NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang Putri Raja Dan Anak Penempa Pedang

Cinta Terlarang Putri Raja Dan Anak Penempa Pedang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cintapertama / Fantasi
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayyasy Asy-Syaif

Di sebuah kerajaan yang megah dan disegani, hiduplah Celestia, putri bungsu Raja David. Sebagai anak ketiga sekaligus putri terakhir dari tiga bersaudara, Celestia selalu hidup dalam kemewahan dan aturan kerajaan yang ketat. Berbeda dengan kedua kakaknya yang telah terbiasa dengan kehidupan istana, Celestia diam-diam mendambakan kehidupan bebas tanpa harus selalu memikirkan statusnya sebagai seorang putri.

Di sisi lain kerajaan, hiduplah seorang pemuda yatim piatu bernama Zass. Sejak kecil ia hidup seorang diri dan bekerja sebagai anak penempa pedang. Walaupun berasal dari kalangan rakyat biasa dan hidup sederhana, Zass memiliki keahlian luar biasa dalam menempa pedang. Ia tidak memiliki keluarga ataupun gelar bangsawan, tetapi ia memiliki tekad untuk menjadi seorang penempa pedang terbaik.

Takdir memperte

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayyasy Asy-Syaif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perpisahan di Desa Terpencil dan Keputusan Zass

Langkah kaki kelima petualang itu terasa kian berat saat roda-roda perbatasan Negara Brave terlewati. Namun, harapan akan kedamaian di negeri netral ini seketika sirna begitu mereka memasuki jalanan utama kota perbatasan.

Mata para warga setempat yang berada di pasar dan kedai-kedai pinggir jalan mendadak tertuju lurus ke arah mereka. Tatapan sinis, benci, dan penuh keserakahan menyapu tubuh Zass dan empat rekannya. Bisik-bisik kasak-kusuk menyebar bagaikan wabah di antara kerumunan.

"Lihat pemuda berambut acak-acakan itu... itu Zass sang petir ungu!" bisik seorang pedagang dengan mata membelalak.

"Empat orang di sekitarnya pasti komplotannya! Mereka penjahat yang diburu oleh Kerajaan Aiteria!" timpal warga lainnya dengan nada jijik.

Tiba-tiba, seorang pria bertubuh kekar berdiri di atas meja kedai, menunjuk lurus ke wajah Zass seraya berteriak histeris, "Itu Zass! Dialah orangnya! Jika kita berhasil membunuhnya dan membawa kepalanya ke Pangeran Helix, kita semua akan mendapatkan imbalan emas yang sangat besar!"

Seruan itu membakar hawa nafsu warga sekitar. Dalam sekejap, orang-orang di pasar mulai panik dan kalap. Mereka memungut apa saja di sekitar mereka—balok kayu, sabit, pisau pemotong daging, hingga cangkul—seraya mengepung ke arah party petualang.

"Sial! Berita buronan dari Helix sudah menyebar sampai ke kota perbatasan ini!" umpat Okta seraya menggertakkan giginya.

"Jangan bertarung! Lari lagi!" seru Ryu tegas.

Tanpa membuang waktu, mereka kembali memicu pendar elemen petir di tubuh mereka dan melesat pergi meninggalkan kota perbatasan yang kacau tersebut. Pelarian kali ini terasa sangat menguras tenaga, sebab mereka harus bergerak memutar menembus hutan lebat dan perbukitan terjal agar tidak terdeteksi oleh pemukiman warga lainnya.

Setelah menempuh perjalanan yang amat melelahkan selama berjam-jam, pendar petir di tubuh mereka perlahan memudar dan padam. Energi sihir (mana) serta stamina fisik kelimanya benar-benar telah mencapai batas maksimal kemampuannya.

Langkah mereka akhirnya terhenti di sebuah desa kecil yang sangat terpencil di pedalaman Negara Brave. Desa ini dikelilingi oleh pegunungan tinggi dan pepohonan rindang. Beruntung, masyarakat di desa ini tampak hidup tenang dan tidak tahu-menahu mengenai gejolak politik luar maupun berita tentang poster buronan Pangeran Helix.

Kelima anggota party mendudukkan tubuh mereka di bawah rindangnya pohon beringin tua di pinggir desa. Mereka terengah-engah, dengan keringat menyelimuti baju dan wajah mereka yang tampak pucat kelelahan.

Keheningan melingkupi mereka untuk beberapa saat, hanya diiringi suara hembusan angin malam yang dingin. Zass menundukkan kepalanya, menatap kedua telapak tangannya yang gemetar karena kehabisan energi petir ungu. Rasa bersalah yang teramat sangat menggulung jiwanya. Ia melihat bagaimana rekan-rekannya yang terhormat—petualang Tier SSS yang seharusnya dipuja—kini harus lari terlunta-lunta seperti penjahat hanya karena berasosiasi dengannya.

Zass menarik napas dalam-dalam, lalu memecah keheningan dengan suara yang pelan namun mantap.

