NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Om Om Premium

Menikah Dengan Om Om Premium

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / CEO
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: YirumaNitya

Karin gadis pemalas yang punya hobby nonton Drakor dan Dracin sepanjang masa remajanya, tidak menyangka bahwa nasibnya akan seperti di drama drama yang pernah ia tonton.

Diumur ke 20 tahun ia dipaksa menikah muda dengan Om Om yang di jodohkan Oleh Ayahnya.

Om Om itu adalah kolega bisnis Ayah Karin bernama Arjuna Prayoga.

Meskipun hanya berbeda 7 tahun tapi Karin yang saat itu masih kuliah, sangat sulit untuk menerima perjodohan dan pernikahan itu.

Apalagi Karin sudah memiliki pacar yang telah dipacarinya selama bertahun tahun bernama Kai Bagaskara seorang cowok populer dan sangat dicintainya.

Dapatkan Karin Lolos dari perjodohan yang disiapkan Ayahnya?

Ataukah pada akhirnya ia akan benar benar menikah dengan Om Arjuna?

Selamat membaca semoga kalian suka dengan karyaku, saranghae 🩷

BTW karena ini cerita tentang pernikahan Harap bijak sebelum membaca okey...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YirumaNitya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu

Malam itu sambil menunggu suaminya Karin dan Dion mengobrol dengan asik sekali, Dion dan Karin sekelas saat SMA, dan Karin dulunya adalah wanita yang diam diam menyukai Dion hampir selama 3 tahun.

Karena Dion dulunya berpacaran dengan Cherry temannya, Karin tidak kuasa untuk sekedar mendekatinya.

Namun mereka pernah jadi pasangan dansa di Prom night karena di akhir Dion putus dengan cherry dan tidak memiliki pasangan dansa, akhirnya Karin nekad mengajak Dion dan Dion menerima ajakannya.

Sejak saat itu Dion jadi mengingat Karin, bagi Dion Karin anak yang manis dan cantik, hampir serupa dengan Cherry, Dion juga sempat berniat mendekatinya, hanya saja dia terlupa karena terlalu sibuk dengan ujian akhir , persiapan kuliah juga beberapa bisnis yang dia kelola sembari kuliah.

"Jadi lo kesini sama suami yang di jodohkan Ayah lo itu Rin?" Tanya Dion di tengah tengah obrolan mereka.

Entah mengapa karena obrolan mereka asik Karin akhirnya jadi curhat dengan teman SMAnya itu, sampai sampai dia bilang kalau sudah menikah karena di jodohkan ayahnya.

Karin mengangguk.

"Wah gue jadi penasaran nih yang mana suami Lo itu?" Kata Dion sambil mengatupkan kedua tangannya di depan meja.

"Tuh disana." Tunjuk Karin pada suaminya di dalam Cafe, karena terbuat dari kaca tembus pandang, bangunan indoor cafe itu dapat dilihat jelas dari luar.

Dion melihat ke arah yang di tunjukan oleh Karin "Yang mana?"

"Itu loh yang pake baju warna putih jaket denim, couple sama gue Di." Ujar Karin menunjukannya lagi.

Dion menyisir lagi pandangannya "Oh yang itu."

"Iya itu gimana menurut Lo suami gue?" Tanya Karin iseng.

"Masih gantengan gue sih dikit." Ucap Dion sambil ngakak.

Karin jadi ikut tertawa "Ya Lo kan lebih muda Dion, bule lagi, dasar Lo." Ucap Karin sambil memukul tipis tangan Dion.

"Eh Rin jujur ya sebenernya abis prom itu gue sempet tertarik sama lo, tapi gak tau kenapa karena sibuk banget kan tuh ngurusin ujian akhir dan masa masa awal kuliah sama beberapa bisnis, gue jadi lupa deh." Ucap Dion sedikit menyesal, kini Karin malah sudah menikah.

Karin terdiam masa dia harus bilang kalau Dion adalah crushnya selama masa SMA, tapi apa salahnya di ungkapkan lagian kan itu masa lalu.

"Em sebenernya dulu gue suka sama Lo selama 3 tahun loh Dion, sayang aja Lo banyak ceweknya, dan lo juga kan pacannya Cherry." Ucap Karin mencoba membuka cerita masa lalunya dengan tak ada niatan apapun, murni hanya bercerita.

Dion menganga "Wah plot twist banget ini Rin." tangannya terancung ke depan.

Karin senyam senyum "Hahaha pasti Lo kaget kan Dion."

"Iya lah kaget, soalnya Lo kayak gak ada gelagat suka sama gue deh, yang lain mah kalau naksir gue pasti kecentilan gitu, minimal adalah nge chat, tapi Lo gak ada sama sama sekali girl common gimana gue mau tau." Ucap Dion sambil acak acak rambut.

