NovelToon NovelToon
TELUH GASIANG TANGKORAK

TELUH GASIANG TANGKORAK

Status: tamat
Genre:Ilmu Kanuragan / Horor / Thriller / Roh Supernatural / Mata Batin / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:236.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Siti H

kisah ini sekuel dari novel Karma pemilik Ajian Jaran Goyang.

Adjie merasakan tubuhnya menderita sakit yang tidak dapat diprediksi oleh dokter.

Wati sang istri sudah membawanya berobat kesana kemari, tetapi tidak ada perubahannya.

Lalu penyakit apa yang dialami oleh Adjie, dan dosa apa yang diperbuatnya sehingga membuatnya menderita seperti itu?

Ikuti kisah selanjutnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sosok berbulu

Anton meninggalkan mandenya dan pergi menapaki bukit yang mana dikanan dan kirinya dipenuhi oleh tumbuhan menjalar dan juga pepohonan yang tumbuh tinggi menjulang dan juga rerumputan yang tumbuh dengan liar.

Sinar mentari yang terasa hangat bagi setiap makhluk ciptan-Nya, kini tak mampu membuat hatinya menghangat, ia begitu penuh kebencian.

Rasa dendam dan sakit hati pada seorang pria bernama Adjie membuatnya harus tersesat terlalu jauh. Bahkan kini luka hatinya semakin bertambah setelah ibu dan juga wanita bernama Laila yang digadang-gadang sebagai puteri saudagar kaya telah membuat sang Mande terus memaksanya untuk meninggalkan sang istri.

"Ini semua karenamu, Djie!" ucapnya dengan geram. Langkah kakinya terlihat semakin cepat menaiki perbukitan. Keringat yang mengalir dipori-pori tubuhnya terus saja membasahi pakaian pria yang saat ini sedang patah hati.

Sesekali ia berpapasan dengan para petani yang sedang berkebun menanam cabai serta sayuran lainnya.

"Belanja, Ton?" sapa seorang pria dengan cangkul ditangannya. Wajahnya tampak kusam karena sering terpapar sinar mentari, tetapi tubuhnya masih sangat sehat.

"Iya nih, Pak...," jawabnya, dan tanpa basa-basi ia melanjutkan perjalanannya menapaki perbukitan untuk sampai dirumah mereka dengan segera.

Setelah berjuang cukup keras, akhirnya ia tiba dirumah yang sangat sederhana tersebut.

Tidak ada aliran listrik, dan penerangan mereka hanya menggunakan lampu pelita yang berbahan bakar minyak solar dengan botol aluminium bekas minuman.

Ia meletakkan dua buah keranjang yang berada tepat diatas pundaknya dengan bantuan sebatang bambu. Untuk memenuhi kehidupan mereka, ia menanam berbagai sayuran yang nantinya ia jual ke pasar dan ditukar dengan bahan pokok yang dibutuhkannya.

Sesaat ia merasa rumah sangat lengang tak ada suara teriakan dari Mawar, sungguh sangat sepi, dan membuat ia terlihat memikirkan sesuatu.

Perlahan Anton merasakan firasatnya yang tidak enak dan hal ini sudah entah keberapa kalinya terjadi.

Ia bergegas memasuki rumah, lalu memeriksa kamar dan tidak menemukan sang istri disana.

Degub jantungnya kian memburu. Ia sangat khawatir akan kondisi sang istri. "Mawar, Mawar, dimana kamu?!" teriaknya dengan keras memanggil nama sang istri yang ia cintai sepenuh hatinya.

Ia keluar rumah. Lalu menyapu pandangannya pada sekeliling rumahnya, ia tak menemukan sang istri disana.

Pria itu berlari mencari keberadaan sang istri, hingga akhirnya tiba disebuah tebing jurang, wanita itu tengah berdiri dan merentangkan kedua tangannya layaknya adegan film dianjungan kapal Titanic, namun kali ini ia tanpa sehelai benangpun, dan tentu saja hal itu membuat Anton sangat panik.

Gemuruh didadanya terdengar jelas ditelinga. Ia belum siap untuk kehilangan sang istri.

Wanita itu melangkahkan kakinya untuk terjun bebas ke dasar jurang. Ia merasa seolah ada yang sedang memanggilnya dan ini sangat membuat sang pria harus bergegas untuk menyelamatkan nyawa sang istri.

