kisah ini buruk dan nggak tau dimana berada kegelapan namun seorang sendiri di kursi itu dengan menggunakan topeng dia berada di dalam rumah yang kosong
no memplagiat novel/mengcopy novel!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon granger tiktok︎, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 8
Happy reading✈︎
Nomor telepon aktif dan masih bersambung dari tadi nggak ada yang di tangkap telponnya.
"Bagiamana komandan apakan nomornya nggak aktif?!" ucap seorang pak polisi nanya kepada bosnya klo nomor telepon itu nggak aktif atau aktif.
"Aktif kok, Nggak ada aktif!" ucap seorang komandan menjawab klo nomor itu masih aktif.
Dan terus pak polisi komandan menelpon lagi supaya bisa mengangkat telpon.
...----------------...
"Siapa yang telpon sih? Bikin ganggu aja!" ucap seorang ibu melihat hpnya secepat dan melihat nomor telepon.
"Ini nomor telepon siapa ya? Nomor telepon yang nggak dikenal." ucap seorang ibu sehabis melihat nomor telepon langsung mengangkat telpon.
"Hallo siapa ya?" ucap seorang ibu sapa dengan telpon dan nanya siapa yang telpon.
"Hallo apa benar ini nomor telepon nya?" ucap seorang pak komandan nanya kepada orang di telpon itu dan benarkan nomor telepon itu yang dikasih oleh girban.
"Ya benar ini nomor telepon saya, Ada apa ya?" ucap seorang ibu atas menjawabnya dan nanya balik.
"Ini dari polisi dan saya akan laporkan keluarga anda di penjara!" ucap seorang pak komandan kasih tau kepada orang.
"Hah Apa? Masuk ke penjara?!" ucap seorang ibu tiba tiba jantung mau sakit dan mau mampir pingsan lalu menjawab lagi kepada polisi bernanya.
"Sebenarnya apa yang terjadi pada kelurga saya mohon jawab!" ucap seorang ibu minta jawab untuk polisi.
"Anda datang ke kantor polisi dan saya akan menunggu!" ucap seorang pak komandan udh menjawab tetapi harus datang ke kantor polisi.
"Ok saya akan ke sana!" ucap seorang ibu akan ke kantor polisi untuk melihat keluarga nya.
Belum sempat pak komandan mau bicara malah di matiin sama seorang.
"Bagiamana bos dan apa katanya?" ucap seorang pak polisi bernanya kepada bos nya.
"Katanya kesini nanti kita menunggu dulu!" ucap seorang pak komandan menaruh telpon tempat telpon dan melanjutkan kertas yang di kumpulkan.
"Hallo Kalian!" ucap girban tersenyum licik kepada keluarganya yang kejam.
"Mau apa Lo ke sini!" ucap Elsa membuang melihat mukanya girban dan nanya.
"Hahaha cuma lihat lihat saja, kenapa kalian mau di penjara karena kalian lah yang nggak tanggung jawab jadi begitulah hahaha!" ucap girban tertawa dan ngomong kemudian tertawa lagi.
"Girban Lo terlaluan banget!" ucap Rio melihat girban dan marah kepada girban.
"Hahaha! Coba sekali lagi maaf aku gak denger tadi!" ucap girban tertawa keras dan nyuruh Rio untuk ulang lagi ngomongan.
Satu disebelah ada penjara perempuan dan di sampingnya ada penjara laki laki.
"Apa di ulang?" ucap Rio kaget karena di suruh ulang lagi.
"Ayo ulangi lagi aku nggak terdengar nya!" ucap girban ingin sekali lagi harus di ulang lagi.
"Aku nggak mau!" ucap Rio nggak mau ulangi dengan ucapannya yang tadi.
"Oh bergitu ya?" ucap girban dia maju ke depan dan mau memukul mukanya Rio sambil berkata.
PLAK²
Ditampar dua kali mukanya Rio dan sangat terasa sakit girban tampar tangan nya masukkan ke dalam penjara itu dan tampar lah Rio.
"Jawab atau nggak? Akan ku tampar kamu sampai 10 kali!" ucap girban yang udh selesai tampar Rio dan berkata tadi.
"Kak Rio jangan jawab klo jawab dia akan kasih tau yang lain!" ucap Elsa yang nggak mau suruh Rio nggak jawab ke Girban.
"HAHAHA HAHAHA" tertawanya Girban tambah semakin keras.
Lalu maju ke depan ke arah Elsa dan apa yang akan dilakukan oleh girban.
Bersambung.
/Sweat/🙄
anaknya gak makan
salam kenal
/Facepalm/
belum sanggup dan belum ada idenya buat up episode
😌😌
🗿🗿