NovelToon NovelToon
Belenggu Cinta Hot Daddy

Belenggu Cinta Hot Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.6
Nama Author: Aisy Arbia

Sharron Alexandria, 25 tahun, terjebak dalam belenggu cinta pria beristri hanya karena kesalahan satu malam. Dia adalah Darrell Wesley, 35 tahun. Demi mendapatkan seorang anak, dia rela menjalani hubungan dengan seseorang yang ditemuinya di dalam aplikasi kencan buta.

Seiring perjalanan waktu, Darrell tidak berniat membuat Sharron, wanita simpanannya itu untuk hamil. Dia terlalu mencintainya sehingga membuat Darrell melepaskan tujuan utamanya.

Sementara Callie Mavis, 28 tahun, istrinya itu sudah didesak oleh keluarganya untuk segera mendapatkan anak. Dia berusaha menanyakan perihal rencana suaminya itu untuk mendapatkan rahim pengganti. Nyatanya malah Darrell mengatakan belum mendapatkannya.

Mungkinkah Darrell dan Sharron bisa bersatu? Apakah istri Darrell mau melepaskan begitu saja ketika tahu suaminya mencintai wanita idaman lain? Bagaimana perjuangan Sharron menyembunyikan diri sebagai wanita simpanan? Mampukah mereka menjalani kehidupan yang tidak biasa ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisy Arbia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Apartemen Baru

Malam semakin larut. Tuan Blair mengajak Alan dan Darrell untuk minum terlebih dahulu. Ya, tuan Blair menyiapkan alkohol termahal untuk dinikmati bersama. Namun, agaknya hanya Alan yang menolak. Dia tidak mungkin bisa mengemudikan mobilnya dalam keadaan mabuk.

"Maaf, Tuan Blair. Aku memiliki tanggung jawab untuk mengantarkan Tuan Darrell dan kekasihku. Aku tidak bisa minum sekarang." Alan lebih memilih menjauh untuk mengawasi Sharron yang sedang bercengkrama dengan Callie dan Bellatrix.

Sharron lebih banyak diam karena dia merasa tidak memiliki nyali untuk berbincang dengan dua wanita kaya di hadapannya. Dia cuma bisa tertunduk, tetapi Alan menegurnya.

"Alexa, jangan diam seperti itu! Ajak bicara Nyonya Callie dan Nyonya Bellatrix!" ucap Alan.

Rasanya Sharron ingin mengumpat. Alan membuatnya semakin kesal. Kalau terus seperti ini, dia akan terjebak drama rumit. Apalagi berada di hadapan Callie, istri Sugar Daddy-nya.

Mendadak Sharron memijit pelipisnya. Suasana lampu temaram membuatnya semakin pusing.

"Maaf, Nyonya. Bolehkah aku pulang lebih dahulu? Mendadak kepalaku pusing," ucap Sharron.

Alan sebenarnya ingin membantu Sharron, tetapi dia ingat ucapan Darrell bahwa tidak selamanya harus dengan menyentuh wanita yang sudah menjadi miliknya. Sentuh kalau memerlukan saja, atau dalam kondisi genting. Kali ini dia melihat Sharron memijit pelipisnya, Alan tidak tega. Dia harus menahannya.

"Silakan, Alexa. Makan malam memang sudah selesai. Tinggal suamiku yang ingin bersenang-senang," jawab Bellatrix. Kebiasaan Blair setelah makan malam selalu mengajak tamunya untuk minum-minum. Bellatrix tak pernah melarangnya karena hal itu selalu dilakukan di mansionnya.

"Alan, setelah mengantarkan kekasihmu, kembalilah ke sini! Jemput kami. Kurasa Darrell pasti akan mabuk," ucap Callie.

"Baik, Nyonya." Alan mencoba memapah Sharron. Posisinya serba salah. Kalau kenyataannya Sharron benar-benar sakit, tentunya Alan tidak tega membiarkannya sendiri. Namun, jika Sharron hanya berpura-pura, bisa-bisa dia mendapatkan masalah dengan Darrell.

Sharron tidak menepis tangan Alan. Sebenarnya dia sangat kesal padanya. Sangat sulit sekali mencari alasan untuk keluar dari mansion itu, apalagi memandang wajah Callie. Ada perasaan bersalah pada wanita itu.

