Devina Stefani Germanotta, wanita yang tengah hamil tua berusia 25 tahun berjalan masuk ke dalam rumah setelah memeriksa kandungannya ke rumah sakit Sejahtera Harapan Bunda.
Wanita itu menyeret dirinya ke rumah sakit, karena suaminya tidak punya waktu untuk mengantar dirinya dengan alasan sibuk mengurus perusahan yang sedang berkembang pesat.
Devina berjalan menuju kamar, karena tubuhnya terasa pegal sekali. Dan ia ingin segera mandi, agar tubuh pegalnya bisa kembali segar.
Baru separuh pintu di buka, Devina malah mendengar suara des*h*n seorang wanita tepat di dalam kamarnya. Ketika ia menghidupkan lampu kamarnya, sontak saja matanya menangkap dua orang berlawanan jenis, sedang bergumul di atas tempat tidur yang biasa ia gunakan untuk berhubungan dengan suaminya.
Namun, kini suaminya menggunakan tempat tidur itu untuk bergumul dengan wanita yang tidak lain adalah sahabatnya sendiri, yaitu Vindy Bernadette Claudia.
Tapi... untuk mengetahui lebih lanjut, ikutin terus dong alur cer
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syahriana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 6.
Sinopsis–Bab 6.
Oke... readers kita lanjut lagi yuk🤗🤗🤗
Tepat saat perdebatan selesai, salah satu temannya memanggil dan seketika mereka semua langsung mengerumun ambulance itu, setelah istri Jonathan di keluarkan bersama dengan wanita yang satunya lagi.
"Hai... jangan ada yang mendekat, ini pasien yang lagi gawat darurat? Cepat... minggir, jangan halangi jalan?!" tegas komandan Juna memberikan pengawasan ketat agar kedua korban dapat segera ditangani.
"Hai... itukan, model terkenal itu?!" pekik salah satu dari wartawan, terkejut saat melihat jasad seorang wanita yang tidak asing.
“Maksud... kamu, Nona Verlyn Germanotta Violetta?” sambung salah satu rekannya menimpali.
“Ya... tiga hari yang lalu dia berangkat ke London untuk melakukan pemotretan, tapi saat dia sudah di dalam pesawat? Aku sempat mendapatkan kabar dari salah satu temanku, katanya pesawat yang di tumpangi nona Verlyn mengalami masalah dan hilang kontak?" jelasnya berbicara panjang lebar untuk memberitahu teman-temannya.
“Tepat... sekali, ini adalah berita menarik yang tidak bisa di sia-siakan kalau begitu? Mari kita ambil gambar dan video mereka sebanyak mungkin, agar media berita kita semakin sukses?!" ajaknya antusias lalu di balas anggukan kepala oleh teman-temannya sambil merekam dan memotret sebanyak-banyaknya.
"Tu–Tunggu dulu, apa kalian kenal dengan wanita ini?" tanya komandan sambil mengerutkan kening penasaran.
"Bapak kok gak tahu sih, padahal dia kan model terkenal di kota ini pak?" ucap salah satu dari wartawan itu, memberitahu sambil terus menjepretkan kameranya untuk mengambil beberapa foto lagi.
"Saya tidak perduli, dia terkenal atau tidak? Karna yang saya butuhkan adalah informasi, dan siapa namanya? Kalau emang kalian tahu, ya langsung jawab saja?!'' tanya komandan tegas, membuat para wartawan langsung membungkam mulutnya. Dan salah satu dari di antaranya mulai membuka suara secara perlahan.
''Di–Dia nona Verlyn Germanotta Violetta pak? Dia merupakan model terkenal di kota ini, tiga hari yang lalu dia melakukan penerbangan ke London untuk sesi pemotretan? Namun sebelum sampai, pesawat yang dia tumpangi dikabarkan hilang kontak? Tapi untuk mengetahui informasi lebih lanjut, bapak bisa menghubungi asisten pribadinya, kebetulan pada saat itu beliau tidak bisa ikut mendampingi di karnakan ada urusan pekerjaan yang mendesak dan saya punya kontaknya pak?!" jelasnya panjang lebar dengan sangat detail dan dengan nada yang terdengar memburu karna gugup dan takut dalam ucapannya.
