NovelToon NovelToon
Menjadi Istri Karena Nafsu Gila

Menjadi Istri Karena Nafsu Gila

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Badboy
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Cece Virgo

Sekretaris idamannya selama dua bulan ini, tiba-tiba mengajukan diri ingin resign dari perusahaan yang dipimpin oleh Dave Felixio Ghaza. Seketika Dave tak terima, sebab selama ini wajah dan tubuh sang sekretaris merupakan objek fantasinya dalam menonton film biru.

Sang sekretaris yang bernama Mawar Kharisma itu pun menceritakan alasan sebenarnya dengan memasang raut wajah sedih. wajah itu sungguh membuat hati Dave terasa ngilu hingga Dave mengambil keputusan agar Mawar menjadi miliknya.

"Bercintalah denganku, maka urusanmu dengan mereka segera usai!"

"Maaf, Tuan. saya tidak bisa, kehormatan saya tidak dapat ditukar dengan apapun."

Apa yang akan dilakukan Dave setelah Mawar lebih memilih pergi dari dunianya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cece Virgo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Meninggoy

Mawar masih merasa bingung mengapa Dave tidak memberitahu pernikahan mereka kepada keluarga Ghaza. entah ia benar-benar polos ataukah memang sudah termakan oleh kata tentu mengenai perasaan Dave padanya.

Mawar terus berpikir, pernikahan mendadak yang didasari dengan hutang tidak mungkin ada cinta didalamnya. Apakah Dave berbohong? lalu mengapa lelaki itu tetap ngotot untuk mempertahankannya, alih-alih ingin memiliki Mawar seutuhnya.

Seseorang yang menginginkan seorang wanita atau pria untuk dimiliki pasti dikarenakan cinta. tapi jika memang Dave mencintainya, mengapa tidak mengabarkannya kepada orang tua? sungguh membingungkan bagi seorang Mawar yang benar-benar sangat polos.

"Aku cuma kege'eran doang, hah!" gumam Mawar merutuki kebodohannya

Lamunan konyol ini pun seketika buyar tatkala Dave datang menghampirinya

"Kau sudah tidur?" tanya Dave dari belakang tubuh Mawar yang berbaring menyamping

Mawar membenarkan posisinya, menatap Dave yang menyapa

"Mau tidur." jawab Mawar

"Ngapain tidur, Sayang?" bisik Dave tepat ditelinga Mawar sembari tersenyum miring. embusan napasnya membuat Mawar sedikit merasa geli

"Mending kita lanjutkan yang sempat terjeda tadi." sambung Dave yang segera menindih tubuh Mawar lalu mulai berkelana menyusuri setiap tengkuk kulit mulus wanita tersebut

Mawar hanya terdiam pasrah sembari menikmati rasa aneh yang terus menjalar ditubuhnya. sapuan hangat dari bibir Dave lagi-lagi membangkitkan hasrat kedua insan ini.

"Lagi? apa kau tidak kelelahan?" desah Mawar, menahan gejolak nikmat pada dadanya

Tampak Dave menggelengkan kepala sembari mencumbui belahan dada Mawar yang masih dibaluti pakaian berkacamata itu. namun setelah pengait belakangnya lepas, segera ia tarik dan membuangnya ke sembarang tempat.

"Aaach!" Mawar dibuat melayang oleh rasa ini. gelenjar aneh timbul ketika Dave memainkan pucuk perbukitannya

"Aku akan membawamu terbang melayang, Sayang." bisik Dave sembari menarik celana yang masih dikenakan oleh sang istri

Percintaan panas pun berlangsung, lonjakan gairah terus memguasai keduanya dalam bilik yang sejuk ini. Penyatuan yang menggemparkan menciptakan pundi-pundi suara merdu ******* yang semakin membuat Dave semangat dalam menggapai hasratnya.

Mawar menahan sesuatu didalam sana, area perut bawahnya seolah ingin mengeluarkan sesuatu yang terus mendesaknya hingga hentakkan yang dilakukan sang suami ia balas agar ritme ini semakin kencang. Dave menyadarinya, ia tersenyum dan mempercepat lajuan dalam mencapai pelepasan bersama-sama.

"Kau sudah keluar?" tanya Dave yang langsung diangguki oleh Mawar

"Baiklah, Sayang."

Hingga pada saat itu tiba, keduanya bernapas lega setelah pencapaiannya telah lepas bersamaan. Dave melenguh, mencium bibir Mawar sebagai tanda kepuasannya.

***

Pagi telah tiba, semburat jingga menghiasi cakrawala bersamaan dengan suara burung yang bercicit pada pagi ini. Membangunkan Mawar yang terlelap nyenyak hingga pandangan pertamanya tertuju pada area luar yang sudah tampak terang.

