NovelToon NovelToon
Barbarian Duke Daughter

Barbarian Duke Daughter

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / TimeTravel / Tamat
Popularitas:373.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Erofantic

Clarissa Joanna Lyon Watson, seorang putri Duke satu-satunya yang awalnya punya sifat manja serta lemah berubah menjadi karakter wanita bar-bar setelah siuman dari tidur panjangnya. Dengan jiwa yang berbeda. Konflik antara ayahnya yang seorang Duke dengan Putra Mahkota yang merupakan tunangannya menjadi pemicu ketidak stabilan duchy (wilayah) Lyon yang membuat Clarissa harus turun tangan dengan memberi pelajaran pada Putra Mahkota atau membuatnya mencintai setengah mati.

jangan lupa like, komen, rate dan vote ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erofantic, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 7 : Meet The Prince

"Apa? Mereka merencanakan aksi di daerah Hills? Bukannya itu perbatasan menuju pusat kota?" ujarku kaget.

Bagaimana tidak, para kawanan perampok akan melakukan aksi di daerah yang dijaga para prajurit kekaisaran, bukankah itu sama saja mencari mati? Atau mereka terlalu percaya diri dengan kemampuan mereka hingga menganggap remeh para prajurit kekaisaran? Nyali mereka besar juga.

"Tapi kenyataannya, para perampok selalu berhasil merampas barang-barang dari para pedagang dan bangsawan. Sepertinya, para prajurit kekaisaran terlalu lengah sehingga mudah dihancurkan. Atau mungkin kemampuan para perampok ini hebat makanya mudah menumbangkan prajurit kekaisaran." sahut Ronald.

Aku terdiam, berpikir. Sebenarnya untuk bergerak melawan perampok di wilayah perbatasan sudah bukan ranah Duchy Lyon, karena khusus untuk wilayah Hills sudah sepenuhnya dibawah perlindungan kekaisaran meskipun sebagian dari wilayah Hills masih milik Duchy Lyon.

Rakyat Duchy untuk saat ini baru memulai kehidupan baru yang stabil, para pedagang dan bangsawan yang berada di Duchy Lyon lebih banyak bertransaksi dagang dan bisnis ke pusat kota karena cakupan orang-orang lebih banyak dan statusnya pun hampir kebanyakan seorang bangsawan, meskipun bangsawan kecil. Karena pangsa pasar orang-orang di pusat kota orang kaya makanya jadi target para pedagang dan pebisnis untuk bertransaksi.

"Apakah ada laporan dari rakyat Duchy yang menjadi korban perampokan disana?"

"Ada sekitar tiga laporan. Cenderung sedikit karena rakyat Duchy melakukan perjalanan perdagangan per musim. Yaitu ketika musim panen saja."

Meskipun permusim tapi tetap saja, hasil panen itu merupakan hartanya si pedagang. Ketika panen tiba, para pengepul akan langsung bertransaksi dengan si petani untuk membeli hasil ladangnya. Sehingga si petani tidak perlu repot-repot menjual hasil ladangnya sendiri, dan si pengepul pun sebelumnya akan bertransaksi membuat kesepakatan dengan toko-toko sehingga hasil beli dari petani langsung dialokasikan ke toko pemesan. Itu yang aku terapkan kepada para petani dan pedagang di Duchy Lyon. Karena sebelumnya, untuk menjual hasil panen ladang, para petani sendiri yang akan berdagang, terkadang karena kekurangan biaya untuk ongkos menuju kota, si petani menjual ke pedagang-pedagang kecil dengan harga murah. Dan dengan sistem yang aku terapkan, semua pihak merasa diuntungkan. Petani bisa menjual hasil panennya, pedagang pun bisa mengambil keuntungan dari dagangannya.

"Minggu ini para petani akan panen, ya? Apa tindakan mereka untuk antisipasi?"

"Mereka menyewa prajurit bayaran untuk melindungi barang mereka. Namun karena banyaknya prajurit bayaran yang jatuh oleh perampok, sehingga para prajurit ini mematok harga tinggi."

"Ya sudah, kita saja yang berpura-pura jadi prajurit bayaran untuk mendampingi para pedagang melintas ke perbatasan. Sekalian mengeksekusi kawanan perampok itu."