Karin gemas melihat ekspresi Dion yang kaget.

"Berarti gue juara nyimpen perasaan kan?" Tanya Karin bercanda.

"Iya lagi Rin, maaf ya ." Sesal Dion. Andai dia sempat mendekati gadis cantik ini.

"Gak apa apa kali Di, namanya berarti kita gak jodoh." Ujar Karin lagi sambil tersenyum tipis.

"Eh Rin tapi sumpah deh, Lo cantik banget, suami lo beruntung dapetin Lo." Puji Dion.

"Ah masa." Karin tersipu di puji crush SMAnya itu.

"Iyalah gak mungkin juga seorang Dion pernah hampir mau deketin Lo, kalau Lo gak cantik Rin." Dion berucap tengil.

Karin tertawa karena sikap tengil temannya itu lalu berkata "Iya deh Dion ketua sang OSIS cowok paling populer satu sekolahan." Sindir Karin membuat Dion tertawa ngakak sambil memegangi perutnya.

"Emang dulu gue seganteng itu ya Rin, gue aja heran kok mereka pada suka sama gue sih." Tanya Dion Sok polos menggoda Karin.

"Dion Lo mau gue tabok apa gue tampol" Ucap Karin sambil mengepalkan tangannya. Dia senyam senyum karena malu juga.

Dion cekikikan lagi "Maaf maaf sis." Ucapnya.

Interaksi menyenangkan Karin dan Dion tak sengaja pula dilihat Arjuna dari dalam Cafe.

Hatinya dibakar api cemburu karena Karin istri tercintanya terlihat sangat sangat bahagia mengobrol dengan lelaki asing itu.

Refleks Arjuna bangkit berdiri, dan mau. menghampiri mereka berdua.

"Mas Arjuna mau kemana?" Tanya seorang kolega Arjuna yang kini sedang mengobrol bersama dirinya dan Theo itu.

"Sebentar mas, saya pergi kedepan dulu nengokin istri." Pamitnya.

Mereka mempersilahkan begitu saja.

"Rin." Panggil Arjuna pada istrinya, kini dia masih berjarak 30 meter dari Karin dan Dion.

Dion dan Karin kompak menoleh, tapi ekspresi keduanya nampak santai dan biasa saja.

"Iya om, sini." Panggil Karin balik menyuruhnya menghampiri dirinya.

Karin mempersilahkan suaminya untuk duduk disebelahnya.

"Ini siapa ya?" Arjuna tanpa basa basi langsung bertanya.

Dion tersenyum "Halo bang, gue Dion temen SMA Karin." Dijulurkannya tangannya itu untuk menyambut suami Karin.

Arjuna tersentak, Dion, dia ingat sekali dulu saat masih SMA Karin sering sekali mengoceh soal nama lelaki ini, membuat dirinya dan Danu Paman kandung Karin menjadi sangat muak.

Kini Pria itu di hadapannya, sosok lelaki muda tinggi, tampan dan benar benar memiliki Aura yang tumpah tumpah, wajar saja dulu Karin sangat mengidolakannya dan memendam suka selama bertahun tahun. Arjuna menjadi tak tenang dan sangat cemburu saat itu.

"Oh." Ucapnya seraya menyambut uluran tangan Pria Blasteran di hadapannya "Gue suaminya Karin." Ucapnya sambil agak memberikan penekanan di kata suami.

"Iya bang Karin udah cerita tadi." Sahut Dion.

Dion melihat tatapan tak suka dari suami Karin itu dia sangat peka, jadi dia pamit mundur.

"Eh Rin gue, balik dulu ke dalem ya banyak yang harus gue urus nih." Pamitnya "Bang gue pamit ya, semoga pernikahan lo sama Karin samawa ya." Ucapnya lagi.

Karin tersenyum "Thanks Di, Lo juga semoga cepet dapet cewek yang baik sebaik sahabat gue ya." Karin tulus mendoakan Dion yang memang saat ini belum benar benar bisa move on dari sahabatnya Cherry.

"Iya rin, kalau bisa doainnya balikan dong." Tawar Dion.

Membuat Karin melotot "Jangan lah Dion dia udah tunangan tau sama si Langit." Peringat Karin namun agak geli melihat Dion yang masih bucin pada Cherry.

Dion senyam senyum "Hidup kan gak bisa di tebak Rin, lo aja sekarang sama Bang Arjuna."

Karin tersipu "Udah sana Lo Dion ah bikin gue salting aja."

Dion ngakak "By the way bang dulu si Karin naksir gue loh, kalau Lo gak baik sama dia nanti gue yang gantiin ya, dia cantik banget soalnya bang, mirip mantan gue Cherry, gue harap Lo baik sama Karin." Ucap Dion pada Arjuna.

