Demi membantu sang ayah Samara rela menikah dengan Edric, CEO muda yang terkenal sangat kejam.
Suaminya tak pernah menganggap Samara ada. Hari-hari rumah tangganya penuh dengan isak-tangis.
Bagaimana kelanjutan hubungan diantara keduanya?
Akankah Samara bertahan atau memutuskan pergi?
Bagaimana dengan Edric?
Apakah dia akan mati-matian mengejar cinta istrinya kembali?
Saksikan berbagai kejutan dalam kisah mereka hanya di Noveltoon.
#Silahkan jika anda ingin promosi novel anda di page saya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ♡SanitaComel♡, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Wedding Reception
October 30, 2021
Hari ini pernikahan Edric dan Samara akan di langsungkan banyak penjaga keamanan di setiap pintu masuk, para tamu sudah berdatangan menunggu kedua mempelai mengucapkan janji pernikahan.
Mempelai pria sudah ada di altar pernikahan menunggu mempelai wanita.
Samara memasuki ruangan mengenakan gaun putih bercorak bunga dengan mahkota di rambutnya, ia di dampingi sang ayah menuju altar pernikahan,, Aldebaron menyerahkan Samara kepada Edric lalu kembali duduk.
Pendeta mempersilahkan kedua mempelai berpegangan tangan untuk mengucap janji pernikahan.
**Mempelai pria mengucap janji
Samara Caroline, aku mengambil engkau menjadi istriku, untuk saling memiliki dan juga menjaga dari sekarang sampai selama - lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, dan pada senang maupun sakit. Untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum tuhan, dan inilah janji setiaku yang tulus.
Selanjutnya mempelai wanita
Edric Michael Edon, aku mengambil engkau menjadi suamiku, untuk saling memiliki dan juga menjaga dari sekarang sampai selama - lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, dan pada senang maupun sakit. Untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum tuhan, dan inilah janji setiaku yang tulus**.
^Memang sama ya guys hanya sebut nama saja yang beda^
Janji pernikahan telah selesai maka Edric dan Samara sah menjadi suami istri, para tamu pun bertepuk tangan.
Setelah pengucapan janji, kedua mempelai saling bertukar cincin menyematkan dijari pasangannya,, dan para tamu kembali bertepuk tangan.
"Congratulations on your marriage, semoga rumah tangga kalian di limpahi dengan penuh cinta" Rosa mencium pipih Samara
"Kau wanita yang sangat cantik, putraku beruntung mendapatkan mu" Rosa menerima samara dengan baik, ia percaya pada pilihan Edric
"Thank you Madam, aku akan berusaha menjadi istri yang baik" Samara tersenyum
"No, panggil saja aku mamah,, sekarang kau adalah putriku" Sekali lagi Rosa memeluk menantunya itu
*Ini hanya kebahagiaan sementara saja hiks hiks* Samara ingin menangis tapi ia menahannya.
Telah memasuki acara penjamuan, para tamu menikmati hidangan yang tersedia terlihat juga Alishka sedang menikmati pesta pernikahan kakaknya.
Alishka mengenakan gaun berwarna hijau, gaun pilihan David saat di mall
*Samara Caroline, memang cantik sih,, tapi kak edric lebih tampan*
Alishka sedang asik membandingkan kedua mempelai , tak sengaja ada yang menabraknya sehingga jus yang ia pegang terkena gaunnya.
"Gosh my dress, apa kau tidak punya mata"
Alishka sangat kesal dan langsung menatap pria yang menabraknya
"Sorry, aku tidak sengaja" Arthur mencoba membantu membersihkan gaun alishka
"Aku baru membeli nya semalam, dan kau sudah mengotorinya,, Who are you? Aku tidak pernah melihat mu,, aku rasa kau bukan temannya kak Edric" Alishka tidak tau jika Arthur adiknya Samara
"Maaf aku ingin memberi selamat pada kedua mempelai, excuse me" Arthur pergi tanpa menjelaskan identitasnya
Alishka menatap tidak suka ke arah Arthur pergi.
*Dia bahkan belum menjawab pertanyaan ku dan pergi begitu saja, siapa dia? Wajahnya lumayan tampan*
Alishka mencari keberadaan seseorang.
*Dimana sekretaris menyebalkan itu, dia tidak terlihat apa dia tidak datang*
Di tempat lain terlihat Edric sedang berbicara dengan seorang wanita.
"Really? Aku tidak percaya kau benar benar menikah,, Kau bahkan tidak mengundang ku? Why?"
Wanita itu memegang tangan Edric tanpa rasa malu
"Kau sadar tidak di undang,, untuk apa kau datang kesini" Sangat terlihat kebencian di mata Edric
"Lepaskan tanganku,, kau ingin kebebasan? Aku sudah memenuhinya, maka pergilah dari hadapanku" Edric melepaskan tangan wanita itu dengan kasar
"David, bawa dia pergi dari hadapan ku sekarang juga" Edric langsung pergi
David yang siap siaga langsung menyeret wanita itu.
