halo guys disini saya mau memperkenalkan novel yang baru saya tulis, dan ini novel pertama saya tentang kultivator.
banyak novel tentang kultivator yang ada di sini, dan karena novel-novek itu juga yang membuat saya ingin membuat cerita tentang kultivator ini maka dari itu, jika nantinya ada sedikit kemiripan dengan beberapa novel itu karena saya menjadikan beberapa novel itu menjadi contoh atau inspirasi saya.
namun ini benar-benar murni dari pemikiran saya sendiri, semoga teman-teman pembaca suka dan selamat membaca.
jangan Lupa Kasih Like serta votenya ya agar saya dapat bersemangat lagi dalam melanjutkan cerita ini.
jika teman-teman menemukan kesalahan dalam pengetikan kata atau kalimat, mohon untuk berkometar saja, itu nantinya bisa membantu saya agar bisa berkembang lagi serta saya tau dan dapat merevisi ceritanya nanti.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Badtisstha Nafta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Informasi Turnamen keluarga & mulai mempelajari Kitab Kaisar Langit.
halo semuanya, chap terakhir untuk hari ini.
......SELAMAT MEMBACA......
....................................................................................
setelah memperbaiki pondasinya, Lin Tian keluar dari ruang Kultivasi yang selama ini dia pakai untuk meningkatkan tingkat kuktivasimya.
Lin Tian keluar untuk mencari keberadaan ayah gurunya, Jin Feng.
diluar istana, Jin Feng menunggu Lin Tian dengan bersantai sambil meminum teh yang dia buat.
dia nantinya akan memberikan Lin Tian Kitab-Kitab serta senjata dari Kaisar Langit terdahulu kepada Lin Tian, karena sekarang Lin Tian sudah mencapai Tingkat Surga, sudah seharusnya Lin Tian mempelajari semua Ilmu yang ada didalam Kitab dari Kaisar langit.
karena hanya kitab itulah yang bisa membuat Lin Tian menjadi penguasa dunia ini, selain itu karna tidak ada kitab yang lebih cocok untuk dipelajari Lin Tian karena kondisi atau struktur Tubuh dari Lin Tian adalah Tubuh Kaisar Langit, dengan kata lain Lin Tian memiliki 8 elemen didalam tubuhnya.
8 elemen itu, antara lain : Angin, Air, Api, Tanah, Es, Kematian/Kegelapan, Cahaya, dan Petir.
dari semua elemen itu, Lin Tian harus mempelajari dengan baik disetiap elemennya, dan hanya di Kitab milik Kaisar Langit dahulu lah yang bisa membantu Lin Tian untuk mempelajari semua elemennya.
alasan kenapa Lin Tian sangat susah dalam meningkatkan tingkat kultivasinya, ini dikarenakan dia tidak menyalurkan energi alam yang telah dia serap ke arah dantiannya, tetapi semua energi yang dia serap mengisi setiap elemen yang dimiliki Lin Tian, oleh sebab itu jika Lin Tian tidak menyerap energi alam disetiap malamnya, tahap kultivasinya pasti akan menurun, karena diawal dia melakukan kultivasi, dia sempat mengisi dan menyimpan energi alam di dantiannya, sehingga energi itu akan terserap ke arah bintang elemen yang ada di dalam Tubuh Lin Tian, karena itu lah mengapa Tahap Kultivasi Lin Tian sering menurun.
...
setelah melihat Jin Feng, Lin Tian langsung berjalan mendekat kearah Jin Feng.
" Ayah Guru " ucap Lin Tian.
" akhirnya setelah 2 tahun ini, kamu tidak keluar dari ruang kultivasi, hasil yang kamu perlihatkan tidak mengecewakan " jawab Jin Feng dengan senyuman yang terlihat di wajahnya.