Arjuna nampak tak percaya di ceramahi sekaligus diancam kecil seperti itu oleh Pria yang pernah di sukai istrinya.

"Canda bang jangan serius banget, muka Lo tegang banget kayak mau makan gue." Canda Dion lagi.

"Rin suami Lo cemburu tuh, berarti dia beneran sayang sama Lo." Ucap Dion seraya melambaikan tangan dan masuk kedalam Cafe.

Karin menatap suaminya yang jadi diam terpaku.

"Om kenapa ngelamun?"

"Eng enggak, ucapnya." Seraya menatap wajah cantik istrinya, benar memang gadis ini sangat cantik seperti ucapan Dion.

"Kenapa kamu diluar sayang?" Tanyanya.

"Aku males sama mantan kamu itu tuh, huh." Ucap Karin kesal kakinya dihentak ke tanah, dan tangannya bersidekap.

"Kamu diapain sayang?" Arjuna khawatir Dia tau sekali kini Amanda bukan wanita baik baik lagi.

"Pokoknya kesel nanti aja ah ceritanya." Karin cemberut.

"Duh Om jadi gak enak sama kamu Rin, tau gitu kira gak perlu terima ajakan Theo." Sesal Arjuna .

Karin agak mencair dia juga bukan mau membawa urusan pribadi ke pekerjaan suaminya bagaimanapun Theo adalah investor investor penting bagi suaminya.

"Bukan salah kegiatannya om, cuma emang Mba Amandanya aja yang rese." Ujarnya pelan. "Karin gak mau rusak kerjaan om, gausah difikirkan ya."

"Om rela kehilangan proyek daripada kamu gak nyaman Rin, uang bisa di cari, tapi istri Om yang cantik ini gak boleh menderita." Ujar Pria matang berumur 27 tahun itu tulus.

Karin tersentuh sekali "Om kenapa om sebaik ini?" Karin sangat merasa bersalah bahkan di hatinya masih ada bayang bayang Kaiziro.

"Harus dong sayang, kamu kan istri om." Arjuna merangkul istrinya kemudian mengecup dahinya.

"Karin janji bakal sayang dan cinta sama om." Ucap Karin sambil balik mencium pipi suaminya.

Arjuna bahagia sekali "Iya sayang, om tunggu ya, om akan terus sayang sama kamu sampai kamu bisa sayang dan cinta sama om dan seterusnya selamanya."

Karin menitikan air mata Dia sangat bersedih untuk suaminya itu.

"Kok nangis sih?"

Karin menggeleng "Terlalu sedih."

"Ya gak boleh sedih dong Rin, om dosa kalau buat istri sedih nanti." Ucapnya.

"Karin sedih sendiri ini bukan salah om" Ucapnya.

"Sama dong sayang, kamu harus bahagia ya Rin, Om janji akan tebus kebebasan yang hilang dari masa mudamu, dengan segala kebahagian bentuk lain yang bisa Om kasih."

Seketika itu Karin malah makin menangis kejer, kata kata suaminya sangat sangat indah namun sekaligus menyentil ego Karin yang kemarin sangat menolak perjodohannya dengan Arjuna Prayoga.

"Om, Karin adalah cewek yang bodoh banget kalau akhirnya gak bisa cinta sama om"

Arjuna tersenyum "Nanti Karin bakal cinta sama om, tenang aja sayang, ada caranya loh yang instan." Ujarnya sambil berbisik.

"Apa?" Tanya Karin polos dan antusias.

"Nanti ya di kamar, jangan minta tambah."

Karin seketika tersipu malu sekali. "Ih om Yayang mesum, otaknya mikir begituan terus tau ah."

Pria itu tertawa dan menciumi ubun ubun Karin "Om bakal pelan pelan sayang, kalau sakit nanti om tiup ya."

Karin jadi makin salah tingkah dan akhirnya memukuli suaminya itu.

1
pena langitt
kasian karin 🥺
Yiruma Nitya: 🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹
total 1 replies
Purwanto Ayuki
Rekomen bgt
Yanti Mulyaningsih
Super rekomen dan romantisnya dpt bgt, semoga happy ending Karin dan Om yayang
Fulayah Haddad
Bagus , keren & bikin penasaran..........👍👍🤨🤨😉 lanjut lg dong Thor updatenye jngan lm" selalu ditungguuu..............🤗👌👌🫰🙏🙏
Fulayah Haddad
Bagus, keren & bikin penasaran nich...............👍👍🤗🤨🤨 lanjut lg dong Othor updatenye jngan lm" ditungguuu..............👌👌🫰😉🙏🙏
Yiruma Nitya: Makasih review-nya Kak, siap pasti Up terus 💪😍👍
total 1 replies
Yanti Mulyaningsih
Segitu mah masih muda Karin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!