NovelToon NovelToon
Sajadah Cinta Untuk Tuan Lucas

Sajadah Cinta Untuk Tuan Lucas

Status: tamat
Genre:Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Roman-Angst Mafia / Balas Dendam / CEO / Tamat
Popularitas:538.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

"Hentikan pernikahan ini! Karena wanita ini telah bermalam denganku, hanya aku yang berhak menikahinya!"

Bagaikan tersambar petir di siang bolong ketika seluruh para tamu undangan dan juga pihak kedua keluarga mendengar perkataan pria asing yang tiba-tiba hadir pada pernikahan Aisyah dan juga Zayyan.

Berawalan dari fitnah Aisyah harus menyandang status istri dari seorang pria asing, yang tak diketahui asal usulnya.

Siapa pria itu? Yuk, simak kisahnya hanya di Sajadah Cinta Untuk Tuan Lucas!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sajadah Cinta 08

"Anda tidak mengenali Tuan Lucas?"

Aisyah menggelengkan kepalanya.

"Lalu, kenapa Anda bisa ada di sini?" Bi Num, duduk di kursi yang lain yang ada di depan meja itu juga, lalu tersenyum kepada Aisyah.

"Aku...."

"Tidak perlu diterusin, aku tahu kenapa Anda di sini," mendengar itu lantas Aisyah mengerutkan keningnya. Wanita tua itu menuangkan air mineral ke dalam gelas yang ada di depan Aisyah.

"Semua ini halal untuk di makan,"lanjutnya dan menyuruh Aisyah untuk menikmati makanan dulu, baru dia akan bercerita kepada Aisyah tentang apa yang dia tanya sebelumnya.

Setelah Aisyah selesai makan, Bi Num membereskan meja kecil tersebut. Aisyah menunggu penjelasan dari BI Num tentang siapa Tuan Lucas?

Namun, ketika Bu Num sudah selesai. Wanita tua ini malah beranjak pergi dengan membawa nampan bersama dengannya yang membuat Aisyah begitu marah karena telah dibohongi oleh Bi Num.

"Kenapa Anda membohongi saya?" Aisyah berdiri tepat di depan Bi Num. Wanita tua ini menatap datar ke arah Aisyah, lebih tepatnya Bi Num tak menyukai sifat arogan Aisyah.

"Saya membohongi kamu hanya untuk menyelamatkan hidupmu dari kelaparan. Seandainya saya mengatakan tidak akan bercerita tentang Tuan Lucas, Anda tidak akan menyentuh makanan ini. Jadi, maaf hanya ini cara satu-satunya menyelamatkan wanita muslimah dari kelaparan,"ujar Bi Num, melewati tempat Aisyah berdiri.

"Tunggu!" Aisyah menarik lengan Bi Num dan mendorongnya hingga nampan yang ada di tangan Bi Num terhempas ke lantai. Membuat Bi Num menatap marah ke arah Aisyah.

"Anda begitu menghormati Tuan Lucas, berapa gaji yang dia bayarkan untuk Anda. Sehingga Anda setuju menutupi kebohongan dan kejahatan dari Tuan Lucas. Saya!"Aisyah menunjuk dirinya dengan suara yang marah. "Saya hampir saja mati di tangan Tuan Lucas tempo hari, apa Anda masih berniat tidak mau menceritakan kepada saya siapa pria kejam itu?!"pekik Aisyah dengan suara yang lantang, serta air mata membasahi pipinya. Bu Num yang melihat itu merasa iba, hanya saja tidak ada yang bisa dia lakukan untuk menyelamatkan wanita di depannya.

"Nyonya, tenanglah!"Bi Num mengusap lengan Aisyah yang berdiri sembari menangis di depan wanita tua itu.

"Anda tahu siapa saya?" Aisyah kembali bertanya ketika wanita tua itu memanggilnya dengan sebutan Nyonya.

"Saya tau, karena selama saya ikut dengan Tuan Lucas, hanya Anda wanita pertama yang diperbolehkan olehnya masuk ke dalam kamar ini. Saya yakin, Anda adalah wanita yang dipilih olehnya yang dijadikan istri."Ungkap Bi Num. Aisyah tertegun mendengarnya. Lalu, kembali bertanya tentang siapa Tuan Lucas sebenarnya.

"Lalu, siapa Tuan Lucas?"

"Apa saya benar?" Bu Num bukannya menjawab pertanyaan Aisyah, tetapi malah berbalik bertanya. Wanita itu mengangguk membenarkan pertanyaan dari Bi Num.

"Jika Tuan Lucas menghukum Anda, itu pasti karena ada sebabnya. Selama ini Tuan tak pernah menyentuh siapapun tanpa menyentuhnya lebih dulu. Atau mencari masalah dengannya, bisa dibilang apa sebelumnya Anda pernah bertemu dengan Tuan Lucas?"

Aisyah dan Bi Num duduk di tepi ranjang, serta membicarakan tentang bagaimana Aisyah bisa menerima perlakuan kurang baik dari Tuan Lucas.