Valet parking lantas mengantarkan mobilnya ke hadapan Alan. Alan lekas membukakan pintu kemudian membantu Sharron untuk duduk di depan. Dia menyandarkan tubuh wanita itu pada kursinya. Sharron masih bersabar.

Tibalah giliran Alan masuk ke dalam mobil. Dia memulai menstarter mobilnya supaya keluar dari mansion. Melewati pintu gerbang, Sharron bernapas lega.

"Huft, akhirnya keluar juga."

"Jadi, kau hanya berpura-pura?" tanya Alan sembari melirik sejenak ke arah Sharron.

"Memangnya aku harus apa, Tuan Alan? Terjebak di dalam Mansion tuan Blair dengan istri Sugar Daddy-ku. Yang benar saja! Kalau aku khilaf, kemudian mendekati tuan Darrell kemudian aku memeluk dan menciumnya, bagaimana dengan Nyonya Callie?"

Deg!

Terkadang Alan melihat Sharron seperti wanita polos yang belum mengerti apapun. Namun, mendengar ucapannya barusan, Alan merasa kalau Sharron adalah wanita yang kuat. Keterpaksaannya untuk menjadi Sugar Baby tuannya masih dalam penyelidikan.

"Lho, mengapa jalannya berbeda, Tuan? Ini bukan menuju ke apartemen tempat tinggalku selama ini. Aku mau kau bawa ke mana, Tuan?" Sharron tentu saja tidak terima. Asisten Sugar Daddy-nya sudah membuat bingung malam ini.

"Tuan Darrell memintamu untuk tinggal di apartemen baru."

"Tapi,--"

"Semua kebutuhanmu sudah tersedia di sana. Oh ya, jangan pernah sekalipun mengganti kode akses masuk ke apartemen barumu. Tuan Darrell yang sudah memberikan kodenya."

Deg!

Oh God, aku benar-benar menjadi wanita simpanannya kali ini. Bagaimana aku mengatakan pada Noelle kalau aku tidak pulang ke apartemen malam ini?

"Oh ya, satu lagi. Jangan sekali-kali menginformasikan pada siapapun tentang apartemen barumu itu. Tidak untuk keluargamu ataupun teman dekatmu. Tuan Darrell tidak suka!"

Glek!

"Ish, dia posesif sekali. Ini tidak boleh, itu tidak boleh. Memangnya dia siapa bisa memperlakukan aku seperti ini?" gerutu Sharron, tetapi masih terdengar jelas di telinga Alan.

"Tuan Darrell nantinya yang akan menjadi ayah biologis anak yang akan kau lahirkan."

Glek!

Alan tahu semuanya. Mungkin di hadapan Alan, Sharron adalah wanita yang kotor. Dia menjual dirinya demi harta dan apapun yang diinginkannya.

"Cukup, Alan! Jangan katakan semua itu di hadapanku! Aku kesal padamu!" Sharron benar-benar muak. Dia menjadi Sugar Baby Darrell, tetapi harus bersikap seolah dia kekasih Alan. Alan pun tahu semuanya mengenai rencana Darrell. Dirinya merasa seperti ditelanjangi oleh dua orang pria.

"Maaf." Hanya itu yang Alan sampaikan.

Sharron merasa kalau kehidupannya tidak akan mudah. Sudah jelas jika Darrell masih sah menjadi suami orang. Dirinya hanyalah mesin pencetak anak yang sengaja dicari Alan untuk Darrell, tuannya.

"Mengapa bukan kau saja, Alan? Mengapa harus Darrell? Kau tahu, aku seperti wanita simpanan yang dilempar ke sana ke mari. Katakan pada tuanmu, kita lakukan malam ini agar semuanya lekas berakhir!" Banyak umpatan yang Sharron ucapkan. Dia kesal pada Darrell. Dia juga kesal pada Alan. Kedua pria itu membuat hidupnya rumit sekarang. Dia juga seolah dijauhkan dari Noelle. Bagaimana bisa dia hidup tanpa sahabatnya itu?