"Kalian... ada yang tahu gak, keluarganya tinggal dimana?" tanya komandan Juna lagi, kepada para wartawan itu menaikan satu alisnya.
"Di kota ini nona Verlyn tinggal sebatang kara pak, tapi sesuai apa yang saya katakan tadi saya punya kontak asisten pribadinya kalau mau menghubungi beliau?" jawab wartawan itu lagi, dengan nada yang lebih teratur setelah mengatur nafas.
"Pak Agus?" panggil komandan Juna pada bawahannya.
"Ya komandan?" ucap pak Agus menjawab panggilan atasannya.
"Catat nomornya dan segera hubungi pemilik kontak tersebut?" tegas komandan memerintah.
"Baik komandan" pak Agus mengangguk lalu dengan cepat mencatat nomor telepon yang disebutkan oleh salah satu wartawan itu.
Sementara para tim medis, tanpa menunggu waktu lebih lama lagi. Mereka langsung mendorong keranda Devina masuk ke dalam untuk segera di beri pertolongan. Begitupun Tuan Bagas dan istrinya mengikuti keranda menantunya dari belakang, di susul oleh Jonathan yang nampaknya mau tidak mau harus menuruti Papanya agar tidak ketahuan selingkuh.
Sesampainya di dalam ruangan, para tim medis segera memenuhi tanggung jawab. Memasang alat medis ke bagian tubuh Devina dengan begitu lihainya. Seperti memasang alat ukur detak jantung, memasang infus dan selang oksigen. Dan adapun seorang dokter, baru saja memasukan Stetoskop miliknya ke saku jubah putihnya setelah mengecek anak dalam kandungan Devina.
"Suster? Pasien harus kita bawa ke ruang ultrasonografi, untuk pengecekan lebih lanjut?" ucap dokter memberitahu setelah memeriksa keadaan Devina dan calon anak dalam kandungannya.
"Baik dokter? Kalau begitu saya akan memanggil suster Ulfa dan suster Fina terlebih dahulu? Setelah itu, kami akan segera membawa pasien ke ruang ultrasonografi?" jawab suster itu, lalu di balas anggukkan kepala oleh dokter tanda setuju.
Ultrasonografi mempunyai banyak kegunaan dalam pengobatan. Mulai dari untuk mengkonfirmasi kehamilan, hingga perkiraan tanggal kelahiran. Selain itu, kegunaan mesin USG adalah untuk mendiagnosis kondisi tertentu, serta membantu dokter untuk menentukan prosedur medis yang tepat.
Untuk mengetahui hal-hal berikut, pasien di wajibkan untuk melakukan pemeriksaan lebih fasifik untuk mengetahui apakah kehamilan berkembang atau tidak, menentukan apakah kehamilan dalam kandungan baik-baik saja atau tidak, menentukan kondisi janin, serta melihat anatomi yang bermasalah di dalam rahim.
Pemeriksaan ultrasonografi atau USG pada kehamilan berguna untuk menunjang penilaian klinis yang tepat dan akurat terhadap suatu kehamilan yang dinilai dari beberapa penilaian seperti lokasi kehamilan, mengidentifikasi jumlah janin yang sedang dikandung, dan membantu dalam pengambilan keputusan diagnosis prenatal pada kasus kelainan kongenital pada janin. Seperti yang kita ketahui, kehamilan dibagi dalam 3 masa kehamilan yaitu trimester 1, trimester 2, dan trimester 3. Dalam 3 masa ini terjadi pertumbuhan, pematangan, serta perkembangan pada janin.
Bersambung.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
Nah... loh, penasaran kan dengan ceritanya dan sebelum lanjut, jangan lupa ya tinggalkan jejak terlebih dahulu supaya author tetap semangat dalam berkarya. Oke 👍👍
See you again thanks for watching 🙏🙏🙏