NovelToon NovelToon
BASKARA (End)

BASKARA (End)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Romansa Fantasi / CEO
Popularitas:396
Nilai: 5
Nama Author: Aeniii

Seorang Laki-laki yang mencintai Gadis cantik yang dimana seorang gadis itu Adalah Wanita Favorit nya dari masa lalu sampai sekarang, Namun sayang nya gadis cantik itu Telah mengalami kecelakaan bullying dari sekolah lamanya sampai mengalami ketakutan yang berlebihan sampai-sampai gadis cantik itu amnesia, dan melupakan baskara. Apakah Gadis cantik itu Akan kembali mengingat baskara? atau tidak?! dan siapakah Gadis cantik yang menjadi Favorit baskara??

dari pada kalian penasaran sama alur ceritanya mending yukk Baca kisah Antara Baskara Dan seorang gadis cantik ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aeniii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35. Di Lamar

Setelah mendengar kan nasehat nenek tua itu, membuat baskara dapat pencerahan dari situasi yang saat rumit ini.

"Gw yakin lu bakalan balik lagi ke pelukan gw Aeni Prahawira" Gumam baskara dalam hati.

***

Pagi hari yang sangat cerah, alarm pun menyala sa dari tadi, namun Baskara tidak kunjung bangun dari tidurnya.

Suara alarm begitu nyaring membuat gibran di kamar sebelah pun terbangun, saking berisik nyah

Gibran pun bangun dari tempat tidurnya, dan bergegas keluar dari dalam kamar nya.

"Astagaaa baskoro.... Lu tidur apa pingsan sii" teriak gibran di depan pintu kamar baskara sambil mengetuk ngetik pintu nya.

"Baskoroo bangun woiii, katanya lu mau jemput tante sarah ke bendara" teriak gibran lagi

Setalah mendengar gibran yang sa dari tadi berteriak terus di depan pintu kamar nya .

Baskara terbangun dengan mata masih terpejam sambil tangan nya meraba-raba handphone yang berada di meja kecil di samping tempat tidur nya.

Baskara melihat handphone nya dan jam sudah menunjuk kan pukul 08.00. baskara tersentak dan langsung bangun dari tidur nya, dan langsung bergegas ke kamar mandi.

Setelah selesai mandi dan berganti baju dengan baju santai, Hari ini baskara memakai kaos lengan pendek warna hitam di padukan dengan celana pendek warna cream. Rambut di sisir rapi ke samping  membuat nampak Gagah dan tampan, siapapun yang melihat nya akan merasa terpesona dengan sosok BASKARA NARENDRA.

-BENDARA

 Setelah itu baskara langsung pergi ke bendara pagi itu juga, dengan suasana hati yang sangat bahagia pagi ini, karna sang mama kesayangan nya akan pulang ke Indonesia.

Setalah sampai di bendara baskara langsung di sambut dengan senyuman dan pelukan hangat oleh sang mama.

"Ya allah anak mama makin ganteng aja" puji mama sarah kepada putra tunggal nya

"Mama gimana kabar nya? " tanya baskara

"Mama baik baik aja sayang, kamu ko kurusan si bas? Pasti kamu terlalu sibuk kerja, sampe lupa makan! " ucapnya sambil memperhatikan sang anak bujang nya ini.

"Nggak gitu mah, udah ayok ah , mau langsung pulang atau mau mampir makan dulu" ucap baskara

"Mampir ke resto aja dulu bas, mama udah lama gak makan makanan Indonesia" jawab mama sarah.

Setelah itu baskara dan mama sarah langsung perjalanan menuju mobil,setelah masuk ke dalam mobil baskara langsung melajukan mobil dengan kecepatan sedang.

Setelah menentukan restoran mana yang akan dia dan mama nya akan kunjungi, akhirnya Baskara menemukan restoran yang sangat di sukai banyak orang.