Dengan gerakan sigap, ia berhasil meraih pinggang sang istri hingga akhirnya mereka bergulingan diatas tanah yang dipenuhi dedaunan kering dan juga rerumputan.

"Mawar, apa yang kamu lakukan? Jangan tinggalkan aku! Kamu harus sembuh, aku akan membalaskan semuanya pada pria itu, hingga ia harus menerima penderitaan yang lebih menyakitkan dari ini!" pria itu mendekap sang istri dengan hatinya yang penuh kebencian dan kemarahan pada sosok Adjie yang ia anggap sebagai penyebab istrinya mengalami skizoprenia.

Ia membawa sang istri pulang kerumah, ia ingin menuntut balas pada Adjie, dan semua itu tentu saja harus dibayar dengan kemusyrikan yang nyata dan penderitaaan pada pria yang ia anggap sebagai musuh.

****

Suara burung hantu terdengar begitu nyaring. Mawar tak juga tidur, meskipun hari sudah semakin larut. Terdengar suara ocehannya yang tidak jelas, terkadang ia tertawa seorang diri, terkadang juga berteriak kencang yang diiringin dengan suara tangisan.

Anton memastikan telah mengunci pintu kamarnya. Ia tak ingin lagi kecolongan jika sang istri kabur entah kemana, sebab ia masih mencintai wanita tersebut.

Pria itu melangkah menuju sebuah ruang kosong yang begitu pengap dan juga gelap. Dengan sebuah pelita ditangannya, ia menuju tempat dimana menyimpan sebuah tengkorak yang akan ia jadikan permainan untuk membuat seeorang disana meraskan kepedihan dan kesakitan atas apa yang telah diperbuatnya.

Kehilangan puterinya yang masa itu sedang lucu-lucunya, tentu membuat bathinnya sangat tertekan, ditambah lagi dengan kondisi Mawar yang sangat memprihatinkan, membuat ia memutuskan untuk memilih jalan sesat dan itu tak dapat lagi ia urungkan.

Rasa dendam yang membuncah direlung hatinya telah menggunung dan telah diledakkan.

Pria itu berhenti tepat diatas sebuah meja kayu yang ia alasi dengan selembar kain berwarna hitam.Tangannya menggapai sebuah tengkorak kepala yang ia letakkan diatasnya.

Tatapannya begitu sangat tajam. Tersirat sebuah kebencian yang begitu dalam.

Ia membawa tengkorak tersebut diatas lantai. Lalu membakar arang pada sebuah anglo. Ia membubuhkan kemenyan sebagai media untuk menjemput para iblis yang akan ia jadikan sebagai sekutunya dalam menyiksa sasarannya hingga menjemput kematian yang sangat sadis.

Pria itu duduk bersila, memejamkan matanya sembari membaca mantra dengan bibirnya yang bergetar dan ini adalah satu perbuatan dalam sebuah istilah 'Membunuh tanpa menyentuh'.

Asap kemenyan membumbung diudara. Aroma menyengat begitu sangat kuat dan suasana yang hening menjadi berubah drastis.

Hembusan angin yang cukup kencang tiba-tiba datan dan disertai dengan kilatan halilintar sebagai pengiring suara ledakan dari petir yang berdentum sangat keras.

Setelah memastikan niatnya akan direstui oleh alam. Ia membawa tengkorak tersebut berada ditangannya. Aura negatif terasa begitu sangat kuat.

Ia membelah kegelapan malam yang disertai dengan hujan yang turun rintik-rintik disertai dengan kilatan halilintar yang mana tak sedikitpun membuat ia takut akan hal itu.

Kakinya berhenti melangkah setelah ia tiba didekat tebing jurang. Ia menyapu pandangannya dalam kegelapan malam. Kali ini tujuannya ingin memanggil sosok berbulu yang akan ia jadikan sebagai media untuk membuat korbannya mengalami gejala yang sama seperti sang istri, yaitu kegilaan.

"Aku memanggilmu, datanglah, dan tunaikan keinginanku! Namun jangan buat ia meninggal, sebab itu terlalu mudah untuk kematiannya, aku inginkan yang ia menderita seperti apa yang aku alami saat ini!" gumamnya, lalu melemparkan gasingnya yang terbuat dari tengkorak manusia dengan begitu lihainya.

Tengkorak tersebut berputar dengan kencang diatas tanah dengan suara desingan yang terdengar begitu mengerikan.

