NovelToon NovelToon
Mendadak Istri

Mendadak Istri

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti Konglomerat / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:169.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: mamie kembar

Ingin adalah karya yang sebelumnya dan Sudah direvisi di beberapa bagian.


Naura menerima tawaran kakak sahabatnya dengan imbalan tiga puluh juta rupiah. Tugasnya juga mudah hanya membatalkan pernikahan seseorang. Tanpa bertemu, hanya berbicara melalui telpon, dan uang muka juga sudah dia terima, Tentu saja gadis itu bersedia, dan pergi ke acara pernikahan dengan cara menyamar.

Tapi siapa sangka aksinya itu justru membuat dirinya terjebak pernikahan dengan pria yang dia batalkan pernikahan nya. Pria itu memaksanya, jika tidak mau di laporkan ke polisi. Tentu saja dia menolak karena takut identitas nya ketauan,

Bagaimana Naura menghadapi suaminya?
Bagaimana pernikahan nya?
Apakah akhirnya rahasia dia terbongkar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamie kembar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tertekan

Di dalam kamar, Naura menunggu dengan gelisah, dia berjalan mondar-mandir tak tentu arah. Duduk salah, berdiri juga salah. Gadis itu terus saja berpikir bagaimana caranya bisa lepas dari Dewa.

Namun otaknya terasa buntu, dia belum menemukan solusi terbaik untuk masalahnya.

Naura berjalan kearah balkon kamar, tapi dia membatalkan niatnya untuk lompat, mengingat saat ini dirinya ada dilantai empat rumah tersebut.

'Jika aku nekad lompat, pasti aku akan mati, tinggi banget' ucapnya lagi bergidik ngeri.

"Tapi aku tidak mau nasibku berakhir disini, ini bukan tempatku, aku akan kabur dan pulang. Lalu minta Papa untuk membatalkan pernikahan ini, ini tidak sah karena tidak ada Papa yang jadi wali nikah ku." ucapnya pelan.

Pulang, dan rumah, dua kata yang mengingatkan dirinya akan sang Mama. Airmatanya jatuh mengingat wanita yang paling menyayanginya itu.

Naura gadis modern yang benci dengan aturan yang dibuat Mamanya, dia ingin bebas, bergaul dengan siapa saja dan kemana saja. Bukan terkekang oleh aturan yang merepotkan. Bahkan untuk pakaian saja ibunya selalu berkomentar pedas, padahal yang dia pakai adalah fashion saat ini.

Tapi hari ini dia sangat merindukan wanita cantik itu, wanita yang sangat sayang, sabar dan penuh perhatian menghadapinya yang nakal.

Tapi kini dirinya justru terjebak dengan pria gila di depannya ini.

Naura menarik napas dalam, apa yang akan dia lakukan sekarang. Naura teringat pada Zia, sahabatnya bagaimana nasibnya? apakah dia sudah pulang? atau malah tersasar? tidak aku yakin dia baik-baik saja.

Saat sedang mengkhayal, tiba-tiba pintu terbuka, Dewa masuk dan menggulung lengan kemeja nya hingga ke siku. Naura berbalik dan terdiam, dia terus memandangi wajah tampan pria yang kini berstatus suaminya. Dan dan a baru menyadari nya sekarang.

"Apa kau baru tau suamimu tampan?"

Naura memutar bola matanya malas, "Cih, kepedean,"

"Lalu itu apa?" pancingnya lagi

"Apa? mana?" tanya gadis itu gelagapan.

"Kamu ngences,"

Duar!!! Naura kaget, tangannya langsung menyeka sudut bibirnya, dan hal itu membuat Dewa terkekeh "gadis bodoh!" ucapnya mengejek.

Naura menatap kesal, pria itu baru saja mengerjainya. Bahkan dia sengaja mentertawakannya. "Sungguh menyebalkan!" ucapnya dalam hati.

"Mau apa kau?" tanyanya dengan bersikap waspada. Saat Dewa berjalan mendekat. Dia kini sudah berdiri di depan wajahnya.

"Aku, aku ingin melakukan apa yang seharusnya pengantin baru lakukan, aku rasa kamu juga sudah tau, atau jangan jangan kamu sedang menunggu ku? benar kan?" ucap pria itu sambil menaik turunkan alisnya.

Naura membelalakkan matanya, dan tanpa sadar dia bergerak mundur, namun pria di samping nya itu bergerak cepat, menahan Naura dengan tarikan tangannya, Naura menoleh ke belakang, menatap waspada "A..aku tidak mau." jawabnya pelan dan tegas.

"Kenapa kamu takut? bukankah kau mengatakan kau mencintaiku?" ucap Dewa lagi, kali ini dengan tatapan remeh dan menakutkan.

"A..aku tidak takut," sahut Naura menantang

"Oh ya, bagaimana dengan ini." Pria itu tak sungkan menarik pinggang Naura hingga tubuh mereka menempel dan membuat gadis itu meremang, tubuhnya mendadak kaku, dan dia tak tau harus apa. Beberapa menit kemudian dia baru bisa menguasai dirinya.

"Lepas, atau Aku akan teriak." ancam Naura yang mendapat kekehan dari sang suami, "apa kau pikir ancamanmu itu akan berhasil, ruangan ini kedap suara, jadi tidak akan ada yang mendengar teriakan mu, lagipula kita ini sudah sah jadi suami istri, "

"Aku tak mau, jangan coba-coba mendekat!" jawab Naura nyalang

"Ini bukan mendekat, tubuh kita sudah tak berjarak, sayang." Cup! Naura kaget saat Suaminya mencium pipinya kanan dan kiri, lalu berkata tepat di depan wajahnya, mata mereka saling tatap, Dewa bisa melihat ketakutan di wajah cantik itu.