Restoran yang Nuansa Perbaruan Chinese dan Nusantara begitu sangat ramai pengunjung, restoran sederhana namun makanan nya sangat luar biasa.

Setelah baskara dan mama sarah duduk di kursi , seorang pelayan pun langsung menghampiri mereka

Pelayan pun memberikan daftar menu kepada baskara dan Mamah sarah "Mau pesan apa kak" tanya si pelayan

Baskara langsung memesan makanan untuk diri nya dan sang mama

***

Di sore hari ini aeni merasa begitu gelisah dengan kedatangan temen ayah nya.apalagi saat ini kondisi ayah nya sedang tidak baik baik saja, Yang di takut kan oleh aeni adalah Sang ayah menjodohkan dirinya dengan Anak Nya Om Denis.

"Ayah. Aku tau ayah marah sama aku sama baskara, tapi ayah aku gak mau kalo harus di jodohin kaya gini." Protes aeni kepada sang ayah sambil sedikit beradu argumen dengan nya.

Rion. Sang ayah hanya menarik nafas panjang nya, "Kali ini ayah tidak mau mendengar penolakan, turuti apa kata ayah, Aeni!. "

"Tapi... Tapi aku gak cinta sama dia ayah! "

"Cinta bisa tumbuh dengan seiring berjalan nya waktu, dia laki laki baik. Ayah mau kamu menikah dengan Daniel dan lupakan Baskara! " ucap Rion dengan tegas kepada putri nya itu

"Ayah jahat...! " teriak aeni saat melihat Rion pergi dari dalam kamar nya

Rion tidak menghiraukan omongan aeni, dia tetap bulat dengan keputusan nya, untuk menjodohkan putrinya dengan anak teman nya itu, Daniel.

Baskara sampai di rumah ke diaman Narendra, rumah megah ala Eropa, di padukan dengan cat warna putih tulang, pilar pilar yang tinggi, di padukan dengan taman yang luas dan tanaman hijau beserta pepohonan membuat kesan sejuk dan indah,rumah itu nampak mewah, megah dan estetic.

Baskara dan Sarah turun dari dalam mobil dengan di sambut oleh para pelayan yang siap untuk membatu membawakan barang barang yang di bawa oleh sarah dari Jerman.

"Selamat datang nyonya" ucap mbok inah dan para pelayan lain nya

"Sini tuan, biar mang ujang aja yang bawa barang barang nya" ucap mang ujang security pribadi rumah Narendra.

Baskara tersenyum dan memberikan barang bawaan nya kepada mang ujang. "Terimakasih mang"

"Mari nyonya silahkan masuk, sudah lama nyonya tidak pulang ke rumah ini" ucap mbok inah mempersilahkan masuk

"Ah si mbok makin cantik aja, iya saya udah terlalu lama ternyata meninggalkan rumah ini semenjak kejadian itu" ucap nya sambil duduk di kursi ruang tamu

Mbok inah langsung menyuguhkan air minum, melihat sang majikan kembali ke rumah itu, mbuat suasana rumah kembali berwarna.

Semenjak kejadian perceraian antara Sarah dan Jack, membuat rumah itu tidak berpenghuni, baskara sering pulang ke besceam dari pada ke rumah keluarga narendra. Hanya ada security saja di rumah itu, dan sesekali ada tukang cleaning service saja untuk membersihkan rumah itu, sedangkan mbok inah dan pelayan yang lain nya berada di besceam bersama baskara dan yg lain nya.

_FLASHBACK KE 25 tahun yang lalu_

 Suara ribut di dalam rumah semakin terdengar serius, Jack dan Sarah berantem hebat.

