NovelToon NovelToon
The Happy A Villain

The Happy A Villain

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / TimeTravel / Chicklit / Tamat
Popularitas:347.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sisi Miring Petagon

Halo semuanya...
Ini karya novel pertamaku.

Isekai biasanya tertabrak mobil atau truk sedangkan aku cuma ketiduran. Aku Lisa Aspasa harus mengalami isekai. Aku terbangun dalam sebuah novel dimana tubuh inilah tokoh villiannya. Seorang villian dipastikan akan berakhir kematian. Kematian yang mengerikan bagi siapapun yang melihatnya.
Akankah aku bisa menghindari takdir kematian?
Akankah aku mendapatkan kebahagiaan?

Pada pertengahan perjalan jiwa pemilik asli tubuh ini datang.. apa yang ia inginkan? akankah dia mau membantuku atau sebaliknya?

Berlahan tapi pasti sesuatu yang tidak terungkap dalam novel mulai muncul kepermukaan...
Apakah itu?
Penasaran... langsung baca saja

27 Oktober 2020

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sisi Miring Petagon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6

WARNING TYPO BERTEBARAN

***

Melisa POV

Keturankan kaca mobil secara berlahan seketika angin masuk menerbangkan anak rambut. Udara segar mengelitik hidungku. Burung-burung menari diangkasa. Terbentang pepohonan sepanjang perjalanan yang diiringi kicauan burung menambah kedamaian hati.

Tujuanku ke Cafe FREE di dekat bukit. Guru lesku memintaku untuk belajar di luar, biasanya di rumahku. Katanya ada urusan mendadak jadi tidak bisa datang. Kenapa tidak diliburkan saja? Dengan senang hati aku menerimanya. Lagi pula aku capek jadi anak rajin gegara perjanjian waktu itu. Selama pembelajaran berlangsung aku memperhatikan tanpa tertidur. Hah... kebiasaan tidur yang diajarkan Melisa asli sudah jadi jandu.

Sampailah dicafe yang telah ditentukan. Aku masuk dengan berlahan  disungguhkan suasana cafe yang tenang. Desain cafe yang klasik dengan hiasan tanaman hias menambah kesan natural. Interior ruangan yang simple dan sederhana tapi tetap multifungsi dengan warna pastel. Sungguh mengagumkan, sekali lagi aku harus bersyukur jadi Melisa bisa pergi ketempat seperti ini. Aku mencari beradaan guru lesku tidak butuh waktu lama untuk menemukannya. Karena suasana cafe yang tidak terlalu ramai. Ditambah ia berada dipojok cafe dengan berpakaian coklat muda ditambah topi merah manambah kesan modis dan rapi.

Aku menghampirinya “ sudah lama kak?” sapaku pada guru lesku. Aku memanggil "kak" karena ia masih muda dari pada aku. Dihitung dari umurku dan umur Melisa yang ditambah.

“tidak terlalu lama...maafkan aku Melisa,kita harus bertemu disini?” katanya dengan nada menyesal.

“tidak papa kak, pemandangan disini sangat bagus, mari kita belajar” kataku. Ayo belajar dan pulang mari kita rebahan. Ia mengangguk membenarkan perkataanku.

“ sebelum kita mulai mari kita pesan makanan kau pasti lapar. Pulang sekolah langsung kemari” kata guru lesku. Inilah alasanku mengapa aku suka dia. Ia peka banget apa yang aku inginkan. Guru lesku langsung memangil pelayan sementara pelayan menuju kemari. aku sibuk membaca daftar menu. Aku speechless melihat harga tertera dengan banyak nol dibelakangnya. Nama cafe dan harganya kok beda banget kayak langit dan bumi. Untung Melisa holkay alias holang kaya jadi sangguplah bayar gak perlu cuci piring.

“ mau pesan apa kak? Tanya pelayan itu dengan ramah seketika membuyarkan lamunanku “manggo pineapple smoothies bowl”. Aku memesan manggo pineapple smoothies bowl alasannya Melisa menjaga bentuk tubuhnya dan aku suka makan sedangkan orang didepanku orang yang peka. Guru lesku bernama kak Elisa sudah mengajari Melisa dari kelas 8 SMP bisa dibilang ia seperti kakak bagi Melisa. Sayangnya Melisa tidak menyukainya karena sikap  yang dimilikinya. Jadi manggo pineapple smoothies bowl pilihan yang tepat sehat, banyak dan tidak ketahuan.

