NovelToon NovelToon
TURUN RANJANG : ANTARA BENCI DAN OBSESI ADIK IPAR

TURUN RANJANG : ANTARA BENCI DAN OBSESI ADIK IPAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Bad Boy / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Regazz

"Apa-apaan sih loe, pincang! Jangan sok kecantikan deh. Lebih baik pakai baju loe sana! Loe pikir gue bakalan tertarik apa sama loe!" ujar Zayn berkata kasar pada istrinya saat malam pertama mereka.

Varisha Salsabilla Jannah.

Gadis pincang yang baru saja kehilangan suami sekaligus calon anaknya.
Ia bahkan terpaksa harus menikah dengan adik iparnya sendiri, yaitu Zayn Alkautsar.
Adik ipar yang membenci dirinya.

Apakah pernikahan terpaksa ini akan berakhir mulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Regazz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 Bekas orang lain?

Bab 5 — Bekas Orang Lain?

•••

Varisha mengambil sebuah kasur ambal yang berada di dalam kamarnya dulu bersama Adam, lalu membawanya masuk ke dalam kamar Zayn.

Pria itu sepertinya sudah tertidur. Ia bisa mendengarnya dari dengkuran halus yang keluar dari mulut pria tersebut.

“Pasti dia kecapekan,” batin Varisha.

Ia meletakkan matras di samping ranjang. Lalu mulai mengambil bantal dan selimut yang sudah ia bawa sekaligus dari kamarnya yang dulu.

Kamar yang menyimpan banyak kenangan.

Kini, kamar inilah yang akan menjadi tempat kenangan barunya bersama Zayn.

Varisha menatap dekorasi kamar itu. Semuanya terlihat begitu maskulin dengan nuansa abu-abu gelap yang sedikit menyeramkan.

Rasa kantuk mulai menyerang. Varisha bergegas ingin membuka piyamanya. Ia memang tak bisa tidur nyaman jika masih mengenakan pakaian tebal. Kebiasaan aneh itu sudah ada sejak kecil.

“…gue jijik lihat muka loe!”

Ucapan Zayn tadi malam langsung terngiang.

Varisha mengurungkan niatnya. Ia menghela napas pelan dan mencoba tegar.

“Mulai sekarang dan seterusnya, aku harus biasa tidur tanpa melepas pakaian,” gumamnya lirih sambil membaringkan tubuh di atas kasur ambal.

Perlahan kedua matanya menutup hingga ia tertidur.

~

Keesokan harinya, Varisha terbangun dan menatap bingung ke sekeliling kamar.

“Aku di mana?” gumamnya pelan.

Ia menoleh dan melihat dirinya tidur di lantai di atas kasur ambal.

Lalu matanya tertuju pada Zayn yang masih tertidur pulas di atas ranjang empuk.

“Astaga… aku lupa,” keluhnya pelan sambil menggeleng merasa dirinya mulai pikun.

Padahal baru kemarin ia resmi menjadi istri pria bernama Zayn Mahendra.

“Eh, bajuku!”

Varisha langsung terkejut saat menyadari dirinya hanya mengenakan pakaian dalam yang tertutup selimut.

“Pantas saja tidurku nyenyak…” batinnya panik. “Sepertinya aku spontan melepas pakaian sendiri tadi malam.”

Ia menatap Zayn takut-takut lalu mencari piyama miliknya yang ternyata berada di samping bantal pria itu.

Dengan cepat Varisha langsung mengenakannya kembali.

“Untung saja dia belum bangun,” lirihnya lega.

Ia segera merapikan kasur ambalnya.

“Di mana ponselku?”

Varisha mulai mengedarkan pandangan ke seluruh kamar. Hingga akhirnya matanya tertuju pada benda kecil yang berada di bawah bantal Zayn.

“Kenapa bisa di sana sih…” gumamnya takut.

Ia pun perlahan naik ke atas ranjang untuk mengambil ponselnya.

Namun—

Bruk!

