NovelToon NovelToon
The Return Of The Mighty Mother

The Return Of The Mighty Mother

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Reinkarnasi
Popularitas:35.4k
Nilai: 5
Nama Author: aisy hilyah

Rania Anandira, mati mengenaskan di tangan sahabatnya sendiri yang cemburu pada kehidupannya. Tak ada yang tahu tentang kematiannya itu, suami dan anaknya hanya tahu Rania menghilang tiba-tiba.
Shakira, sahabatnya itu kemudian tinggal di rumah Raina dengan alasan menggantikan Raina sebagai ibu pengasuh untuk anaknya. Namun, perlakuannya terhadap Rasya, tidaklah manusiawi. Bersama paman dan bibinya, mereka menekan Rasya yang masih berusia tujuh tahun.
Karena tangisan anak itu, jiwa Rania tak tenang. Dia kembali menggantikan jiwa seorang gadis nelayan yang hidup di bawah garis kemiskinan, jauh dari tempatnya tinggal dulu. Rania harus mencari cara untuk bisa kembali ke sisi sang anak.
Bagaimana caranya dia kembali untuk membalas dendam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisy hilyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

"Tunggu! Jangan pergi!" Rania memanggil lirih, tubuhnya yang semakin lemah membuat langkahnya semakin berat, tapi ia tidak menyerah.

Si Nelayan yang sudah bersiap untuk berlayar menatap Rania dengan mata menyipit. Memastikan siapa yang datang mendekat dengan tertatih. Ia melebarkan mata ketika pandangannya menangkap sekelompok orang yang mengejar di belakang.

"Itu keluarga Panta. Dia pasti akan menyiksa Rania lagi. Kasihan gadis itu dari kecil selalu disiksa dan dipaksa bekerja untuk memenuhi kebutuhan semua orang. Kali ini dia pasti ingin melarikan diri. Aku harus membantunya," gumam nelayan tersebut seraya turun dari perahu dan memapah Rania dengan cepat.

"Hey, Kari! Tahan dia untukku! Dia melarikan diri dari pernikahan!" teriak Panta saat melihat Kari turun dan membantu Rania untuk naik ke perahu.

Ia tersenyum, tapi detik berikutnya kembali emosi ketika melihat Kari justru menjalankan perahu setelah menaikkan Rania. Mereka berjalan cepat tak ingin terlambat, tapi perahu itu telah melesat ke tengah lautan. Deburan ombak seolah-olah membantunya pergi, menghalau langkah Panta dan yang lainnya.

"Sial!" Panta memukul udara meluapkan kekesalannya.

Di belakang mereka, bos Kamsah dan rombongannya tiba. Menatap Rania yang sudah berada di tengah lautan. Pergi meninggalkan kampung pesisir itu.

"Aku tidak mau tahu. Kalian jemput dia atau kembalikan uangnya. Jika tidak, maka kalian harus menanggung konsekuensi dari menipuku," ancam bos Kamsah seraya membuang puntung rokok di tangan ke atas pasir dan menginjaknya.

Dia tidak mau tahu, yang penting baginya jangan sampai rugi. Ia mendengus kesal berbalik cepat membawa serta amarah. Gadis itu sudah menjadi incarannya, tapi sulit didapatkan.

"Apa yang harus kita lakukan? Uangnya dibawa Rania. Aku tidak ingin menjadi bulan-bulanan bos Kamsah," bisik istrinya Panta dengan cemas.

Panta sendiri bingung harus melakukan apa. Dia menatap anak sulungnya yang tak berkompromi soal menjual Rania. Berjalan mendekat dan tanpa terduga memukulnya cukup keras.

Plak!

"Semua ini salahmu. Kenapa kau tidak berbicara dulu kepada kami? Kau anggap kami ini apa? Patung batu?" bentaknya dengan mata merah yang melotot penuh amarah.

"Sekarang kau harus mencari cara bagaimana Rania dan uangnya kembali!" lanjutnya lagi berapi-api.

Pemuda itu memegangi pipinya yang terasa kebas, menatap sang ayah dengan bingung.

"Ayah, kenapa memukul Kakak? Apa yang Kakak lakukan itu demi kebaikan kita semua. Hanya saja tidak menyangka, kak Rania telah berubah. Apakah selama ini dia hanya berpura-pura saja di depan kita? Pura-pura lemah sambil menunggu waktu untuk bisa melarikan diri," cetus Laura, adik perempuan Sania sembari menatap jauh ke laut.

Perahu yang membawa Rania sudah tidak terlihat lagi. Secepat itu mereka pergi.

"Itu benar, Ayah. Dia berubah. Setelah pingsan itu dia seolah-olah menjadi orang yang berbeda. Selama ini dia tidak pernah berani membantah kita, bukan?" timpal pemuda itu tak ingin disalahkan.

