NovelToon NovelToon
An Enigmatic Time Travel

An Enigmatic Time Travel

Status: tamat
Genre:Action / TimeTravel / Perjodohan / Transmigrasi ke Dalam Novel / Identitas Tersembunyi / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:733.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nhaa minnhaa

Ini cuma halu author jadi jika ada persamaan nama, tempat dan sebagainya harap perhatikan komentar yang tidak menunjang🙏🏻

Gadis yatim piatu time travel ke dunia yang masih menganut sistem kerajaan. Dalam dunia itu ia mulai membangun kekuasaannya untuk menghukum orang-orang jahat, namun dunia yang ia tempati ternyata memiliki begitu banyak rahasia banyak pula teka-teki yang harus ia pecahkan.

Bagaimana kelanjutan kisah si gadis markis mari kita simak bersama...!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nhaa minnhaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Kembali

Pagi yang cerah, terdengar burung berkicau dan kupu-kupu beterbangan.

Suasana yang tampak sunyi seketika sangat ramai, hari ini akan di adakan acara besar-besaran di seluruh Negeri Bulan.

Menyambut ulang tahun Kaisar Bulan, para pelayan kesana kemari mempersiapkan pesta.

Sungguh mereka sangat bahagia menyambut hari ini, di Paviliun Mawar gadis cantik masih tertidur dengan nyenyangnya, ia tidak peduli dengan keadaan sekitar yang mana nantinya ia akan di dipermalukan.

Ia menoleh ke samping, Miao masih tertidur ia enggan membangunkannya. Aira bangkit ia berjalan menuju jendela melihat burung-burung berkicau, kupu-kupu warna warni hingga di bunga cahaya matahari menyinari taman bunganya.

Semejak dirinya berada disini tidak ada satupun keluarganya menjenguk bahkan lewat kediamannya saja mereka tidak ada. Ketidak kepedulian inilah membuat ia semakin bersemangat memberikan mereka kejutan.

"Aira, apakah kita akan pergi ke pesta Kaisar ?" tanya Shia yang telah lama menunggu Aira bangun.

"Iya, kita akan menghadiri pesta itu. Aira, sudah menyiapkan hadiah yang cocok untuk Kaisar" ucap Aira datar.

"Baiklah" ucap Shia mengerti.

Shia bangkit menyiapkan air hangat untuknya mandi kemudian menyiapkan pakaian ganti.

Segera Shia pergi ke dapur menyiapkan sarapan untuknya sembari menunggu Aira selesai mandi.

Shia berjalan menuju tempat tidurnya, ia tersenyum melihat Miao masih tertidur pulas.

Miao anak imut yang paling susah di bangunkan, ia berpikir keras mencari cara agar Miao cepat bangun supaya tidak melewatkan sarapannya.

"Aha, aku punya ide. Gimana kalau aku kerjain aja dia, heheheh" menjentikan jarinya, Shia menemukan ide berlian untuk membangunkannya tanpa kesulitan.

" Kebakarannnn!! Kebakarann...!! Toooo..loooonggg ada kebakaran..." Shia berteriak kencang dengan paniknya ia kesana kemari mencari sesuatu.

Aira yang masih mandi hanya terkekeh, sungguh amat susah membangunkan gadis imut itu jika tidak mengerjainnya.

Miao yang mendengar teriakan minta tolong, refleks ia bangkit dan ikut bersama Shia berteriak kencang "Tooolloooongggg...Momme...Kebakarann"

Shia yang merasa lucu itu pun seketika tertawa terpingkal-pingkal "Hahahahhaha... Kebakaran apa Nak?? Kebakaran jenggot..hahahaha"

"Bi...bibi...." Miao kesal telah dikerjai, melempar bantal tepat mengenai wajah Shia.

Seketika itu juga Shia berhenti tertawa, ia terkekeh lalu berkata

" Heheh... Ini baru permulaan"

Miao tidak memperdulikan ocehan Shia yang setiap saat mengomeli dirinya.

