NovelToon NovelToon
Reven & Ratu Perang

Reven & Ratu Perang

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Bad Boy / Nikahmuda / Cinta pada Pandangan Pertama / Mafia / Romansa
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

RAVEN KRISHNAWARDHANA (18 tahun ) adalah putra tunggal dari keluarga pengusaha kaya yang sangat berpengaruh dalam dunia bisnis. Namun sosoknya yang angkuh, susah diatur, dan sering menghabiskan waktu untuk nongkrong bareng geng motornya.

Membuat kedua orang tua Ravan langsung menyetujui usulan perjodohan yang di usulkan rekan bisnisnya, mereka berharap dengan menikah Raven bisa berubah. Namun bukan Raven namanya jika tak menolaknya mentah-mentah, ia tidak mau terikat perasaan sama wanita manapun, ia hanya ingin menikmati masa mudanya bersama geng motornya.

Sampai suatu hari, ia bertemu Sara, murid baru yang misterius yang baru pindah dari luar negeri.

Gadis itu bernama SAVIRA AURELIA alias Sara 17 tahun. Sara, cantik pintar, ceria tapi misterius. Karena kecantikan alaminya, ia tak jarang jadi rebutan para remaja laki-laki di sekolah barunya dan itu membuat seorang Raven Krishnawardhana terpaksa menarik kata-katanya, karena kini perasaannya yang terjebak dalam pesona murid baru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 7

Pagi itu, suasana SMA Bina Bangsa berjalan seperti biasanya. Murid-murid berdatangan dengan penuh semangat, beberapa ada yang diantar supir, di antara orang tuanya, dan sebagian lagi ada yang membawa kendaraan pribadi.

Di area parkiran khusus motor, Raven masih duduk di atas motornya yang berwarna merah menyala, sambil mengobrol sama anggota inti geng Phoenix, Alden, Arga, dan Andra yang masing-masing juga berada di atas kendaraan kesayangan mereka.

Selang beberapa menit berlalu, sebuah motor sport berwarna hitam mengkilap memasuki parkiran dengan laju yang terkontrol. Pengendaranya seorang perempuan dengan Jaket kulit hitam yang pas di tubuh rampingnya dia langsung memarkirkan motornya tepat di sebelah motor Raven. Setelah mematikan mesin, ia melepas helmnya dengan gerakan lambat, begitu helm terbuka sepenuhnya rambut panjang berwarna coklat tuanya terurai lembut, membingkai wajah cantiknya yang natural tanpa riasan yang berlebihan, namun ekspresinya terlihat datar. Siapa lagi kalau bukan Sara, si anak baru pindahan kemarin.

Seketika, pandangan Raven terpaku pada gadis itu. Matanya menyiratkan rasa penasaran bercampur kagum, yang sulit diartikan. Namun Sara seolah tak melihat siapa pun di sekitarnya. Tak sedikit pun ia menoleh ke arah kelompok pemuda itu, ia langsung turun dan melangkah mantap pergi tanpa terganggu.

Tak jauh di sana, Dewi dan Bima sudah menunggu. Begitu melihat mereka, ekspresi dingin Sara luluh seketika, berganti senyum hangat. Ketiganya pun berjalan beriringan menuju koridor, tanpa menoleh ke belakang.

Begitu sosoknya ketigannya hilang di balik tikungan koridor, Arga langsung mengebrak helm di pangkuannya. "Gila! Anak baru itu benar-benar berani ya! Bisa-bisanya mengacuhkan Bos kita yang jadi incaran satu sekolah!" serunya keras sampai beberapa murid ikut menoleh penasaran.

"Iya! Di saat para siswi lain berlomba-lomba mau mendekat dan memberi perhatian, dia malah cuek bebek kayak gitu!" sambung Andra sambil mengangguk-angguk menyetujui kata-kata Arga.

"Aneh memang, tapi anak baru itu memang menarik sih! Beda sama kebanyakan cewek-cewek yang cuma mau nyari perhatian," timpal Alden yang juga tidak bisa menyembunyikan rasa penasaran melihat sosok Sara.

Raven mendengus kasar, rahangnya mengeras. Harga dirinya yang selalu dielu-elukan seolah tertampar keras. "Sudah, ayo masuk!" ucapnya ketus, lalu berjalan cepat meninggalkan teman-temannya yang buru-buru menyusul.

*

*

Bel istirahat berbunyi. Murid-murid bergegas ke kantin. Dewi menepuk bahu Sara. "Ayo buruan! Cacingku udah protes nih!"

"Ia nih, aku juga sudah sangat lapar!" timpal Bima juga sudah siap di samping Dewi.

"Kalian duluan aja, aku tiba-tiba kebelet nih! Nanti aku nyusul!" balas Sara sembari bergegas bangkit dari kursinya.

"Aku temani ya!" tawar Dewi cepat.

"Gak usah! Aku bisa sendiri! Kalian berdua langsung ke kantin dan pesan sekalian buat aku," setelah itu Sara langsung bergegas pergi tanpa menunggu persetujuan lagi dari keduanya.

Di kejauhan, geng Chelsea yang juga hendak menuju ke toilet tak sengaja melihat Sara si anak baru yang sedang berjalan sendirian, ketiganya langsung saling pandang sesaat lalu tersenyum licik, mereka merasa ini kesempatan emas untuk balas dendam sama sara atas kejadian memalukan di kantin kemarin.