“ apa ada lagi” tanya pelayan itu, kami mengeleng “ tunggu sebentar pesanan akan segera datang” katanya sambil pergi.

“ sambil menunggu mari kita mulai sesi belajarnya” kata guru lesku. Aku mengangguk, kami memulai pelajaran tanpa adanya hambatan. Yang jadi hambatan hanyalah otakku yang kesulitan mempelajari matematika. Dari

dulu sampai sekarang sulitnya akar kuadrat ditambah intergral dikurangi devired dibagi cosinus. Sampai akhirnya pesananku pun tiba. Seluruh penderitaanku sirna sudah terganti kebahagiaan.

Kami berhenti sejenak untuk mendinginkan otak sambil menikmati manggo pineapple smoothies bowl. Capek belajar mulu gak dikehidupan dulu, sekarang sama aja yang namanya belajar pasti sulit. Hah..Sudah saat kami melanjutkan belajar.

Tiba-tiba seorang kakak yang menghampiri guruku dalam keadaan menyedihkan “ Elisaaa” nama guru lesku dipanggil. Aku mengikuti arah suara tersebut menampilkan gadis cantik berkulit sawo hitam yang eksotis dengan ramput kriting. Sungguh pesona luar biasa.

Kuperhatikan guruku terkejut dengan kedatangan temannya. tanpa butuh waktu lama kakak tadi menangis hebat. Dengan berlahan guru lesku mengusap punggung temannya, berniat menenangkannya “modelnya tidak datang padahal kurang lima hari lagi iklannya harus jadi. Kita harus gimana?” kata kakak-kakak berambut kriting. Kuperhatikan guru lesku menampilkan raut wajah terkejut sekaligus binggung.

“ kak aku apa pulang saja?” pamitku tidak mau mengganggu momen mereka. Mereka bersamaan menoleh ke arahku “ Sempurna “ kata kakak kriting alias teman guru lesku langsung tersenyum bahagia melihatku. “ maukah kau jadi model kami?” lanjutnya.

Aku binggung antara menerima dan menolak. Ingin menolak tapi kasihan dengan penampilannya yang membuat siapapun merasa tak tega. Bila menerimanya apakah aku bisa bergaya didepan kamera? apa aku mengubah alurnya karena Melisa tidak pernah ikut seperti ini?. Aku bimbang untuk memutuskan ini, semua pilihanku ada konsekuensinya.

“ dia tidak memiliki pengalaman menjadi model lagi pula ia masih sekolah, aku tidak ingin dia kecapean” guru les ku tidak menyetujui pendapat temannya.

“ terus nasip kita gimana kita bakal dipecat dan kita mau makan apa?” tanya kakak kriting yang tampak naik pitam “ gaji lesmu hanya cukup membiayai ibumu yang sakit sedangkan biaya kuliah dan kehidupan kita bergantung pada pekerjaan ini” kata kakak kriting. Kulihat guru lesku langsung lemas senyuman yang selalu menghiasi wajahnya sirna berganti wajah murung” kemana model kita” katanya dengan nada tercekat.

“ dia membatalkan kontrak dengan alasan ada pemotretan dari tempat lain. Padahal kita duluan yang mengontraknya. Mentang-mentang dapat bayarannya lebih mahal dari kita. Langsung putus kontrak awas saja” kata kakak kriting.

Guru lesku dan temannya tempak sangat frustasi. Aku hanya bisa menghelan nafas “ aku bersedia menjadi model penganti kalau itu bisa sedikit membantu kalian”. Aku berharap dengan keputusanku tidak akan berdampak bagi alur cerita. Agar rencana yang sudah kususun berjalan dengan lancar.

Guru lesku dan temannya seketika wajahnya bersinar “apa ayahmu tidak keberatan?” tanya guru lesku tampak mengkhawatirkan aku.

Aku menggeleng “ ini darurat kak ayah pasti mengerti” jawabku menengkan guru lesku.  “baiklah tapi kalau kau capek harus bilang nanti kami akan menghentikan sesi pemotretannya “ kata bu guru lesku sedikit khawatir. Aku mengangguk “ kalau begitu mari tempat pemotretan” kata kakak kriting yang dihadang oleh kak Elisa alias guru lesku “ selesaikan les kali ini baru pergi” kata kak Elisa yang tampak seperti beruang kutub ngamuk.