Panta dan istrinya saling menatap, kemudian menganggukkan kepala. Ia menepuk bahu putranya penuh penyesalan.

"Maafkan Ayah karena gegabah tadi. Ayah tidak dapat menahan emosi dengan apa yang terjadi. Benar-benar tidak menyangka Rania akan melarikan diri. Kita yang lengah karena selama hanya tahu Rania yang penurut," katanya diakhiri helaan napas yang berat.

"Kita pulang dulu saja. Ayah akan ke rumah Kari untuk menanyakan keberadaan Rania," ucapnya lagi seraya membawa mereka semua pulang.

Laura masih di sana, menatap lautan luas dengan kedua tangan terlipat di perut.

Setelah aku pergi dari kampung ini, aku akan menemukan pria kaya dan menikah dengannya. Aku tidak ingin terjebak di sini selamanya. Rania sudah pergi, sudah tidak ada lagi yang bisa diandalkan.

Laura bergumam di dalam hati, kilatan matanya penuh tekad. Tekad untuk pergi dari kampung pesisir itu dan menemukan kehidupannya yang baru. Kota Anggrek, adalah tujuan Laura untuk pergi. Kota yang menjadi pusat perkumpulan para pebisnis top di seluruh penjuru dunia.

Aku harus segera pergi.

"Laura, cepatlah!" Panggilan sang ibu menariknya dari alam bawah sadar.

"Iya." Dia berteriak seraya berlari kecil menghampiri keluarganya.

1
Dwi Setyaningrum
duh aku ikut komat Kamit nih pengen nampol ibunya Hardian sayangnya kok ya org tua tp kok ya ga bisa jd panutan..nah loh trus kepiye ikih..
kymlove...
biarkan wanita tuan gak tau diri itu MATI!! JANGAN HIRAUKAN hardian!!! anggap dia cuma pura2!!! 7
vj'z tri
🤧🤧🤧🤧🤧🤧 kurang apa hardian untuk kalian semua di kasih .... memastikan yang kalian terima itu yang terbaik tapi kalian yang mengaku saudara sedarah ternyata 😔😔😔 kurang di hajar 😔😔
kaylla salsabella
si ibu benar-benar kesakitan atau cuman pura"🤔🤔🤔
Dwi Setyaningrum
nah gt Hardian jd org yg tegas tanpa tendeng aling2 sodara salah ya ttp libas lah
Aisy Hilyah: bener banget kalo salah ya salah
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Jangan2 Hadrian bukan anak anak kandung lagi 🤔 🤣 Ayo miskinkan mereka. jangan kasih ampun tuman /Scream/
Aisy Hilyah: bisa jadi 🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Emang bener Hadrian ini onengna kebangetan /Facepalm/
Aisy Hilyah: iya Oneng aja udah gak Oneng
total 1 replies
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣 nah rasain
Aisy Hilyah: asin apa asem rasanya
total 1 replies
kymlove...
tunjukkan kekuatan mu hardian, karena selama part awal cuma kebodohan, kelemahan dan keterlambatan dalam bertindak yang kau tunjukkan!!!
Aisy Hilyah: tenang saja
total 1 replies
Nyonya Gunawan
Wow,,anaknya ziyan mo di siksa ma hadrian y boleh lach..😄😄😄
Aisy Hilyah: dipecat mungkin ya
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Tuman mang enak 😏
Aisy Hilyah: iya tuman sekali
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Ayo siksa juga anakna 🤣
Aisy Hilyah: iyaaaaa
total 3 replies
kaylla salsabella
Hadrian datang🤣🤣🤣
Aisy Hilyah: kira-kira bakal jadi apa prok-prok-prok!
total 1 replies
kymlove...
kalau sampai hardian masih mau ngalah. dan mau aja di tindas orang tua gilanya, emang udah dech.... jangan jadi cs utama cowoknya, sumpah lemah banget ini hardian...
Aisy Hilyah: 😄😄😄😄😄 Iya ih bener
total 3 replies
Nyonya Gunawan
Ko'bisa y ada orang tua sprti itu,,
Aisy Hilyah: banyak. serius!
total 1 replies
kaylla salsabella
wah Hadrian kamu kok lelet banget sih
Aisy Hilyah: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Nyonya Gunawan
Si kere g' terima anaknya di siksa tpi nyiksa anaknya orang..
Aisy Hilyah: iya bener bener
total 1 replies
Teten Suryani
semangat outhor
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
kaylla salsabella
syukuri kamu Shakira
Aisy Hilyah: ngerengek nangis
total 1 replies
kymlove...
lah.... rahardian kemana lagi????
entah karena saking bodoh dan lemot nya atau gimana, selalu ketinggalan saat rania bertindak!!!
sangat tidak bisa diharapkan..!
Aisy Hilyah: dia mah lagi ngumpet
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!