Terdengar suara barang di lempar

"Brak.. "

"Brak.. "

"Sekarang kamu keluar dari rumah ini Mas" teriak sarah kepada Jack dengan emosi yang meluap

"Aku bisa jelasin, sar. " jawab Jack

"Tega kamu mas, Baskara masih kecil mas. Kelakuan kamu kaya gini, udah gak bisa di maafkan lagi! "

"Aku minta maaf sayang, tolong maafin aku, aku khilaf"

Sarah pun mengeluarkan baju baju Jack dari dalam lemari

"Udah berapa kali aku maafin kamu mas, tetap saja kamu masih main api di belakang aku, kamu selingkuhin aku, khianatin aku berkali kali, aku sabar selama ini karna baskara, mas. " teriak Sarah sambil melemparkan koper yang berada di dekat nya.

"Sayang maafin aku, aku tau aku salah, tapi gak gini juga cara nya, bagaimana pun juga baskara anak aku " tegas jeck kepada Sarah sambil terus memohon

Sarah pun menangis dia sudah di titik tercapek dan muak dengan semuanya.

"Aku harus pertahanan rumah tangga ini, aku gak mau jatuh miskin" Gumam Jack dalam hati

Jack tarik nafas sambil berjalan menghampiri sarah yang sedang menangis di tepi ranjang.

Dengan rasa bersalah Jack berkata"sayang aku tau aku salah, aku udah nyakitin perasaan kamu, tapi aku mohon jangan kita jangan cerai yah, kasian baskara dia masih butuh kita"

Sarah menatap Jack dengan tatapan dingin penuh tekanan "aku bisa urus baskara seorang diri tanpa kamu mas, Aku udah hubungi pengacara aku untuk mengatur perceraian kita, dan sesuai perjanjian, semua aset perusahan keluarga Narendra Grup di wariskan kepada Baskara putra tunggal kita" ucap nya dengan lembut tapi penuh tekanan

Jack sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi, dia menyetujui keputusan Sarah, meski berat dan harus jatuh miskin Jack menerima nya dengan lapang dada. Karna itu sudah menjadi resiko dan karma terhadap dirinya

Dengan berat hati jack berdiri dari duduk nyaenatap Sarah yang sedang menidurkan baskara di pangkuan nya.

Ada rasa menyesal, dan marah yang di alami Jack saat ini.

"Aku pergi sar,jaga diri kamu baik baik, jaga anak kita, masalah nafkah buat baskara akan aku tanggung sebisa ku" pesan Jack sambil berjalan keluar kamar nya menuju ke luar rumah, terasa begitu berat dan sedih yang di rasakan jack.

"Aku akan berjuang sampe aku punya segalanya, dan aku yakin kamu bakalan nyesel udah pisah dari aku Sarah Narendra" Gumam Jack dalam hati nya sambil mengepalkan tangan nya dan keluar dari rumah megah itu.

Sarah yang melihat kepergian Jack dari rumah, membuat Sarah tidak bisa menahan air mata nya lagi, Sarah menangis sejadi jadi nya, merasa sangat sakit, kecewa dan marah yang Sarah rasakan, betapa jahat nya orang yang dia sayangi dan kagumi selama ini, sudah menyakiti hati dan kepercayaan nya.

"Kenapa kamu jahat sama aku mas"

"Bukan hubungan seperti ini yang aku ingin kan" ucapnya sambil terus menangis "aku benci sama kamu Mas Jack, aku benci.... "

Setelah penceraian itu, Sarah memutuskan untuk pindah ke luar negeri, demi ketenangan hati nya.

Sarah membersarkan baskara seorang diri tanpa kehadiaran seorang suami, memang cukup menguras energi.

Sarah berhasil membersarkan baskara dengan sangat baik, baskara tumbuh menjadi seorang laki laki yang tampan, gagah, pintar,Cersas,dermawan, baik hati dan peduli akan sesama.Namun baskara memiliki sifat yang cuek, mesmi cuek baskara tetap peduli, perhatian dan memiliki kasih sayang yang luar biasa terhadap Mama dan orang terdekat nya.

_Flashback selesai_

Aeni hanya bisa pasrah dengan keputusan sang ayah, dia ingin membantah namun tidak bisa.