"Tidak!"Aisyah segera menjawab dengan mantap. Tetapi, tiba-tiba dia teringat akan Galih adik dari Tuan Lucas.

"Aku tak mengenali Tuan Lucas, tetapi aku kenal dengan Galih."

"Tuan Muda kedua? Anda mengenalinya?"

Aisyah mengangguk. Bu Num menghela napas, lalu bangkit dari tempat duduknya.

"Bi, apa yang salah? Kenapa Anda memasang wajah seperti itu? Apa ada yang salah dengan ucapanku?" Aisyah ikut berdiri dan menatap bingung ke arah Bi Num.

"Tidak ada yang salah dengan ucapanmu, tetapi Anda harus tahu Tuan Muda kedua adalah satu-satunya keluarga Tuan Lucas. Oleh sebab itu, siapapun yang melukai Tuan muda kedua akan berlangsung dengan Tuan Lucas,"ujar Bi Num.

"Apa maksud Bi Num? Di sini aku yang jadi korban. Aku dinikahi untuk di siksa, lalu dituduh sebagai orang penyebab dari komanya Galih, Bi Num aku tidak melakukan hal buruk terhadap Galih," Aisyah masih berusaha untuk membela diri.

"Jangan sebut namanya. Itu bisa dibilang tidak sopan, tetapi Anda harus memanggilnya dengan sebutan Tuan Muda kedua. Jika Anda tak terlibat, lantas siapa yang menyebabkan Tuan Muda kedua sampai koma begitu?"

Bi Num menatap intens ke arah Aisyah. Wanita ini tak bisa menjawabnya, karena memang dia tak pernah menyakiti Galih, dia hanya menolak cinta Galih, jadi itu bukan salahnya. Cinta tak bisa dipaksakan.

"Saya harus pergi, tetap tinggal di sini, Anda tak perlu khawatir. Tuan Muda Lucas, alergi dengan wanita, jadi Tuan Muda Lucas takkan menyentuh Anda,"ujar Bi Num. Aisyah mengerutkan keningnya.

"Apa maksud Bi Num takkan menyentuh aku? Dia baru saja melepaskan pakaian aku ketika aku tak sadar,"ketus Aisyah, yang membuat Bi Num menghela napasnya.

"Tuan Lucas, hanya ingin menyelamatkan hidup Anda. Jika membiarkan Anda tidur dengan pakaian basah, itu akan membuat nyawa Anda dalam bahaya,"

"Bi Num, tunggu!"

"Bi Num!"

Wanita tua itu mengunci pintunya dari luar, agar Aisyah tak bisa keluar. Meskipun Aisyah berteriak sekeras apapun takkan terdengar dari luar, karena kamar itu kedap suara.

"Apa yang harus ku lakukan? Bagaimana aku bisa meninggalkan tempat ini?" Aisyah gelisah karena tak ada jalan yang bisa membawanya pergi meninggalkan kamar Lucas, terlebih lagi dia berada dilantai yang tinggi mansion tersebut.

1
Uba Muhammad Al-varo
bagus 👍👍👌
Danny Muliawati
pdhal aisyah msh hidup krn pindah pesawat
Danny Muliawati
knp Galuh ga cari info ke indo tah kan tau kel aisyah
Danny Muliawati
bgt lah dunia mafia saling sikit d bunuh... tunggu kematian mu Exel sdh berhianat
Danny Muliawati
dasar mafia aneh dih
Maya Ratnasari
kereennn
Maya Ratnasari
maksud nya peron kali ya, bukan apron
Rahma Wati
ceritanya seru 👍🏻
Fay
luar
Rini Hasmira
ttl semngat thor, ceritany keren
TRIDIAH SETIOWATI
bagus thot ceritanya
TRIDIAH SETIOWATI
Apa aisyah cemburu sama mona ?
TRIDIAH SETIOWATI
udah nebak pasti axel pengkhianatnta
Sri Wulandari
Beruntung pesawat yg akan d naiki Aisyah sdh terbang lebih awal klu g Aisyah pasti dia jd korban pembajakan pesawat yg d lakukan oleh yakuza akan bunuh Aisyah..
Allah msh melindungi Aisyah & calon penerus Hosea sehingga dia pindah k penerbangan berikutnya d jam yg sm
Sri Wulandari
Cinta serta harapan utk suamimu sungguh mengharukan & menyentuh hati Aisyah.... Cinta yg sederhana tp mendalam❤️❤️💖
Sri Wulandari
Ada yg terus menahan cemburu... mulai bucin yaaa qm Lucas🤭😄
Sri Wulandari
Cinta yg mulai bersemi antara Aisyah & Lucas💞❤️❤️💐
Sri Wulandari
Ternyata Lucas bs sangat perhatian & bersikap lembut jg sm AISYAH
Sri Wulandari
Lucas mulai jatuh cinta pd Aisyah istrinya
Sri Wulandari
Aq sedih thour baca kisahnya Aisyah & Galih😭😭😭
Aisyah Alfatih: hai... kak...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!