|WAJIB Follow Author Sebelum Membaca|
---------------
Kisah seorang Presdir dingin dan cuek yang sama sekali tak pernah merasakan jatuh cinta seumur hidupnya.
Akan kah Presdir itu menemukan pasangan hidupnya?
#WARNING!
•Cerita Mengandung Humor Tinggi!
•Mengandung Kata Kasar!
•Baca? Dijamin Bikin Ngakak:
•Gak suka? ngilang! gausah ninggalin jejak yang bikin Author Down!
-Start:30/10/20
-Finish:
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IncessCaca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps.08
•S'D Flowers•
(Sisca Dara Flowers)
“Ini toko bunga lo?..Gede juga”Tanya Fajar setelah sampai di toko bunga milik Sisca.
“Bukan,Ini punya Mamih!”Jawab Dara melepas helm nya.
“Sama aja kali”
“Serah deh,Ngomong-ngomong makasih yah”
“Yoi santai aja kali”Ucap
“Ternyata selain Petakilan,Bobrok, Resek, Fajar baik juga ternyata”
“Selain baik,juga Ganteng tentu nya” Sombong Fajar yg merasa dipuji.
“PD banget,Muka pasaran aja bangga”Cibir Dara.
“Eittt,Jangan salah..Gua FAJAR NARENDRA PUTRA hasil goyangan dari Ayah Putra dan Bunda Kinan ini wajah nya Limited edition yak”Elak Fajar yg masih namplok di atas motor nya.
“DCDM”Cuek Dara.
“Apa'an tuh?”Tanya Fajar.
“Dara Cantik,Dara Diem”
“Emang lo cantik?? Cihh PD banget dahh”Ucap Fajar mengelak.
“Ohh jadi Dara gak cantik”Ucap Dara mendekatkan wajah nya ke Fajar.
“Ehh,apa sih.Gue cium,tau rasa lo.” Ancam Fajar,tapi hanya sekedar ancaman. Mana mungkin dia mencium anak Gadis orang. Fajar memang playboy dan nakal, tapi dia bukan cowok brengsek yg asal main nyosor anak orang.
Plakk
“Fajar berani!??”Galak Dara.Yg benar aja,Dia ini masih polos dan suci..Wkwk.
“Entar lah,mo dihalalin dulu”Canda Fajar dengan senyum menggoda nya.
“Dara mau Mahar jantung Fajar,Bye” Ketus Dara mengibaskan rambut nya hingga mengenai wajah Fajar.
Setelah mengatakan itu,Dara memasuki toko sambil memeluk Dus yg berisi pot bunga meninggalkan Fajar yg sibuk dengan pemikiran nya.
“Jantung? Gilakk!! Sama aja Gue gak idup dong”Gumam Fajar bergidik ngeri lalu menjalankan motor sport nya.
________♥________
•Pranama Group•
Suasana tenang dan sunyi mendominasi ruangan bernuansa putih.Hanya ditempati pria rupawan dengan setumpuk kertas yg menjadi punda pundi rupiah bahkan dollar.
Dengan Kejelian mata nya membaca kata perkata,otak nya berputar dengan seimbang memikirkan untung rugi dan berbagai macam hal.Rutintitas seperti ini adalah hal wajib bagi seorang Presdir.
Tok..tok..tok
“Masuk”Sahut Elang.
“Permisi Tuan!”Ucap Elvan.
“Hmm?”
“Saya ingin memberikan ini Tuan!”Ucap Elvan menyodorkan sebuah amplop putih.
“Apa ini?”
“Surat dari sekolah Tuan muda Egarld!” Ucap Elvan.Setelah diangguki Elang, Elvan pun keluar dari ruangan Tuan nya itu.
“Shhh”Elang memijat pelipis nya setelah setelah membaca surat itu .Dia sangat pusing dengan kenakalan adik nya yg satu itu.
Tutt..
“Van,atur keberangkatan ku ke sekolah besok siang”Ucap Elang melalui telfon.
“Siap Tu-”Elang mematikan telfon sepihak sebelum Elvan menyelesaikan kalimat nya.
•Ruangan Elvan•
Tutt..
“Van,atur keberangkatan ku ke sekolah besok siang”
“Siap Tu-”
Tutt..tut
“Bos sialan!!”Umpat Elvan pelan.
•Mansion Keluarga Skylar•
(19.20 )
Setelah menyelesaikan urusan nya di Toko Bunga,Dara pulang menggunakan supir jemputan utusan Sisca.
Sesampai dirumah,Dara segera membersihkan badan nya lalu berganti pakaian menggunakan piama model Dress(Gaun Tidur) selutut bermotif kelinci dengan rambut nya yg diikat dua(Samping kanan-kiri) membuat nya terlihat imut.
Selesai dengan diri nya,Dara menuruni tangga menuju Dapur untuk mengambil 2 Cup IceCream kesukaan nya lalu berbalik kearah Ruang Keluarga menemani Sisca yg sedang membaca majalah dengan Televisi yg menyala mengisi kesunyian.
“ DOR!! ”Seru Dara mengagetkan Sisca hingga majalah nya tergeletak dilantai.
“ KAGET!! KAGET!! ”Latah Sisca terkejott.
“Ahahahha”Tawa Dara pecah melihat wajah kaget Mami tercinta nya.
“Gelud yokkk”Kesal Sisca.
“Hayyuk,maju Mihh”Ucap Dara melupakan Ice Cream nya.
“Ayok sinihh!”
“Mamih yg siniih”
“Kamu yang kesiniih”
“Mami ajahhh,Ayokk”
“Kalau gitu kita maju bareng,Ayokk!!”
“Ayokk,Satu...”Ucap Dara
“Dua..”Sambung Mami Sisca.
“Tig-..?”
“Mau apa hayyo??”Ucap Darrel&Papi Frans menghentikan aksi Gelud anak dan ibu itu dengan Darrel yg memeluk Dara dan Frans memeluk Sisca.
“Kakak!!”Pekik Dara setelah Darrel melepas pelukan nya.
Darrel merentangkan kedua tangan nya lagi sebab berpikir Dara akan memeluk nya,namun itu hanya angan-angan belaka saja.Dara malah menyambar bingkisan yg ada di tangan kiri nya.
“Kok nggak dipeluk??”Ucap Darrel cemberut.
“Bau keringet sih”Ucap Dara cuek sambil memakan sate ayam yg dibawa Darrel.
Makan dengan semangat membuat bumbu sate nya belepotan disudut bibir nya,Itu membuat Darrel semakin gemas dengan adik nya.
Cup! Cup!
Darrel mencium kedua pipi sang adik dengan gemas nya membuat Dara mendengus.
“Ihh,Kakak Dara lagi makan”
“Gemesin sihh”Ucap Darrel menarik narik rambut Dara yg diikat dua itu membuat sang empu merasa makan nya terganggu.
“Kakak!! jangan dimainin dong rambut Dara”
“Hehe,Lanjutin gih makan nya.Kakak mau mandi dulu”Ucap Darrel beranjak dari duduk nya,tak lupa kecupan manis mendarat di puncak kepala Dara sebelum naik menuju kamar nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
_____♥_____
Bersambung