Keluarga Pak Denis pun datang, dia membawa istri dan anak nya, dan di sambut dengan ramah oleh keluarga Prahawira.

"Wah... Pak rion sudah lama kita tidak bertemu, makin gagah aja" puji pak Denis kepada rion sambil berjabat tangan ala bapak bapak

Rion membalas jabatan tangan itu dan tersenyum kepada Denis, "wahh pak Denis bisa aja, gimana kabar nya pak? " tanya rion dan mempersilahkan keluarga pak Denis untuk duduk dan mengobrol santai

Denis tersenyum kepada rion"kabar saya baik pak, duh ini putih pak rion yah Aeni, cantik banget " ucap nya sambil melirik kepada aeni

Rion pun memperkenalkan aeni kepada rion.

"Oh iya pak, ini putih kami"

"Sayang kenalin ini pak Denis, rekan bisnis ayah"

Aeni pun tersenyum dan berjabat tangan pak Denis dengan ramah.

"Wah.. Gimna pak rion dengan rencana kita untuk menjodohkan anak anak kita? " tanya Denis kepada rion begitu semangat

"Oh iya kenalin ini anak saya Daniel, dia lulusan universitas fakultas kedokteran gajah Mada, kebetulan dia sudah mendapat kan jadwal praktik di rumah sakit Kasih abadi, dan dia sudah jadi dokter Spesialis kandungan" jelas Denis memperkenalkan putra nya kepada keluarga Prahawira.

Rion dan sheza hanya mengguk pelan dan tersenyum, sebenenya sheza tidak setuju dengan keputusan suami nya itu.

Namun dia juga sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi.

"Wahh nak Daniel hebat bisa jadi dokter kandung" puji sheza kepada Daniel

Daniel tersenyum ramah "ah tante bisa aja" ucap nya sambil tersenyum malu

"Kenalin ini anak tante, namanya Devan, dan ini putri tante namanya aeni" ucap sheza memperkenalkan anak nya kepada Daniel

Daniel pun mengulurkan tangan nya untuk bisa bersalaman dengan aeni, namun Devan sudah lebih dulu menepis nya.

"Kenalin gw abang nya aeni Devan, salam kenal bro" ucap Devan singkat dengan wajah datar

"Ah iya, salam kenal bang Devan, saya Daniel "

"Gak usah so akrab gitu, panggil gw Devan aja"

Daniel menggunakan kepalanya, dan dia terus berusaha untuk komunikasi dengan aeni, namun aeni selalu menghindari nya.

Setalh selesai mengobrol, keluarga Prahawira pun mengajak keluarga pak Denis untuk makan malam bersama.

Semuanya sudah duduk di meja makan dengan obrolan manis.

Setelah selesai makan malam keluarga pak Denis pun memutuskan untk berpamitan.

"Kita pamit pulang dulu yah Pak rion Nyonya sheza,minggu depan saya dan keluarga akan datang lagi untuk membicarakan acara pertunangan anak kita."

"Baik pak , hati hati di jalan" ucap rion sambil melambaikan tangan nya

Setelah itu aeni langsung lari ke dalam rumah menuju ke lantai atas.

Aeni menangis, dia tidak mau di jodohkan seperti ini, dia berharap ada keajaiban dari mana saja.

"Mau bagaimana pun juga aku sayang sama kamu baskara, apa kamu tega sama aku nikah sama yang lain? " ucap aeni dalam isak tangis nya di kamar

Devan yang paham dengan kondisi adik nya, yang sa dari tadi hanya diam, membuat Devan mengerti bagaimana perasaan nya saat ini.

Devan pun mengetuk pintu kamar aeni

"Tok.. Tok... "

"Dek " ucap lirik Devan di depan pintu kamar aeni

"Masuk.. " ucap aeni dari dalam kamar

Devan pun masuk kedalam kamar aeni, dia melihat aeni sednag menangis terisak di atas kasur, devan langsung menghampiri adik nya itu.