Tubuhnya malah jatuh tepat di atas dada bidang milik Zayn.

Zayn sontak membuka mata lalu langsung mendorong tubuh Varisha hingga wanita itu hampir jatuh dari ranjang.

“Dasar pincang! Mau apa loe sama gue, hah?! Loe pikir gue bakal tergoda begitu?” bentak Zayn penuh amarah.

“Aku minta maaf, Zayn. Aku gak bermaksud begitu, aku cuma—”

“Omong kosong!” potong Zayn tajam. “Menjauh dari gue!”

Setelah itu pria itu kembali merebahkan tubuhnya dan memunggungi Varisha.

Hati Varisha terasa sangat sakit.

Ia berjalan terseok menuju kamar mandi sambil menahan air mata.

Di depan wastafel, Varisha menatap pantulan dirinya sendiri. Wajah itu terlihat begitu sedih dengan mata yang mulai memerah.

“It’s okay, Varisha… ini masih permulaan,” gumamnya mencoba menguatkan diri.

Ia menarik napas panjang lalu menghembuskannya perlahan.

“Batu yang keras saja bisa terkikis oleh tetesan air.”

•••

“Wah, pengantin baru sudah bangun. Kenapa pagi-pagi sekali?” goda nyonya Lestari sambil tersenyum hangat.

“Ibu…” rengek Varisha malu.

Pagi itu Varisha melihat nyonya Lestari sedang membantu bibi Rose menata meja makan.

Meski berasal dari keluarga kaya raya, wanita itu tetap rendah hati.

“Mana Zayn, Nak?” tanya tuan Faruq yang baru datang lalu duduk di kursinya.

“Dia…”

“Aku di sini, Yah.”

Zayn datang dengan hoodie hitamnya. Wajahnya masih terlihat dingin dan malas.

Tatapan tajam pria itu langsung tertuju pada Varisha.

Varisha spontan bangkit menuju dapur mengambil makanan.

“Gak perlu, nona. Biar saya saja,” ujar bibi Rose tak enak hati.

“Tak apa, Bi,” balas Varisha lembut sambil membawa semangkuk sup ke meja makan.

“Cih, si pincang caper lagi,” batin Zayn sinis.

Kini semua anggota keluarga sudah berkumpul.

Varisha duduk di samping nyonya Lestari seperti biasa.

“Kamu sudah menikah dengan Zayn. Duduklah di samping suamimu,” ujar nyonya Lestari lembut.

Varisha melirik sekilas ke arah Zayn. Rasa takut langsung muncul.

“Baik, Bu.”

Ia pun duduk di samping pria itu.

Namun Zayn malah menjauhkan tubuhnya seolah merasa jijik.

Hati Varisha kembali terasa perih.

“Siapa wanita kemarin?” tanya tuan Faruq tiba-tiba.

“Pacarku,” jawab Zayn santai.

“Putuskan dia. Kamu sudah menikah dengan Varisha,” tegas tuan Faruq.

Zayn langsung membanting sendoknya.

“Dia pacarku! Aku bahkan udah niat nikahin dia, Yah.”

“Tapi sekarang Varisha adalah istrimu,” sahut nyonya Lestari kecewa.

“Aku gak cinta sama dia!” bentak Zayn. “Lagipula Ayah dan Ibu yang maksa aku nikah sama wanita pincang ini.”

“Zayn!” hardik nyonya Lestari.

“Sudah, Bu. Aku gak apa-apa,” ujar Varisha cepat. Ia tak ingin suasana pagi itu semakin buruk.

Tuan Faruq menghela napas panjang.

“Baiklah. Ayah akan beri kamu kesempatan.”

Zayn mengangkat sebelah alisnya.

“Hari ini kamu ke mana?”

“Ke bengkel. Banyak mobil yang harus dimodifikasi.”

“Kenapa kamu gak meneruskan bisnis keluarga saja?” tanya tuan Faruq lagi.

Pria paruh baya itu memang memiliki perusahaan otomotif besar dengan cabang di berbagai negara.