"Nona fiona, hari ini pernikahan tuan muda,, saya harap nona tidak membuat keributan disini, lebih baik nona pergi sebelum saya menyuruh security mengusir nona" David menatap fiona tidak suka
"You? Sekretaris sialan, beraninya kau mengusirku" Fiona tetap tidak mau pergi
"Demi kenyamanan tuan muda, saya akan lakukan apapun nona, silahkan anda pergi nona" David pun kehilangan kesabaran
"Security jangan biarkan wanita ini masuk, jika sampai dia berhasil masuk kalian akan di pecat" David langsung kembali ke acara pernikahan
**B*aiklah kalian bisa bersenang senang sekarang, tapi aku tidak akan diam saja aku akan merebut Edric kembali padaku,, Edric hanya milikku, tidak ada wanita lain yang bisa memilikinya* Fiona pergi dengan wajahnya kesal dan penuh amarah.
Tanpa mereka sadari Samara melihat semua yang terjadi *Fiona?Who is she? Apa hubungannya dengan Tuan Edric,, kenapa David mengusirnya*
Arthur menghampiri Samara yang termenung "Samara are you okay?"
Samara terkejut "Hmm yeah I'm fine"
"Lalu kenapa kau melamun, apa kau sakit?" Arthur memegang dahi Samara
"Tidak, aku baik baik saja,, aku hanya lelah, believe me" Samara berusaha meyakinkan adiknya
"Okay, selamat atas pernikahan mu,, aku ikut bahagia untukmu kak" Arthur memeluk kakaknya
"Thank you, aku akan merindukan mu arthur" Air mata pun keluar membasahi pipih Samara
"Hey don't cry, aku kan bisa mengunjungi mu kapan kapan" Arthur mengusap air mata kakaknya
*Ya kau tidak akan tau apa yang ku alami dirumah itu nanti* Samara sangat sedih.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Alishka sedang membersihkan gaunnya yang ketumpahan jus, dari kejauhan terlihat David memperhatikannya.
David terpesona melihat penampilan Alishka bisa dilihat dari raut wajahnya,, Alishka pun menyadari bahwa David melihat dirinya.
"Hey, kau lihat apa dari tadi" Alishka menghampiri David
"Cantik sekali" Ucapan itu tak sengaja keluar dari mulut David meskipun dengan suara kecil Alishka bisa mendengarnya
"Kau bilang apa barusan?" Berpura-pura tidak tau
"Tidak ada nona, mungkin kau salah dengar"
^Sih David ngeles tuh^
"Really? Lalu bagaimana dengan penampilan ku" Alishka memutarkan tubuhnya
"Itu bagus di tubuh anda nona"
*Jawaban macam apa itu? Dasar payah, kau bahkan tidak bisa mengatakan yang sebenarnya* Alishka memalingkan wajahnya
Acara pernikahan telah selesai para tamu saling bersalaman dengan kedua mempelai dan mengucapkan selamat,, Wajah Edric sangat datar hanya Samara yang tersenyum.
Aldebaron dan Jane juga pamit pulang, Arthur sudah lebih dulu berpamitan dia tidak sampai akhir acara.
"Samara my daughter, cintailah suamimu, berbakti lah padanya" Itu lah pesan sang ayah pada putrinya
"Yes dad" Samara memeluk ayahnya
"Aku titipkan Samara padamu, tolong jaga putriku dengan baik" Jane menangis mengatupkan kedua tangannya di hadapan Edric
"Mrs Jane, anda tenang saja,, Aku akan selalu menjaga putri anda, aku berjanji" Edric memegang tangan ibu mertuanya
Samara menangis ia tidak kuat harus berpisah dengan mommynya
"I will miss mom" Tangisnya pecah
"Semoga kau selalu bahagia putriku, mommy pergi ya" Jane memeluk erat putrinya setelah itu pamit
Hanya tersisa Edric dan Samara, Nyonya Rosa dan Alishka sudah pulang lebih dulu,, David menunggu perintah tuan mudanya.
"David suruh sopir antarkan samara pulang kerumahku"
"Baik tuan muda"
David mempersilahkan Samara untuk naik ke mobil.
"Silahkan nona"
Samara pun menuruti perintah tuan muda, Ya bukankah sesuai aturan dalam pernikahan.
Samara akan selalu mematuhi perkataan Edric.
Bersambung....
See You Again 😀
Samara di hari pernikahan
Penampilan Alishka
Pembaca yang bijak akan meninggalkan jejak 🙏🏻
coba saja di kasih biar para pembaca yang gak faham artinya, jadi ngerti mereka ngomongin apa🤗tolong di perbaiki yah thor
Thor kasih terjemahan kalo ada bahasa Inggris nya,aku ngk mengerti🤦🏻♀️ apa yang di omongin