NovelToon NovelToon
Because Of You

Because Of You

Status: tamat
Genre:CEO / Anak Kembar / Percintaan Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Persahabatan / Tamat
Popularitas:97.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Garis kehidupan setiap orang kadang berliku. Awalnya mungkin sedikit menyimpang, tapi tujuan akhir yang ditentukan Tuhan tidak pernah meleset. Demikianlah yang terjadi dengan kehidupan Darel dan Dara di kisah sebelumnya.

Novel lanjutan ini akan mengisahkan:
》Perjalanan hidup Darel dan Dara selanjutnya bersama kedua anak mereka.
》Begitu juga dengan garis kehidupan Mikha dan Manche yang terhisap dalam lika liku kehidupan cinta Darel dan Dara sebelumnya.

Selamat membaca.
Semoga terhibur. 🙏🤗💖

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

08. Keluarga Darel.

...~•Happy Reading•~...

Apa yang dilakukan Mikha memberikan isyarat kepada Darel, ada yang dibicarakan Manche dengannya. Darel jadi ingat persoalan yang sedang dihadapi Manche.

Mikha tidak mau bicarakan di depan Dara dan Bu Selvine. Sehingga Darel mengajak Mikha masuk ke kamar dan membicarakan hal lain. Dia tidak menyinggung nama Manche di depan Kandara.

"Apa kalian senang di sini, atau mau pulang ke rumah Grandpa?" Tanya Darel saat anak-anaknya telah selesai mandi dan Bu Selvine masuk ke kamar mandi untuk mandi.

"Kami mau pulang ke rumah Grandpa saja, Dad. Di sana kami bisa keluar dan main di halaman belakang. Kalau di sini tidak bisa, selalu diikuti dan dijaga." Efraim mengutarakan pendapatnya. Kandara langsung mendekati putranya, lalu memeluknya dengan sayang. Dia bisa mengerti yang dirasakan anak-anaknya yang biasa bermain dengan bebas, tanpa dijaga ketat seperti sekarang.

"Baiklah. Daddy akan bicarakan dengan uncle dan Grandpa, agar bisa diatur perjalanan pulang." Darel menyetujui permintaan putranya, karena situasi sekarang adalah hal baru bagi anak-anaknya.

"Tapi jangan sekarang pulangnya, Dad. Besok saja, karena uncle sudah bayar kamar ini untuk kami. Sayang, kalau ditinggal, uncle sudah bayar, nanti rugi." Efrima mengutarakan pendapatnya, membuat semua orang melihatnya dengan tertegun. Mikha sontak mengusap kepala Efrima dengan sayang, mendengar yang dipikirkan.

Kandara hanya bisa tersenyum mendengar yang dikatakan putrinya. Ternyata Efrima ingat yang dikatakannya, agar tidak menghambur-hamburkan uang, membuang makanan dan lainnya.

Hal itu sering Kandara dan Mamanya ingatkan anak-anaknya sejak kecil. Menghargai semua yang diperoleh, karena itu adalah pemberian Tuhan untuk mereka.

"Uncle tidak akan rugi. Daddy mu yang akan ganti semua uang uncle." Mikha berkata pelan seakan berbisik, padahal suaranya bisa didengar oleh yang lain dalam ruangan. Dia sengaja lakukan, sambil melirik Darel yang sedang melihat putrinya dengan serius.

"Efri mau tinggal berapa lama di sini? Daddy mu akan bayar semuanya, asal Efri senang di sini." Mikha bertanya sambil mengacak rambut Efrima. Sontak Efrima melihat ke arah Daddy nya dengan wajah bertanya, minta persetujuan.

Darel hanya gelengkan kepalanya sambil berpikir. 'Apakah Dara dan anak-anak belum tau, hotel ini miliknya dan Mikha?' Darel bertanya dalam hati sambil melihat Kandara dan anak-anaknya bergantian.

"Kita pulang besok saja, uncle. Biar uang Daddy ngga habis. Daddy baru beli Efri biola yang mahal." Semua dalam ruangan tertawa mendengar apa yang dikatakan Efrima lagi.

"Baik. Kita minum dulu, nanti kita bicarakan lagi." Darel berkata setelah mendengar ketukan di pintu kamar. Dia mengira room service yang mengetuk pintu untuk membawa pesanan mereka.