Devan mengelus pundak aeni dengan lembut "dek are you oke? " tanya Devan lembut

Aeni melirik Devan dengan tatapan sedih mata nya berkaca-kaca "abang.... Aku gak mau, aku harus gimana"

Aeni menangis kejer di pelukan abang nya, dia sudah bingung dengan situasi saat ini.

Devan hanya membalas pelukan aeni dengan erat,tampa berkata apa apa, rasa marah dan sakit hati melihat sangat adik nya menangis seperi itu.

"Gw harus ketemu sama baskara" gumam nya dalam hati

"Udah lu gak usah khwatir, kalo lu gak suka sama si Daniel gak usah maksain" ucap Devan lembut sambil mengelus rambut aeni, "abang bakalan selalu di pihak adek oke, sekarang lu istirahat tidur oke, abang ada urusan di luar sebentar"

Aeni menggunakan kepalanya saja, dan membaringkan tubuh nya di atas kasur.

Devan memastikan aeni baik baik saja, di saat di pastikan sang adik sudah tidak menangis lagi, baru baskara keluar untuk menemui baskara.

Devan menghubungi baskara lewat cher.

(PESAN)

>Sibuk gak lu? Tanya Devan di dalam chet

>kaga bang, kenapa?

>ada yang harus gw omongin sama lu, ketemu di caffe biasa

>oh oke bang

Setelah itu baskara langsung meluncur ke caffe biasa, dan tidak lama dari situ baskara nyampe di caffe tersebut, di sana sudah ada Devan yang menunggu nya.

"Duduk" ucap Devan dingin

Baskara langsung duduk dan tanpa basa basi baskara langsung menanyakan apa yang ingin Devan bicarakan kepada dirinya.

"Ada apa bang, tumben lu ngajak gw ketemuan tengah malam gini" tanya baskara santai kepada Devan

Devan menatap tajam baskara dengan penuh tekanan "masalah kemarin gw minta maaf, gw kebawa emosi"

Devan tersenyum tipis dan membalas tatapan Devan "santai aja bang, gw juga paham ko, gw juga bakalan ngelakuin hal sama kaya lo, tapi semua itu gak bener bang, Sherly itu masa lalu gw, dan gw udah selesai sama dia. " jelas baskara panjang lebar

Devan menggukan kepalanya untuk cba mempercayai baskara kembali

Dengan nafas panjang Devan mengutarakan niat nya "gw ngajak lu ketemu, karna gw butuh bantuan lu"

Baskara mengkerutkan alis nya "bantuan? Kenapa bang? " baskra merasa sedikit heran

"Jadi adek gw si aeni, dia di jodohin sama anak nya teman bokap gw, minggu depan mereka bakalan tunangan, tapi adek gw gak mau nikah sama tu cowok, nama dia Daniel" jelas Devan kepada baskara

Baskara yang mendengar ucapan Devan, membuat dia sangat kaget "hah aeni di kamar, gak gw gak bakalan itu terjadi, aeni cuman milik gw"

Devan menatap baskara serius "kalo lu serius sama adek gw, buktiin, bikin ayah gw percaya lagi sama lu bas, gw juga gak mau adek gw nikah sama cowok berengsek itu"

Baskara menghela nafas dan diam sejenak untuk memikirkan apa yang harus dia lakukan untuk langkah selanjutnya.

"Oke bang gw bakalan, buktiin kalo gw serius sama adek lu, gw besok bakalan dateng ke rumah lu"

Devan menggukan kepalanya "gw serahin semua nya sama lu" ucapnya sambil menepuk pundak baskara

"Keajaiban datang bukan pada mereka yang menunggu, tapi pada mereka yang berani bertindak."

_BASKARA_

1
I'm Inea
sangatt seruuuu rekomendasi bngtsiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!