Wang Ryu, seorang pria modern, tiba-tiba menemukan dirinya terlempar ke masa lampau, lengkap dengan status setengah dewa yang misterius.
Di dunia yang asing ini, di mana kelangsungan hidup adalah prioritas utama, Wang Ryu memutuskan untuk menggunakan pengetahuannya dari masa depan untuk membangun sebuah bisnis.
Dengan kecerdikan dan sedikit sentuhan magisnya sebagai setengah dewa, dia berusaha keras untuk tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga menciptakan jejaknya sendiri di zaman kuno.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Membantu
Waktu berlalu,tak terasa hampir 1 tahun Wang Ryu berada didunia ini.keseharinya disini menjadi ikan asin dia makan dan tidur,serta bermain-main.
Dia kadang sibuk membuat Baju,kemarin dia membuat jaket hangat karena sebentar lagi akan musim dingin.
Sesekali dia akan pergi pusat kota untuk mengubah suasana , Sekarang Paman Feng adalah kepala pelayan dirumahnya.
Awalnya sulit mengajari nya mengunakan pemantik api atau penanak nasi,namun lambat laun pria tua itu akhirnya terbiasa dengan semua hal ajaib dirumah tua Wang.
Paman Feng tak lagi terkejut saat melihat rumah yg begitu terang dimalam hari dari pada rumah-rumah orang lain disekitar mereka.
Dia juga mulai terbiasa dengan kondisi rumah yg hangat saat musim dingin dan sejuk saat musim panas. Paman Feng beradaptasi dengan baik selama 1 tahun ini.
Hari ini Wang Ryu pergi ke pasar untuk melihat-lihat barang,dia berencana membuat meja untuk ditaruh di halaman depan.
Saat keduanya fokus memilih bahan-bahan kayu terbaik.mereka dikejutkan dengan suara ribut-ribut. Dan teriak wanita yg kesakitan mengejutkan semua orang.
paman Feng keluar dari toko disusul Wang Ryu dibelakang.Mereka melihat ke sebrang jalan didepan toko daging.
Wanita hamil nampaknya akan melahirkan.
"...Dia akan melahirkan! tolong!istirku...istirku!" Teriak sang suami dengan panik, istrinya sudah terduduk dipingir jalan dengan wajah kesakitan.
"Panggil dokter Han cepat!" Boss wanita penjual daging segera menghampiri mereka.beberapa orang segera berlari mencari dokter.
Namun sebuh kereta kuda dengan seorang pelayan kecil berteriak dijalan dengan tak puas."...Tolong pinggirkan dulu hei !kalian menghalangi jalan!"
"Sombong sekali!apa kalian tidak lihat ada yg akan melahirkan!"bentak boss wanita itu dengan marah.
"Bajingan kua tidak lihat istriku kesakitan!"teriak pria itu sambil memeluk istrinya.
"Bajingan! Apa perduli ku..!" Pelayan itu turun dan dengan kesal mulai bertarung dengan boss wanita dan suami wanita hamil tersebut."....Kami tidak perduli cepat pergi!"
"Ahk..!"teriak wanita hamil itu dengan keringat dingin, saat pelayan kecil itu menendang perutnya.mata suami pria itu memerah."....istriku!"
Wajah pelayan itu pucat,dia mundur dengan cepat.
"Gila dia menendang perut wanita hamil itu! pembunuh....!"teriak boss wanita dengan semangat.
Suami wanita itu melihat darah diantara kaki istrinya dan ketakutan." Darah...tidak anak ku!"
" ...aku tak sengaja melakukan,salah kalian sendiri yg menghalangi jalan kami...!"ucapnya mencoba membela diri.
namun tak ada yg percaya padanya karena semua orang melihat dia memang sengaja menendang wanita itu.
"....Sombong!berani sekali kalian membuat ulah diwilayah Jendral Tua! cepat pangil Yamen !"teriak orang-orang.
Beberapa warga kota segera memberi kabar pada yamen yg tak jauh dari tempat kejadian.
Melihat ini pelayan yg menendang Ibu hamil itu menjadi pucat, diawalnya hanya ingin segera menjemput Nona mereka di gerbang kota kenapa malah menjadi seperti ini.
Wang Ryu bisa melihat bahwa bayi dalam perut wanita itu hampir tak bernafas, alisnya mengerut,dia berlari menghampiri mereka.
Paman Feng segera mengikutinya dengan cemas."Tuan muda!"
"Kamu-"Suami wanita itu akan membentak orang yg tiba-tiba menyentuh perut istrinya.
namun paman Feng segera berteriak marah padanya."Diam ,Tuan ku ingin membantu istrimu...!"
Wajah pria itu memucat dan melihat keduanya dengan mata berlinang."....selamat kan, selamat kan tuan tolong!"
Wang Ryu membungkuk ,menyentuh perut wanita itu,aliran hijau dari pohon persik yg sudah di ekstrak olehnya memiliki pahala kehidupan,dia mencoba menyuntikkan energi ini pada ibu dan sang bayi.
"Paman ambil kereta kita..."perintahnya.Paman Feng segera berlari mengambil keretanya.yg terparkir tak jauh dari toko.
Tak lama Dibawah perawatan Wang Ryu,wajah Wanita itu segera memerah, bibirnya tak lagi pucat,dia mulai sadar ,rasa sakit diperut nya berkurang.