Mawar masih merasakan tulang badannya terasa remuk akibat sisa percintaan panas tadi malam. segera ia merenggangkan otot-otot yang kaku agar kembali bugar sediakala. Mengingat hari ini keduanya akan bekerja, Mawar segera mengenakan pakaian dan bersiap-siap untuk masak.

Namun sebelum beranjak, ia lebih dulu membangunkan sang suami.

"Dave, bangun! udah pagi!" Mawar menggoyang-goyangkan pundak suaminya

Sayang sekali tidak ada respon dari Dave walaupun berulang kali ia membangunkannya.

"Ck! tidur kayak orang meninggoy aja!" ledeknya

Lebih baik nanti saja membangunkan lelaki ini. Mawar lebih berniat untuk membuat sarapan jika saja memang ada bahan-bahannya didalam lemari es. aneh saja rasanya bila Vila sebesar ini tapi tidak ada perlengkapan yang diperlukan.

Dengan langkah yang masih terseok-seok ia tetap berjalan menuruni tangga. tak ingin terlihat lemah apalagi sebentar lagi ia akan bekerja. sungguh aneh rasanya jika ia masih berjalan seperti ini. yang ada seluruh penghuni Ghaza Corp akan memandangnya aneh bahkan bertanya-tanya.

Setiba di dapur, Mawar menyipitkan mata kala melihat wanita parubaya tengah berkutat dengan alat dapur. Mawar mendekatinya.

"Permisi." sapa Mawar, sosok itu membalikkan badannya menghadap Mawar sembari mengulum senyum

"Eh, pagi, Non." sambutnya

"Kok ibuk ada disini? apa Dave nggak mengunci pintu, ya, atau dia yang membukakan pintu untuk ibuk?" Mawar heran

Wanita itu masih tetap tersenyum menatap manisnya Mawar. "Bukan, Non. saya pengurus villa ini bersama suami saya. jadi ya, kami punya kunci cadangan." jelasnya

Mawar pun memgangguk paham, sungguh kolot sekali dirinya.

"Maaf kalau saya mengganggu paginya. biasanya kalau ada penyewa, saya memang selalu yang menyiapkan sarapan dan makan siang. dan setelah ini saya akan pergi lagi, Non."

Mawar terpaku

"Hmm, saya nggak keberatan kok kalau ada ibuk disini. nanti kita sarapan bersama, ya?" ajak Mawar mengulas senyum lebarnya

"Eh, tidak, terima kasih, Non. saya sudah sarapan." tolaknya secara halus

Seketika Mawar pun mengerucutkan bibirnya

"Baiklah. ada yang bisa saya bantu?"

"Ah, tidak, Non. sebaiknya Non beristirahat saja di kamar, kalau udah selesai akan saya panggil."

"Hmmm, yasudah deh kalau begitu. saya mau bikin teh hangat saja." ucap Mawar tatkala ia melihat seduhan teh didalam box

Aroma wangi menelisik indra penciuman Dave hingga mampu membuatnya terbangun. Dave mengerjap-ngerjapkan mata kala aroma tersebut semakin memabukkannya. Dave terpaku melihat Mawar membuka handuk tepat dihadapannya, seketika saja angin surga datang menerpa yang kemudian langsung membangkitkan napsunya.

Mawar belum mengetahui jika suaminya telah terjaga. dengan gamblangnya ia berpakaian sembari membungkukkan tubuhnya. Mawar terlonjak kaget kala belahan bokongnya dielus oleh sesuatu yang keras.

"Aaaaakkkh!!"

~Bersambung ~

Jangan lupa Like, Koment, Favorite bagi yang belum pencet favorite. kalau berbaik hati silakan kasih hadiah dan votenya, yaa

1
Vanettapink Fashion
Luar biasa
Kartina
Thor lanjut ceritanya jgn putus tengah jln
yuning
luar biasa
Reza Muna
Luar biasa
Ei Quino
gi mna kelanjutan nya k
Riskiya ahmad
cumA dikit
Rifana Sitorus
Luar biasa
Nur Adam
lnjut
Indahgembul Pamungkas
kok ga update sih ini novel/Scowl/
Myca
Waaaa,
Susant Shanty
jangan lama2 up ceritanya
Deti Hika sopia
kaka lanjut donk ceritanya/Sob//Sob/
Ria Mariana
aduh nanggung amat ini cerita udah kasih vote juga belum ada respon lanjut ayo dong
Ria Mariana
aku suka ceritanya tidak terlalu ribet menurutku
siti yanti
Othor sayank mana kelanjuta ceritanya udah di sogok tuk vote sama segenggam mawar,up lagi dong
mamae zaedan
Luar biasa
mamae zaedan
serakah lu,ingin memiliki 2 wanita sekaligus
jerigila betina
ini pindah lapak kah
hye2 ming
thor buat Dave dgr percakapan isteri nya dgn selingkuhnya c jack tu
JR Rhna
biar betul thor..baru 9 minggu boleh tau jantina
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!