"Momme mana, bi ?"

"Mandi"

"Ya sudah, Miao mau mandi juga sama Momme"

Ia tersenyum, mendengar Aira masih mandi secepat kilat ia berlari menuju pemandian saat sedikit lagi dirinya akan menyentuh tirai pembatas

"Gubrakkk" ia terpeleset tubuhnya lebih dulu mencium lantai.

Aira yang mendengar suara sesuatu yang jatuh pun bangkit dari bak mandi, kemudian memakai jubah mandinya.

Saat membuka tirai, Aira terkejut melihat anak kesayangannya telungkup di lantai dengan kedua tangannya di rentangkan.

Aira menghampirinya dan bertanya

"Sayang kenapa baring di sini ?"

Miao mengangkat wajahnya terlihat air mata berlinang disana "Huhuhu... Momme"

"Astaga anak Momme!!" panik Aira melihat Miao menangis.

"Cupp...cupp sayang, Miao tadikah yang jatuh?" tanyanya memastikan sesuatu.

"Huhuhuuhuu...." tangisannya semakin kencang, pertanda bahwa ia yang telah ceroboh.

"Sayang sudah ya nangisnya, yuk mandi bareng Momme" bujuknya.

"Ayo Mom" Miao berhenti menangis, ia menarik tangan Aira agar mandi bersamanya.

Aira hanya tersenyum melihat tingkah anaknya yang lucu itu.

"Yuk sayang" ucapnya menggendong Miao.

Shia tidak tahu jika Miao terjatuh, ia sudah pergi menyiapkan pakaian pesta untuk majikannya.

Selesai mandi mereka sarapan bersama dan merias diri, pestanya di adakan di pagi hari bertujuan untuk menerima ucapan selamat dari rakyatnya. Semua keluarga kekaisaran sudah berada di tempat acara hanya dia saja yang masih bersiap.

Pestanya akan di memeriahkan pada malam hari.

Shia membantu mendandani Aria dengan telaten. Sejam telah berlalu, Shia takjub dengan kecantikan majikannya yang sangat memanjakan mata.

Miao yang melihat Mommenya ia menghampiri Aira

"Momme cantik sekali" puji Miao lalu duduk di pangkuan Aira.

"Astaga... Mulutmu manis sekali sayang" ucapnya tersenyum, mencium pipi gembulnya dengan gemas.

Miao sangat senang ia selalu di manjakan tetapi jika berhadapan dengan orang lain wajah imutnya akan tanpa ekspresi.

Aira dengan telaten merias anaknya, dengan penuh kasih sayang ia sangat puas dengan hasil karyanya.

"Cantiknya anak Momme" Aira mencium pipinya.

"Yuk sayang"

"Let's go"

Mereka berjalan menuju Istana tempat diadakan pesta. Ia menggenggam tangan mungil Miao menuntun ia mengiringi langkahnya.

Sesampai di istana, dari kejauhan prajurit yang melihat Putri Mahkota dengan lantang ia berteriak "Yang Mulia Putri Mahkota Aira dan Putri Miao memasuki ruangan"

Bisik-bisik tetangga pun kembali terdengar, mereka sangat penasaran dengan sosok Putri Mahkota yang dirumorkan seorang gadis yang bodoh dan buruk rupa.

Pintu terbuka lebar, masuklah sosok gadis cantik dan seorang anak kecil yang imut di sampingnya.

Mata para tamu terbelalak melihat gadis cantik bak putri kahyangan itu duduk di kursi Putri Mahkota.

Gosip ria pun terjadi, mereka sangat tidak menduga bahwa yang dirumorkan tidak seperti yang mereka saksikan sendiri.

Waktu pun berlalu dengan cepat, selesai acara mengucapkan selamat. Semua tamu terhormat kembali ke kediaman mereka yang telah di siapkan.