Tempat pemotretannya tidak jauh dari cafe kami belajar. Seumur hidupku baru kali ini memasukki studio foto. Jadi jangan salahkan aku kalau kepo. Asalkan tidak merugikan orang lain. Kulihat dari kejauhan ada tujuh orang yang berkumpul dengan wajah yang sama murung, stress dan frustasi. Kakak kriting menghampiri mereka dengan semagat“ kita sudah punya model penganti, ini dia” Kakak kriting menari lenganku dan memposisikanku ditengah-tengah mereka. Ayah, ibu aku sangat malu rasanya ingin menutupi wajahku dengan karung goni menjeritan hatiku. Untung wajah Melisa gampang dikondisikan. Jadi aku bisa pasang wajah datar untuk menutupi rasa maluku. Lumayan punya topeng gratis dan praktis.

“ Ana apa yang kau lakukan?” kata kak Elisa menarikku kesampingnya seakan-akan melindungiku. Terimakasih kak Elisa guru lesku kau memang yang terbaik lindungi aku dari beruang grizzly “ aku hanya memperkenalkannya” kata kakak kriting yang bernama kak Ana. Andai nama guru lesku Elsa maka lengkaplah pemain utama film frozen.

“ hentikan pertengkaran kalian, siapa namamu gadis kecil?” tanya seorang pria berumur sekitar 45 tahun dengan ramah. Aku memperkenalkan diri “Melisa Abbriana Claviana bisa dipanggil Melisa”

“ halo Melisa salam kenal pangil saja aku paman Ramos. Sebenarnya aku ingin memperkenalkanmu kepada kita satu persatu, tapi berhubung kita tidak punya banyak waktu bisakah kita memulai pemotretan? . Kalau ada kesulitan katakan saja” kata paman Ramos. Aku membalas dengan anggukan. “ Elisa kau ikut aku untuk mengurus administrasi Melisa” kata paman Ramos pada kak Elisa “Sandra akan mendadanimu serta Faiz yang akan memotretmu. Ikuti arahannya bila kurang paham kau bisa bertanya” kata paman Ramos dengan lembut. Sepertinya paman Ramos menganggapku anak kecil.

Kakak yang disebutkan tadi mendekatiku “ Melisa saya Sandra dan ini Faiz, ayo, aku dadanimu” kata kak Sandra. Aku mengucapkan salam kenal singkat kepada kak Faiz, yang langsung diseret kak Sandra. Aku mengekori kak Sandra seraya kak Sandra menjelaskan seluk beluk studio ini semacam tur dadakan. Bila kalian bertanya apakah aku paham? Dengan senang hati aku menjawab tidak. Penjelasnya kak Sandra seperti orang ngerep.

Selesai mengintari studio secara singkat. Aku mulai didandani oleh kak Sandra baik dari segi rias maupun pakaian yang akan kugunakan.  Intinya sekujur tubuhku didandani oleh kak Sandra. Hasilnya luar biasa, tidak heran kak Sandra perias profesional. Aku memakai gaun putih polos dengan kalung mewah. Peranku disini menonjolkan kalung yang aku pakai.

Sambil menunggu kak Faiz, kak Adit dan kak Jerry yang menata ulang tempat pemotretan supaya masih masuk konsep dan juga masuk umurku alias tidak terlalu dewasa. Aku menghabiskan waktuku bermain Hp sambil

sesekali kak Sandra membenarkan rambutku. Aku bermain berbagai aplikasi sesekali membalas kiriman mereka. Sampai Elgartara menelfonku dengan terpaksa aku mengangkatnya.

“ Aku sudah bilang berhenti membully” kata Elgartara dingin

Aku yang tidak mengetahui apapun hanya diam. Apa sih tiba-tiba marah marah PMS ya? “aku tidak membully” balasku

“ tidak usah mengelak ada anak yang kau kunci digudang” kata Elgartara marah

Oh... ada anak yang kekunci digudang terus itu salahku? Dia yang kekunci aku yang disalahin dasar makluk suci tak berotak “ aku tidak melakukannya” bantahku.