"Aku tidak ingin membawa kalian lebih jauh lagi," ucap Zass tegas.

Ryu, Ken, Okta, dan Kayla seketika menoleh, menatap Zass dengan raut wajah terkejut.

Zass mengangkat wajahnya, menatap satu per satu mata sahabat-sahabatnya. "Selama ini, kalianlah dan Paman Robert yang telah banyak membantuku. Kalian menyelamatkanku, mengajarkanku banyak hal, dan selalu berdiri di depanku. Aku tidak ingin terus merepotkan dan melibatkan kalian dalam status buronanku ini."

Zass meremas jubah karung goninya. "Mulai dari sini, aku akan melanjutkan penempaan kekuatan petir ungu legendarisku sendiri. Kalian bisa pulang ke Kerajaan Molten dan mencari uang yang banyak di sana. Hidup kalian terlalu berharga untuk dipertaruhkan demi masalah pribadiku. Aku bisa sendiri. Berikan saja petanya kepadaku, aku tidak akan merepotkan kalian lagi."

Mendengar ucapan tulus dari Zass, keempat petualang veteran itu terdiam. Mereka merenung dalam-dalam, meresapi setiap kata yang diucapkan pemuda di hadapan mereka. Mereka tahu betul betapa keras kepalanya Zass jika sudah mengambil keputusan demi melindungi orang-orang yang ia sayangi.

Okta menghembuskan napas berat seraya menyandarkan pedang besarnya di pohon, sementara Kayla menunduk meremas jemarinya. Ryu hanya menatap Zass dengan tatapan penuh pemahaman mendalam.

Akhirnya, Ken berdiri dari duduknya. Pria itu menyapu debu di pakaiannya, lalu mengangguk pelan mengiyakan permintaan Zass.

"Jika itu memang keputusanmu, kami akan menghargainya, Zass," ujar Ken dengan suara tenang. Ken merogoh kantong perbekalannya, mengeluarkan sebuah peta kulit kuno yang mencatat lanskap lengkap daratan Magical World, lalu menyerahkannya ke tangan Zass.

Ken berlutut di hadapan Zass, menepuk kedua bahu pemuda itu dengan sangat erat, menatap lurus ke dalam matanya.

"Dengarkan nasihatku baik-baik, Zass," tegas Ken dengan pendar keseriusan di matanya. "Menjadi kuat secara individu itu penting, tetapi jangan pernah biarkan rasa dendam atau kesepian menutupi akal sehatmu. Petir ungu milikmu adalah kekuatan legendaris yang sangat langka, tetapi tanpa kendali emosi yang tenang, kekuatan itu justru bisa menghancurkan dirimu sendiri dari dalam."

Ken melanjutkan, "Sembunyikan identitasmu di negara ini. Tempa petir ungunya sampai kau sanggup mengendalikan wujud murni dari elemen itu. Dan ingat satu hal... kau tidak pernah sendirian. Begitu kau siap untuk merebut kembali apa yang menjadi hakmu di Kerajaan Imperial kelak, cari kami di Kerajaan Molten. Kami akan selalu siap berdiri di sampingmu."

Ryu berdiri dan menepuk kepala Zass pelan, sementara Okta dan Kayla menyunggingkan senyum hangat meski mata mereka tampak berkaca-kaca.

Setelah saling bertukar perpisahan yang emosional di bawah naungan pohon beringin tua tersebut, Ryu, Ken, Okta, dan Kayla membalikkan badan dan melangkah pergi meninggalkan desa terpencil itu, kembali menuju Kerajaan Molten.

Zass berdiri sendirian di bawah gumpalan awan malam. Di tangannya, peta kulit terbentang rapi. Dengan keteguhan hati yang baru dan nasihat dari rekan-rekannya yang terpatri kuat di dalam dada, Zass membalikkan badan menuju kegelapan gunung, siap memulai latihan solonya untuk menempa Petir Ungu Legendaris hingga ke tingkat tertinggi.

1
twenty arba
harus plot twist ya
Guzzie
💪💪💪
Guzzie
💪💪💪💪
Guzzie
next
Guzzie
lanjut
Guzzie
💪💪💪
Guzzie
keren
Ayyasying
TIDAKKKKK CELESTIAAA!!!
Ayyasying
lah! tiba-tiba berubah pikiran nih orang?
Ayyasying
ga ekspet ternyata temen bapaknya
Ayyasying
bau bau adventure nih
Ayyasying
celestia mimpin perang? terkejut aku wak
Ayyasying
kapan romance nya bg
Ayyasying
akhirnya ketemu arwah bapaknya
Ayyasying
segala di puyengin Ama labirin
Ayyasying
🔥🔥🔥🔥
Ayyasying
update terus bang. resep bet ceritanya
Ayyasying
rasain lu David! malu malu sonoh
Ayyasying
apakah zass bakalan sama celestia lagi?
Ayyasying
si bro pake nama samaran euy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!