Mata Zayn sedikit berubah tertarik.

Ini kesempatan bagus.

“Yakin, Yah?”

“Tentu. Tapi ada syaratnya.”

Zayn sudah bisa menebak arah pembicaraan itu.

“Kamu pewaris tunggal keluarga ini sekarang. Jadi Ayah dan Ibu ingin kalian segera punya anak.”

Deg.

Varisha langsung terdiam.

“Aku gak mau punya anak dari cewek pincang ini, Yah!” bentak Zayn sambil menggebrak meja.

“Jaga ucapanmu!” marah tuan Faruq.

“Memang benar kan? Dia cewek pincang. Jalan aja susah, gimana mau ngurus anak?”

Varisha menundukkan kepalanya dalam-dalam.

‘Jangan menangis… jangan di depan Ayah dan Ibu,’ batinnya.

“Pokoknya kesepakatan ini mutlak,” ujar tuan Faruq tegas. “Kalau kamu mau warisan keluarga, berikan kami seorang cucu.”

Zayn langsung berdiri kasar.

“Persetan dengan warisan! Lebih baik gue gak dapat apa-apa daripada harus tidur sama cewek pincang bekas orang lain kayak dia!”

Langkah pria itu pergi meninggalkan meja makan.

Sedangkan Varisha hanya terdiam mematung.

“Bekas orang lain…”

Kalimat itu terasa begitu menusuk.

Nyonya Lestari langsung memegang pundak Varisha dengan penuh rasa bersalah.

“Kamu gak apa-apa, Nak?” tanyanya lirih.

“Aku gak apa-apa, Bu,” jawab Varisha berusaha tersenyum. “Mungkin Zayn hanya butuh waktu.”

Tuan Faruq dan nyonya Lestari saling berpandangan sedih.

“Terima kasih sudah bersabar menghadapi dia,” ujar tuan Faruq tulus.

Varisha hanya tersenyum tipis.

Namun kedua matanya tak bisa berbohong.

Ia benar-benar terluka.

‘Salahku apa sebenarnya di mata dia, Ya Allah…?’ batin Varisha pilu.

Bersambung…

1
Emi Sudiarni
lanjut
.. smangat untuk kak author .. sdah ngh sbar nungu bab berikutnya
Regazz: terimakasih🙏☺️
total 1 replies
partini
jajat bngt BUCIN nanti kamu
Emi Sudiarni
senang de lihat zayn cemburu
Tamirah
Jadi wanita jangan bodoh bodoh amat, walau kamu cacat sedikit saja punya harga diri lu disiksa diperkosa ngapain gk pergi dr rumah itu....!
Emi Sudiarni
lanjut kak seru bngat
Emi Sudiarni
kok cuma satu bab kak,,
Emi Sudiarni
yg sabar varisha. entar zayn bucin ama kamu..
6690
awas aja kalau Zayn udah bucin
Emi Sudiarni
mantap kak, lanjut..
Emi Sudiarni
Brian cemburu🤣🤣
Emi Sudiarni
buat mantan ny ngejar varisha. biar zayn ngah pnya ksempatan dgn adinda🤣adinda
Emi Sudiarni
buat zayn cemburu di sana... semisal varisha ketemu mantan🤭🤭
Emi Sudiarni
keterlaluan bangat zayn
Emi Sudiarni
lanjut kak 💪💪
Emi Sudiarni
ngemesin bngat zayn..
Emi Sudiarni
hadirkan kak pria yg pnya perasaan ama varisha, biar zayn terbakar cemburu 🤣🤣🤣
Emi Sudiarni
tega nya adam
Emi Sudiarni
bgus novelnya kak. smga tambah suksez
Regazz: makasih☺️
total 1 replies
Emi Sudiarni
kasihan bngat varisha, klw zayn Sring hina. kmu. ya cuekin aj. ngah perlu kasih 2 perhatian.. nanti dia akn sdar jga.. 😄😄Lanjut kak
Emi Sudiarni
lanjut kak author..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!