"Ini waktu yang tepat untuk ngasih pelajaran sama cewek sok belagu itu! Kita buat dia sadar siapa primadona di sekolah ini, enak saja dia mau merebut perhatian Raven gitu aja!" ujar Chelsea pada dua temannya, Mia dan Rina. Ketiganya langsung mengikuti Sara dengan langkah mengendap-endap berusaha tidak terlihat.

Sara yang sudah tidak tahan lagi langsung masuk ke salah satu ruangan toilet tanpa memperhatikan sekitar.

Tak butuh waktu lama setelah pintu toilet tertutup, Chelsea dan temannya sudah berada di luar. Dengan cepat, Rina mengunci pintu toilet dari luar.

"Beres deh!" serunya pelan sambil tersenyum puas dengan hasil kerjanya.

Mia yang sudah menyiapkan ember berisi air bekas pel lantai langsung menyiramnya ke dalam bilik toilet dari celah atas pintu. Air yang keruh dan berbau tak sedap itu langsung mengguyur seluruh tubuh Sara, yang hendak kembali membuka pintu, membuat baju dan rambutnya basah kuyup.

"Sial!" desis Sara dengan suara kesal, ia segera segera menendang pintu kamar mandi dengan kekuatan penuh. "Cepat buka pintunya! Jangan main-main sama aku ya!" bentaknya makin keras, penuh dengan kemarahan yang tak tertahankan.

Di luar, Chelsea dan kedua temannya tertawa terbahak-bahak sambil menertawakan nasib sial Sara. "Ha ha ha! Itu hukuman bagi cewek yang sok kecantikan dan berani cari masalah sama kita! Makanya jangan belagu deh!" teriak Chelsea dengan suara penuh kepuasan, lalu mereka segera berlari pergi dari sana sebelum ada orang yang datang.

Sementara itu, Raven yang hendak pergi ke toilet pria yang terletak tak jauh dari sana melihat sosok Chelsea dan temannya yang baru keluar dari arah toilet wanita dengan wajah puas dan masih tertawa riang. Ia tahu betul bahwa mereka pasti baru saja mengerjai sesuai yang buruk, karena sudah bukan pertama kalinya geng itu melakukan hal seperti itu.

Saat ia semakin mendekat, ia mendengar suara teriak yang penuh kemarahan dari dalam toilet wanita. Suaranya sangat akrab baginya, itu adalah suara Sara, siswi baru yang tadi mengacuhkannya. Tanpa berpikir panjang, Raven segera mendekat ke pintu toilet wanita tanpa ragu.

"Cepat mundur dari depan pintu! Aku akan mendobrak dari luar!" titahnya dengan suara tegas, lalu dengan kekuatan penuh, dia menendang pintu toilet yang terkunci itu hingga besi pengunciannya terpatahkan dan pintunya terbuka lebar ...

Bersambung ...

1
Munas Tuti
jangan2 Sara dan Chelse ada hubungannya...
Munas Tuti
lanjuuut mbak'e...
Munas Tuti
cepet jelasin Reven ...
riniandara: Raven gensinya masih setinggi langit/Facepalm/
total 1 replies
Munas Tuti
laaah gimana tuh...ternyata unit mereka behadapan, apa emang sengaja yaa ortu mereka, yg sebenernya sdh tauu
riniandara: masih /Casual/ kak/Facepalm/
total 1 replies
arsyila putri
wah keren banget si sara
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
sepertinya Raven akan segera jatuh cinta duluan deh/Chuckle/, gimana ya nanti setelah kakeknya Sara tau klau Sara ternyata sudah menikah🙀🙀
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: pastinya kak, selalu ditunggu up nya/Proud/
total 2 replies
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
alhamdulillah revan bisa mengerti
azela
nanti Revan Pasti suka sama sara
abcd
plisss up yg bnyk
riniandara: baik Kak akan author usahakan ya
total 1 replies
Munas Tuti
gimana yaa klo kakek tau yg sebenarnya...
riniandara: lanjut nonton aja Kak he he
total 1 replies
Munas Tuti
keknya bakalan seru ni cerita..
riniandara: Terima kasih kak dah meluangkan waktunya, bantu review juga ya kak jika kakak suka
total 1 replies
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
lanjut kak, seru cerita nya
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
mampir thor
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
sungguh tak beruntung sekali harimu Sara, udah disiram air kotor, terjebak hujan, dan sekarang harus menikah dadakan dengan Raven/Facepalm/
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: sungguh hari yang siap bagi Sara 🤣
total 2 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
wahh, apakah dengan Sara? 🙀
Lupa Nama
kak namanya yg bener Raven, Revan atau Reven,,,.???! tapi q seneng kak sara Sekarang manggilnya sudah kak Leon,, sudah cantik,, kaya, pinter dan menghormati yg lebih tua, paket komplit... tetap semangat dalam berkarya ya kak,! ku tunggu bab2 selanjutnya 🙏🙏🙏💪💪💪👍👍
riniandara: Raven kak/Facepalm/ maaf ya author lagi juta g fokus ini, jangan lupa likom ya kak biar tambah semangat up-nya he he.
total 1 replies
azela
Raven gak tahu aja dia jika yang di hadapannya itu, sang ratu perang! kalau cuman Chelsea mah gak ada apa-apanya sama Sara.
azela
Lanjut kak awalnya udah menarik alurnya.
azela
luar biasa semangat kak ceritanya keren.
azela
Karya baru lagi ya, semangat kakak aku suka/Rose//Rose//Rose//Rose/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!