“ anak itu sendiri yang mengatakan bahwa kau memintanya bertemu di gudang belakang sekolah kemudian kau mengurungny” balas Elgartara

Ngapain bertemu dengan anak orang yang jelas bukan artis? Aku memutar mataku“ untuk apa aku bertemu dengannya” balasku “Melisa sudah siap, ayo” kata kak Faiz menghentikan obrolan kami. " apa kau bukti atau melihatku melakukannya? lagi pula siapapun bisa melakukannya" tanpa menunggu jawabnya aku memutuskan sambungan telepon.

Aku berjalan ke depan kamera “ Melisa kamu disini sebagai model perhiasan. Kamu hanya perlu berpose untuk menonjolkan perhiasan yang kamu pakai kamu mengerti" kata kak Faiz sambil bersiap mengarakkan kamera kearahku. Aku mengangguk ke kak Faiz berbekal wajah Melisa pasti bisa. Apapun yang Melisa kenakan pasti menonjol. Cahaya flash kamera diarahkan terus menerus kepadaku.

Tak terasa waktu sudah menunjukan jam 9  malam lebih. Menyadari waktu sudah larut kak Elisa sang guru lesku bergegas menyuruhku pulang. Dengan terpaksa aku menurutinya, takut beruang kutub marah. Pak mamat meminta paman Ramos untuk memulangkan aku dengan alasan besok sekolah.

Diperjalanan, aku teringat kata-kata Elgartara. Siapa anak yang dikurung digudang? Aku terus berfikir hingga aku menginggat alur novelnya. Ceritanya tetap berjalan walaupun aku melakukan hal lain. Aku bersyukur, Olive tetap dikunci di gudang tapi siapa yang menguncinya. Kalau dulu Melisa sekarang siapa?. Yah... siapapun itu kalau tidak merugikanku, aku tidak masalah. Aku mengirimi pesan pada Rini untuk mencari pelakunya. Bila Rini tidak berhasil maka uang yang mencarinya.

****

1
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Hikam Sairi
mampir
Sulati Cus
bagus walaupun ada typo tp ak suka, sukses buat othor
Inonk_ordinary
wooooowww syukaaaaaa
Arshyla_17
Seru bgt deh... Semoga Slalu semangt ya author😊
est
suka
est
😭 aku sedih thor melisa ma cogan yg baik aja jgn ma di gara2 apa kek
Silvya Devy
Karyamu luarbiasa Thor. 😘😘😘😘
Fikayra
Sumpah ceritanya suka bikin nyesek tp aku suka banget alurnya. . aku bacanya smpe maraton 2hr dari awal sampe selesai sumpah banjir air mata, melisa bener2 wanita tangguh bahkan dy bisa jungkir balikin kehidupan elgartara dari yg gk paham akan kisah hidup melisa smpe sebuah kebenaran membuat penyesalan dihidup elgartara. .perjuangan elgartara dan melisa bener2 nguras emosi dan banjir air mata. .👍🏻👍🏻👍🏻
Hasan
maaf thor bukannya sewaktu sebelum menempati tubuh melisa tuh jiwa lisa lg mengambil s2 ya jd kok setelah menempati tubuh melisa yg seharusnya msh sekolah pinternya jd berkurang jauh ya? 🤔🤔
Ida Blado
org sakit hati yg stres itulah reyhan,,,kasihan kmu
Ida Blado
q pikir bkl bisa nampar reyhan dgn fakta,,,, ternyata mlh nangis bombay,,cemen
Ida Blado
lalu apa gunanya vidio yg tersebar itu kalau gk bisa jdi bujti,,, di sini keprofesionalnya si penulis di pertanyakan
Ida Blado
sukurin loe El,,, bahagia gue loe sakit hati 😂
Ida Blado
di sini mulai aneh,bagaimana bisa org udah mati masih menempati tubuhnya.melisa oke krn dia transmigrasi,,, lah melisa yg asli kn udah mati,kok masih nempatin tubuhnya,,,konyol
Ida Blado
cerita ini sebenernya bagus andai alurnya ttp stabil,,,,namun di part2 berikutnya sgt di sayangkan,dimana melisa yg di fitnah dn gk bisa m^nunjukan bukti alias banyak drama.terlebih jdi buronan dn perusahaan bpk'a bermasalah,,, nah di situpah alurnya amburadul jauh dri ekspektasi.
Eka Maulidia
p
Sri Rahayu
seruuu.....
Yaya Cici
seneng nya
Siti Nurain
👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!