"Akan kusampaikan, Nona. Tolong bersikaplah biasa saja. Jangan seperti itu! Mungkin, malam ini tuan Darrell akan menginap di apartemen. Besok sampai seminggu ke depan, tuan Darrell berada di mansionnya. Dia harus menemani is--"

"Cukup, Alan! Aku tidak mau tahu apapun tentang tuanmu. Mau dia datang ke apartemen atau tidak, aku tidak peduli."

Alan diam. Ini sudah diprediksi pasti terjadi. Kesalahan tuannya adalah membuat Sharron harus pergi bersamanya, dan bukan dengan Darrell. Selain itu, untuk apa Sharron harus dipertemukan langsung dengan istri Darrell?

Mobil Alan mulai memasuki area apartemen. Tujuannya sekarang masuk ke basemen kemudian turun untuk menuju unit apartemen tuannya yang baru. Apartemen yang dikhususkan untuk Sharron dan Darrell ketika berduaan. Tidak mungkin Darrell akan membawa Sugar Baby-nya itu pindah dari hotel satu ke hotel yang lainnya. Darrell juga perlu privasi agar orang lain tidak mengetahui rencananya.

"Katakan di unit mana aku harus masuk? Berapa kode aksesnya? Kau tak perlu mengantar aku sampai ke sana. Aku bisa sendiri!" ucap Sharron setelah keluar dari mobil Alan.

Alan mengeluarkan kartu akses kemudian memberikan pada Sharron. "Tanggal lahir Anda, Nona. Tuan Darrell sudah memiliki duplikatnya. Jadi, jangan sekali-kali untuk mengganti password-nya!"

Sharron menerimanya. "Lantai berapa dan nomor unitnya?"

"Lantai 7, unit 11," jawab Alan.

"Terima kasih," ucapnya. Walaupun Sharron kesal pada Alan, dia juga harus mengucapkan terima kasih padanya. Terutama untuk jasanya mengantar jemput dirinya sehingga bisa sampai di apartemen barunya.

Alan menggeleng. Dia kembali ke mobilnya untuk bersiap menjemput tuan Darrell bersama istrinya. Sudah bisa dipastikan kalau Darrell akan mabuk malam ini. Pasalnya, tuan Blair selalu membeli alkohol mahal yang kadarnya cukup tinggi. Alan secepatnya kembali. Dia khawatir kalau Darrell kelepasan berbicara saat mabuk.

1
Ririn Nursisminingsih
cinta jg bodoh darel.mau aja di perintah sama istri .klau ndak berkenan ya udah
Hamida Hamida
lbih ditail hotny
ika
sharon kah yg melapor?
Suli Kah
kok aku melihat ending cerita nya nggak bahagia, karena Sharron nggak jadi punya anak sampai tamat, Noelle nggak dapat pasangannya
Suli Kah
mudah mudahan segera diberikan momongan lagi yang penting usaha dan banyak berdoa
Suli Kah
ternyata Marcello yang melakukan semua ini, buang saja jauh jauh Marcello
Suli Kah
hmmmm siapa yang sudah meracuni mereka semua
Suli Kah
tak di sangka Alan malah nyusul ke butik demi menyelamatkan Noelle dari pertanyaan Sharron
Suli Kah
namannya juga orang lagi hamil moodnya berubah ubah...
Suli Kah
makanya Noelle cepat punya pasangan biar tidak hanya melihat kemesraan Darrell dan Sharron 😇😇
Suli Kah
berarti Alan nanti yang menggantikan sebagai pemimpin di perusahaan yang dipimpin oleh Darrell
Suli Kah
lagi lagi pengganggu datang, Marcello kamu tuh ya senang nya pingin merebut apapun yang dimiliki Darrell
Suli Kah
ternyata Blair itu benar benar licik
Suli Kah
ya memang harus nya yang menemani ke dokter itu Darrell suaminya
Suli Kah
akhirnya Sharron positif hamil
Suli Kah
hmmmm semakin penasaran
Suli Kah
kok bisa kisahnya seperti itu kan Sharron masih bayi dari mana tau kisahnya
Suli Kah
sedikit terkuak identitas Sharron
Suli Kah
semoga cepat terselesaikan misteri siapa keluarga Sharron yang sebenarnya
Suli Kah
serasa ikut didalam cerita menegangkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!