Semua orang yg melihat termasuk boss wanita bernafas lega .
"Istriku...!" Teriak pria itu dengan wajah kegirangan memeluk istrinya dengan lembut.
Wanita itu melihat ke arah suaminya, dengan nada lemah." Aku tidak apa-apa..."
Wang Ryu menoleh dan kereta nya sampai,dia mendesak suami wanita itu mengendong istrinya masuk kedalam kereta nya"... cepat bawa dia ke klinik .."
" Baik.. baiklah!" Pria itu mengendong istrinya dengan mantap kedalam kereta,Wang Ryu lalu duduk didepan bersama paman Feng.
Paman Feng segera berteriak ke jalan yg masih banyak orang menonton.",...beri jalan ini darurat! minggir!"
Semua orang sadar segera menyingkir, meninggalkan kereta dan pelayan yg ditahan oleh warga.
Di klinik Dokter Han.
Wang Ryu menemani pria itu menunggu istrinya melahirkan, sedangkan paman Feng kembali ke toko untuk memesan kayu yg belum selesai.
Dokter Han keluar dari arah dalam ruangan dengan wajah gelap."Siapa suaminya?"
pria itu segera menghampirinya dengan cemas."Saya! Bagaimana dengan istriku dokter?"
"Ibu dan bayi selamat..tapi apa yg terjadi pada si ibu?"tanyanya dengan tak sabar.
"seorang pria telah menendang perut istriku tuan...!" tangisnya. wajah Dokter Han mengelap. pantas saja ada bekas memar diperut wanita itu.
Dia kira suaminya yg melakukan kekerasan.
Dia menghela nafas lega.menepuk pria itu."...anak mu tak apa-apa, istrimu juga baik-baik saja..hanya saja ada bekas memar diperut nya aku rasa itu luka akibat tendangan..."
"Syukurlah terima kasih dokter...!" Suami wanita itu sangat bersukur bahwa keduanya tak apa-apa,lalu dia ingat Tuan muda yg membantunya.
"Tuan muda!" Bang!-lantai klinik ini cukup kerasa dan sura lutut terbentur menggema di klinik.
Wang Ryu menyentuh topinya tak berdaya.
Dokter Han menoleh ke arah Tuan muda yg dimaksud,pria itu berpakaian Tang dengan model yg tak sama seperti milik Kota Wu,itu terlihat mewah dan mahal.
Wajah tertutup kerudung topi caping, sehingga mereka tak dapat melihat wajahnya.namun melihat tangan seputih susu membuat Dokter Han terkejut.
Sepertinya dia seorang bangsawan!
"Paman bangunlah..."suara itu masih sangat muda,namun sedikit kesan malas dan enggan.membantu pria besar itu berdiri.
"Anda ...karena anda anak dan istri ku bisa selamat!" Tangisnya,Wang Ryu menghibur beberapa kata sebelum Paman Feng datang.
Wang Ryu menoleh pada Dokter Han, bertanya dengan sopan."...berapa biayanya Tuan?"
"Tuan Tidak perlu,aku masih cukup untuk membayar nya..."tolak suami itu dengan cepat.bagaimana bisa dia menerima orang yg sudah menolong nya membayar biaya istrinya.
"Ini 2 tael itu sudah berserta obat-obatan nya selama 1 bulan....."jawab Pria tua itu dengan jujur.
"2 tael...?"Suaminya itu terkejut,dia hanya punya 500 sen.
melihat ini Wang Ryu mengeluarkan satu tael emas memberikannya pada suami itu."...terimalah, sisanya gunakan untuk membeli makan bergizi untuk istrimu dan putramu mu..."
Dokter Han menoleh pada Tuan muda itu dengan terkejut. kenapa dia tau?dia bahkan belum memberi tau Suami wanita ini kalau anaknya adalah laki-laki.
"Tuan ....terimakasih..." Jawabannya lagi dengan wajah canggung dan merasa bersalah karena terlalu banyak merepotkan mya.
Wang Ryu mengangguk,dia memberi salam pada Dokter Han dan pergi bersama paman Feng.
Mereka kembali ke rumah pukul 10 siang, Paman Feng mengatakan dia sudah mengirimkan kayu pada temen lamanya untuk dibuat kan meja dan kursi.
Wang Ryu mengangguk dan meminta paman Feng istirahat, Karena tak ada lagi yg bisa dilakukan hari ini,namun pria tua itu bilang dia akan memberi makan ayam dulu.
Dia tak memaksanya dan membiarkan paman itu melakukan apa yg dia mau,Wang Ryu kembali ke kamar udara hangat segera membuatnya lebih baik.
Sebentar lagi musim dingin,dia berencana membuat dendeng dan menyimpannya digudang,isi gudang hanya ada berkotak-kotak.
persik dan beras 20 karung,10 karung garam halus,gula 8 karing,ada juga gula merah,tepung.
Setelah membeli rumah,dan yg lainnya masih ada 2500 tael emas yg dia punya.
tapi lambat laun uang akan habis juga jadi dia berfikir untuk membeli sebuah toko atau tanah untuk membuka toko makanan.
Buah persik yao dan Tao sangat melimpah ,dan hanya dia dan paman Feng yg memakannya,dia berencana menjualnya dalam bentuk jus atau kue ,selai juga bisa.
Intinya produknya nanti akan mengunakan buah persik sebagi bahan utamanya.
Jadi ayo lakukan ini dulu.