Sesaat suasana berubah menjadi mencekam. Penampakan sosok berbulu yang ia panggil untuk menjalankan misi dendamnya bermunculan.

Beberapa jin yang mungkar datang memenuhi panggilannya dan bersiap untuk menjalankan tugasnya.

Sosok tersebut melesat bagaikan kecepatan cahaya dan menuju kepada seseorang yang saat ini masih berada diatas ranjangnya dengan kondisi gelisah.

Suara petir dan rintik hujan membuat ia semakin gelisah dan saat sesuatu berdiri dihadapannya dengan wajah yang sangat mengerikan.

"Aaaargh... Pergi, pergi!" usir sang pria yang tak.lain adalah Adjie saat sosok itu memperlihatkan dirinya. Tiba-tiba saja ada banyak sosok berbulu memenuhi ruang kamarnya, dan penampakan yang sangat mengerikan itu membuat Adjie berteriak keras karena takut.

Tak hanya sampai disitu, salah satu sosok berbulu yang berukuran jauh lebih besar masuk ke dalam tubuh Adjie dibagian anunya yang membuat pria itu semakin kencang berteriak menahan rasa sakit sebab tiba-tiba anunya membengkak sebesar ubi kayu dengan berat satu kilo disertai memanjang tiga puluh centi meter.

~Dalam adat Minang, perempuan yang melamar pria~

1
🔵🌹 Widian🧕
daun apa, kok bisa bikin gatal kak ?
🔵🌹 Widian🧕
menjijikan sekali
🔵🌹 Widian🧕
Anton cintanya tidak berubah ya .... ikhlas menerima mawar apa adanya
🔵🌹 Widian🧕
mengerikan sekali kak
Mimik Pribadi
Wati sabar bngt y jdi istri,wlu bolak-bslik disakiti dan dikhianati msh mau nerima suaminya mana ssbaaarr lgi
Suherni 123
mawar mawar,,, terserah kamu lah
Suherni 123
tuh kan punya ilmu si Anton bukannya disembuhin dulu istri nya,,nton gak merasa kah ada makhluk lain di rumah mu yang tergoda istri mu
Suherni 123
Anton lebih fokus ke dendam dari pada kesembuhan istri nya,, katanya punya pegangan kok gak diritualin ke istri nya apa nanya nanya orang yang ngerti ya🫩
Apin Wawa2
bergenre horor.. tp g nakutin...
aq suka.. trimakasih author.. sdh menyajikan bacaan yg 💕😍menyenangkan
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: singgah di Jerat Cinta Dewi Ular ya🙏
total 1 replies
sakdiach diach
cerita nya muter2 aja..
musuh nya banyak banget
sampe bingung kak
Yudi Christian
god
Zainuri Zaira
maaf yh tor aq pernah bertanya sma orng minng ilmu gasiang tengkurak tu sma dgn pelet bkn ilmu santet
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: funsinya banyak Kak.. bisa buat pelet, bisa buat santet, merusak.rumah tangga, bisnis, teragntung perintaan...🙏🙏
total 1 replies
estycatwoman
very nice 💯👍🥰
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: singgah di Jerat Cinta Dewi Ular ya Kak
total 1 replies
Mega Arum
sangat bagus.. bs jd nambah ilmu juga thor
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: singgah di Jerat Dewi Ular, Kaka
total 1 replies
Desi Belitong
luar biasa novel ini jadi tau banyak hal👍👍
FiaNasa
apa gak ada kelanjutannya ya thor,,pengen tau si ajhie hidupnya gimana sama Anton juga janny..
FiaNasa: oke siap thor
total 2 replies
FiaNasa
trus apa tujuan pemilik warung dg meracuni pendatang ya,kok jadi takut mau makan diwarung klau lagi jalan jauh
FiaNasa: ngeri amat ya thor
total 2 replies
Arsenio Cadas Hady
𝐤𝐲𝐤 𝐥𝐚𝐠𝐮 𝐩𝐨𝐩😊
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: masa sih🤧 bisa jadi penulis lagu donk🤣
total 1 replies
FiaNasa
anjayyyy....pocongnya lompat kebablasan smpek 30 meter 😃
FiaNasa
apakah gadis itu adalah Laila yg ditolak berulang kali oleh Anton,yg pas ketemu dipasar saat Anton turun bukit untuk berbelanja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!