Mikha segera melihat siapa yang datang untuk membuka pintu. Ketika melihat siapa yang datang, Mikha segera buka pintu dengan wajah tersenyum.

"Ternyata semua sudah kumpul di sini. Kalian memakai T-shirt siapa? Daddy atau uncle?" Tanya Bu Richel setelah melihat kedua cucunya memakai T-shirt yang kepanjangan dan kebesaran untuk tubuh mereka, lalu mencium mereka dengan wajah tersenyum.

"Punya Daddy, Grandma..." Jawab Efraim sambil membuka kedua tangannya ke samping. Gerakannya diikuti oleh Efrima, sehingga mereka berdua seperti orang-orangan sawah.

Semua jadi tersenyum melihat apa yang dilakukan Efraim dan Efrima. Terutama Kandara yang membayangkan orang-orangan sawah yang sering dibicarakan dengan teman-temannya. Dia langsung menurunkan tangan kedua anaknya, agar tidak membuat semua yang ada dalam kamar tidak berhenti tertawa.

"Mari ke sini, sayang. Grandma dan Grandpa bawa pakaian untuk kalian semua." Bu Richel dan Pak Darpha meletakan paper bag berisi pakaian di atas meja sofa, lalu mengajak kedua cucunya mendekati mereka untuk memilih baju yang mereka suka.

Bu Richel juga memberikan paper bag untuk Kandara dan Bu Selvine. Kandara mengambil paper bag untuk Mamanya, lalu menuju kamar mandi untuk berikan kepada Mamanya. Kandara memberikan isyarat kepada Mamanya untuk terima dan kenakan saja, nanti baru dibicarakan.

Bu Selvine mengangguk mengerti, lalu kembali menutup pintu kamar mandi. Kandara mengambil paper bag milik anak-anaknya, lalu mengganti T-shirt mereka dengan pakaian yang dibawa oleh kedua orang tua Darel.

"Dara, bagaimana kalau kita makan malam di sini saja? Biar kita tidak usah keluar dan merepotkan anak-anak." Tanya Bu Richel kepada Kandara, minta pendapatnya untuk acara makan malam mereka sekeluarga sebelum Kandara beranjak meninggalkan mereka.

"Iya, Mom. Terima kasih." Kandara sangat berterima kasih untuk pengertian mertuanya. Sehingga anak-anaknya bisa merasa nyaman makan malam di kamar.

Mendengar persetujuan Kandara, Bu Richel memberikan isyarat kepada Mikha untuk mengatur acara makan malam mereka. Mikha mengangguk pelan, lalu menghubungi pihak restoran hotel. Sedangkan Darel mendekati Kandara dan mengajaknya untuk berbicara dengan anak-anak. Kemudian dia meninggalkan mereka lalu berjalan ke arah orang tuanya yang sedang duduk di sofa.

Melihat Darel berjalan mendekati mereka, Pak Darpha mengajaknya duduk di sofa, di sampingnya. "Darel, bagaimana dengan rencana honeymoon yang kau rencanakan itu? Apakah kalian jadi pergi, atau tidak jadi lagi?" Pak Darpha bertanya serius, mengingat Darel menolak hadiah bulan madu dari mereka berdua, dan ada rencana Darel untuk pergi bersama keluarga.

Jika benar seperti yang direncakan Darel, Pak Darpha harus mengatur schedule sesuai rencana Darel. Ada banyak pekerjaan yang membuatnya harus mengatur ulang schedule nya.

"Aku belum sempat bicara dengan Dara, Dad. Kita bicarakan bersama saja, karena kita semua yang akan pergi." Darel berkata cepat, mengingat rencananya belum sempat dia bicarakan dengan Kandara. Sedangkan Daddy nya sedang menunggu keputusannya.

Bu Richel hanya bisa tersenyum mendengar yang dikatakan putranya, tidak sempat bicara dengan Kandara, padahal mereka berdua setelah makan siang.

"Jangan tersenyum, Mom. Nanti bantu meyakinkan Dara, agar kita bisa pergi. Jika Mommy dan Daddy tidak ikut, lebih baik tidak usah dibicarakan dengan Dara." Darel minta tolong kedua orang tuanya, agar bisa bantu bicara dengan Kandara. Supaya mereka bisa pergi libur bersama.

