NovelToon NovelToon
Sistem Mancing Mania Mantap

Sistem Mancing Mania Mantap

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:28.1k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Arga, seorang pemuda yatim piatu miskin yang berjuang hidup sebagai nelayan sampan, harus menelan pil pahit saat dihina habis-habisan oleh mantan teman-teman sekolahnya di sebuah acara reuni.

Merasa putus asa dan tidak terima dengan ketidakadilan takdir, ia melampiaskan emosinya dengan memancing di tengah malam, namun kailnya justru menarik sebuah umpan logam berkarat misterius yang menyerap darahnya dan membangkitkan Sistem Mancing Mania Mantap.

Berbekal sistem aneh yang menggunakan emosi sebagai umpan dan menunjukkan lokasi pancing yang tidak masuk akal, Arga tidak lagi sekadar memancing ikan biasa, melainkan menarik harta karun dimensi lain, pusaka kuno, hingga kekuatan gaib yang akan memutarbalikkan nasibnya dari pemuda rendahan menjadi sosok kaya raya yang ditakuti semua orang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Sinar matahari pagi menembus celah tirai kamar kos Arga yang sedikit terbuka.

Arga membuka matanya perlahan dan meregangkan kedua lengannya ke atas.

Tidur semalam terasa sangat nyenyak tanpa ada rasa khawatir tentang perut keroncongan.

Arga mengambil ponsel di atas nakas dan membuka aplikasi layanan perbankannya.

Layar ponsel itu menampilkan saldo sebesar satu miliar empat ratus delapan puluh lima juta rupiah.

Arga senyum-senyum sendiri melihat deretan angka nol yang sangat panjang tersebut.

'Gue butuh kendaraan pribadi sekarang,' batin Arga sambil beranjak dari pinggir kasurnya.

'Bawa alat pancing sama koper rahasia ke mana-mana pakai taksi rasanya terlalu mencolok dan kurang aman.'

Arga segera mandi dan bersiap-siap dengan mengenakan kaos polo hitam serta celana bahan barunya.

Dia memesan taksi daring untuk menuju ke sebuah pameran mobil premium di kawasan Sudirman.

Setengah jam kemudian taksi yang ditumpangi Arga berhenti di depan gedung pameran kaca yang sangat megah.

Arga berjalan santai masuk melewati pintu kaca otomatis yang langsung menyuguhkan udara dingin pengondisi ruangan.

Berbagai macam mobil mewah berjajar rapi di atas lantai keramik yang mengkilap bagai cermin.

Ada deretan mobil sedan elegan, mobil balap bertenaga tinggi, hingga mobil jenis sport utility vehicle yang terlihat gagah.

Seorang sales pria bernama Raka sedang bersandar bosan di dekat sebuah mobil sedan putih.

Raka melirik Arga dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan tatapan menelisik dan menilai.

Menurut insting Raka selama lima tahun bekerja, pemuda yang baru masuk ini sama sekali bukan bagian dari target pasar mereka.

Pakaian Arga memang terlihat baru, tapi dia tidak memakai jam tangan mewah atau sepatu kulit buatan desainer Italia.

Arga berjalan lurus mendekati sebuah mobil hitam besar yang bentuk bagasinya sangat cocok untuk menaruh kotak pendingin ikan.

"Mas, ini mobil SUV keluaran tahun berapa ya?" tanya Arga kepada Raka yang berdiri tidak jauh dari posisi mobil tersebut.

Raka tidak langsung menjawab sapaan ramah itu dan malah menghela napas pendek karena merasa waktu istirahatnya diganggu.

"Itu edisi terbaru keluaran tahun ini, Mas," jawab Raka dengan nada suara malas-malasan tanpa bergeser dari tempatnya bersandar.

"Kapasitas mesin mobil yang ini berapa cc ya?" tanya Arga lagi sambil berusaha melihat bagian dalam mobil dari balik kaca jendelanya yang gelap.

"Tiga ribu cc, Mas," balas Raka singkat tanpa berniat menghampiri atau menjelaskan spesifikasi kendaraan itu lebih detail.