"Mau lebih?"

"Ti...tidak, aku...a...ku?"

"Katakan yang sejujurnya, siapa yang memerintah mu membatalkan pernikahan ku?' ucap Dewa

Mata Naura membulat, bagaimana dia harus menjawab, dia bahkan tidak tau orangnya, hanya saja dia adalah kakak sahabatnya,

"Jawab, atau aku akan-'

"Aku tidak tau, sungguh aku tidak tau." ucap Naura dengan berderai air mata.

"Tak masalah kau tidak mau mengaku sekarang, aku akan mencari tau sendiri, biar Papa dan Mama tahu semua kebohongan mu, aku akan segera membongkar semuanya?"

Naura menggelengkan kepalanya, "aku tidak tau apa-apa."

"Aku janji akan membongkar semuanya, dan kamu bersiaplah untuk masuk penjara."

"Dipenjara?".

"Iya, Karena kamu telah melakukan pencemaran nama baik, dan hukumannya tidak tanggung tanggung, lima tahun penjara bisa juga lebih."

"Tolong, maafkan aku. Apa yang harus aku lakukan?"

"Ya banyak, tapi ingat kau harus patuh padaku."

"Aku.."

"Kau tak punya pilihan lain, atau aku akan telpon.."

"Ok aku terima," ucap Naura

"Tapi aku juga punya syarat,"

"Jangan menyentuh ku.."

"Bukankah kau sudah hamil? dan kita juga sudah menikmati nya"

"Stop!" teriak Naura dan Dewa tertawa, "aku akan menghancurkan bisnis Papamu dan akan membuatnya sengsara jika kau coba-coba lari dan membongkar semuanya."

"Ba..baik." sahut gadis itu dengan wajah pucat.

"Bagus, malam ini kau bisa nyenyak tidur ,karena besok pagi harus ikut denganku."

"Kemana?"

"Kau akan tau nanti,"

Setelah bicara Dewa keluar kamar dan mengambil kunci mobilnya dia akan keluar malam ini.

Di dalam kamar, Naura menangis sedih, dia merasa terjebak dengan wanita itu. Wanita yang datang dan menawarkan pekerjaan mudah dengan imbalan besar, Naura tidak menyangka akan seperti ini jadinya.

Naura mencari nomornya dan menghubunginya, namun belum lagi dia bicara wanita itu sudah membentak.

'Ingat jika sampai rahasia ini terbongkar,nkau akan tau akibatnya." ancam orang tersebut. Dan panggilan terputus, Naura menangis sedih.

1
Juna Dong
luar biasa
@ni
fokuslah pada satu cerita dan selesaikan
nggak usah bikin cerita yang banyak tapi gantung 😔
Isma Leny
Lanjut thor...
ceritanya nanggung nih...
Qaisaa Nazarudin
Ceritanya bagus Tapi kok End thor,Cerita kek kegantung gituan..waah outhor curang..😩😩😩
Qaisaa Nazarudin
Noh dia sudah mulai membuka kedoknya sendiri, Dasar kamu aja yg gak peka Wa.ckck..
Qaisaa Nazarudin
Akhirnya kamu sadar juga siapa Laras wa..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa nama mama Dewa dan nama mama Naura itu sama ya Thor? SANTI atau aku yg salah baca atau gagal paham ya sedari tadi aku baca kok namanya mereka sama2 Santi sih😅😅
Qaisaa Nazarudin
Kalo gitu noh kejar Laras yg kata mu lebih segala2 dr Naura, ngapain mikirin Naura lagi 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Ini nih akibatnya kamu terlalu memanjakan anak mu, Menyusahkan semua orang..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk baru bertemuBuku dgn Ruas..👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Bagus,👏🏻👏🏻👏🏻 aku dukung, Kita lihat apa reaksi Dewa saat tau semua ini 👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Bagus,Mending Adiwijaya yg nemuin Naura terlebih dahulu dari Dewa,Biarkan Dewa berjuang utk mendapatkan Naura,Udah nikah seenaknya tanpa sepengetahuan Adiwijaya..
Qaisaa Nazarudin
Jangan cuman bisa ngomong doang Joe kalo kamu punya bukti tinggal tunjukin ke si bego ini,Biar dia tau siapa Laras..🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Kan ku bilang juga apa, Laras bukan lah wanita yg baik2..Jadi sekarang tolonglah jangan menutupi mata mu lagi dgn kelakuan Laras Wa..
Qaisaa Nazarudin
Naura bukan melakukan kannya karena uang Dewa,Tapi karena kenakalannya..makanya dia kek gitu 🤣🤣🤣,Sekarang kamu tinggal berhadapan dgn mertua mu.Semoga lancar2 aja ya Wa 😜😜😂😂
Qaisaa Nazarudin
Kenapa gak dikasih aja nomor itu ke Dewa..Ogeb
Qaisaa Nazarudin
Masih labil juga pikirannya,tapi sok soan ambil job yg tanggungjawab nya besar tanpa pikir panjang, Noh sekaray rasain tuh 😅
Qaisaa Nazarudin
Ini juga ulah mu sendiri,Dan sekarang Dewa menyelamatkan mu dr amukan keluarga nya..
Qaisaa Nazarudin
Duuh 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙆🏻‍♀️🙆🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
harusnya sebelum nerima job kek gini selidikin dulu mangsa naura, jangan sembarangan ngambil jon, gali lubang kubur sendiri deh kamu kan?😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!