Comedy - Romance - Fantasy.
Tidak untuk anak-anak karena banyak konflik kerajaan.
Putri Becca Malcon, mendapatkan kesempatan hidup yang kedua, setelah sebelumnya mendapatkan hukuman mati oleh tunangannya sendiri, yaitu Pangeran Mahkota Ebert Oswald. Karena di fitnah telah menyakiti wanita kesayangan sang putra mahkota.
Jiwanya kembali ke masa lalu, saat dia memenangkan sayembara yang di adakan oleh Keluarga Kerajaan Oswald, dan sebelum dia mengucapkan keinginannya melamar Pangeran Ebert.
Di tengah kebimbangan antara takut akan kematian dan juga tidak mau menghancurkan harga diri keluarganya, Becca justru terpesona dengan ketampanan sang raja hingga tanpa sadar mengucapkan sebuah kalimat di hadapan ayah mertuanya.
“Sebagai hadiah, saya ingin.. Melamar Yang Mulia Raja Basilio Oswald.”
Dan saat Becca tersadar, dirinya tidak bisa mundur lagi saat sang ayah mertua atau Raja Basilio justru tersenyum miring, serta menyetujui lamaran itu bahkan berniat menikahinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35. Perayaan besar
Pesta yang cukup meriah, dengan berbagai penjual makanan dan pakaian atau bahkan barang-barang perlengkapan rumah tangga. Beberapa orang terlihat tertarik untuk membeli barang-barang atau pakaian, mereka berdiri di depan kios sembari memilih-milih dan juga menawar harga.
Dan disinilah, ketiga orang yang berdiri sambil mengenakan jubah dan tudung kepala. Ratu Becca , Pangeran Aldert dan Pangeran Ebert sengaja melepaskan pakaian kerajaan dan juga memakai jubah yang cukup panjang untuk menutupi identitas mereka.
Dan otak dari semua ini, adalah Pangeran Aldert juga Pangeran Ebert. Sebagai ibu tiri yang baik Becca akhirnya memilih mengikuti saja kedua putra tirinya itu, dan juga menikmati pesta rakyat yang cukup sederhana tapi terlihat menyenangkan baginya. Tidak ditemukan banyak pengamen di sana, dan beberapa rakyat hidup dalam kecukupan sehingga bisa membeli barang-barang dan juga makanan.
Bagi Becca yang saat ini menjadi ratu, itu adalah pemandangan menyenangkan dan juga melegakan. Tandanya tidak ada masalah khusus di daerah ini, tapi entah kenapa kedua pangeran itu menoleh ke segala arah, seakan sedang menyelidiki sesuatu.
“Ada apa ??” Tanya Becca dengan penuh tanda tanya.
“Ah tidak ada bibi, oh iya.. Apakah kau mau membeli beberapa makanan disini ?? Aku dengar ada makanan enak yang di jual.” Ujar Pangeran Aldert seakan mencoba mengalihkan perhatian Becca. Wanita itu tahu, tapi dia berpura-pura tidak tahu apapun, jadi dia menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
“Tentu saja, kita akan membeli beberapa makanan enak disini.” Ujar Becca dengan riang, membuat kedua pangeran itu tertawa kecil di sana.
Meskipun menjadi keluarga kerajaan, tapi kedua pangeran itu tidak pernah merasa jijik atau bahkan sombong, sebaliknya mereka sangat suka membeli makanan yang di jual oleh rakyat, meskipun itu makanan sederhana tanpa daging.
Keduanya sering menyamar seperti ini, agar tidak terlalu di kerumuni atau di perhatikan oleh banyak orang, sekaligus memeriksa kondisi kehidupan rakyat di bawah. Jadilah, muncul ide gila ini, untuk membawa ibu tiri mereka melihat-lihat suasana di pasar.
Beberapa pedagang menawarkan makanan yang mereka jual dengan harga murah dan begitu bersemangat, karena perayaan kali ini, pengunjung datang lebih banyak dari hari biasanya, jadi mereka yakin jika akan banyak orang yang membeli dagangan mereka.
Becca mengamati sebuah makanan yang terbuat dari kulit tepung tipis yang di dalamnya diisi banyak sekali sayuran dan tepung, lalu di panggang dengan api kecil. Becca terlihat tertarik dan mendekati kios makanan itu, membuat kedua pangeran mengikutinya.
“Bibi.. Kau mau beli Vegetrium ??”Tanya Pangeran Aldert dengan suara yang di buat berbeda, agar tidak ketahuan jika dirinya seorang pangeran.
Becca menganggukkan kepalanya, “Kelihatannya enak.”
“Aku juga suka bibi, memang enak, meskipun hanya terbuat dari sayuran saja.” Ujar Pangeran Ebert menanggapi ucapan Becca.
“Baiklah, aku ingin 10 vegetrium.” Ujar Becca memesan pada pedagang yang tersenyum senang.
“Dengan senang hati Nona, kebetulan aku memiliki promo spesial, jadi dengan harga 5 keping emas, akan mendapatkan 15 Vegetrium. Bagaimana ??”
1 keping emas, itu sama dengan 100 keping perak, memang terdengar mahal, tapi untuk rakyat disini, harga itu termasuk murah. Terlebih gaji di wilayah Kerajaan Varilia bagi rakyat biasa itu cukup tinggi yaitu 50 keping emas untuk gaji terendah, jadi harga 5 keping emas itu sangat murah.
(Anggap saja 1 keping emas itu setara 100 ribu rupiah.)
Becca menganggukkan kepalanya, “Baiklah kalau begitu, aku mengambil 15.”