Arga menoleh menatap Raka karena merasa ada sentimen negatif dari pelayanan pria berseragam rapi ini.

"Bisa tolong bukain kunci pintunya gak?" pinta Arga dengan nada bicara sopan.

"Gue mau lihat interior dan ukuran bagasi di dalamnya kayak gimana."

Raka menyilangkan kedua lengannya di depan dada sambil tersenyum miring ke arah Arga.

"Maaf Mas, mobil pameran yang ini cuma boleh dibuka buat calon pembeli yang udah pasti serius mau ambil aja," tolak Raka secara halus namun pedas.

"Interiornya dilapisin bahan kulit asli soalnya, manajer kita takut kotor kalau cuma buat dilihat-lihat doang."

Arga menaikkan sebelah alis matanya mendengar ucapan tenaga penjual yang sangat arogan tersebut.

"Gue serius mau beli makanya gue minta dibukain pintunya biar gue bisa ngecek keadaannya," kata Arga menegaskan niatnya datang ke tempat itu.

"Harganya lumayan tinggi lho Mas kalau belum tahu," sahut Raka sambil terkekeh pelan dengan nada mengejek.

"Mobil yang lagi Mas pegang itu harganya nyentuh angka delapan ratus juta rupiah untuk harga pembayaran tunai."

Raka sengaja menyebutkan angka delapan ratus juta dengan volume keras agar Arga sadar diri dan segera pergi dari pameran mobil itu.

Arga baru saja membuka mulut untuk membalas ucapan Raka saat seorang wanita muda berseragam rapi menghampiri mereka berdua.

Wanita itu memiliki papan nama bertuliskan Siska di dadanya dan dia terlihat jauh lebih ramah daripada rekannya.

"Ada yang bisa saya bantu, Kak?" sapa Siska dengan senyum manis dan postur tubuh yang sangat sopan.

"Kakak tertarik mau lihat interior mobil SUV yang warna hitam ini ya?"

Arga mengangguk pelan ke arah Siska merasa lega ada sales lain yang lebih waras.

"Iya Mbak, tapi kata mas yang di sana pintunya gak boleh dibuka kalau belum pasti bayar," adu Arga dengan nada santai sambil menunjuk Raka.

Siska langsung menatap Raka dengan dahi berkerut tanda tidak setuju dengan cara pria itu melayani tamu.

"Gak ada aturan ketat kayak gitu di pameran kita kok Kak," kata Siska membantah ucapan rekan kerjanya.

"Biar saya ambilkan kunci pintarnya sebentar ya, Kakak bisa tunggu di dekat mobilnya."

Siska segera membalikkan badannya dan berjalan cepat menuju meja resepsionis untuk mengambil kunci mobil yang dimaksud.

Raka mendengus kesal melihat kelakuan rekan kerjanya yang dianggap terlalu naif itu.

"Rajin banget si Siska ngelayanin orang yang palingan cuma mau numpang foto doang di dalam mobil," sindir Raka terang-terangan di depan wajah Arga.

"Lo yakin banget gue gak sanggup beli mobil ini hari ini juga?" tanya Arga mulai menantang tatapan Raka.

"Gue udah terlalu sering lihat orang modelan elo masuk ke pameran ini, Mas," jawab Raka semakin meremehkan tanpa rasa takut.

"Gaya sok mau beli tunai, tapi ujung-ujungnya nanya brosur cicilan paling murah terus pamit pulang alesannya mau diskusi dulu sama keluarga."

Arga hanya bisa tertawa pelan mendengar analisis dangkal dari sales sombong di depannya ini.

Peningkatan kemampuan fisik dari sistem ternyata juga membuat mental Arga jauh lebih stabil menghadapi hinaan kecil seperti ini.

Siska kembali setengah berlari membawa kunci pintar mobil tersebut dan langsung membuka kuncinya dari jarak jauh.

Bip.

Lampu utama mobil itu berkedip terang menyambut sinyal kunci yang ada di tangan Siska.

"Silakan masuk dan lihat-lihat dulu ruang kabin bagian dalamnya, Kak," tawar Siska ramah sambil membukakan pintu pengemudi untuk Arga.