" iya ayah guru, aku juga sangat senang dengan keberhasilanku setelah sekian lama aku mengalami hambatan kultivasi, akhirnya aku bisa mencapai ke tahap ini " ucap Lin Tian dengan senyum bahagianya.
setelah perbincangan itu Lin Tian dan Jin Feng membicarakan hal-hal yang terjadi didunia luar saat Lin Tian sedang berkultivasi.
karena saat itu Jin Feng, sempat keluar untuk melihat-lihat keadaan didunia luar, dia pun sempat ke wilayah keluarga Lin dan mendapatkan informasi bahwa akan diadakannya pemilihan jenius muda di keluarga Lin 6 bulan lagi serta nantinya akan menjadi perwakilan untuk turnamen di kota kekaisaran.
mendengar kabar itu Lin Tian ingin sekali mengikuti acara itu, dan ingin menunjukan bahwa dia bukanlah Tuan muda sampah yang biasanya mereka katakan.
...
di dunia luar, tepatnya di keluarga Lin Tian sendiri sedang sangat sibuk, mereka sedang mempersiapkan acara yang akan diadakan nantinya.
mereka juga ingin melihat seberapa kuatnya Tuan Muda keluarga mereka, karena janji Tuan muda mereka akan kembali sebelum acara keluarga dilaksanakan.
sudah setahun lebih tuan muda mereka pergi meninggalkan keluarganya untuk berlatih di wilayah Gunung Petir.
selama itu pula mereka tidak melihat sosok dari Tuan Muda mereka.
mereka mengenal Tuan Muda mereka dengan sangat baik, sehingga banyak rakyat diwilayah keluarga Lin merindukan sosok tersebut.
sosok yang baik kepada siapapun yang ditemui, serta tidak pernah memandang orang lain rendah dan mau membantu orang-orang yang kesusahan.
meskipun Tuan Muda mereka kesulitan dalam berkultivasi, mereka tidak akan pernah membiarkan orang lain untuk menyakiti Tuan muda mereka, bahkan mereka akan melindungi Tuan Muda mereka dengan nyawa mereka sendiri.
...
di rumah Lin Tian, terlihat sosok perempuan cantik yang sedang mengawasi seorang gadis yang bermain di belakang halaman Rumah.
ya, itu adalah ibu dari Lin Tian, yang selalu menunggu kepulangan dari sang putra, selama setahun ini tanpa ada kabar dari sang putra, membuat hati ibu Lin Tian sangat khawatir, meskipun giok kehidupan dari Lin Tian tidak menunjukan reaksi apapun selain bersinar terang, tetapi yang namanya ibu pasti ada rasa khawatir kepada putranya, yang saat ini jauh dari keluarganya.
" bagaimana keadaanmu anak ku?, ibu sangat merindukan mu, ibu selalu ingat akan janji yang kamu ucapkan saat sebelum berangkat dulu, ini sudah 1 tahun dan kurang dari 6 bulan lagi acara pemilihan jenius muda di keluarga akan dilaksanakan " ucap ibu Lin Tian di dalam hatinya.
setelah itu ibu Lin Tian menghampiri anak kecil yang sedang bermain di halaman belakang, itu adalah adik dari Lin Tian, saat itu sebelum Lin Tian pergi, ternyata ibunya sedang mengandung adik dari Lin Tian, bahkan sudah 3 bulan umur kandungan ibunya, namun ayah dan ibunya Lin Tian memutuskan untuk tidak memberi tahu kan kepada Lin Tian bahwasannya ibunya mengandung adiknya, sebenarnya bukan tidak ingin memberitahu, melainkan saat itu mereka lupa memberitahu karena sedih melepas kepergian Lin Tian.
"Ling'er ayo masuk, kamu harus mandi karena ini sudah sore, besok kamu bisa main lagi ya" ucap ibu Lin Tian.
karena Lin Ling sangat pintar dan aktif, umurnya baru 1 tahun tapi dia sudah bisa berjalam dengan lancar bahkan sudah bisa berlari, serta berbicara dengan lancar dan jelas, layaknya anak umur 6 Tahun.
