NovelToon NovelToon
Racun Yang Tertinggal

Racun Yang Tertinggal

Status: tamat
Genre:Iblis / Horor / Misteri / Tamat
Popularitas:170k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Kematian beruntun datang menghantui desa ujung pandang, banyak warga yang meninggal secara mendadak dan akhirnya menimbulkan fitnah kejam di dunia iblis.

Arwah suci bernama Sukma harus membersihkan nama, dia mendapatkan tuduhan keji bahwa dia yang sudah menyebar racun tersebut.
sebab kematian para warga sangat mengerikan dan para dokter juga tidak menemukan ada yang janggal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35. Menghajar Prakasa

Prakasa menunggu kabar dengan rasa tidak sabar karena dia ingin tahu bagaimana keadaan Purnama saat ini, Bahkan dia rela sampai membayar orang yang ada di desa Pandan Arum agar ketika nanti ada info tentang Purnama yang kesakitan maka orang tersebut akan segera memberikan kabar kepada dia, pokoknya semua tentang Purnama harus dia ketahui secara nyata.

Tapi sudah sampai siang begini tidak ada kabar juga dari orang tersebut sehingga Prakasa mulai merasa jenuh, ditambah dengan perasaan penasaran yang begitu tinggi sehingga setiap detik terasa begitu panjang untuk dia, penasaran itu semakin menjadi sehingga Prakasa memutuskan untuk segera menghubungi orang tersebut agar bisa mengetahui info lebih lanjut.

Namun baru saja tangan ini bergerak untuk mengambil ponsel yang ada di atas meja, sebuah bayangan begitu cepat muncul dan saat ini sudah berdiri di hadapan Prakasa, entah kapan dia masuk ke dalam rumah ini namun yang jelas saat ini dirinya sudah bisa berdiri tepat tanpa ada pergerakan sama sekali.

Purnama menatap Prakasa dengan senyum mereka karena dia tahu bahwa pria ini pasti tidak menyangka bahwa dirinya masih selamat dan saat ini sudah berdiri di hadapan mata, bahkan untuk berkedip saja prakarsa tidak mampu atas rasa kaget yang sedang dia terima saat ini, entah bagaimana nasib dia selanjutnya.

''Tutup mulut mu, nanti ku tarik lidah mu itu.'' Purnama menekan dagu Prakasa.

''Kayak nya enggak perlu sampai mati lah, cukup sampai cacat saja.'' ujar Jalak.

''Nanti dia sibuk mengatakan pada orang.'' ujar Sagara.

''Itu kan ada pangeran ular, apa guna dia kalau tidak bekerja!'' ketus Jalak.

Sagara memang lupa bahwa masih ada pangeran ular yang bisa menghapus ingatan Ketika nanti Purnama menghajar Prakasa, meski nanti dia mengalami cacat namun setidaknya Prakasa tidak akan pernah ingat bahwa yang telah melakukan hal itu kepada dia adalah Purnama dan juga kedua member yang sangat tampan ini.

''Ba.. Bagaimana bisa kau ada di sini?'' Prakasa bertanya dengan jantung berdebar ketakutan.

''Hem? Menurutmu bagaimana aku bisa lepas dari santet itu!'' ujar Purnama sambil tersenyum.

''Oh Iya kau jangan lupa untuk melihat hadiah yang sudah kami bawa ini.'' Sagara membuka bungkusan hitam dan meletakkan tepat di atas meja.

''Ini adalah hadiah yang sangat berharga jadi kau harus merasa puas dengan hadiah yang sudah kami bawa ini.'' Jalak juga ikut tersenyum senang.

''Lihat!'' Purnama menarik kepala pria itu dan menekan tepat di atas meja.

''Buruan buka, kenapa lama sekali sih kau ini.'' Jalak sudah tidak sabar lagi karena teman dia terlalu lama untuk membuka bungkusan tersebut.

Sagara membuka bungkusan hitam yang sudah dia bawa untuk hadiah kepada Prakasa, seketika itu juga Prakasa menjadi tegang tidak karuan setelah mengetahui bahwa hadiah yang mereka bawa itu adalah kepala dukun yang sudah dia bayar untuk membuat santet kepada Purnama, sama sekali tidak pernah dia duga bahwa nasib Dukun itu akan sangat tragis seperti ini.

''Kau mencari urusan dengan orang yang salah.'' Purnama mengambil darah itu dan mengusapkan di wajah Prakasa.

''Tidaaaaaak!'' Prakasa menjadi keras antara takut dan juga jijik.

''Hahahahaa... hanya melihat darah seperti itu saja kau sudah merasa jijik dan ketakutan.'' ular Ungu tertawa begitu puas.

''Sumpal terus mulut dia itu menggunakan darah milik dukun ini.'' Sagara juga merasa amat senang.

''Aku mohon jangan begini karena aku juga tidak berniat untuk melakukan itu.'' Prakasa berusaha untuk membuat Purnama percaya.

Wuuuut.

Braaaaak.

''Ha makan itu bantingan karena sudah lama dia tidak membanting orang.'' Jalak agak mengambil jarak.

Sebab dia sendiri tahu bahwa terkadang ratunya ini begitu sembrono dan yang tidak bersalah juga akan mendapat amarah, jadi untuk menghindari itu semua maka lebih baik Dia segera menghindari saja agar kondisi tubuh menjadi aman terkendali dan dia tidak perlu sakit pinggang, tidak ada yang pernah mau bila sudah kena banting oleh Purnama seperti ini.

''Aaaaggggkkkh!'' Prakasa menjerit keras sambil memegang bagian pinggang.

''Kau sudah membuat aku malu sekali karena harus menghadapi santet murahan seperti itu!'' Purnama menginjak kepala Prakasa.