“Baik Nona, silakan duduk menunggu sebentar, akan aku buatkan dulu.” Ujar pedagang lelaki itu dengan ramah, dan menunjuk ke arah kursi di depan kiosnya, yang memang sengaja di siapkan untuk para pelanggan yang membeli banyak, dan menunggu mereka.
Di sisi lain, Nick memberikan kabar pada Raja Basilio yang berada di ruangan pribadinya. Nick memang di tugaskan untuk menurunkan beberapa mata-mata yang mengawasi istri dan kedua putranya dari kejauhan. Dan Nick mendapatkan beberapa informasi yang sudah dia dapatkan.
“Yang Mulia, permaisuri dan kedua pangeran dalam kondisi baik, dan bahkan mereka membeli makanan di sana.”
Raja Basilio menganggukkan kepalanya, “Itu sudah biasa.. Bahkan Aldert dan Ebert pasti akan memborong semua makanan di setiap perayaan seperti ini.” Ujar sang raja seakan tidak terkejut dengan tindakan kedua putranya.
Mereka terkadang membeli makanan banyak untuk di makan sendiri, dan sebagian di bagikan kepada para pelayan. Karena keduanya hanya berniat membantu rakyat kecil yang berjualan.
“Tapi Yang Mulia.. Para prajurit menangkap beberapa anggota kelompok Nigrumlestus juga sedang turun ke perayaan itu, saya rasa mereka juga berusaha untuk melancarkan aksinya, terlebih mendengar jika keluarga kerajaan tidak turun ke perayaan.” Ujar Nick memberikan kabar dengan perlahan, karena takut membuat sang raja marah, tapi lelaki itu hanya berdiam dan santai, bahkan menutup kembali dokumen yang dia baca.
“Aku sudah menduga semua ini. Tapi ini akan menjadi aksi terakhir mereka di wilayahku.” Ujar Raja Basilio sembari menyeringai licik, membuat Nick sedikit lega, sepertinya para komplotan jahat itu akan di basmi oleh sang raja sendiri.
Kembali ke perayaan..
Becca sudah membawa beberapa kantong berisikan makanan dengan berbagai macam jenis, dan jumlahnya cukup banyak, bahkan kedua pangeran juga membawa begitu banyak makanan di tangan mereka.
“Astaga makanan disini sangat enak-enak semua, aku sudah hampir mencoba semuanya, dan rasanya tidak kalah dengan makanan yang biasa kita makan, meskipun tanpa daging.” Ujar Becca dengan riang.
“Benar bibi, bahkan sebagian menggunakan bahan yang sehat dan sayuran, justru ini makanan yang sehat.” Ujar Pangeran Ebert menyetujui ucapan Becca.
“Di tambah, mereka tidak menggunakan minyak terlalu banyak, bahkan sebagian di panggang dengan oven.” Lanjut Pangeran Aldert, membuat Becca menganggukkan kepalanya setuju dengan ucapan kedua putra tirinya itu.
“Benar, rakyat di kerajaan ini benar-benar sangat kreatif dan pintar.” Ujar Becca memuji para rakyat di wilayah kerajaan utama dengan nada kagumnya, membuat kedua pangeran terkekeh pelan.
Ketiga orang itu menikmati setiap perjalanan mereka, hingga sebuah suara besar terdengar membuat mereka menoleh ke sumber suara.
“Jangan !! Ini hasil penjualanku untuk kebutuhan anakku yang masih kecil !!”
“Diam !! Kau sudah terlambat membayar pajak beberapa hari !!”
Seorang lelaki itu menarik kantong uang secara paksa dari tangan lelaki tua seorang penjual makanan di sana. Tidak hanya itu, ada beberapa pedagang di palak dengan embel-embel pajak oleh seseorang yang bahkan bukan bagian dari kerajaan.
Melihat penindasan yang terjadi di sana, membuat kedua pangeran dan Becca merasa kesal dan tidak suka. Apa-apaan itu ?! Becca dan kedua pangeran itu berjalan mendekati mereka tanpa rasa takut sedikitpun, padahal satu tangan mereka penuh dengan kantong makanan. Tapi mereka tetap berjalan dengan anggun dan tegap.
“Pajak ?? Bukankah aku dengar, rakyat kecil tidak di bebankan pajak oleh kerajaan ?? Jadi pajak apa yang kau maksud, tuan ??” Ujar Becca dengan nada tegas dan terdengar sedikit dingin di sana.
“Bukan urusanmu nona !! Saya disini mendapatkan mandat dari Perdana Menteri Utama Kurt untuk menarik pajak dari para pedagang !!”
“Apakah Yang Mulia Raja Basilio mengetahui semua ini ?? Apakah benar itu perintah dari Yang Mulia Raja Basilio ??” Ujar Pangeran Aldert kali ini, sengaja menyebut ayahnya di sana, untuk menjebak pria di depannya.
Terlebih Pangeran Aldert sudah berkomunikasi dengan Perdana Menteri Utama Kurt mengenai semua ini, dan tentu dia tidak akan percaya dengan orang yang memakai nama perdana menteri atau raja.
👑❤️👑❤️👑❤️👑
Hai semua, apa kabar ? Semangat untuk kalian yang bekerja di hari Senin ini !! 😀😀
Btw ayo, Raja Basilio cepat temani istri dan kedua anakmu, ada orang-orang jahat yang berusaha mengusik rakyatmu juga !!
klo bneran buat jtuh cinta biar gk ada selir dan hnya dijadikan sang putri mahkota🤭 satu2nya, dan siapa tau nyatuin 2 kerajaan biar damai gtu💪
gapapa publish aja cerita baru pasti aku baca semua 😍😍😍🔥🔥🔥
gak papah lah klo masih seawet muda brad pitt🤣🤣🤣