendesah dengan wajah berseri-seri.

Hwang zin tertawa."Jika anda suka, saya bisa membuatnya saat anda ingin memakannya...atau cobalah bermain ke toko,saya juga memiliki hidangan lainnya yg disukai Tuan muda Zhao...."

"Kamu kenal Tuan muda Zhao?"tanya ke dua saudara itu melihatnya dengan terkejut.

"....Saya lebih dekat dengan Tuan muda ke 2,tapi Tuan muda sering berkata makanannya dirampok oleh kakaknya....."Hwang zin tertawa kecil saat mengatakan hal ini.

" Pantas Zhao Yun sering mengadu padaku,..."Desah Luo Fei tak berdaya.

calon iparnya adalah teman sekelas nya waktu di akademi,mereka akrab dan berteman dengan baik,bahkan untuk Zhao Yun sendiri.

"Tuan muda Yun ,suka makan, dia sering melarikan diri ke toko saya untuk menghindari ayahnya...." Jelasnya dengan nada lucu, kedua saudara itu tertawa geli bersamanya.

"Anak itu memang nakal,tapi dia juga sangat baik..."Puji Luo xixi dengan senyum bahagia.

Hwang zin mengangguk setuju.

Ke tiga anak itu mengobrol dengan seru, Nyonya dan Tuan Luo tak menganggu mereka,mereka berdiri dari kursinya untuk menghibur tamu lainnya.

Luo Fei mengajak Hwang zin bertemu dengan teman-temannya, sedangkan Luo xixi pergi ke meja teman-teman nya juga.

"Perkenalkan ini Hwang zin..." Luo Fei merangkul pundak Hwang zin dengan akrab.

takut teman-teman tak melihat dia menjaganya. Namun sepertinya dia terlalu banyak berfikir. teman-temannya justru terkejut dan antusias pada Hwang zin.

Pria dengan wajah malas ,segera melihat dengan ragu-ragu." Anda putra paman Hwang?"

"Paman Hwang...?" Dia terkejut .apa Ayah' asli dipanggil paman oleh para Tuan muda ini. Luo Fei menjelaskannya.

"Kami semua menyebut paman Hwang, duduklah...." Hwang zin duduk di kursi disebelah pria muda dengan mata kecil,pria itu menoleh padanya den senyum ramah.

"...Ayahmu dulu sering memberikan ku makan ringan saat saya bermain kerumah Luo Fei...."

Hwang zin melebar matanya terkejut.melihat ini mereka merasa bahwa anak ini sangat baik dan agak lucu.

"Pai telur ini buatkan mu?" Tanya pria satunya .

Hwang zin mengangguk." Benar...saya menjualnya di kedai Hwang didekat gerbang kota..."

"Kami akan bermain kesana lain kali..."Sahut Luo Fei padanya.

"Silahkan saya akan menyambutnya dengan senang hati......" Hwang zin tersenyum kecil, tak lama mereka menjadi akrab.

Dia tau pria dengan wajah malas adalah Tuan muda Yang Qin.usianya 20 tahun. Lalu Tuan muda dengan mata kecil adalah anak dari Hakim kota.

Jiang Wei usianya 20 tahun. Sedangkan Tuan muda satunya adalah Tuan muda Feng Yu.

Putra satu-satunya pejabat kota Feng. Hwang zin mengobrol dengan teman-teman Luo Fei tanpa merasa rendah diri sama sekali.

Sesekali dia juga menjawab pertanyaan mereka atau hanya mendengar mereka bercerita. Saat hari semakin malam para tamu pulang satu persatu.

Hwang zin ingin pergi juga tapi Tuan Luo menahannya dan memintanya untuk menginap.

Besok pernikahan Luo xixi ,dia ingin Hwang zin hadir sebagai perwakilan ayahnya.Mendengar hal ini dia tak bisa menolaknya jadi Hwang zin setuju.

Mereka memberinya kamar disebelah kamar Luo Fei,dia sama sekali tak diperlukan seperti tamu melainkan seperti kerabat mereka sendiri.

Hal ini semakin membuat Hwang zin menghormati Tuan Luo dan keluarganya.

Ke esoknya Harinya saat Hwang zin bangun semua orang sudah sibuk,dia dia beri baju baru yg sewarna dengan anggota keluarga Luo.

Dia juga diminta menjadi penyambut bersama Luo Fei didekat gerbang rumah Luo.

Jadi saat Hwang zin berdiri kokok dijalan membuat Zhao Yun hampir tersandung kakinya sendiri.

"Saudara Zin.an! Kenapa kamu disini?" Zhao Yun benar-benar terkejut melih temannya disini.

Hwang zin tersenyum dengan gigi harimau yg terlihat." Untuk menghalangi kamu membawanya pengantin wanita..."

"Hei saudara jangan bermain-main..."Jawab Zhao Yun dengan tawa ,dia segera memberinya amplop merah didalam tasnya." Hei ambilah! Biarkan aku lewat!"

Hwang zin dan Luo Fei saling memandang lalu memberi mereka jalan. Zhao Yun yg menuntun kuda yg dinaiki kakaknya menuju pintu dan berhenti.

Zhao Wei turun dari kuda dan memasuki halaman dan berteriak dengan lantang."...saya datang untuk menjemput pengantin wanita!"

Tuan Luo mengendong putrinya dipunggungnya, dibelakang nya Nyonya Luo menaham punggung putrinya.

Disetiap sisi pra kerabat berjalan menyambut mereka. Pria tua itu berkata dengan nada serius."Apa kamu akan menjaga putri ku dengan baik?"

"Saya akan melakukannya....!" Jawab Zhao Wei dengan tegas.setalah itu Tuan Luo menurunkan putrinya dan Zhao Wei datang mengendong dengan pelukan putri.

Luo xixi menoleh pada orang tuanya,dibalik kerudung dia menahan air matanya.Zhao Wei mengeratkan pelukannya,berbisik lirih."...tak apa-apa xixi,kami akan bertemu lagi..."

Luo xixi mengangguk,dan memeluk pundaknya erat.

"Berbahagialah..." Teriak keduanya,lalu disusul para kerabat yg berteriak.

".. berbahagialah untuk pengantin baru!" Semua orang melihat iring-iringan pengantin mulai bergerak menjauh rumah keluarga Luo.

Hwang zin yg melihat mereka dari kejauhan menghela nafas lega,namun saat dia menoleh dia melihat Luo Fei menangis dalam diam.

"....."Siapa yg kemarin berkata dia tak akan menangis!

1
Dania
misi
LING
r
Jack Strom
Nice!!! 😁
Jack Strom
Jejak kumis!!! 😁
Dania: misiiiiiii
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!