''Pur, jangan kebablasan dan kepala dia nanti malah pecah.'' Sagara sudah cemas dengan hal itu.

''Ya, agak santai saja kekuatan yang kau berikan.'' ular ungu juga memberikan peringatan.

Purnama masih mau mendengarkan ucapan mereka berdua sehingga dia agak kendor, namun dia masih mengambil tangan Prakasa dan mencekik leher pria itu tanpa ada ampunan sama sekali, mata Prakasa sampai mendelik karena merasakan sakit tidak terhingga dan untuk mengambil nafas saja dia sudah tidak sanggup.

''Am... Ampuni aku sekali ini saja.'' Prakasa memohon ampunan.

Kraaak.

''Aaaaaagggkk.'' Prakasa menjadi keras karena Purnama mematahkan salah satu kaki dia.

''Aku pasti akan memberikan ampunan namun aku juga menginginkan sebagai imbalan.'' Purnama tersenyum begitu manis sekali.

''Sudah, biar saja kaki dia patah satu dan tidak perlu menghapus ingatan agar dia bisa mengingat bahwa itu adalah perbuatan yang sangat buruk.'' Sagara mendatangi Purnama.

Untung ratu ular ini masih mau mendengar apa yang dikatakan oleh member dia sehingga Prakasa bisa selamat dan mungkin nanti akan bercerita kepada semua orang bahwa dirinya telah bertemu Purnama sebagai bentuk ratu ular, Purnama cukup merasa puas karena menurut dia santet itu juga tidak seberapa dan sekarang dia tidak perlu memperpanjang masalah itu.

''Ayo tinggalkan saja dia biar meresapi rasa sakit ini.'' ular ungu juga menarik tangan ratu ular.

''Ih apa sih kau ini, aku masih mau menghajar dia.'' Purnama mendadak saja menjadi kesal kembali.

''Udah, kita masih harus mencari tahu tentang racun.'' Jalak agak frustasi kalau soal membujuk seperti ini.

''Jalak benar, kita tinggalkan saja dia seperti itu dan biar patah kaki ini menjadi pelajaran hebat.'' saudara juga setuju.

''Aku ingin mematahkan batang leher dia saja.'' Purnama menatap dengan penuh kebencian.

''Nanti kalau dia tak juga berubah maka silakan kau patahkan batang leher itu, bahkan batang yang bawah juga silakan saja.'' Sagara agak tersenyum.

''Kau sebaiknya menjaga diri agar tidak bisa bertemu dengan kami lagi, sebab bila nanti bertemu lagi maka yang ada kau akan sengsara.'' ular Ungu sudah memberikan peringatan.

''Kau atasi juga dengan kepala Dukun itu karena kau yang sudah mencari masalah.'' ucap Sagara.

Prakasa juga tidak bisa protes lagi ketika dia harus mengurus kepala dukun yang ada di atas meja, ini bila tidak hati-hati maka nanti yang ada dia akan menjadi tersangka pembunuhan tersebut. namun untuk menolak juga tidak bisa karena saat ini lebih baik bila purnama dan rombongan segera pergi dari dalam rumah, sebab dia juga takut bila nanti Purnama akan membantai dia seperti dukun ini.

Selamat malam, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita author Novita Jungkook ya.

1
V3
aku tunggu cerita selanjutnya yaa kak 👏
mungkin nti judul nya Iblis Lumpur ,,, hahaha .... sudah di spill duluan tuh Judul nya 🤣🤣👏👏
V3
Alhamdulillah akhirnya beres jg masalah Racun di Desa Ujung Pandang ,, walaupun di kasus ini Purnama kehilangan Suami Tercinta nya 🥺
Mamax Naura
aduuuh...bikin pnsrn Aja DECH🙄
Rika Yudesni
sejak dari awal aku mengikuti kisah purnama dari baru lahir sampai sekarang, ini bagian tersedih..
purnama kehilangan suami, padahal dia sangat bergantung pada Zidan.
ya Allah, sediihhhh sekali aku sama purnama
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
alhamdulillah tamat, aku tunggu cerita selanjutnya kak thorr..
Mamax Naura
mak author...liatkn kn ding gbr tokih2 YG Ada Di setiap CERITA x...biar GK pnsrn gtu...🥰🥰🥰
Mamax Naura
LANJUT mak thorrr👍👍👍👍
tse
terima kasih juga mak..
padahal masih pengen tau kelanjutan siksaannya iis, kelabnag ijo fan anaknnya
🤣🤣🤣
Raffaza Direzky87
hati² na dengan rokokmu bisa menimbulkan masalah kedepannya
Erik Erik
sedihnya/Sob/
Apriyanti
terimakasih thor🙏
neni nuraeni
mksih untuk ceritanya kak karena ceritamu sllu mnghibur aku,,,, sukses sllu buatmu kak,,, semoga di cerita sebelah arwah zidannya nongol kangen aku ma Zidan kak
putri wahyu
mksh jg Bess atas kerja kerasnya,di tunggu karya selanjutnya👍👍💪
Siti Sarifah
terima kasih author.....ku tunggu karya barunya author 🙏
FiaNasa
ternyata udah tamat aja,,betul itu Nana,kau harus hati² menjual rokok,,takutnya para dukun menyuruh iblis membeli rokokmu,nanti malah timbul masalah kek sukma
🍓ADIRA🍓
terimakasih juga Thor... akhirnya kisah ini selesai juga /Pray//Kiss/
🍓ADIRA🍓
wah keren... Arini punya kekuatan baru 👏👏👏
Ayuk Witanto
ada yang baru nih
Ayuk Witanto
Arini punya kekuatan baru
Ayuk Witanto
ternyata selingkuhan Andre dulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!