Tinggallah keluarga Kaisar Bulan yang masih setia duduk berbincang-bincang. Tampak semua mata memandang dirinya penuh tanda tanya, Aira dengan tenang mengecap teh yang telah di sediakan sesekali ia menyuapi Miao yang berada di pangkuannya.

Setelah makanan yang di hidangkan untuknya habis ia berniat ingin kembali tetapi suara Kaisar menghentikan niatnya untuk kembali.

"Putri Mahkota, zhen membutuhkan penjelasan ! " ucap Kaisar datar.

"Semua sudah jelas, tidak perlu hamba menjelaskan kembali" ucap Aira tanpa melihat lawan bicara.

" Saya berharap setelah ini Yang Mulia tidak ikut campur urusan pribadi saya" sambungnya.

Selir Agung tersenyum menyeringai, ia merencanakan sesuatu yang akan membuat Aira malu.

Selir Agung yang berada di samping Kaisar, mengambil kesempatan agar dirinya semakin di sayangi dengan berpura-pura baik terhadap Aira.

"Yang Mulia Putri Mahkota, Kaisar hanya ingin mengetahui siapakah anak itu ?? Bisakah Yang Mulia Putri Mahkota menjelaskannya kepada kami ?" bersikap lemah lembut terhadap Aira.

Aira yang mengerti maksud dari sikap Selir Agung pun auranya berubah dingin, ia tidak peduli kemunafikan Selir Agung dengan tenang ia duduk manis memangku Miao.

"Cihhh... Rubah betina memulai drama" gumam Shia sinis.

Merasa sangat bosan, ia pun memperkenalkan Putrinya

"Hhhmm... Namanya Miao, Putri Angkatku"

"Saya akan kembali ke Paviliun Mawar membosankan berlama-lama disini" tanpa penghormatan Aira pergi begitu saja.

Kaisar dan seluruh keluarganya sangat terkejut menyaksikan perubahan Putri Mahkota, dulu saat menghadiri pesta ia akan bersikap bodoh di hadapan semua tamunya. Tetapi sekarang dengan beraninya ia meninggalkannya sebelum semuanya terjawab.

Bersambung♡♡♡◇◇

Jgn lupa 🖒💬🌟❤ ok gaessss..

1
Atoen Bumz Bums
enak x kaisar tu dimaafin gt aja
Atoen Bumz Bums
ceritanya ttg kerajaan timur tp istananya kerajaan barat
Atoen Bumz Bums
gt aja,gak pakek basa basi selirnya ngomong sm kaisar klo slma ini cuma dimanfaatin
Atoen Bumz Bums
istana Phoenix itu di mana sih
aku lola soalnya
Atoen Bumz Bums
apakah aku yg salah,tiba2 aja ada miao
sampe balek LG pikir aku yg lompat bab bacanya
Atoen Bumz Bums
orang sombong memang mesti dikasi faham
Atoen Bumz Bums
Aira nama orang Indonesia banget
Yuliawati Sajo
cerita nya ngegantung,,,tp kok diberi tanda tamat,,,knp ya kbnykn novel belum kelar mslhnya tapi langsung tamat
syahirah sofri
gitu ajaa thor ? ada sambungan lg kah?
fitri
Luar biasa
fitri
akupun penasaran siapakah miao❓
Erlina Ibrik
Luar biasa
Cinta Al
ending nya menajubkan perlu di kasih jempol
Cinta Al
cantik karyanya....terimakasih athor...
Ananda jaka Ideatama
Luar biasa
Ayu Riri
miskin banget ratu jia, sampe rakyat'y pun d'palak...😂😂😂
Oppo Aabab
miao ini apa kucing dimensi kah
Oppo Aabab
Aira buruk rupa pasti Krn racun,gelang giok yg dikasih td mn
Varhan Thio
aduhhh putri mukannya jelek bangat ya?
Purwanto Purwanto
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!