Melihat wajah mommy nya belum mengerti yang dia bicarakan dengan Daddy nya, Darel menjelaskan. "Dara tidak mau pergi berdua saja, tanpa yang lain, Mom." Darel menjelaskan cepat, agar mommy nya bisa mengerti maksudnya. Ketika melihat Mommy nya mengangguk, mengerti, Darel merasa lega.

"Segera dibicarakan, selagi kita ada di sini. Agar kita bisa mengatur schedule masing-masing. Kau bisa kembali sewaktu-waktu." Pak Darpha berkata serius, mengingat kesibukan Darel di Amerika dan Jepang. Dia bisa pergi tanpa bisa berlibur dengan keluarganya. Darel mengangguk, lalu berdiri untuk memanggil Kandara.

"Mikha, tolong ajak bicara anak-anak, ya. Kami mau bicarakan rencana pergi honeymoon, eeh traveling." Darel meralat, lalu tersenyum melihat wajah Mikha yang hampir tertawa mendengar Darel berkata tentang rencana honeymoon.

"Jadi pergi ke Pulau Jeju?" Tanya Mikha cepat sebelum Darel memanggil Kandara. Mikha ingat rencana Darel mau membawa keluarganya ke Pulau Jeju untuk berlibur.

"Jadi. Ini mau dibicarakan. Apa kondisi resort bisa kita pakai?" Tanya Darel yang baru teringat dengan kondisi resort. Bisa saja resort penuh dengan tamu.

...~•••~...

...~●○♡○●~...

1
Sheety Saqdiyah
Luar biasa..
Terimakasih buat authornya..
❥␠⃝ ͭ🍁💃Katrin📙📖📚❣️: Waaaah 🤭, makasih dukungannya Kak. 🙏😍 sehat & bahagia sllu 🙏🤗
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Sikap yang sangat ramah sekali pada yang lainnya, kalau ngomong sama orang kayak gini adem
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Ya karena setiap tindakan yang di bawa dengan emosi yang tinggi terkadang malah miris ke diri sendiri
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kalau suatu penting memang harus serius, ya kali mau ngaur ujungnya malah gak enak
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Benar tuh, kalau terlalu di pikirin tidur gak nyenyak. Gak baik juga buat kesehatan nantinya
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Astaga ngakak Star baca namanya trio apa itu kwak Kwak bukan ya ampun... Ada - ada ae dah
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Putus cinta memang sakit sih, apa lagi kalau di tinggalkan tanpa kesalahan nyessss banget nano - nano
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Heem, Meraka tentunya juga sudah banyak membantunya selama ini. Gak mungkin di sia - siakan aja
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Harus usaha keras banget kalau bukan lanjutin aja, tapi emang buat dulu dari nol ya ampun
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Benar sekali, kadang gak nyangka dan sesak banget kalau jadi orang yang ada tapi di anggap gak ada
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Pemilik perusahaan udah gak kaget lagi kalau punya masalah sama banyak wanita, kecuali istrinya galak banget bisa handle
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Akan jadi lebih mudah kalau udah tau karakter, beda halnya jika belum kan masih harus jauh lebih hati - hati
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kadang ada aja ekpresi orang pas kayak gitu malah lucu, jadi lawannya sampe mau ketawa
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Di mana - mana kalau orang baru bangun meski udah mandi sekalipun bagian mata masih terlihat
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Setidaknya masih menghargai, sikap cuek seseorang belum tentu dia tidak peduli akan sesuatu
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kan kalau udah salah jadinya gak enak sendiri alias salting, makanya harusnya tanya dulu pelan2 jangan asal ngomong hehe
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Mau bagaimana pun sebagai seorang ibu sesibuk - sibuknya dalam suatu hal pasti masih sempat kepikiran sama anak
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Ya pasti, kalau udah bubar gak mungkin tetap maksa daftar ya kan. Orang tempatnya dah gak ada
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Emang susah kalau udah liat sosok yang akshsjdb susah buat di jelasin dengan kata - kata, cukup jantung yang tau
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Satu sisi pasti gak enak ya, cuma semuanya kembali pada keputusan setelah keluar sebuah usulan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!