Xiao An, mafia terkejam pada masanya. dikhianati pacar dan adiknya kemudian tertabrak mobil dan berpindah jiwa ke putri menteri Xiao yang bernama sama dan dianggap sampah.
Apakah Xiao An dapat membalaskan dendam putri tersebut?
Update sesuai mood.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Blueming7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 7
Dari subuh, Xiao An sudah bangun untuk bersiap pulang ke kediaman menteri Xiao. sambil menunggu matahari terbit, Xiao An menggunakan waktu itu untuk berkultivasi. sedangkan Feng Lian sedang menunggu Xiao An sambil memakan buah apel hijau. di dalam dimensi mawar biru, banyak pohon buah - buahan yang bermanfaat. di dimensi, ada buah persik yang berguna untuk meningkatkan kultivasi. ada dua pohon apel, yang satu pohon apel hijau dan yang satu pohon apel merah. apel hijau bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan fisik, sedangkan apel merah untuk menangkal racun langka.
Bom
Bom
Bom
Xiao An membuka matanya dan berjalan menuju Feng Lian.
"jiejie, kau mau ikut aku atau tinggal disini? "
"duluan saja, aku masih mau menghabiskan satu apel hijau lagi"
Xiao An menggelengkan kepalanya dan menggosok dahi kanannya. setelah keluar dari dimensi, Xiao An segera mandi karna tubuhnya sangat lengket. saat ini, Xiao An memakai hanfu berwarna merah muda dan memakai riasan tipis. Feng Lian kemudian keluar dari dimensi mawar biru dengan pakaian pelayan. Xiao An dan Feng Lian berjalan ke arah gerbang istana kaisar. kemudian keluarga menteri Xiao berpamitan ke keluarga kaisar.
Xiao An sedang melamun di halaman pavilliumnya. tiba - tiba, ia teringat tentang hutan kematian. ia pun memanggil Feng Lian.
"ada apa meimei? "
"jiejie, apa kau tau dimana hutan kematian? "
"ah, tentu saja aku tau"
"dimana itu jiejie? "
"hutan kematian berada di tepat di barat pasar, kenapa kau menanyakan itu? "
"aku bosan, sepertinya jika ke hutan kematian akan menghilangkan bosanku"
"kau ingin ke sana sekarang? "
"tentu saja jiejie! "
"baiklah, sana bersiap"
Tanpa ba bi bu, Xiao An langsung berganti pakaiannya menggunakan pakaian pria warna hitam disertai dengan tudung. Feng Lian juga mengenakan pakaian yang sama dengan Xiao An. mereka melewati pintu belakang yang di sana tidak ada yang menjaga. mereka berdua berjalan melewati pasar yang sangat ramai. sampai tibalah mereka di depan hutan kematian.
Xiao An dan Feng Lian memasuki hutan kematian. mereka memasuki hutan itu tanpa gangguan spirit beast hingga mereka menemukan gua tersembunyi di balik tanaman merambat.
"jiejie, kita istirahat dulu ya, aku sudah lelah sekali"
"baiklah, kita istirahat dulu"
Kemudian mereka memasuki gua itu. di dalam gua itu, Xiao An mendapat firasat yang membawanya menuju gua terdalam. di sana terdapat sebuah pedang yang sangat cantik. pedang itu berwarna biru dan tertancap di batu. Xiao An terkagum dengan pedang itu dan mencabut pedang itu dengan mudah. kemudian, datanglah enam spirit beast mendekati Xiao An. mereka berenam berubah menjadi manusia. Xiao An langsung terbengong melihat wajah mereka. Xiao An berpikir bahwa ia sedang melihat bidadari turun dari langit. mereka berenam yang melihat wajah lucu nonanya menahan tawa. sampai salah satu dari mereka berenam berkata
"nona, sampai kapan kau akan seperti itu? "
Xiao An langsung tersadar dan ingin bertanya siapa mereka. saat ingin bertanya, ia mendengar suara Feng Lian dan segera mengalihkan pandangannya. Feng Lian mereka berenam dengan pandangan tidak percaya. ia kemudian berlari kearah mereka berenam dan memeluk mereka dengan erat dan perasaan senang. Xiao An yang melihat itu hanya bingung. Feng Lian yang melihat wajah bingung nonanya segera memperkenalkan nama mereka.
"meimei, ini adalah spirit beast yang aku bicarakan"
"perkenalkan nama saya Feng Hua Lu"
"nama saya Xi Lili"
"nama saya Feng Xia"
"nama saya Zhou Yen Ling"
"nama saya Chou Fan Yi"
"nama saya Yeh Shuhua"
Xiao An menganggukkan kepalanya dan bertanya
"kalian temannya Lian jiejie? "
"Lu jiejie dan Xia jiejie adalah kakak dari Lian jiejie, sedangkan Lili jiejie, Ling jiejie, Yi jiejie, dan aku adalah sahabatnya" ucap Yeh Shuhua
"jadi aku memanggilmu Hua jiejie? "
Shuhua mengangguk dengan semangat.
"omong - omong, apa nama pedang ini? " tanya Xiao An sambil mengangkat pedang
"oh, itu namanya pedang mawar biru "
"kok namanya sama dengan dimensi mawar biru? "
"dulu itu ada di dimensi mawar biru, tapi pedang itu diambil oleh master sebelum ibumu lahir, artinya itu sudah beribu tahun lalu" ucap Zhou Yen Ling
"seribu tahun lalu, ada seorang master yang melawan pasukan iblis dengan pedang itu. setelah master itu meninggal, pedang itu tidak pernah terlihat lagi" sambung Chou Fan Yi
"oh, jadi seperti itu" ucap Xiao An
"ah, ini sudah hampir malam, aku dan Lian jiejie harus segera pulang. kalian masuklah ke dalam dimensi mawar biru" ucap Xiao An
Mereka berenam langsung memasuki dimensi mawar biru. setelah itu, Xiao An dan Feng Lian segera pulang ke kediaman menteri Xiao. mereka masuk ke pavillium mawar dengan pintu belakang yang masih terbuka. setelah sampai, Feng Lian berpamitan pada Xiao An untuk pergi ke dimensi mawar biru. Xiao An menganggukkan kepalanya. setelah Feng Lian pergi, ia langsung mengganti pakaiannya menggunakan hanfu dan karena merasa lelah, Xiao An pun tertidur.
**Bersambung**
ini part nya ketukar kali yaa... agak, agak Laen gituuuu 😌
sungguh sgt mirisss.
cuma aku gak hapal pemainnya 🤣🤣🤣