Bima Arka Pradipta , anak dari keluarga sederhana di pinggiran Manado. Keras kepala, tidak banyak bicara di luar lapangan tapi meledak-ledak di dalam lapangan. Hamstring putus , pensiun umur 34 tahun. Dikenal karena tendangan bebas melengkungnya dan loyalitasnya sama tim. Dari anak kampung yang main bola pakai kaki ayam -> ditolak akademi karena dianggap terlalu emosional -> bangkit setelah cedera parah di musim hujan -> jadi kapten yang mengangkat tim degradasi jadi juara.
"Bukan tentang seberapa keras kau terjatuh, tapi seberapa lama kau tetap berdiri di tengah hujan."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SelToon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 35 Sinta Pakai Kemeja Kroasia Simic No 9
Bulan Mei 2043. 1 bulan setelah Bapak Bima meninggal.
Sinta tidak pernah melepaskan kemeja nelayan Kroasia Simic No 9. Kemeja kebesaran , sampai lutut , lengannya harus digulung sampai 3 kali. Ibu Bima sudah cuci sampai 5 kali , tapi bau ikannya tidak hilang. Baunya Bapak masih ada.
Sinta latihan pakai kemeja itu terus. Di Tikala lumpur , di sekolah , di rumah. Teman - teman ceweknya berkata "Sinta , panas pakai kemeja itu."
Sinta menjawab "Tidak panas , ini dingin , karena dari laut."
Ronald yang sudah kembali ke Jakarta untuk Manado United Senior , video call setiap malam "Dek , jangan pakai kemeja itu terus , nanti rusak."
Sinta tidak mendengar. Kemeja itu warisan.
Bulan Juni 2043. Final Manado Cup Putri U-15 se Indonesia Timur. Tuminting Putri yang juara U-14 kemarin , naik kelas , lawan umur 15 tahun , badan lebih besar.
Lawan final : PSM Makassar Putri U-15. Tim akademi terbaik di timur. Semua pemain sudah seleksi timnas. Pelatihnya orang Jepang. Sepatu mereka semua baru , harga Rp 2 juta.
Tim Tuminting : 8 anak cewek + Sinta pakai kemeja Kroasia Simic no 9 kebesaran di luar jersey no 10. Wasit mau melarang , karena tidak sesuai aturan pakai kemeja nelayan. Bima yang sekarang jadi pelatih resmi , bilang ke wasit "Itu jimat , Pak. Bapak saya baru meninggal di atas perahu. Kasih izin."
Wasit kasih izin.
Di Stadion Klabat Manado , rumput bagus , bukan lumpur.
Skor 0-0 sampai ke menit 88. Tuminting Putri bertahan total. Mira , Lala , dan Putri semua sudah kram karena tidak ada cadangan. Sinta juga kram , tapi kemeja Simic no 9 basah oleh keringat.
Di menit ke 89.
Tuminting Putri dapat tendangan bebas 35 meter. Jauh. Sangat jauh. Lebih jauh dari Tendangan Sinta yang biasanya 22-28 meter.
Siapa ambil ? Semua kram , tidak ada yang mau.
Sinta maju. Kaki kirinya kram , kaki kanannya lecet karena sepatu no 38 kebesaran warisan.
Dia lihat ke bench : Bima pakai kemeja nelayan Kroasia. Bima menangis. Joshua juga menangis. Yudi pegang buku absen , dia tidak tulis , cuma pegang.
Sinta ingat Kakek meninggal di atas Sinar Bima jam 5 sore saat hujan turun. Ingat Kakek kasih kemeja ini. Ingat Kakek berkata "Sinar Bima jangan dijual , ini sekolah."
Sinta ancang - ancang. Sama seperti Bima waktu berumur 19 tahun di Piala Dunia 2026 lawan Argentina , 35 meter , di GBK , melawan kiper Argentina.
Bedanya Bima tendang pakai emosi lolos Piala Dunia. Sinta tendang pakai rindu sama Kakeknya.
Sinta tendang.
Bukan Tendangan Sinta 22 meter. Bukan Tendangan Nelayan. Bukan Pisang Raja.
Tendangan 35 meter. Keras. Melengkung telat. Seperti Tendangan Sinta , tapi jaraknya seperti tendangan Bima vs Argentina.
Bola melayang di Stadion Klabat. Kiper PSM Makassar melompat. Tidak sampai. Bola masuk ke pojok kiri atas , sama seperti gol Bima vs Argentina di menit ke 76.
GOL. Skor 1-0 untuk Tuminting Putri.
Stadion 2.000 orang diam. Karena tidak ada yang kenal Tuminting.
Peluit akhir. Juara Manado Cup Putri U-15 se Indonesia Timur. Tim dari lumpur Tikala , 8 orang tanpa cadangan , pakai kemeja nelayan kebesaran.
Hadiah Rp 100 juta.
Sinta tidak bagi uang itu lagi. Dia simpan Rp 100 juta di toples dabu - dabu Ibu Bima. Untuk apa ? Untuk cat Sinar Bima. Karena Sinar Bima sudah bocor lagi setelah Bapak Bima meninggal.
Malam harinya , di atas Sinar Bima yang dicat baru warna biru , pakai uang Rp 100 juta itu , Sinta masih pakai kemeja Simic no 9, tidur di atas perahu , peluk bola plastik bocor tambal 9 kali.
Bima tulis di buku kecilnya.
SINTA PAKAI KEMEJA KROASIA SIMIC NO 9 WARISAN BAPAK SAYA - CETAK GOL 35 METER DI MENIT KE 89 - SAMA SEPERTI GOL SAYA VS ARGENTINA 2026 - JARAK SAMA , MENIT SAMA , RASA SAMA : RINDU
GOL ITU SAYA KASIH NAMA : TENDANGAN BAPAK. BUKAN TENDANGAN SINTA LAGI. TENDANGAN BAPAK \= TENDANGAN SINTA + RINDU 35 METER
HADIAH RP 100 JUTA UNTUK CAT SINAR BIMA BIAR TIDAK BOCOR LAGI. BAPAK MELIHAT DARI ATAS SANA , PASTI MERASA SENANG.
JANJI BARU : SINAR BIMA BIRU BARU , TIDAK AKAN BOCOR SAMPAI SINTA BAWA TIMNAS PUTRI KE PIALA DUNIA.
#####################################
Cukup sampai disini dulu ya , besok lanjut lagi. Semoga suka, jangan lupa berikan saran , like dan hadiahnya
Happy reading