Ya, aku membuat keputusan yang tanpa dipikir dulu.

"Tapi Nona, wilayah itu sudah berada dibawah perlindungan kekaisaran. Kita tidak. bisa ikut campur." protes Ronald.

"Siapa bilang tidak boleh ikut campur? Sebagian wilayah Hills itu masih milik Duchy Lyon. Jadi kita juga punya kewajiban memberi rasa aman kepada para pedagang dan bangsawan yang berada dibawah Duchy Lyon. Kita bergerak sebatas perbatasan saja agar tidak dianggap melanggar kesepakatan dengan pihak kekaisaran. Bukankah perampokan yang terjadi masih di Duchy?"

Ronald terdiam, mungkin tidak berani membantah. Karena Ronald tahu ketika tuannya sudah berkeputusan, maka harus dilaksanakan. Ronald sudah terbiasa dengan sifat tuannya yang bar-bar. Ya, aku tidak perlu menyembunyikan lagi karakter asliku pada semua orang di kediaman Lyon. Karena kenyataannya mereka semua lebih suka dengan sifatku yang sekarang.

"Persiapkan para kesatria untuk misi ini, Ronald."

"Daannn... rahasiakan dari ayah keikutsertaanku."

"Baik, Nona."

Para pedagang mengecek kembali barang dagangannya, tiap satu orang pedagang bisa membawa dua sampai tiga gerobak dengan muatan berbagai hasil tani. Dan untuk perjalanan kali ini hanya tiga pedagang saja yang ikut serta, selebihnya masih ada rasa takut untuk memulai perjalanan. Dan dari para bangsawan pun hanya beberapa yang melakukan perjalanan ke pusat kota membawa muatan jenis barang mewah. Ada sekitar empat bangsawan dengan masing-masing membawa satu gerobak dan dua prajurit pribadi.

Selama melintas di wilayah Lyon kondisi cenderung aman, misi khusus dalam pemberantasan perampok membuat kawanan-kawanan perampok kecil menjadi ciut nyali dan dengan sendirinya membubarkan diri. Makanya untuk misi kali ini aku hanya membawa tiga kesatria berikut Ronald dan berpura-pura sebagai prajurit bayaran untuk mengecoh kawanan perampok. Dan aku sendiri sengaja memakai jubah tudung untuk menutupi identitasku, apalagi aku seorang wanita. Karena bisa jadi ketika para perampok mengetahui rencana kami, mereka akan membatalkan aksi mereka.

Dan beberapa meter ke depan mulai memasuki daerah perbatasan yang masih termasuk Duchy Lyon tapi ditempat inilah perampokan sering terjadi. Area jalan perbatasan ini cukup kecil, hanya bisa dilalui dua gerobak besar dengan pepohonan kiri dan kanan. Kondisi seperti ini memang rawan dimanfaatkan kawanan perampok.

Aku mulai merasakan pergerakan yang tidak wajar. Gerakan dengan kecepatan luar biasa hingga sulit mendeteksi keberadaannya dimana. Apakah ini kawanan perampok? Kalau iya, kemampuan mereka sungguh luar biasa melihat kecepatan pergerakannya. Dan auranya pun tidak main-main. Aura yang membuat orang yang merasakannya tertekan.

Ditengah tekanan aura yang misterius, di depan kawanan perampok sudah menghadang dengan jumlah yang banyak. Mereka tanpa basa-basi langsung maju menyerang. Aku dan kesatria yang lain langsung maju menghadang, pergelutan sengit tak terhindarkan. Para prajurit pribadi yang dibawa oleh para bangsawan satu persatu tumbang. Terlebih kemampuan dari para perampok ini cukup hebat dan yang tersisa hanya kami berempat. Pedangku tak berhenti mengayun hingga percikan timbul tiap pergesekan. Sesekali tendangan dan tonjokan mengiringi tiap ayunan pedang. Ya, bela diri ala modern aku gabungkan dengan permainan pedang.

