🥈Runner Up [EVENT KONFLIK RUMAH TANGGA]
📍Beside Story Of [SELEPAS KATA TALAK]
"Kau rebut suamiku, kurebut suamimu, jadi
jangan salahkan aku merebut suamimu!"
"Haruskah kita berakhir begini? Saling membenci dan menyakiti? Untuk apa kita bertahan kalau hanya saling mencari pembuktian,"
Almaira Alshad, seorang wanita yatim piatu yang dinikahi oleh Arlan Megantara seorang pengusaha ritel harus menelan pil pahit saat suaminya menjual dirinya kepada seorang pria dewasa yang ternyata adalah sosok yang Alma anggap paman sendiri.
Dirga Afdarianto, seorang pria beristri yang pernikahannya juga buruk mengetahui bahwa istrinya berselingkuh dengan sosok Arlan sehingga ia menawarkan Arlan untuk membeli Alma sebagai bahan untuk Dirga melakukan lomba selingkuh dan balas dendam kepada istrinya selama ini sehingga membuat Alma harus menjadi istri kedua Dirga yang secara tidak langsung mendapat pandangan pelakor oleh banyak orang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 06. Sikap Yang Berbeda
"Saya permisi, dulu, kalau kau membutuhkan sesuatu segera hubungi saya," Dirga melepaskan tangannya dari kedua bahu Alma.
Dirga berjalan meninggalkan Alma disana keluar dari apartemen tersebut setelah memberikan Alma acces card Apartemen itu.
Dirga masuk ke dalam mobilnya dan memukul setir mobil tersebut. "Apa yang kau lakukan Dirga?"
Dirga menyalakan mesin mobil tersebut dan menjalankan mobilnya meninggalkan area apartemen tersebut dan menuju rumahnya.
Dia kini hanya perlu menyiapkan rencana dengan matang sembari menunggu masa iddah dan sidang perceraian Alma selesai.
Sesampainya di rumah, Dirga sudah disambut dengan tatapan tajam dari Ishaya. "Darimana saja kau?"
"Bukan urusanmu," jawab Dirga dingin.
Deg!
Suaminya berubah, nada bicara Dirga tidak pernah sedingin kepada Ishaya sebelumnya sehingga membuat Ishaya terkejut sekarang. "Kau tahu kan urusan kantor banyak, kau harus menghandlenya, kalau kau tidak mampu keluar saja dari kantorku!"
"Kalau itu maumu aku akan keluar."
Bukan itu maksud Ishaya, dia tidak bisa melepas Dirga begitu saja dalam keadaan perusahaan sedang naik-naiknya.
Kali ini Ishaya memilih diam, Di dalam pikiran Ishaya, Dirga berubah karena dia berniat menikahi wanita lain sama seperti perkataannya tadi siang.
"Siapa wanita itu?" gumam Ishaya dengan berdecak kesal.
Walaupun dia tidak mencintai Dirga, tapi dia tidak akan mau ada wanita lain didalam biduk rumah tangganya.
Dirga sendiri masuk ke dalam kamar melepas jas-nya dan kemejanya, dia mengambil baju-bajunya kemudian membawanya keluar dari kamar.
"Kau ingin kemana?" tanya Ishaya pada Dirga.
"Kau bilang kau tidak mencintaiku, dan pernikahan kita hanya sebatas alibi agar kau bisa mendapatkan harta warisan keluargamu, dua belas tahun hidup sekamar sekalipun aku tidak pernah menyentuhmu, malah pria lain yang menyentuhmu, lebih baik kita pisah kamar mulai sekarang," jelas Dirga.
"Kau gila! Kalau ayahku tahu kita pisah kamar dia akan marah," protes Ishaya.
"Dan dia bisa saja meninggal saat mengetahui kelakuan putrinya yang suka selingkuh, jadi jangan salahkan aku juga selingkuh!"
"Oke! Silakan kau selingkuh, terserah! Lagipula aku juga hanya mencintai Arlan," jawab Ishaya.
"Sebenarnya untuk apa kita bertahan? Aku hanya sebagai tameng untuk menutupi kebusukanmu, dua belas tahun aku dituntut diam, dan kali ini aku tegaskan, kau boleh melakukan apa saja yang kau inginkan dan aku memiliki hak yang sama, jadi jangan protes," Dirga berjalan meninggalkan Ishaya disana.
Dirga benar-benar sudah berubah sikap dengannya, Ishaya sedikit gera entah kenapa Ishaya tidak suka melihat Dirga yang seperti ini.
Disaat Ishaya sedang kesal, suara ponselnya berbunyi yang membuat ishaya segera mengangkatnya yang ternyata adalah Arlan.
"Halo sayang?" tanya Ishaya mengangkat telepon tersebut.
"Kau dimana sayang? Aku sudah menceraikan istriku," jawab Arlan diujung sana.
Mendengar itu membuat Ishaya berdecak kaget dan merasa sedikit senang. "Kau serius?"
"Menurutmu?"
"Bagaimana bisa kau mencaraikannya?"
"Ada seorang pria yang membelinya dariku dan mengikatnya dengan kontrak, dan kau tahu pria itu siapa?"
"Siapa?"
"Dirga Afdarianto, suamimu sendiri, jadi kapan kau akan menceraikan Dirga?" jawab Arlan yang membuat Ishaya tersentak.
Ishaya terdiam sejenak, jadi istri Arlan yang akan Dirga nikahi, ditengah diamnya Arlan segera mengagetkan Ishaya.
"A-apa kenapa?"
"Aku tanya kapan kau menceraikan Dirga?"
"Hm, tidak sekarang sayang, aku masih membutuhkannya untuk perusahaan dan ayahku juga akan drop kalau mengetahui kami bercerai," jawab Ishaya.
"Baiklah kalau begitu, sampai berjumpa nanti malam," Arlan menutup telepon tersebut.
Sementara itu Ishaya segera mengambil tas-nya, dia tahu dimana dia harus menemui Alma.
•
•
•
TBC
Assalamualaikum
Jangan Lupa Like