" Baik bu, bu kapan kakak akan pulang, Ling'er ingin sekali melihat wajah tampan kakak secara langsung, bukan hanya difoto saja " jawab Lin Ling.
" tidak lama lagi kakak mu pasti akan pulang, sebelum acara pemilihan jenius di keluarga, dia berjanji akan pulang saat itu " jawab ibu Lin Tian.
" yeyyyy kakak akan pulang, nanti aku harus meminta kakak untuk menemaniku bermain di kota, serta berbelanja di kota hehehehe " ucap Lin Ling dengan senyum yang cerah.
" iya terserah kamu nantinya, tapi ingat nanti kalau kakak sudah pulang, kamu tidak boleh selalu mengganggu kakak, kakak juga nantinya pasti akan punya kesibukan, jadi kamu harus mengerti, jangan selalu mengganggu kakak ya " ucap ibu Lin Tian yang sangat paham akan kegigihan putranya dalam berlatih, agar bisa menjadi Kultivator terkuat di dunia ini.
" siap ibu, Ling'er pasti akan mengingat perkataan ibu " jawab Lin Ling.
setelah itu, Lin Ling dan ibu Lin Tian masuk untuk bersih-bersih sebelum malam tiba, dan sebelum sang ayah pulang.
...
di dunia kecil Jin Feng.
Lin Tian sedang menunggu Jin Feng untuk membicarakan tentang dia yang ingin keluar dan menjelajahi dunia ini sebelum nantinya akan pulang kerumah mengikuti turnamen keluarga.
Jin Feng akhirnya datang di tempat Lin Tian, dia pun berkata.
" Lin Tian, apa yang sedang mengganggu pikiranmu sehingga kamu melamun seperti tadi? "
" ayah guru, saya ingin menjelajah di dunia luar, demi meningkatkan insting bertarung serta kekuatan saya, sebelum nantinya saya mengikuti turnamen di keluarga saya " jawab Lin Tian.
" em kamu sebenarnya sudah bisa untuk keluar dari dunia ini, dengan tingkat kultivasimu yang sudah di tahap surga tingkat menengah, serta ditambah dengan kekuantan fisik dan tehnik beladirimu, maka sudah tidak ada lagi ancaman yang bisa menganggumu di benua barat ini " ucap Jin Feng.
" namu sebelum itu, lebih baik kamu tingkatkan kultivasimu ke tahap surga puncak, atau setengah jalan ke tahap panglima(jendral), karena energi alam di tempat ini bisa membantumu, serta kamu belajar lah memahami kitab dari Kaisar Langit ini, ini adalah warisan sahabatku Kaisar Langit terdahulu, dan ini lah yang nantinya akan membantumu untuk meningkatkan Kultivasimu serta membantumu untuk menjadi penguasa diseluruh dunia ini " lanjut Jin Feng.
" baiklah ayah guru, setelah ini aku akan mempelajari Kitab Kaisar Langit ini, serta mencoba untuk menembus tahap surga tingkat Puncak, jika bisa aku ingin sekalian untuk menembus tahap jendral(panglima) tingkat awal " Jawab Lin Tian.
akhirnya setelah perbincangan itu, Lin Tian memasuki latihan tertutup kembali, untuk mempelajari kitab Kaisar Langit serta mencoba untuk menembus tahap surga tingkat puncak.
...
...^^^sampai sini dulu ya guys^^^...
...nanti lanjut part berikutnya kita akan memulai perjalanan dari Lin Tian sampai menjadi pengusa sejati...
...salam dari author yang masih belajar guys...
...jangan lupa like dan vote yah guys...
...serta comment apa aja kekurangan dari cerita ini bantu author agar bisa mengembangkan cerita menjadi lebih baik lagi, dan supaya kalian jadi semangat jika ceritanya semakin hari semakin bagus....
...^^^ Terima Kasih sudah membaca & dan semoga hari-hari kalian menyenangkan^^^...
ditanya putus di tengah jalan
ea
kualitas kontrol naskah mana????