Ditengah pertempuran, beberapa orang misterius keluar dari balik pepohonan dan langsung menyerang kawanan perampok. Kemampuannya sangat hebat, setanding dengan Ronald yang merupakan kesatria terhebat di Duchy Lyon. Tidak, ada satu orang yang mengenakan jubah tudung lebih hebat diantara semuanya. Gerakannya benar-benar cepat dan auranya sangat memberikan tekanan yang membuat sesak. Dalam hitungan menit sisa para perampok tumbang.

'Siapa mereka? Apakah mereka kawanan perampok lain?' batinku bertanya.

Aku dan yang lain masih dalam pose siaga, berjaga kalau tiba-tiba ada serangan dadakan dari mereka, karena aku tidak tahu orang-orang misterius ini kawanan perampok lain atau bukan. Dan benar saja, satu orang terkuat dari mereka tiba-tiba mengayunkan pedang ke arahku. Dengan cepat Ronald menghalau ayunan pedang dan disela itu aku bergerak menyerang. Dengan kecepatan kilat dia menepis pedang Ronald dan menghalau ayunan pedangku seraya menekan mundur dengan sangat kuat. Aku yang limpung terjatuh dengan tudung terbuka.

"Nona!!!" Teriak Ronald spontan.

"Nona Clarissa?" ucap orang misterius itu. Terdengar keterkejutan dari nadanya.

Aku terkejut mengetahui orang misterius ini mengetahui namaku. Aku segera berdiri dan tetap pose waspada dengan pedang di depan. Orang misterius tersebut memasukan pedang ke sarungnya lalu memberi aba-aba kepada pengikutnya untuk menurunkan pedang. Perlahan orang itu membuka tudung yang menutupi wajahnya. Aku sontak kaget setengah mati melihat sosok asli orang misterius didepanku.

"Hormat saya, Yang Mulia Putra Mahkota!"

Salamku seraya membungkukkan setengah badan tanda hormat.

1
Taris
Luar biasa
Ary Suwetty
Kecewa
Ary Suwetty
Thor??? gimana kisah lanjutnya sdh mau 6 bln g update....ditunggu thor
Dede Mila
adegan legen....😜😜😜
Mi Nu Chie
knp cerita ini ga d lanjutin Thor 😭
Mi Nu Chie
outhor nya kmna y iniii....Uda staun lebih ga upp😭😭
Mi Nu Chie
masih berharap novel ini ada lanjutan nya masih nunggu akuu,,,😭😭😭
kunel
kalau menurutku sih perasaan yang dimiliki sama putra mahkota itu lebih ke obsesi dari pada cinta, karna diakhir nya dijelaskan suka atau tidaknya clarisa dia akan tetap di sisi nya


(Ini pendapat pendapat aku pibadiya)
kunel
hmm....menarik awal yang bagus
Cty Badria
hiatus ya thor ...g up2 lg
Ary Suwetty
thoor ini sudah lama g update...di-update lagi yg thoor...
senja
wah hiatus
Ririn Santi
kapan up ceritanya lagi Thor? please....
Wiwuk Putri
tamat nya gantung
Wiwuk Putri
logan anggota array? jangan2 pemimpinnya lg
⍣⃝⃞🌈ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ★᭄᭄R⃟нǟᰔᩚянǟ☯︎⃟࿐❥
∧_∧  
( ・∀・)
⊂_へ つ
 (_)| 🙋‍♀️ 💕 янǟ࿔ янǟ࿔ ☘
◦•●◉✿ Terima kasih ✿◉●•◦
ʕっ•ᴥ•ʔっ 💜 ⭕ ( ͡°ᴥ ͡° ʋ) (๑•́ ₃ •̀๑)
💐🌻🌹🥀🌻⚘🦋🎀💎💘⚘🌻
✾༊᭄◉absent 🆁‏‏‏🄷🅰✿🆁‏‏‏🄷🅰 ∘̥⃟⸽⃟ ೄྀ
Wiwuk Putri
kok mirip2 komik yg tak baca udah tamat ya
mirip loh tp aq suka
Fatma Intan
lama gk up ya
Fatma Intan
woooowwww ungkapan cinta yg bgt dalam
sehingga meleleh kan hatiku😂😂😂🥰🥰🥰🥰
Fatma Intan
uhuhhu pantassss lah pertunangan d batalkan.
Pokoknya gk rela bngt clasisa sm si pengecut putra mahkota
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!