Arga naik dan duduk di kursi pengemudi untuk merasakan langsung kelembutan jok kulit mobil mewah tersebut.

Aroma khas material mobil baru langsung memenuhi indera penciumannya.

Ruang kabinnya memang sangat luas dan dipastikan muat untuk menyimpan tas pancing besar beserta kotak pendingin ikannya nanti.

"Ini fiturnya udah paling lengkap ya Mbak Siska?" tanya Arga sambil memegang setir mobil yang nyaman digenggam.

"Betul Kak, ini tipe tertinggi dengan tambahan fitur keselamatan paling lengkap di kelasnya," jelas Siska berdiri di luar pintu yang terbuka.

"Kapasitas bagasi belakangnya juga sangat luas dan kursinya bisa dilipat rata cocok buat bawa barang banyak atau peralatan olahraga berat."

Penjelasan Siska yang komprehensif sangat sesuai dengan kriteria kendaraan yang dibutuhkan oleh Arga saat ini.

Arga melangkah keluar dari dalam mobil dan menutup pintunya dengan suara bantingan yang solid.

Raka yang masih berdiri bersandar di mobil seberang hanya memutar bola matanya malas melihat adegan itu.

"Gimana, Kak? Apa ada bagian interior yang kurang jelas dari mobil ini?" tanya Siska sopan setelah Arga keluar.

"Udah cukup jelas semuanya kok Mbak," jawab Arga sambil menatap bodi mobil hitam itu dengan perasaan sangat puas.

"Gue ambil mobil yang ini satu ya, warnanya juga tetap warna hitam yang kayak gini aja biar gak gampang kelihatan kotor."

Siska terlihat sedikit tersentak ke belakang karena dia sama sekali tidak menyangka Arga akan memutuskan pembelian secepat itu.

Biasanya pelanggan paling loyal sekalipun butuh waktu berjam-jam untuk tawar menawar diskon sebelum akhirnya setuju menandatangani berkas.

"Kakak beneran udah yakin mau ambil tipe yang ini hari ini juga?" tanya Siska memastikan pendengarannya tidak salah.

"Iya Mbak, proses surat-suratnya kira-kira butuh waktu nunggu berapa lama?" tanya Arga balik menuntut kepastian.

Raka tiba-tiba melangkah maju dan menyela percakapan mereka berdua dengan tawa tertahan di tenggorokannya.

1
Kasma Wati
💪💪💪💪💪
Kasma Wati
lanjut👍👍👍
Kasma Wati
👍👍👍👍👍
Marthen
preman pasar kelas kampungan yg nyasar 😄😄😄
cynth
Mancing lele di selokan aja malunya nembus layar, apa lagi ini. Astaga...
Gege
nasahhh... ceritanya enteng..ngalir.. menyajikan hiburan bacaan yang bikin candu...
Momen'to
mimpi basah author 😹
Magane
menunggu sistem kurir mbg
Yofu
kok bisa kepikiran sih/Sweat/
Yofu
mancing mania mantap🗿
Dhewa Shaied
crazy up thorr.. imajinasinya gak ngotak 💪💪💪 😍😍😍😍
Yuliana Tunru
syuuuka bgt hari.ini crezy up thorrr 💪💪 up ..arga waktu x cari wanita special ya jgn sampe dpt tipe rina 😄😄😄
dhani satria
tomatkah?
dhani satria: owhhhhh.....,crazy up...,mantap ceritanya
total 2 replies
dhani satria
taline panjang bgt ya 3000 meter
Gege
berat bener cerita sistem bertema mancing ini..pikir ceritanya ringan, Nemu ikan dikembangkan hasilin duit milyaran, hidup enak wanita banyak.. sampe ratusan episode...🤣🤭
Yui: makasih idenya, habis konflik ini lah bisa diterapin /Smile/
total 1 replies
dhani satria
aquamen....
dhani satria
tongkat zeus
Yui: Poseidon lebih tepatnya/Facepalm/
total 1 replies
dhani satria
CEO WIJAYA ni
Yuliana Tunru
nalasan yg setimpal 😄😄
dhani satria
hahahhahhaha.....,lha gemblung yak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!